SIKLUS REPRODUKSI HEWAN 1 Pubertas 2 Siklus Birahi
SIKLUS REPRODUKSI HEWAN : 1. Pubertas 2. Siklus Birahi 3. Ovigenesis 4. Spermatogenesisdan Pemasakan spermatozoa 5. Tingkah. Laku Perkawinan 6. Fertilisasi 7. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran pada hewanbetina 8. Fisiologi Laktasi Oleh: Drh. I Dewa Putu Anom Adnyana, M. Vet Dosen Program Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya Praktisi Klinik Hewan UB
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Kepentingan 1. Kepentingan Dalam mempelajari siklus reproduksi hewan ada 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 2 beberapa kepentingan diantaranya adalah : 1. Memahami dan menerangkan arti dan mekanisme yang terjadi dalam siklus reproduksi. 2. Memahami siklus reproduksi pada berbagai hewan baik hewan ternak atau hewan kesayangan
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Pubertas Fisiologi Laktasi 1. Kepentingan Siklus Birahi 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi Fisiologi kelahiran 5. Ovigenesis Siklus Reproduksi Ovigenesi s 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 3 Spermatogenesi s dan Pemasakan Spermatozoa Fisiologi Kebuntingan Tingkah Laku Perkawinan Fertilisasi
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Siklus Reproduksi 1. Kepentingan Serangkaian kegiatan biologik kelamin dalam 2. Siklus Reproduksi tubuh 3. Pubertas berlangsung sambung menyambung hingga 4. Siklus Birahi terlahir generasi baru dari 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 4 mahluk jantan dan betina yang
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Pubertas 1. Kepentingan Hewan. Ternakdan Kesayangan: suatu fase atau 2. Siklus Reproduksi keadaan dimana ternak mulai mampu berfungsi 3. Pubertas untuk menghasilkan keturunan (anak). 4. Siklus Birahi Hewan Jantan adalah jika 5. Ovigenesis menghasilkanspermatozoayang hidupdan fertil 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa pada semennya dan dapat mengawini betina, 7. Fertilisasi hewan betina adalah umur pada saat ekspresi 8. Tingkah Laku Perkawinan birahi terlihat untuk 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran pertama kali dan disertai ovulasi. 10. Fisiologi Laktasi 5 hewan jantan
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Siklus Birahi 1. Kepentingan Birahi : periode waktu dimana betina mau 2. Siklus Reproduksi menerima kehadiran jantan dan berdiri 3. Pubertas kalau dikawini 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 6 Siklus : sederetan peristiwa yang terjadi secara berurutan dan berlangsung berulangkali Siklus Birahi : kurun waktu yang terletak antara dua saat birahi yang berurutan pada hewan betina
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Siklus Birahi 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 7 Siklus birahi dapat dibagi menjadi 4 atau 5 periode. Tiap periode akan beralih ke periode berikutny adapun periode tersebut adalah : 1. Estrus 2. Metestrus 3. Diestrus 4. Proestrus 5. Anestrus (khusus untuk hewan-hewan monoestrus)
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Ovigenesis atau oogenesis adalah pembentukan 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 8 dan pematangan garnet betina. Terdiri dari : 1. Ovigenesis 2. Transfer Gamet 3. Ovulasi Pada Mamalia dikenal dua macam proses Ovul : 1. Ovulasi Spontan / Spontaneous Ovulation : ovulasi hewan betina akan diulangi secara teratur setiap jangka waktu tertentu yang tetap 2. Ovulasi tergetak / Induced ovulation : pros ovulasi terjadi karena adanya stimulasi pad cervik yang pada keadaan normal
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Spermatogenesis 1. Kepentingan Spermatogenesis adalah pembentukan dan 2. Siklus Reproduksi pematangan garnetjantan (sperma). 3. Pubertas Terjadi di Tubuli Seminiferus 4. Siklus Birahi Terdiri dari : 1. Pubertas 2. Spermatogenesis, spermatocytogenesis, Spermiogenesis 3. Kapasitasi Spermatozoa 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 9
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Fertilisasi 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 10 Fertilisasi (Pembuahan) : proses bersatunya kedu Sel telur dan. Sel sperma (kromosom DNA yang terletak pada inti spermatozoa) dengan cara sedemikian rupa sehingga menghasilkan sebua sel baru (zygot ) Fertilisasidapat ditinjau dari dua (2) segi : 1. Embriologi: meliputi pengaktifan ovum oleh spermatozoa 2. Genetik: meliputi pemasukanfaktor- faktor heriditas pejantanke dalam ovum. Letak manfaat inseminasi buatan untuk menyatukan faktor - faktorunggulkedalam satu individu baru.
