SEMINAR PROPOSAL SKRIPSI KOHESI DAN KOHERENSI DALAM ARTIKEL

















- Slides: 17
SEMINAR PROPOSAL SKRIPSI KOHESI DAN KOHERENSI DALAM ARTIKEL KORAN RADAR BANTEN EDISI AGUSTUS-SEPTEMBER 2019 DHEA NINGTYAS 1688201025 Dosen Pebimbing Haerudin, M. Pd Blewuk Setyo Nugroho, M. Pd.
B A B I LATAR BELAKANG MASALAH FOKUS PENELITIAN RUMUSAN MASALAH TUJUAN PENELITIAN MANFAAT PENELITIAN
LATAR BELAKANG MASALAH Bahasa merupakan alat komunikasi yang penting bagi manusia, dengan adanya bahasa kita dapat mengetahui suatu informasi yang jelas yang kita butuhkan dalam kehidupan sehari-hari baik informasi lisan maupun tulisan. Dengan adanya kohesi dan koherensi dalam sebuah wacana, menjadikan wacana tersebut mudah dibaca dan dipahami. Pemahaman tentang kohesi dan koherensi sangat penting, karena dengan pemahaman ini akan menuntun seseorang untuk menghasilkan kualitas tulisan yang lebih teratur dan sistematis Berita merupakan laporan tentang suatu kejadian yang baru atau keterangan yang terbaru tentang peristiwa. Berita sebagai wacana tulis mempunyai keterkaitan rangkaiab antarkalimat secara gramatikal dan leksikal.
1. Penggunaan penanda kohesi gramatikal dan leksikal pada artikel olahraga Koran Radar Banten pada edisi Agustus-September 2019. 2. Penggunaan penanda koherensi pada artikel olahraga Koran Radar Banten pada edisi Agustus-September 2019. FOKUS PENELITIAN
RUMUSAN MASALAH 1 Bagaimana ketepatan penggunaan penanda kohesi gramatikal dan leksikal pada artikel olahraga Koran Radar Banten edisi Agustus-September 2019? 2 Bagaimana ketepatan penggunaan penanda koherensi pada artikel olahraga Koran Radar Banten edisi Agustus. September 2019? TUJUAN PENELITIAN 1 Mengetahui ketepatan penggunaan penanda kohesi gramatikal dan leksikal pada artikel olahraga Koran Radar Banten edisi Agustus-September 2019. 2 Mengetahui ketepatan penggunaan penanda koherensi pada artikel olahraga Koran Radar Banten edisi Agustus. September 2019
Manfaat Penelitian q Manfaat Teoritis Dijadikan sebagai pendoman dalam upaya meningkatkan pembelajaran dalam menganalisis atau meneliti suatu artikel dalam surat kabar. Manfaat Praktis Bagi Peneliti Bagi Sekolah Memberikan pengetahuan dalam menganalisis artikel olahraga pada koran Radar Banten edisi Agustus. September 2019 Diharapkan bisa bermanfaat dalam pendidikan, sehingga sekolah dapat menambah koleksi artikel di perpustakaan Bagi Siswa Bagi Pembaca dan Masyarakat Memberikan pemahaman mengenai ketepatan penggunaan kohesi gramatikal dan leksikal Bagi Guru Memberikan referensi tambahan bagi guru bahasa Indonesia dalam memilih artikel yang berkaitan dengan kohesi dan koherensi Dapat menjadi referensi terhadap ketepatan dalam penggunaan kohesi dan koherensi serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap artikel.
