Service Learning Konsep Pengalaman dan Pengembangan di Perguruan
Service Learning: Konsep, Pengalaman dan Pengembangan di Perguruan Tinggi Stephanus V. Mandagi, Ph. D
Outline Introduction to service learning 1 h Video presentation: 10’ Discussion 20’ In group to develop a service learning syllabi and project: 30’ Group presentation: 30’ (10’ each) Concluding remarks
Tujuan Lokakarya Service Learning Participants akan belajar bagaimana mendesain sebuah mata kuliah service learning - yang bisa mempersiapkan mahasiswa dengan pengetahuan dapat menerapkan apa yang mereka pelajari di tempat kuliah kepada masyarakat.
Service Learning Pembelajaran Pengabdian Definisi dan Konsep SL Prinsip ‘good practice’ SL Refleksi dalam SL Membuat silabus SL Beberapa contoh silabus SL Contoh kegiatan SL yang sudah dilakukan
Definisi service learning Service-Learning is a teaching and learning strategy that integrates meaningful community service with instruction and reflection to enrich the learning experience, teach civic responsibility, and strengthen communities. Pembelajaran Pengabdian adalah strategi pengajaran dan pembelajaran yang mengintegrasikan kegiatan pengabdian masyarakat dengan refleksi untuk memperkaya proses belajar, mengajarkan tanggungjawab social kemasyarakatan, dan mempererat masyarakat.
service reflection learning servicelearning
Komponen Service Learning: Konteks dimana kegiatan pengabdian dipersiapkan; Hubungan antara pengabdian dan mata pelajaran/kuliah; Peran-peran mahasiswa sebagai masyarakat.
Service-learning adalah suatu bentuk pendidikan terapan Dikembangkan, dilaksanakan, dan dievaluasi dalam kerjasama dengan masyarakat; Sebagai respon terhadap masalah di masyarakat; Sebagai percobaan untuk menyeimbangkan service yang diberikan dengan proses belajar; Meningkatkan kurikulum dengan memperlebar proses belajr sampai diluar ruang kuliah dan membolehkan mahasiswa untuk menerapkan apa yang mereka pelajari pada kondisi sebenarnya di masyarakat; Memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melakukan refleksi yang kritis.
Perbedaan Service-learning dan bentuk pembelajaran lain: SL menawarkan keseimbangan antara pengabdian dan tujuan-tujuan pembelajaran; Menekankan pada pembelajaran timbal balilk (reciprocal learning); Meningkatkan pemahaman tentang konteks dimana pekerjaan clinik dan atau pengabdian dilaksanakan; Berfokus pada pengembangan ketrampilan kemasyarakatan (civic skills); Melaksanakan masalah yang terjadi di masyarakat; Melibatkan masyarakat dalam mendisain dan pelaksanaan service-learning.
Pedagogi dalam SL - Prinsip ‘good practice’ Layanan Akademik untuk pembelajaran Bukan Semata-mata untuk Pengabdian Tidak berkompromi dengan kekauan akademik Membangun tujuan-tujuan pembelajaran (learning objectives) Membangun kriteria untuk memilih tempat pelaksanaan/pengabdian Menyediakan strategi pembelajaran untuk menghasilkan pembelajaran masyarakat dan tujuan-tujuan pembejaran Memperispkan mahasiswa untuk belajar dari masyarakat Meminimalkan perbedaan antara peranan pembelajaran mahasiswa di masyarakat dan di ruang kuliah Memikirkan kembali peranan dosen Memaksimalkan orientasi tanggung jawab terhadap masyarakat
Kriteria untuk pemilihan tempat pengabdian (service placement) Batasi daerah pengabdian hanya daerah yang sesuai dengan mata kuliah; Batasi aktifitas pengabdian yang spesifik dan sesuai konteks hanya di daerah yang potensial yang memenuhi syarat sesuai tujuan-tujuan akademik dan pembelajaran kemasyarakatan (civic learning); Hubungkan lamanya waktu kegiatan pengabdian dengan proses dalam mencapai tujuan-tujuan akademik dan civic learning; Buat kriteria pemilihan tempat pelaksaan pengabdian; Menugaskan mahasiswa membuat proyek masyarakat yang bisa memenuhi kebutuhan utama masyarakat seperti yang ditentukan oleh masyarakat.