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Tingkah Laku Perkawinan 1. Kepentingan Tingkah laku perkawinan adalah suatu kejadia 2. Siklus Reproduksi utama yang menunjang reproduksi, yang 3. Pubertas langsung berkaitan penting dalam proses 4. Siklus Birahi perkembangbiakan hewan dibandingkan aktiv 5. Ovigenesis aktivitas lainnya 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 11 Tingkah laku perkawinan : 1. Tingkah laku betina 2. Tingkah laku pejantan
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Fisiologi Kebuntingan 1. Kepentingan Periode kebuntingan adalah dimulai dengan 2. Siklus Reproduksi pembuahan diakhiri dengan kelahiran 3. Pubertas Terdiri dari 3 tahap : 4. Siklus Birahi 1. Periode Ovum 2. Periode embrio 3. Periode fetus 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi Bentuk makroskopis dan mikroskopis 8. Tingkah Laku Perkawinan plasenta 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran Perubahan alat kelamin betina saat 10. Fisiologi Laktasi bunting 12
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Fisiologi Kelahiran 1. Kepentingan Kelahiran = labor = partus adalah proses fisio 2. Siklus Reproduksi dimana uterus bunting mengeluarkan anak da 3. Pubertas plasenta melalui saluran kelahiran 4. Siklus Birahi Letak fetus pada waktu lahir 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 13 Tanda – tanda kelahiran Tahap – tahap kelahiran Teori permulaan Peupurium
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Fisiologi Laktasi 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis Laktasi terdiri dari dua fase 1. Fase Sekresi 2. Fase Laktasi Pengeluaran air susu (milk let down) 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa Lactogenesis 7. Fertilisasi Galaktopoisis (Pemeliharaan Laktasi) 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 14
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Pubertas Breed / Genetik 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis Berat badan Faktor-faktor yang mempengaruhi Pubertas 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa Lingkungan (Iklim, Sosial, dan makanan) 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 15 Umur Kecepatan berkembang tubuh dan alat tubuh
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Perbedaan Spesies dan bangsa pada umur dan berat pubertas Bangsa Umur (Bulan) Berat (Kg) 1. Kepentingan Domba 5 -7 10 -30 2. Siklus Reproduksi Babi 4 -7 68 - 90 Kambing 7 -10 27 -34 Kuda 15 -24 Bervariasi sesuai dengan ukuran dewasa Sapi Perah 18 -13 Sapi Zebu 17 -27 Anjing 5 -12 Anjing jenis kecil 5 -6 Anjing jenis besar 18 -24 Kucing jantan 7 -18 Kucing betina 6 -10 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 16 160 -270 Bervariasi sesuai dengan ukuran dewasa Waktu terbaik breeding 2 thn Bervariasi sesuai dengan ukuran dewasa
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Siklus Birahi Estrus 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis Anestrus : hewan Monoestrus 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa Metestrus Periode Siklus Birahi 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 17 Proestrus Diestrus
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Siklus Birahi 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 18 Menurut banyaknya siklus birahi tiap tahun diba 4 golongan: 1. monoestrus : hewan yang hanya mengalami siklus birahi dalam 1 tahun, ex : Anjing 2. diestrus : hewanyang mengalami 2 kali siklus birahi dalam 1 tahun, ex : Kucing, 3. polyestrus : hewan yang mengalami beberap kali siklus birahi dalam 1 tahun, ex : pada hewan ternak(Sapi, Babi, kambing, domba, roden) 4. polyestrus bermusim (seasonal polyestrus) : hewan yang mengalami siklus birahi beberap kali secara periodik hanya selama musim yan baik seperti pada domba pada musim rontok daerah 4 musim, kucing liar
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 19
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Siklus Birahi 1. Kepentingan Environment BEHAVIOURAL ESTRUS 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis METESTRUS 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 20 PROESTRUS DIESTRUS
