SAP 3 Bisnis Internasional D 23026 ETIKA BISNIS
SAP 3 Bisnis Internasional (D 23026) ETIKA BISNIS INTERNASIONAL
SAP 3 Bis Int 09/10 PEMBAHASAN Definisi Etika, Perilaku etis dan Etika Bisnis Penentu perilaku etis Dilema etika Masalah 2 etika Etika antar budaya dlm kontex internasional Menjaga perilaku etis lintas budaya Tanggung jawan sosial (CSR) Pendekatan CSR Menjaga Kepatuha Dimensi informal tanggung jawab sosial Ananda Sekarbumi 2
Ananda Sekarbumi C Hill : Prinsip-prinsip yang dipahami mengenai benar atau salah dimana prinsip tsb mengatur tata cara seseorang/ anggota suatu profesi/ tindakan suatu organisasi Contoh: etika dokter etika konsultan bisnis keluarga etika datang kekantor orang lain Griffin dan Pustay: Suatu pendapat/hal yang dipercaya sesorang tentang benar tidaknya suatu perilaku atau tindakan Perilaku etis adalah perilaku yang sesuai dengan norma sosialyang diterima pada umumnya (di suatu tempat tertentu) SAP 3 Bis Int 09/10 DEFINISI ETIKA 3
SAP 3 Bis Int 09/10 ETIKA BISNIS Ananda Sekarbumi Prinsip prinsip dalam suatu perusahaan yang mengatur tata cara , tindakan baik atau buruk seluruh anggota organisasi bisnis tsb. Berarti Suatu strategi yang etis adalah yang tidak melanggar prinsip 2 yang telah disepakati. 4
SAP 3 Bis Int 09/10 PENENTU PERILAKU ETIS (HILL, HAL 135) Ananda Sekarbumi Proses Pengambilan keputusan Etika pribadi Perilaku etis Budaya organisasi Kepemimpinan Target Kinerja yang Tdk sesuai realitas 5
SAP 3 Bis Int 09/10 PENENTU PERILAKU ETIS (LANJUTAN) Etika pribadi : dari orang tua, sekolah, lingkungan, agama, media. Budaya organisasi: nilai dan norma yang berlaku dan dijalankan karyawan suatu organisasi. Target kinerja yang tidak sesuai dengan realitas. Contoh target dari parent company ke subsidiary seperti pengiriman pada saat hari raya. (biasanya terkendala) Ananda Sekarbumi 6
SAP 3 Bis Int 09/10 PENENTU PERILAKU (LANJUTAN) Proses pengambilan keputusan: tiap tindakan untuk mencapai tujuan organisasi harus mempertanyakan : ”apakah tindakan ini etis? ” Kepemimpinan: harus mempunyai sikap/perilaku etis yang menjadi panutan/contoh bagi anak buahnya Ananda Sekarbumi 7
SAP 3 Bis Int 09/10 DILEMA ETIKA Ananda Sekarbumi Suatu situasi dimana secara etis, tak ada alternatif yang dapat diterima. Munculnya dilema dan berbagai masalah etika internasional berakar dari perbedaan sistim politik, hukum, kemajuan ekonomi, serta budaya antar bangsa. Seorang manager harus mampu mencari solusi yang dapat diterima 8
Penerapan Peraturan tenaga kerja: besaran gaji, lama bekerja per hari, jaminan kesehatan dan keselamatan kerja contoh terjadi di Nike, I Pod Hak azazi : bebas berserikat, mengeluarkan pendapat, berpindah, bebas dari tekanan politik. Contoh Afsel sebelum tahun 1994 Lingkungan: tingkat emisi, pembuangan limbah, kerusakan lingkungan sekitar tempat usaha. Korupsi (speed money/grease money) untuk mencegah korupsi di berbagai negara, anggota OECD (Organization for Economic Cooperation and Development) 1999 memberlakukan Convention on Combating Bribery for Foreign Public Officials in International Business Transactions. : menyogok pegawai negeri merupakan tindakan kriminal. Kewajiban moral MNC menjaga hubungan dengan pemerintah/membela masyarakat setempat. ? Ananda Sekarbumi SAP 3 Bis Int 09/10 BERBAGAI ISSUE ETIKA 9
Ananda Sekarbumi A. Bagaimana suatu organisasi memperlakukan karyawannya: - perlakuan sama, kesempatan sama: dlm penerimaan, promosi - penggajian sama sesuai standar B. Bagaimana karyawan bersikap terhadap organisasi - Konflik kepentingan - Menjaga kerahasiaan - Kejujuran SAP 3 Bis Int 09/10 ETIKA ANTAR BUDAYA DALAM KONTEX INTERNASIONAL (1/3) 10
Ananda Sekarbumi C. Bagaimana karyawan dan perusahaan memperlakukan stakeholders/other economic agents : pelanggan, pesaing, pemegang saham, pemasok, dealer, serikat pekerja -cara pemasaran dan promosi -keterbukaan pelaporan keuangan -pemesanan dan pembelian -pengiriman - tawar menawar dan negosiasi SAP 3 Bis Int 09/10 ETIKA ANTAR BUDAYA DALAM KONTEX INTERNASIONAL (2/3) 11