Refleksi Reflection is a mental activity that builds a bridge between the human inner world of ideas, and the outside world of experience’ (Hinchey, 2004) Reflection is the mode or tool by which students make a connection between the course content and the service.
Refleksi: Praktek dan strategi Mendiskusikan atau mengundang seorang pembicara mengenai suatu isu yang berhubungan dengan pengalaman-pengalaman kegiatan pengabdian mahasiswa; Buat pertanyaan-pertanyaan terarah dalam diskusi kelompok yang menantang mahasiswa untuk berpikir kritis mengenai pengalaman kegiatan pengabdian mereka; Cari kejadian di masyarakat dimana mahasiswa dapat hadir dan dapat berdebat sesudahnya. Cari artikel, cerita dll di masyarakat yang berkaitan dengan pengabdian masyarakat yang sedang mereka lakukan kemudian buat diskusi yang relevan dengan isu-isu social. Atau minta mahasisw untuk menulis atau membawakan cerita mereka dan menjelaskan bagaimana hak itu relevan dengan pengalaman pengabdian mereka. Gunakan studi kasus dan diskusikan mengenai sesuatu yang mereka tidak ketahui cara mengatasi saat mereka melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat. Minta mahasiswa menjelaskan secara bergilir tentang cara-cara menghadapi situasi tersebut (yang layak atau tidak layak). Minta mahasiswa membuat peta yang menggambarkan bagaimana pengalaman SL mereka berhubungan dengan isu yang lebih luas di tingkat propinsi atau nasional. Ajak mahasiswa melihat video dokumentasi dan mendiskusikan tentang isu-isu kritis yang berkaitan dengan pengalaman pengabdian mereka. Ajak mahasiswa untuk menilai pengalaman mereka
Karakteristik utama refleksi yang berkualitas Refleksi dilakukan mulai dari awal sampai akhir kuliah. Refleksi berhubungan dengan sasaran dan tujuan kuliah. Refleksi menantang, mahasiswa harus berpikir kritis. Refleksi adalah kontektual Meliputi isi kuliah dan pengalaman di masyarakat yang sesuai dengan konteks masyarakat, pengetahuan, gaya belajar dan latar belakang mahasiswa. * From Practitioner’s Guide to Reflection in Service-Learning by Janet Eyler, Dwight E. Giles Jr. , and Angela Schmiede
Silabus SL Service learning harus dinyatakan sebagai tujuan; Mendesprikan dengan jelas bagaimana kegiatan pengabdian akan dinilai dan apa yang akan dinilai; Menjelaskan alasan-alasan pemilihan lokasi proyek; Menentukan peran dan tanggungjawab mahasiswa dalam penentuan lokasi dan pelaksanaan proyek pengabdian, (contoh: transportasi, waktu yang dibutuhkan, orang penghubung, dll. ); Menentukan kebutuhan atau kegiatan di lokasi; Menetapkan bagaimana mahasiswa diharapkan untuk dapat mendemonstrasikan tentang apa yang mereka pelajari dari masyarakat (esei, jurnal, laporan, atau presentasi); Menjelaskan mengenai tugas yang menghubungkan antara lokasi proyek dengan isi dari mata kuliah; Memasukkan deskripsi dari proses reflektif; Memasukkan deskripsi dari apa yang diharapakan dari keterlibatan di masyarakat dalam pekerjaan mahasiswa.