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 21 P. L Senger Ph. d; Pathway to Pregnacy and Parturition
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 22 P. L Senger Ph. d; Pathway to Pregnacy and Parturition
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 23 P. L Senger Ph. d; Pathway to Pregnacy and Parturition
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Periode Siklus Birahi 1. Kepentingan Periode Estrus 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi Metestrus Pembentukan corpus luteum, alat kelamin dibawah pengaruh progesterone Diestrus Fungsi Corpus luteum (periode birahi terpanjang) Proestrus Pertumbuhan cepat folikel de graaf di bawah pengaruh FSH Periode pembangunan alat kelamin Anestrus Dikarakteristik oleh ovarium dan alat kelamin tidak aktif dan tidak berfungsi (Pada hewan monoestrus) 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 24 Gejala yang tampak Tingkah laku birahi Ovulasi, (Betina menerima Jantan), dipengaruhi hormon estrogen
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Panjang periode siklus birahi bervariasi diantara spesies 1. Kepentingan Periode hari Sapi Domba Babi Kuda Kambing Anjing 2. Siklus Reproduksi Siklus birahi 21 (Hari) 17 20 22 21 1 2 kali 2 3 kali dalam 1 th dalam (interval 1 th 5 12 bulan) Metestrus Diestrus Proestrus Anestrus (Hari) 2 3 10 12 2 3 11 13 3 4 2 3 10 12 2 3 3 15 2 3 90 9 75 8 10 1 2 90 120 29 36 48 72 4 8 30 40 118 96 144 beberapa jam setelah birahi (30 36) Setelah birahi sejati (24 48) Setelah birahi (24 30) 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 25 3 4 10 14 3 4 Estrus (jam) 12 18 Ovulasi (jam) Setelah akhir birahi perteng sebelum birahi (24 30) ahan akhir (1 12 ) birahi (24 (35 45) 48) Kucing
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Estrus 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas Estrus = Birahi sebagai suatu periode dimana betina menerima pejantan dan mau dikawini 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 26 Pejantan mulai diterima betina, umumnya hewan betina akan mencari pejantan dan menerimanya
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Perubahan Selama Estrus 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 27 1. Follicle de Graaf : besar, masak. 2. Perubahan Estrogen menjadi lebih jelas 3. Tuba falopii membengkak, epithel menebal (proximal) dan silianya bergerak aktif. 4. Dinding tuba falopii berkontraksi, infundibulum folikel de Graaf yang masak. 5. Uterus ereksi, sangat kenyal dan edeematous, 6. Lendir dari uterus, vagina dan cervix bertambah banyak, 7. Mucosa vagina kemerahan : vascularisasi. 8. Cervix : melemas dan sedikit oedematous. 9. Vulva : lemas dan oedematous pada semua jenis hewan
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Metestrus 1. Kepentingan Periode metestrus dimulai sejak hubungan birahi 2. Siklus Reproduksi dan berjalan selama 3 hari. 3. Pubertas CL 4. Siklus Birahi Luteinisasi 5. Ovigenesis anterior. 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 28 sisa folikel saat ovulasi, Alat kelamin LH dan LTH dari kelenjar hypophysa progesterone
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Perubahan Selama Metestrus 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 29 1. Konsentrasi estrogen yang tinggi vaskularisasi dari endometrium, puncaknya kira 1 hari setelah akhir birahi. Dengan 2. Caruncula uterus Hiperemi perdarahan kapiler ≠ menstruasi (perdarahan post estrus) 3. Sekresi lendir 4. Endometrium Progesterone
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Ditestrus 1. Kepentingan Periode siklus birahi terpanjang 2. Siklus Reproduksi CL masak dan Progesterone 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 30
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Perubahan Selama Diestrus 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 31 1. Periode persiapan uterus untuk suatu kebuntingan 2. Endometrium menebal dan kelenjar uterusnya hypertropi. 3. Cervix tertutup, 4. Vagina dan vulva : sedikit lendir 5. Mucosa vagina pucat 6. Uterus lemas, 7. Akhir periode diestrus endometrium dan kelenjar uterus mengalami atropi kembali. 8. Periode diestrus disebut pula periode istirahat dari alat kelamin.