B A B I I ARTIKEL KOHESI KOHERENSI
Pengertian Artikel Wahjuwibowo (2015) “Artikel merupakan karangan faktual tentang sesuatu soal secara lengkap yang panjangnya sering tak tentu untuk dimuat di media massa dengan tujuan untuk menyampaikan gagasan serta fakta guna meyakinkan, mendidik atau menghibur pembaca” (h. 63) Asep Syamsul M. Romli, “Artikel adalah sebagai sebuah karangan faktual (non fiksi), tentang suatu masalah secara lengkap, yang panjangnya tidak ditentukan, untuk dimuat disurat kabar, majalah, buletin dan sebagainya” (Djuroto dan Suprijadi, 2017, h. 64) Haris Sumadiria mendefinisikan “Artikel sebagai tulisan lepas berisi opini seseorang yang mengupas tuntas suatu masalah tentunya yang sifatnya aktual atau kontroversial dengan tujuan untuk memberitahu (Informatif), meyakinkan (persuasive argumentatif), atau menghibur pembaca (rekreatif)” (Widarmanto, 2017, h. 63). Artikel merupakan karya tulis yang dimuat dalam media massa. Artikel atau surat kabar terdapat beberapa ragam informasi yang dapat masyarakat ketahui seperti koran, majalah, buletin dan sebagainya.
CIRI-CIRI ARTIKEL JENIS-JENIS ARTIKEL Ditulis berdasarkan pandangan penulisnya (views). Mengandung gagasan aktual Intelektual Orisinalitas Mengungkapkan suatu masalah dan memberikan solusinya Singkat, padat, dan tuntas Bahasa sederhana, jelas, hidup, menarik, segar, dan komunikatif Widarmanto (2017) berdasarkan bentuk dan isinya dapat ditemukan berbagai macam artikel (h. 86) : Menurut pemaparan Djuroto dan Suprijadi (2017) terdapat 5 jenis artikel diantaranya (h. 10): Preskriptif Eksploratif Prediktif Eksplanatif Artikel Eksposisi Artikel Informatif/Artikel Tuntutan Artikel Peristiwa Artikel Inspirational Deskriptif Pengalaman Pribadi Profil dan Interview atau Wawancara Feature atau Ficer Jenis-jenis artikel menurut Wahjuwibowo (2015) adalah sebagai berikut (h. 95): Menyangkut kepentingan publik Interpretatif Ditulis dengan atas nama (by line story) Analysis
Langkah-langkah Menulis Artikel Memilih dan menetapkan (spesialisasi) pengetahuan. . Memelihara dan terus meningkatkan kerangka pemikiran (frame of reference). Membuat file pribadi yang efesien dan mudah di upgrade ataupun digunakan, disesuaikan dengan minatnya. . Mengembangkan kemampuan memori/ingatan yang kuat, sebagai pengganti komputer/file dokumentasi. Membina kerja sama (network) dengan banyak tokoh pemilik perpustakaan, atau lembaga informasi Memahami terus-menerus pasar dan perubahannya.
Pengertian Kohesi Menurut Nurgiyantoro (2015) “Kohesi dimaknai sebagai keterkaitan antarunsur yang terdapat pada wacana baik yang ditunjukkan secara eksplisit lewat kata-kata tertentu maupun secara implisit lewat hubungan logika” (h. 413) Menurut Djajasudarma (2006) “Kohesi adalah keserasian hubungan antarunsur yang satu dan unsur yang lain dalam wacana sehingga terciptalah pengertian yang apik atau koheren” (Darma, 2014, h. 51). Pranowo (2017) mengungkapkan bahwa “Kohesi yaitu cara bagaimana komponen yang satu berhubungan dengan komponen lain” (h. 138). Berdasarkan pendapat para ahli di atas dapat disimpulkan bahwa kohesi adalah keserasian hubungan antara unsur yang satu dengan yang lain dalam wacana sehinga terciptalah pengertian yang baik dan koheren. Kohesi merupakan suatu teks yang memiliki struktur, yang diciptakan oleh adanya hubungan yang kohesif antara kalimat di dalam teks tersebut.