Contoh Silabus SL Environmental Science Managerial & Interpersonal Behavior
Contoh 1. ‘Politik’ – bagaimana memasukkan komponen keterlibatan masyarakat (civic engagement) ke dalam kurikulum. What are your learning objectives in introducing service learning and civic responsibility? How will students’ service experiences relate to the course material? How much time do you want to dedicate to service learning? How can you design your course so that student service enhances classroom learning, meets community needs, and promotes civic responsibility?
Contoh 2: ‘Pengelolaan Pesisir Berbasis masyarakat’ (coastal management) Apa tujuan pembelajaran dalam coastal management? Bagaimana mahasiswa melakukan kegiatan pengabdian dalam mata kuliah tersebut? Berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk kegiatan pengabdian? Bagaimana merancang mata kuliah supaya kegiatan pengabdian dapat meningkatkan pelajaran di kelas, memenuhi kebutuhan masyarakat, dan mereka (masyarakat) mempraktekan teori yang di sampaikan mahasiswa- mis. coastal management
M. K. Konservasi Sumberdaya Perairan 1. Kuliah (teori dan konsep): konservasi, isu-isu konservasi, strategi konservasi, pengelolaan daerah konservasi laut, dll 2. Tugas 1: diskusi tentang kegiatan konservasi tradisional, (termasuk mencari informasi tentang lokasi target), melakukan dokumentasi kegiatan konservasi tradsional oleh tim mahasiswa di Kab Talaud; 3. Tugas 2: Melakukan dialog dengan masyarakat desa pesisir di Kab Minahasa Utara – kondisi sosial masyarakat dan kondisi ekologi sumberdaya laut di desa tersebut; transfer ilmu konservasi tradisional ke masyarakat desa target – kerja sama dengan LSM untuk melanjutkan kegiatan konservasi berbasis masyarakat. 4. Presentasi di kelas dan tugas – laporan, dimana mahasiswa diminta menceritakan pengalaman mereka, pengetahuan mereka tentang penerapan teori dimasyarakat, dan pemikiran mereka tentang apa yang seharusnya dilakukan di tingkat lebih tinggi (kabupaten, provinsi dan nasional).
-Exploring issue on mangrove destruction in Sorong of West Papua -Documenting community based mangrove conservation -Educating coastal community in Sorong
M. K. pengelolaan pesisir Kuliah: konsep pengelolaan pesisir, isu-isu pengelolaan (kerusakan mangrove di Sorong), model pengelolaan, dll Tugas mahasiswa: mempelajari tentang isu-isu di wilayah pesisir kota Manado, Bitung, dan kabupaten Minahasa dalam beberapa grup; Mendiskusikan kegiatan yang akan dilakukan; Tugas: mendokumentasikan kegiatan mereka di masyarakat; Community service di salah satu desa di Kab. Minahasa; bersama-sama masyarakat menentukan program penanggulangan sampah di desa. Presentasi kelas Laporan
Proses Pengembangan proyek SL (masalah sampah teluk Manado) dan Pengalaman Pengabdian di Masyarakat
Membangun SL & Campus Community Partnership Membuat SL unit dalam kampus: pengelolah dan marketing tim Pengelola mengkoordinir program SL dari berbagai fakultas, jurusan, PS Membuat program yang menarik perhatian partners, berbagai publikasi, website, dll Membuat dokumen dan informasi 2 yang berkaitan dengan SL
Mengevaluasi dampak SL terhadap mahasiswa Survei (sebelum dan sesudah) Tugas Laporan
Video presentation Video Service Learning http: //www. youtube. com/watch? v=XTAf. HBw. W 2 mk Video Mane’e https: //www. youtube. com/watch? v=K 11 d. Pu 6 x. Pm. E&t=12 s Video Mangrove https: //www. youtube. com/watch? v=x. Y 20 mul. Zs. N 8&t=7 s
Group Discussion and Presentation Discuss in your group a SL Develop a SL syllabi Decide criteria of placement Discuss ways of implementing the SL Decide about how to assess the outcomes
Group presentation M. K… Proyek SL: … Lokasi: …’ Waktu: … Potensial partner: …
- Slides: 29