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Proestrus 1. Kepentingan Ø Regresi CL 2. Siklus Reproduksi Ø P 4 3. Pubertas Ø Dimulainya persiapan birahi 4. Siklus Birahi Ø Prinsip utama dari Proestrus : Pertumbuhan 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 32 cepat dari folikel Ø Akhir periode proestrus : E 2 thd sistem saluran dan gejala tingkah laku u/ persiapan birahi
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Anestrus 1. Kepentingan Fisiologi : ovarium dan alat kelamin yang tidak 2. Siklus Reproduksi aktif, dan tidak berfungsi. 3. Pubertas Berlangsung beberapa bulan 4. Siklus Birahi Setelah periode anestrus selesai akan disusul 5. Ovigenesis periode proestrus kembali 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa Anestrus yang physiologis seriig terdapat pada 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 33 kuda dan domba adalah hewan yang polyestrus bermusim atau anjing dan kucing yang birahinya hanya 2 kali setahun
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Perubahan Selama Anestrus 1. Uterus : keadaan kecil dan lemas 1. Kepentingan 2. lendir vagina sedikit sekali dan liat 2. Siklus Reproduksi 3. mucosanya pucat, cervik pucat dan tertutup rapat 3. Pubertas 4. Pada ovarium mungkin terdapat pertumbuhan folikel 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 34 akan tetapi folikel itu tidak tumbuh dan jarang dapat mencapai stadium folikel de graaf.
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 35
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 36 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING 1. Polyestrus. 2. Birahinya sepanjang tahun, 3. Panjangnya siklus birahi : Sapi remaja rata 20 hari, 18 22 hari. Sapi telah melahirkan rata 21 hari, 18 24 hari. 4. Lamanya birahi : 15, 3 jam, 18 19 jam 5. Ovulasi : spontan 10 – 15 jam setelah birahi berakhir, 6. CL : manual, birahi akan terjadi 3 5 hari, rata 4, 2 hari kemudian. Kalau gejala birahi tidak terlihat pada hewan tersebut sebaiknya dikawinkan saja pada akhir hari ketiga atau permulaan hari ke empet setelah mengeluarkan secara manual corpus luteum.
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 37 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING Gejala gejala birahi pada Sapi; 1. Tidak tenang, lebih sering berdiri daripada berbaring, nafsu makan, memamah biak dan produksi susu 2. Sering berbunyi, terutama kalau berpisah dari sapi lain 3. Sapi birahi akan diam berdiri dinaiki sapi lain dan mencoba menaiki sapi lain yang sejenis (Homoseksual) 4. Ekornya sering diangkat, dan kadang terdapat seutas lendir yang panjang melekat pada vulva, ekor, kaki belakang 5. vulva sedikit bengkak, oedernatous 6. sering urinasi
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 38 Pada pemeriksaan vaginal : 1. Mucosa vagina, caudal bengkak, sedikit oedematous 2. Lendir disekresiksn proximal vagina dan cervix : transparan dan jernih, 3. Os uteri externun dari servix kemerahan, membengkak, oedemetous dan terbuka 4. Sapi mernbiarkan diri pada pemeriksaan secara vaginal dengan vaginascope mudah masuk, karena banyak lendir.
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 39 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING Pemeriksaan. Rektal secara manual 1. Dilakukan 1 2 hari sebelum birahi a/ sesudah uterus terasa tegang (ereksi) dan bengkak (hormon Estrogen)(jelas pada sapi remaja) 2. Ovarium, teraba folikel diameternya ± 10 mm, licin permukaannya, dan agak berfluktuasi karena berisi cairan (liquor folliculi) 3. Dekat pada ovulasi maka fol ikel de Graaf yang mempunyai diameter ± 16 19 mm dan corpus luteum cepat sekali terbentuk dari sel – sel granulosa folikel de Graaf setelah birahi (LH dari Hypophysa anterior) 4. 48 jam setelah ovulasi, corpus luteum teraba diameter ± 1, 5 cm 5. 7 8 hari setelah ovulasi maka corpus luteum telah mencapai besar maksimalnya 2 2, 5 cm
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 40 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING Pemeriksaan. Rektal secaramanual 6. 14 hari setelah ovulasi corpus luteum mulai berdegenerasi 7. 20 hari setelah ovulasi, degenerasi nampak jelas 8. ± 48 jam sebelum estrus yang berikutnya corpus luteum cepat mengecil, corpus albicantia. 9. Corpus luteum yang graviditatum perlu untuk memelihara kebuntingan, Kalau ia dikeluarkan secara manual dapat menimbulkan abortus.
