SEMINAR PROPOSAL ANALISIS KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS RENDAH
SEMINAR PROPOSAL ANALISIS KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS RENDAH PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SD NEGERI JATI 5 KOTA TANGERANG Disusun Oleh DINIE SEPTIANI RUSDIANA 1686206185
BAB I Latar Belakang hasil observasi dari wali kelas 3 di SD Negeri Jati 5, bahwa masih banyak siswa dalam keterampilan berbicaranya masih sangat kurang. Jika saya sedang mengajar di dalam kelas, lalu saya meminta siswa bergantian membacakan buku tentang tema bercerita/berdongeng pasti ada saja siswa yang keterampilan berbicara nya masih sangat kurang.
FOKUS PENELITIAN Apakah Keterampilan Berbicara Siswa Kelas Rendah Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri Jati 5 Kota Tangerang. Faktor apa saja yang mempengaruhi rendahnya keterampilan berbicara dalam pembelajaran Bahasa Indonesia 1. RUMUSAN MASALAH Bagaimana keterampilan berbicara siswa kelas rendah pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri Jati 5 Kota Tangerang? 2. Apa faktor yang mempengaruhi rendahnya keterampilan berbicara siswa kelas rendah pada pembelajaran Bahasa Indonesia?
MANFAAT PENELITIAN Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi perbaikan proses pembelajaran disekolah, khususnya dalam mengembangkan dan meningkatkan keterampilan siswa dalam berbicara pada pembelajaran Bahasa Indonesia.
BAB II Pengertian Bahasa Indonesia Keterampilan Berbicara Sarmadan (2015), Rina Devianty (2017), Nikelas (1988) Bahasa indonesia adalah bahasa resmi dan bahasa pemersatu indonesia, bahasa juga merupakan salah satu ciri khas manusiawi untuk membedakan manusia dengan makhluk lainnya, bahasa juga menjadikan suatu simbol vokal dari kelompok sosial tertentu. Sabati Akhadiah dkk (1992/1993), Haryadi dan Zamzani (1996/1997), Rofi’uddin dan Darmiyati Zuhdi (1998/1999) Keterampilan berbicara adalah pelafalan bunyi dan penempatan nada serta ada aspek non kebahasaan meliputi kenyaringan suara terbagi menjadi 2 faktor, yaitu faktor kebahasaan verbal dan faktor non kebahasaan.
Penelitian Relevan Penelitian yang pertama adalah penelitian dengan judul “Peningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Pendekatan Komunikatif Kelas V Sekolah Dasar Padurenan II Bekasi” Penelitian yang dilakukan oleh Hidayati (2017) Penelitian yang kedua adalah penelitian dengan judul “Analisis Keterampilan Berbicara Siswa Kelas Tinggi Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri 2 Selo” Penelitian yang dilakukan oleh Rini Wahyu Saputri (2018) Penelitian yang ketiga adalah penelitian dengan judul “Kemampuan Berbicara Siswa Di Kelas III SDN Nomor 1 Tulo Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi” Penelitian yang dilakukan oleh Hazran (2014)
BAB III SD Negeri Jati 5 Kota Tangerang Siswa kelas 3 di SD Negeri Jati 5 Kota Tangerang
Pendekatan dan Jenis Metode Pendekatan Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis metode deskriptif kualitatif Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif karena peneliti menganggap permasalahan keterampilan berbicara yang diteliti cukup kompleks dan dinamis sehingga data yang diperoleh dari para narasumber tersebut dijaring dengan metode yang lebih alamiah yakni interview langsung dengan para narasumber sehingga didapatkan jawaban yang alamiah.
Langkah-Langkah Penerapan Keterampilan Berbicara Menanya Mengamati Mengkomunik asikan Mengumpulkan informasi Mengolah Informasi (Mengasosiasi)
Teknik Analisis Data Observasi Dokumenta si Wawancara
Instrumen Penelitian Pedoman Observasi Pedoman Wawancara Pedoman Dokumentasi Pedoman observasi ini berisi indikator keterampilan berbicara Pedoman wawancara tersebut berisi pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab oleh sumber data secara lisan, yang bertujuan untuk mendapatkan data yang sesuai dengan tujuan Pedoman dokumentasi penelitian yangapa dilakukan berisikan tentang data saja yang akan diperoleh dengan dokumentasi, sehingga dalam pelaksanaannya data yang dikumpulkan dapat terkumpul
Analisis Data Reduksi Data Penyajian Data Menarik Kesimpulan
- Slides: 13