Sel pada Sistem Saraf Sinaps dan Transmisi Dr

  • Slides: 15
Download presentation
Sel pada Sistem Saraf Sinaps dan Transmisi Dr. dr. Airiza Ahmad, Sp. S(K) Kuliah

Sel pada Sistem Saraf Sinaps dan Transmisi Dr. dr. Airiza Ahmad, Sp. S(K) Kuliah II, IEU Mar-09

Sel saraf sistem saraf terdiri dari neuron n Terdiri dari >10000 tipe sel Informasi

Sel saraf sistem saraf terdiri dari neuron n Terdiri dari >10000 tipe sel Informasi sensori – analisis persepsi – perintah motorik Input Output Interaksi berupa perubahan kimia dan listrik

Sel penunjang sistem saraf : sel glia (glue=perekat) n n n Membuat otak :

Sel penunjang sistem saraf : sel glia (glue=perekat) n n n Membuat otak : kenyal dan berbentuk Penunjang pengahantaran listrik Tdd makro dan mikroglia

Macam 2 makroglia: n n n Oligodendrosit membentuk myelin= Schwann sel insulasi konduksi listrik

Macam 2 makroglia: n n n Oligodendrosit membentuk myelin= Schwann sel insulasi konduksi listrik Astrosit Bentuk bintang : memberi nutrisi/membersihkan SSP

Neuron dan sel penunjang

Neuron dan sel penunjang

Fungsi Astrosit n n n Pemberian nutrisi dan komponen BBB Membuang transmitter kimia dari

Fungsi Astrosit n n n Pemberian nutrisi dan komponen BBB Membuang transmitter kimia dari celah sinaps Mengambil kelebihan ion K akibat aktivitas neuron Membersihkan sisa 2 neuronal Memperbaiki kerusakan jaringan neuron

Tugas mikroglia n n n Berfungsi sebagai phagosit (memakan/mengahncurkan bakteri) Bertugas sebagai sistem immune

Tugas mikroglia n n n Berfungsi sebagai phagosit (memakan/mengahncurkan bakteri) Bertugas sebagai sistem immune otak Penting dalam proses perkembangan otak

Struktur neuron Berbeda dengan glia : ada input – output : potensial listrik n

Struktur neuron Berbeda dengan glia : ada input – output : potensial listrik n n Badan sel = soma : senter mtbl dengan inti, sintesis NT, membuat e Dendrite: Unit input Akson: unit output tdd akson hillock, bermielin atau tanpa myelin Terminal presinaptik: daerah sebelum sinaps

Macam-Macam Neuron

Macam-Macam Neuron

Perubahan potensial listrik pada membran Kunci fungsi neuron n Potensial “resting”: beda potensial saat

Perubahan potensial listrik pada membran Kunci fungsi neuron n Potensial “resting”: beda potensial saat istirahat : peran ion = -70 m. V n Potensial kurang - = depolarisasi, tambah - = hiperpolarisasi n Potensial lokal: purubahan potensial awitan n Aksi potensi: perubahan potensial yang cukup besar untuk diteruskan

Periode refrakter pada aksi potensial n n periode refrakter absolute periode refrakter relatif

Periode refrakter pada aksi potensial n n periode refrakter absolute periode refrakter relatif

SINAPS dan TRANSMISI SINAPS Koneksi antar neuron atau neuron – organ

SINAPS dan TRANSMISI SINAPS Koneksi antar neuron atau neuron – organ

Potensial pot sinaptik n n n Excitatory postsynaptic potential = EPSP. NTmembuka celah ion

Potensial pot sinaptik n n n Excitatory postsynaptic potential = EPSP. NTmembuka celah ion Na dan Ca Depolarisasi : Penjumlahan EPSP – Aksi potensial Inhibitory postsynaptic potensial = IPSP. Terjadi hiperpolarisasi – aksi potensial tidak terjadi

Inhibisi dan fasilitasi presinaptik NT dipengaruhi jumlah Ca yang masuk ke postsinaptik >> fasilitasi,

Inhibisi dan fasilitasi presinaptik NT dipengaruhi jumlah Ca yang masuk ke postsinaptik >> fasilitasi, << inhibisi

Neurotrnsmitter Bahan kimia yang meneruskan informasi pada celah sinaps Dibuat oleh sel sendiri (badan

Neurotrnsmitter Bahan kimia yang meneruskan informasi pada celah sinaps Dibuat oleh sel sendiri (badan sel) Tipe Transmitter Cholinergik Aminoacid Amin Acetyl choline GABA, Glutamat, Glycine Dopamine (DA), Epinephrine, Histamine Serotonin Endorphin, Enkephalin, substance P Peptida