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 41 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING 1. Polyestrus 2. Birahi sepanjang tahun. Tetapi birahi tidak terjadi selama rnasa menyusui anaknya, 3. Panjangnya siklus birahi 18 - 24 hari, rata - rata 21 hari 4. Lamanya birahi 1 - 5 hari, rata-rata 2 -3 hari 5. Ovulasi : 30 - 36 jam setelah mulainya birahi 6. Ovulasi terjadi lebih banyak pada ovarium kiri daripada ovarium kanan. 7. 5 -7 hari setelah anaknya disapih, birahi terjadi kembali. 8. Dapat pula birahi ditimbulkan pada babi dengan menyapih anaknya diwaktu malam selama 4 -5 malam dan membiarkan anak - anak tersebut menyusu pada siang hari atau dengan menyapih anak - anaknya sama sekali pada umur 3 -5 minggu. 9. Flushing : babi induk, diberi makan baik dan selalu didekatkan pada pejantan, dapat birahi kembali 5 - 7 minggu setelah partus walaupun anak - anaknya belum disapih
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 42 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING Gejala birahi pada babi Umumnya lebih jelas dari hewan - hewan lain : 1. Nafsu makan menjadi berkurang. 2. Tidak tenang, selalu berjalan mondar mandir dipagar kandangnya 3. Salivasi bertambah dan sering berbunyi. 4. Pada periode menyusui anaknya, maka anaknya tidak dihiraukan 5. Babi akan mencoba keluar dari kandang, mencari babi jantan. 6. Vulvanya membengkak, oedematous dan kemerahan. 7. Lendir mungkin dapat dilihat sedikit pada vulva. 8. Babi akan diam berdiri bila dinaiki oleh babi jantan 9. Walaupun 15 - 40 folikel sekaligus dapat rnendekati masak, 10 - 20 folikel saja yang dapat diovulasikan dan kira - kira 30 - 4 persen dari telur, yang diovulasikan dan telah dibuahi hilang dalam perjalanan kebuntingan, waktu partus angka ini bertambah lagi dengan 6 persen anak babi yang lahir mati.
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 43 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING 1. Polyestrus 2. Setiap waktu dalam setahun 3. Panjangnya si klusbirahi 19 23 hari, rata 21 hari. 4. Lamanya birahi bervariasi 4, 5 – 7, 5 hari, rata 5, 5 hari. 5. Mulainya estrus berikutnya 16 hari setelah hari terakhir estrus yang terdahulu. 6. Lebih dari satu folikel dapat teraba dipermukaan ovarium, pada waktu birahi, berovulasi hanya satu folikel yang mempunyai diameter 4 7 cm dan berisi 50 80 cc liquor folliculi. 7. Folikel yang akan berovulasi ini menjadi lebih lunak dan tekanan intrafollicuier menjadi berkurang menjelang diovu. Iasikan Ovulasi terjadi dalam satu atau dua hari sebelum birahi berakhir.
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING 1. Kepentingan Gejala birahi 2. Siklus Reproduksi 1. kuda betina mau menerima pejantan. 1 - 2 hari 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis sebelum birahi berakhir, sering mengangkat ekornya, seolah akan jongkok dan kemudian kencing. 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 2. Clitorisnya terlihat keluar dari vulvanya 7. Fertilisasi 3. Bila kuda betina yang sedang birahi dilepaskan 8. Tingkah Laku Perkawinan dilapangan, ia akan mencari kuda jantan, Kuda 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran betina yang tidak birahi, akan menendang dan 10. Fisiologi Laktasi meronta sambil berbunyi bila 44 pada pejantan. didekatkan
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 45 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING Gejala birahi pada alat kelamin : 1. Vulva dan vagina : kongesti dan hyperaemia, kemerahan. 2. Sekresi lendir encer pada vagina 3. Tidak pernah terlihat lendir yang menggantung pada alat kelamin luar 4. Lendir banyak pada vagina, maka saluran vagina menjadi lebih rnengkilat, lebih licin 5. Cervix relaksasi, menjadi lemas, membuka agak oedeematous dan hyperemis.
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 46 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING 1. Polyestrus 2. 4 musim : polyestrus bermusim, musim birahi musim gugur 3. Panjang siklus birahi 14 19 hari, rata 16, 5 hari 4. Domba Merino, selama menyusui tidak terjadi birahi 5. Birahi yang tenang (silent estrus) sering, 6. Makin tua umur domba makin sering terdapat siklus birahi, sehingga lamanya siklus birahi diperpendek. 7. Lamanya birahi 24 40 jam, rata 30 36 jam. 8. Ovulasi spontan, 18 24 jam setelah mulainya birahi / 12 24 jam sebelum berakhirnya birahi, Jarang sekali ovulasi setelah berakhirnya birahi.
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 47 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING 9. Waktu optimum mengawinkan domba betina yang birahi adalah kira 18 24 jam setelah mulainya birahi. 10. Pada ovulasi kembar, mungkin ova kedua terlepas beberapa jam setelah ova yang pertama. 11. Ovulasi pada ovarium kanan daripada yang kiri. Umumnya 1 3 folikel berovulasi pada satu masa birahi, Sedang folikel yang lain menjadi atropi.