Ananda Sekarbumi Budaya organisasi yang menempatkan keutamaan nilai dan etika. (perlu menyusun kode etik perusahaan) Memastikan pimpinan yang beretika dan konsisten Proses pengambilan keputusan yang mempertimbangkan dimensi etika thd stakeholders. Membangun keberanian moral: berani menolak bila tidak etis SAP 3 Bis Int 09/10 ETIKA ANTAR BUDAYA DALAM KONTEX INTERNASIONAL (3/3) 12
Ananda Sekarbumi Adanya petunjuk tertulis dan seperangkat kode etik (misal Toyota, Siemens, Johnson and Johnson, Nissan Daewoo, Hewlett Packard) Pelatihan etika (misal jika akan pindah tugas lain daerah/ ke negara lain) Praktek keseharian dalam organisasi dan budaya perusahaan SAP 3 Bis Int 09/10 MENJAGA PERILAKU ETIS LINTAS BATAS 13
(CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY) Ananda Sekarbumi Kewajiban-kewajiban yang perlu ditindaklanjuti dalam melindungi dan memberdayakan masyarakat. 1. Pada pelanggan, karyawan, investor 2. Lingkungan : menggunakan bahan yang bisa didaur ulang, limbah harus diminimalkan dampaknya 3. Kesejahteraan sosial pada umumnya membantu sekolah, museum, klub olahraga, menyediakan sumber air bersih SAP 3 Bis Int 09/10 TANGGUNG JAWAB SOSIAL 14
Obstructionist stance Most responsibility defensive stance Accomodative stance Proactive stance Ananda Sekarbumi Least responsibility SAP 3 Bis Int 09/10 PENDEKATAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL 15
Ananda Sekarbumi Hukum: mengikuti peraturan regional, nasional dan internasional Etika : code of conduct dipauthi karyawan dan perusahaan Pemberian philanthropic (menyumbang/hibah untuk sosial) contoh Merck menyumbang Mectizon di 33 negara menolong menghindari kebutaan akibat gigitan serangga di sekitar sungai SAP 3 Bis Int 09/10 MENJAGA KEPATUTAN/KEPATUHAN 16
- Ananda Sekarbumi Kepemimpinan dan budaya perusahaan misal Johnson and Johnson menarik produk tylenol yang terpapar racun ( padahal bisa saja’didiamkan’ karena pelanggan tidak tahu) SAP 3 Bis Int 09/10 DIMENSI INFORMAL TANGGUNG JAWAB SOSIAL: Whistleblowing: membocorkan rahasia perusahaan Misal Enron 2001, dilaporkan oleh karyawan sendiri. 17
W dan Michael Pustay. International Business. 6 th ed. New Jersey : Pearson, 2010. Ch 5. Hill, Charles WH, International Business: Competing in the Global Market Place, 7 th ed. New York, Mc. Graw. Hill-Irwin 2009. Ch 4 Ananda Sekarbumi Griffin, Ricky SAP 3 Bis Int 09/10 REFERENSI 18
Straw men. sebutan ini dikemukakan oleh para akademisi Friedman : doctrine satu 2 nya kewajiban sosial suatu bisnis adalah meningkatkan keuntungan, asalkan bisnis bertindak sesuai peraturan/hukum yang berlaku Cultural relativism : seseorang harus menyesuaikan/menerapkan etika budaya dimana ia menjalankan bisnisnya. Ananda Sekarbumi etika bisnis untuk memperlihatkan kerangka pengambilan keputusan yang ‘kurang pantas’ SAP 3 Bis Int 09/10 PENDEKATAN FILOSOFIS ETIKA 19
Righteous Moralist: Penerapan etika negara asal perusahaan di negara lain tempatnya berbisnis. The Naïve immoralist: Jika seorang manager MNC melihat perusahaan 2 dari negara lain tidak mengikuti norma/etika di negara tempat berbisnis, dia juga melakukan hal sama. Ananda Sekarbumi SAP 3 Bis Int 09/10 PENDEKATAN FILOSOFIS ETIKA STRAW MEN (LANJUTAN) 20
Ananda Sekarbumi Utilitarian Ethics: Nilai moral suatu tindakan ditentukan oleh konsekwensi yang diperoleh dan keputusan terbaik adalah yang menghasilkan barang(jasa) terbaik untuk masyarakat luas. Aliran Utilitarianisme : maximisasi barang, minimisasi kerugian. (tetapi blm memikirkan keadilan untuk kelompok minoritas) SAP 3 Bis Int 09/10 PENDEKATAN FILOSOFIS ETIKA UTILITARIAN AND KATIAN : PENDEKATAN YANG SESUAI DENGAN ETIKA and Kantian Ethics: Seseorang harus di perlakukan sbg tujuan dan bukan semata cara untuk mencapai tujuan orang lain. 21
Justice theories: Pencapaian distribusi barang dan jasa yang adil. Ketidakadilan masih diperbolehkan apabila menguntungkan semua pihak. Ananda Sekarbumi Rights theories : manusia memiliki hak dasar dan kemudahan(privileges) yang melampaui batas dan budaya antar bangsa. (perlu membangun standar etika minimum) SAP 3 Bis Int 09/10 PENDEKATAN FILOSOFIS ETIKA UTILITARIAN DAN KANTIAN (LANJUTAN) 22
- Slides: 22