Gramatikal Referensi • Pronomina persona • Pronomina posesif –nya • Pronomina demonstrative • Pronomina interogatif • Pronominal taktakrif Substitusi Ellipsis Paralelisme Konjungsi • • Konjungsi koordinatif Konjungsi subordinatif Konjungsi korelatif Konjungsi antarkalimat JENIS-JENIS KOHESI Leksikal Menurut Sudaryat (2015) dipaparkan sebagai berikut (h. 161) Reiterasi • Repetisi • Sinomini • Hipermimi • Ekuivalensi Kolokasi Anonimi
JENIS-JENIS KOHERENSI Pranowo (2017) mengungkapan bahwa “Koherensi yaitu cara bagaimana komponen-komponen wacana yang berupa konfigurasi konsep dan hubungan, menjadi relevan dan saling mengikat” (h. 139). Nurgiyantoro (2017) “Koherensi adalah hubungan yang logis antarbagian struktur kalimat dan wacana, kepaduan makna antarbagian dalam sebuah penuturan. ” (h. 196). Menurut Lubis (2015) “Koherensi adalah kekompakan hubungan antarkalimat yang terdapat pada wacana itu” (h. 103) Koherensi adalah ketepatan dalam menggunakan unsur dari setiap kalimat dengan kalimat yang lain, sehingga kalimat-kalimat tersebut membentuk suatu yang utuh. Menurut Lubis (2015, h 104) Sebab – Akibat (Konjungsi) Perbandingan Parafrastis Amplifikasi Aditif Identifikasi Generik – Spesifik
PENELITIAN RELEVAN Hasil penelitian Wisnu Widiatmoko (2015) Analisis Kohesi dan Koherensi Wacana Berita Rubrik Nasional di Majalah Online Detik. Jurnal. Universitas Negeri Semarang. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kohesi dan koherensi pada wacana rubric nasional di Majalah Online Detik Edisi Bulan September-Oktober 2014 serta jenis kohesi dan koherensi yang sering digunakan. Hasil penelitian Prakosa Wisnu Yakti (2011) Analisis Kohesi dan Koherensi dalam Karangan Siswa SMP Negeri 2 Purwosari Kabupaten Bojonegoro. Jurnal. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan secara sistematis fakta-fakta tentang cara siswa mengkohesifam dan mengkoherensikan wacana atau karangan yang mereka tulis. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan kajian deskriptif.
BAB III PENDEKATAN DAN METODE PENELITIAN Data Primer Kumpulan artikel olahraga ada Koran Radar Banten edisi Agustus – September 2019 SUMBER DATA DAN JENIS DATA Data Sekunder buku atau tulisan yang bermanfaat untuk mendapatkan teori STUDI DOKUMEN TEKNIK PENGUMPULAN DATA KUALITATIF DAN DESKRIFTIF Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam metode analisis ini yaitu: q Mengumpulkan artikel koran Radar Banten edisi Agustus-September 2019 q Memilih artikel olahraga q Pengkodean untuk mempermudah dalam menganalisis artikel olahraga, yaitu : K 1 = Kalimat, K 2 = Kalimat dan seterusnya. q Menganalisis penggunaan penanda kohesi gramatikal dan kohesi leksikal dalam kalimat, dengan kalimat yang berdekatan serta menyimpulkan artikel tersebut koherensi tidak. q Menyimpulkan hasil analisis data berdasarkan kohesi dan koherensi pada artikel koran Radar Banten.
INSTRUMEN PENELITIAN No Kalimat Penanda Temuan Kohesi Gramatikal 1 2 3 4 5 TEKNIK ANALISIS DATA q Reduksi Data Memfokukan pada hal yang penting, dipilih mengenai data yang diperoleh dari Artikel Olahraga yang terdapat dalam koran Radar Banten tersebut q Penyajian Data Memasukan data-data yang sudah ditulis ke dalam tabel q Menarik Simpulan atau Verivikasi Simpulan ini diambil dari data yang diperoleh sejak awal penelitian Kohesi Leksikal 1 2 3 Koherensi 1 2 3 4 5 6 7 KEABSAHAN DATA Ø Objektivitas Proses kerja yang dilakukan untuk mencapai kondisi objektif Ø Kesahihan Internal - Meningkatkan ketekunan - Diskusi teman sejawat - Triangulasi Ø Kesahihan Eksternal Penelitian yang dapat di transfer oleh orang lain dapat diaplikasikan dalam situasi lain. Untuk mencapai kesahihan eksternal peneliti meneliti dengan sistematis, rinci, jelas dan bisa dipertanggungjawabkan Ø Keterandalan Untuk menguji dan sudah tercapainya keterandalan data dalam penelitian
Terima Kasih