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 48 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING Gejala birahi 1. Domba betina yang sedang birahi tidak tenang, selalu berusaha mencari yang jantan, dan diam berdiri jika dikawinkan. 2. Ekornya selalu dikipaskan, kebengkakan oedeematous dan kemerahan pada vulvanya. 3. Lendir pada vagina dan vulva tidak sebanyak pada Sapi. 4. Cervix melemas dan membuka serta menghasilkan lendir.
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 49 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING 1. Siklus birahi pada kambing hampir sama dengan siklus birahi pada domba, Hanya lebih panjang antara 15 24 hari dengan rata – rata 20 hari. 2. Lamanya birahi 12 jam lebih panjang daripada domba, 3. Umumnya 1 3 folikel masak dan berovulasi pada satu masa birahi, 4. Ovulasi terjadi pada waktu yang sama dengan domba betina, 5. Gejala gejala birahinya serupa dengan gejala birahi pada domba.
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 50 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING Peranan Anjing: 1. Hewan kesayangan, penjaga, pelacak kejahatan, Narkotika 2. Populer : Kontes anjing ras mutu genetik penting (nilai ekonomis) Breeding: 1. Perlu Waktu Optimal Kawin 2. Penanganan abnormalitas reproduksi terapi hormonal 3. Kesehatan Reproduksi
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 51 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING Pertanyaan Yang Sering Diajukan : 1. Apa gejala anjing estrus? Kapan sebaiknya anjing saya dikawinkan? 2. Mengapa anjing saya tidak estrus pada waktunya 3. Bagaimana kualitas sperma anjing saya 4. Betina/jantan tidak nafsu untuk kawin 5. Adanya perdarahan panjang dalam masa estrus 6. Tidak adanya darah pada estrus Lalu bagaimana solusinya?
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 52 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING ENDOKRIN REPRODUKSI Ø Hipothalamus : Gn. RH Ø Hipofise Anterior : FSH, LTH Ø Hipofise posterior : oxytocin Ø Gonad : estrogen, progesteron (betina) Ø testosteron (jantan) = Kesimbangan hormonal : negativebfdan positiv fb mechanism =
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 53 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING Ø Gejala estrus (betina)/libido (jantan) diatur hormon (keseimbangan hormon gonadotropin dan steroid (gonad). Ø Feedback mechanism H. Gonad–Hipofise / hipotalamus. Ø Gonadotropin : FSH, LH (hipofise anterior) Ø Gonad (steroid) : Estrogen, progesteron, Testoster
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 54 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING Reproduksipada anjing 1. Pubertas : 5 12 bulan (kecil 5 6 bln, besar 18 24 bln) 2. Waktu Terbaik breeding : 2 tahun 3. Monoestrus 4. One estrus during breeding season Estrous. Cycle 1. Proestrus (9 days): Vulva swollen, Bloody discharge Attracted to male but does not mate 2. Estrus (9 days, ovulation day 2): Accepts male Straw colored discharge 3. Metestrus (90 days): False pregnancy 4. Anestrus(75 days): Sexual inactivity
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 55 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING BETINA Pubertas: awal estrus I(7 9 bln) Dewasa. Kelamin Dewasa Tubuh(hormon seimbang): estrus II / III masak kelamin Waktu Optimal Kawin: Ø Gejala Klinis Saat Estrus Ø Sitologi Vagina Ø Pemeriksaan Hormonal (Kit) : progesteron
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 56 Modified from Johnston, Root Kustritz and Olson. 2001. Canine and Feline Theriogenology
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 57 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING Ø Gejala estrus (betina)/libido (jantan) diatur hormon (keseimbangan hormon gonadotropin dan steroid (gonad). Ø Feedback mechanism H. Gonad–Hipofise / hipotalamus. Ø Gonadotropin : FSH, LH (hipofise anterior) Ø Gonad(steroid): Estrogen, progesteron, Testosteron
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 58 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING SIKLUS BIRAHI Ø Dua kali setahun. Ø Tergantung : faktor genetik, makanan, musim. Ø Estrus I 7 8 bulan, rata 6 – 13 bulan, Ø variasi: 5 11 bulan. Ø Dewasa Kelamin > Dewasa Tubuh. Ø Waktu/umur kawin: Ø Estrus II minimal Ø Estrus III Ideal (peraturan perkin) Periode Umur optimal : 2 6 tahun
