Sensasi dan Persepsi Pengertian Sensasi Pengertian Persepsi Proses

  • Slides: 31
Download presentation
Sensasi dan Persepsi Pengertian Sensasi Pengertian Persepsi Proses Persepsi Ciri-ciri umum Persepsi Illusi Halusinasi

Sensasi dan Persepsi Pengertian Sensasi Pengertian Persepsi Proses Persepsi Ciri-ciri umum Persepsi Illusi Halusinasi

Sensasi/Pengindraan Merupakan proses penerimaan rangsang atau stimulus

Sensasi/Pengindraan Merupakan proses penerimaan rangsang atau stimulus

proses penerimaan rangsang atau stimulus, melalui alat-alat indra : mata § telinga § hidung

proses penerimaan rangsang atau stimulus, melalui alat-alat indra : mata § telinga § hidung § lidah § permukaan kulit §

Higher sense Lower sense • mata • telinga • • hidung lidah • permukaan

Higher sense Lower sense • mata • telinga • • hidung lidah • permukaan kulit

Pengertian Persepsi q Persepsi sebagai proses kognitif baik lewat penginderaan, pandangan, penciuman dan perasaan

Pengertian Persepsi q Persepsi sebagai proses kognitif baik lewat penginderaan, pandangan, penciuman dan perasaan yang kemudian ditafsirkan/kesan q Kesan yang diterima individu sangat tergantung pada seluruh pengalaman yang telah diperoleh melalui proses berpikir dan belajar, serta dipengaruhi oleh faktor yang berasal dari dalam diri individu.

Proses Persepsi Proses fisik Proses fisiologik Proses psikologis • pengindraan/diterimanya stimulus • syaraf sensor

Proses Persepsi Proses fisik Proses fisiologik Proses psikologis • pengindraan/diterimanya stimulus • syaraf sensor ke otak • individu menyadari apa yang diterimanya

Ciri-ciri Umum Persepsi Rangsang yang diterima harus sesuai dengan indra • Cahaya untuk penglihatan

Ciri-ciri Umum Persepsi Rangsang yang diterima harus sesuai dengan indra • Cahaya untuk penglihatan • Bau untuk penciuman • Bunyi untuk pendengaran Dimensi Ruang • Atas - bawah • Tinggi – rendah • Luas – sempit Dimensi waktu • Cepat – lambat • Tua – muda Objek Pengamatan mempunyai struktur yang menyatu dengan konteksnya (tidak berdiri sendiri) • ruangan tertentu • saat tertentu

Persepsi juga ditentukan juga oleh: Faktor fungsional /personal • Kebutuhan individu, pengalaman, usia, masa

Persepsi juga ditentukan juga oleh: Faktor fungsional /personal • Kebutuhan individu, pengalaman, usia, masa lalu, kepribadian, jenis kelamin, proses belajar, , motif dan pengetahuan terhadap obyek psikologis dan lain-lain yang bersifat subyektif

Faktor struktural atau faktor dari luar individu lingkungan keluarga, lingkungan sosial hukum yang berlaku,

Faktor struktural atau faktor dari luar individu lingkungan keluarga, lingkungan sosial hukum yang berlaku, dan nilai-nilai dalam masyarakat

Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi Perhatian yang selektif • memusatkan pada rangsang/stimulus tertentu Ciri-ciri rangsang

Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi Perhatian yang selektif • memusatkan pada rangsang/stimulus tertentu Ciri-ciri rangsang • Memusatkan pada rangsang atau stimulus tertentu Kebutuhan individu Pengalaman • Cita rasa individu dalam pengamatan • Pengalaman individu di masa laku

Ilusi • Ilusi adalah suatu persepsi panca indera yang disebabkan adanya rangsangan panca indera

Ilusi • Ilusi adalah suatu persepsi panca indera yang disebabkan adanya rangsangan panca indera yang ditafsirkan secara salah. • Ilusi merupakan keadaan salah tafsir dari indra terhadap rangsangan suatu objek atau pengamatan yang tidak sesuai dengan pengindraan. • Kesalahan individu dalam memberikan interpretasi atau arti (mempersepsi) terhadap stimulus yang diterimanya.

Faktor Penyebab a. Stimulus / rangsang yang mempunyai arti lebih dari satu (ambiguous) b.

Faktor Penyebab a. Stimulus / rangsang yang mempunyai arti lebih dari satu (ambiguous) b. Stimulus yang tidak dianalis lebih lanjut c. Faktor Individu : karena faktor kebiasaan atau kesiapan psikologis : mempersepsi suara motor atau klakson kendaraan.

Halusinasi • Pengertian q Halusinasi adalah tanggapan ( persepsi ) pancaindera tanpa rangsangan dari

Halusinasi • Pengertian q Halusinasi adalah tanggapan ( persepsi ) pancaindera tanpa rangsangan dari luar(eksternal ) q Halusinasi adalah persepsi tanpa obyek q Jenisnya : halusinasi pendengaran, halusinasi penglihatan, halusinasi penciuman dan halusinasi perabaan

q Halusinasi merupakan suatu gejala penyakit kejiwaan yang serius. q Individu mendengar suara tanpa

q Halusinasi merupakan suatu gejala penyakit kejiwaan yang serius. q Individu mendengar suara tanpa adanya rangsangan akustik. q Individu melihat sesuatu tanpa adanya rangsangan visual q Membau sesuatu tanpa adanya rangsangan dari indera penciuman. Halusinasi sering dijumpai pada penderita Schizophrenia dan pencandu narkoba.

q Halusinasi sering dijumpai pada penderita Schizophrenia dan pencandu narkoba. q Halusinasi juga dapat

q Halusinasi sering dijumpai pada penderita Schizophrenia dan pencandu narkoba. q Halusinasi juga dapat terjadi pada orang normal, yaitu halusinasi yang terjadi pada saat pergantian antara waktu tidur dan waktu bangun. Hal ini disebut halusinasi hypnagogik.

Gejala § Menarik diri, menghindari orang lain § Mudah tersinggung § Tersenyum, berbicara sendiri

Gejala § Menarik diri, menghindari orang lain § Mudah tersinggung § Tersenyum, berbicara sendiri § Gelisah, ketakutan, wajah tegang § Pembicaraan kacau, kadang tidak masuk akal § Sikap curiga dan bermusuhan § Menyalahkan diri sendiri/orang lain

§ Tidak dapat membedakan hal yang nyata dan tidak nyata § Tidak dapat memusatkan

§ Tidak dapat membedakan hal yang nyata dan tidak nyata § Tidak dapat memusatkan perhatian/konsentrasi § Sulit membuat keputusan § Ketakutan § Muka merah kadang pucat