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 59 BABI KUDA DOMBA KAMBING FASE SIKLUSBIRAHI 4 Fase : Ø Proestrus Perkembangan Folikel Lama: 1 9 hari Ø Estrus Folikel matang Estrogen tinggi (standing heat) Lama: 7 9 hari Ø Diestrus Perkembangan CL Lama : 58 hari Ø Anestrus Aktivitas ovarium Gonadotropin Lama : 4, 5 ANJING KUCING
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 60 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING PROESTRUS Gejala: Ø Discharge darah dari vulva Ø Mukosa Vulva bengkak, hiperemis Ø Perubahan hormonal: Ø Dalam pengaruh H. Estrogen Fol. Matang Ø Penebalan uterus, cervix vagina, vulva, kel. Susu aktif
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 61 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING ESTRUS Standing Heat = mating position Gejala estrus: Ø Mengarahkan bagian perineum pada jantan Ø Rangsang: Ekor naik dan vulva meninggi Ø Pheromon undang jantan Ø Vulva kenyal dan menegang Ø Dyscharge vagina > encer, warna pink KUCING
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 62 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING Hormonal Ø Estrogen : puncak 1 2 hari Sebelum awal estrus Ø Akhir Etrus : Estrogen , progesteron mulai Ø LH (( ) feed back progresteron) Ø Sisa Folikel CL Progresteron Ovulasi
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 63 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING LH Peak • The greatest number of ovulations occur 24 to 72 hours after the LH peak. • Breeding can be timed from the LH Peak to the fertile period 4 to 7 days later. Plasma Progesterone (P 4) • Plasma P 4 concentrations rise prior to ovulation - follicles will star luteinization before ovulation • Measurement of serum P 4 can be used as a means to determine day of ovulation and breeding
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI BABI KUDA 1. Kepentingan DIESTRUS 2. Siklus Reproduksi Awal (Metestrus) 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa DOMBA KAMBING Periode: awal masih menerima jantan ANJING KUCING menolak Gejala: Ø Vulva mulai lunak Ø Kelenjar susu berkembang 7. Fertilisasi Perubahan Hormonal: 8. Tingkah Laku Perkawinan Ø CL sintesa progesteron 20 30 hari setelah ovulasi 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran Ø Anjing bunting memproduksi progesteron lebih 10. Fisiologi Laktasi Ø Prolaktin dihasilkan masa diestrus, meningkat pada 64 pertengahan diestrus.
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI BABI KUDA DOMBA 1. Kepentingan ANESTRUS 2. Siklus Reproduksi Ø Persiapan siklus berikutnya 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa Ø berkisar 4 5 bulan. Ø Aktivitas ovarium & Hormon Reproduksi Ø Rendah Ø Sel telur tidak matang 8. Tingkah Laku Perkawinan Ø Kadar progesteron rendah. 10. Fisiologi Laktasi 65 ANJING Ø Bervariasi: ras, lingkungan dan kesehatan. 7. Fertilisasi 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran KAMBING KUCING
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 66 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING Memahami perubahan level hormon dapat membantu dalam menentukan breeding anjing ovulasi pada saat estrogen menurun
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 67 BABI KUDA DOMBA Menentukan Waktu Breeding KAMBING ANJING KUCING
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 68 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING SITOLOGI VAGINA Penentuan fase dalam siklus estrus Ø Perkembangan sel epithel vagina (H. Estrogen) Ø Gambaran perubahan sel epitel (parabasal, intermediate, superfisial) (metode swab vagina) KUCING
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 69 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI BABI KUDA DOMBA 1. Kepentingan PERUBAHAN SEL EPITHEL 2. Siklus Reproduksi Macam Sel: 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa KAMBING ANJING Ø Sel parabasal Ø Sel intermediate Ø Sel superfisial intermediate 7. Fertilisasi Ø Bentuk anukleus (anukleus sel superfisial): 8. Tingkah Laku Perkawinan Ø Sel metestrus 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran Ø Foam Cells 10. Fisiologi Laktasi 70 KUCING
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 71 Non - cornified vaginal epithelial cells, parabasal cells (small), and intermediate cells (large).
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 72 Cornified vaginal epithelial cells, superfi cial cells, and anuclear squame cells
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI BABI KUDA DOMBA KAMBING 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 73 Early proestrus vaginal cytology. Note the polymorphonuclear cells. ANJING KUCING
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI BABI KUDA DOMBA KAMBING 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 74 Mid - proestrus vaginal cytology. ANJING KUCING
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI BABI KUDA DOMBA KAMBING 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 75 Late proestrus vaginal cytology. ANJING KUCING
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 76 Estrus vaginal cytology. All cells are cornified and greater than 50% are anuclear squame cells. Note the bacteria.
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 77 Early diestrus vaginal cytology. Note the presence of non cornifi ed vaginal epithelial cells and polymorphonuclear cells (PMNs). Also note the diestrum or metestrum cells (epithelial cells engulfi ng a PMN, arrowhead) and the foam cell (epithelial cell fi lled with fat vacuoles, arrow).
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI BABI KUDA DOMBA 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 78 Anestrus vaginal cytology. KAMBING ANJING KUCING
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 79 BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING 1. Kepentingan Feline Reproduction 2. Siklus Reproduksi Puberty : 6 9 months, Pregnancy : 63 days 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 80 KUCING (Abdominal palpation day 17 25) Estrous Cycle : Seasonal House cats may cycle year round Feline Estrous Cycle Ø Pro-estrus (1 - 2 days), Attracted to males, Rubs head and neck on objects, Vocalization, posturing and rolling Ø Estrus: 4 - 6 days if male present, 10 days if no male, Accepts male, Ovulation 27 hours after mating (induced), Affectionate to aggressive towards owners Ø Diestrus ( 8 - 10 days) Ø Anestrus (3 - 4 months)
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING 1. Kepentingan Mating 2. Siklus Reproduksi Ø Queens call or vocalize (low moaning sound), 3. Pubertas Ø Owners may think a sign of illness During mating, 4. Siklus Birahi Ø Tom bites neck female With erection penis faces 5. Ovigenesis forward, 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa Ø Only lasts 30 seconds to 5 minutes, 7. Fertilisasi Ø As male dismounts female gives a loud copulatory 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 81 call and Tom retreats, Ø Mating occurs 6 7 times until queen declines, Ø May occur for up to 4 days
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Birahi Pada Hewan : SAPI BABI KUDA DOMBA KAMBING ANJING KUCING 1. Kepentingan Hormonal Changes 2. Siklus Reproduksi Ø Proestrus: Estrogen increases due to follicular 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa development Ø Estrus : Estrogen high until ovulation, ª Ovulation 27 hr after mating (vaginal stimulation) Ø Diestrus: No Cl if mating does not occur, Cl 7. Fertilisasi produces progesterone (63 days, peak day 20), If 8. Tingkah Laku Perkawinan pregnancy does not occur or fails, CL life only ½ 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran that seen in pregnancy. 10. Fisiologi Laktasi 82
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Rangkuman Siklus Birahi 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa Pubertas lengkap jika birahi pada periode birahi pertama hewan betina siap dan mau menerima pejantan. Jika konsepsi dan implantasi tidak terjadi pada saat periode birahi pertama, maka hewan betina tersebut akan memasuki putaran siklus birahi. Ada 4 5 tahap dalam putaran siklus birahi, yaitu : estrus, metestrus, diestrus, proetrus, dan anestrus (monoestrus). Panjang pendeknya 7. Fertilisasi waktu masing tahap berbeda sesuai dengan 8. Tingkah Laku Perkawinan perkembangan yang terjadi di Uterus dan Ovarium. 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 83 Lamanya siklus birahi pada hewan berbeda antara dan didalam spesies. Mekanisme siklus birahi dikontrol oleh hormon Gn. RH, FSH, LH, Estrogen, Progesteron dan PGF 2 a
https: //dewa 2384. lecture. ub. ac. id/ Post Test Siklus Birahi 1. Kepentingan 2. Siklus Reproduksi 3. Pubertas 4. Siklus Birahi 5. Ovigenesis 6. Spermatogenesis dan Pemasakan Spermatozoa 7. Fertilisasi 8. Tingkah Laku Perkawinan 9. Fisiologi Kebuntingan dan kelahiran 10. Fisiologi Laktasi 84 1. Jelaskan definisi pubertas pada hewan betina! 2. Sebutkan rata umur dan berat dari sapi, domba, babi, dan kuda pada saat mencapai pubertas! 3. Sebutkan pembagian siklus birahi dan jelaskan gejala yang tampak pada setiap periode! 4. Berapa lama birahi berlangsung pada babi? 5. Kapan ovulasi berlangsung pada anjing?
- Slides: 84