RISET OPERASI Dualitas dan Analisis Sensitivitas KONSEP DUALITAS













![Perubahan Kapasitas Sumberdaya 1. Perubahan Baku Jika A BB A ditambah, pers. [1] bergeser Perubahan Kapasitas Sumberdaya 1. Perubahan Baku Jika A BB A ditambah, pers. [1] bergeser](https://slidetodoc.com/presentation_image_h/73842461ab6f448850d0e1f855f92721/image-14.jpg)
![Perubahan Kapasitas Sumberdaya 2. Perubahan jam tenaga Jika kerja. TK ditambah, pers. [3] bergeser Perubahan Kapasitas Sumberdaya 2. Perubahan jam tenaga Jika kerja. TK ditambah, pers. [3] bergeser](https://slidetodoc.com/presentation_image_h/73842461ab6f448850d0e1f855f92721/image-15.jpg)
![Perubahan Kapasitas Sumberdaya 3. Perubahan Baku BB B B diturunkan, pers. [2] bergeser hingga Perubahan Kapasitas Sumberdaya 3. Perubahan Baku BB B B diturunkan, pers. [2] bergeser hingga](https://slidetodoc.com/presentation_image_h/73842461ab6f448850d0e1f855f92721/image-16.jpg)
- Slides: 16
RISET OPERASI Dualitas dan Analisis Sensitivitas
KONSEP DUALITAS Setiap persoalan linear programing mempunyai suatu linear program yang berkaitan, yang disebut “dual”. Solusi dari persoalan asli LP (Primal), juga memberikan solusi pada dualnya
2. Untuk persoalan minimasi maka tanda fungsi syarat ikatannya harus lebih besar dari pada atau sama dengan (≥). ( Ingat bahwa tidak perlu semua konstanta atau nilai sebelah kanan (RHS) fungsi kendala yang bersangkutan harus selalu non-negatif dalam suatu rumusan yang berbentuk kanonik). 3. Jika suatu persoalan dalam rumusan Program Linier mempunyai fungsi kendala kesamaan (nilai RHS-nya bertanda sama dengan), maka fungsi kendalanya tersebut dapat ditukar atau diganti dengan dua fungsi lainnya, yang pertama, bertanda “lebih kecil dari pada atau sama dengan (≤)” dan yang kedua, bertanda “lebih besar dari-pada atau sama dengan (≥)”. Salah satu diantara kedua fungsi kendala lain tersebut (dipilih salah satu), kemudian diambil, dan kalikan dengan (-1) untuk mendapatkan fungsi kendala yang sesuai dengan aturan yang diminta oleh bentuk kanonik tersebut. ASUMSI-ASUMSI DUALITAS
HUBUNGAN PRIMAL-DUAL Masalah Primal (atau Dual) Dual (atau Primal) Masalah Koefisien fungsi tujuan ……………… kanan fungsi batasan Maksimumkan Z (atau Y) …………. . . Minimumkan Y (atau Z) Batasan i ………………. . Variabel yi (atau xi) Bentuk ≤ ………………. . 0 Bentuk = ………………. . dihilangkan Nilai yi ≥
CONTOH PRIMAL DUAL
CONTOH PRIMAL DUAL Primal Minimumkan Z = 2 X 1 + X 2 Fungsi batasan: 1) X 1 + 5 X 2 ≥ 10 2) X 1 + 3 X 2 ≥ 6 3) 2 X 1 + 2 X 2 ≥ 8 X 1, X 2 ≥ 0 Dual Maksimumkan Y = 10 y 1 + 6 y 2 + 8 y 3 Fungsi batasan : 1) y 1 + y 2 + 2 y 3 ≤ 2 2) 5 y 1 + 3 y 2 + 2 y 3 ≤ 1 y 1, y 2 ≥ 0
CONTOH PRIMAL DUAL Primal Maksimumkan Z = X 1 + 3 X 2 - 2 X 3 Fungsi batasan: 1) 4 X 1 + 8 X 2 + 6 X 3 = 25 2) 7 X 1 + 5 X 2 + 9 X 3 = 30 X 1, X 2, X 3 ≥ 0 Dual Minimumkan Y= 25 y 1 + 30 y 2 Fungsi batasan: 1) 4 y 1 + 7 y 2 ≥ 1 2) 8 y 1 + 5 y 2 ≥ 3 3) 6 y 1 + 9 y 2 ≥ -2
ANALISIS SENTIVITAS • Bagaimana pengaruh perubahan data terhadap solusi optimum • Memberikan jawaban atas : “sampai seberapa jauh perubahan dibenarkan tanpa mengubah solusi optimum, atau tanpa menghitung solusi optimum dari awal
Ada tiga pertanyaan yang ingin dijawab dalam analisa sensitivitas 1. Kendala mana yang dapat dilonggarkan (dinaikkan) dan seberapa besar kelonggaran (kenaikan) dapat dibenarkan, sehingga menaikkan nilai Z tetapi tanpa melakukan penghitungan dari awal. Sebaliknya, kedala mana yang dapat dikurangi tanpa menurunkan nilai Z, dan tanpa melakukan perhitungan dari awal 2. Kendala mana yang mendapatkan prioritas untuk dilonggarkan (dinaikkan) 3. Seberapa besar koefisien fungsi tujuan dapat dibenarkan untuk berubah, tanpa mengubah
CONTOH ANALISIS SENS CV CIARD memproduksi jenis Astro dan cosmos diperlukan bahan baku A dan B serta jam tenaga kerja. Maksimum penyediaan bahan baku A, 60 kg perhari, bahan B, 30 kg perhari dan tenaga kerja 40 jam perhari. Kedua jenis produk memberikan keuntungan sebesar Rp 40 untuk Rp 30 untuk cosmos. Kg bahan baku dan jam tenaga kerja Jenis bahanastro baku dan Maksimum dan tenaga kerja Astro Cosmos penyediaan Bahan baku A 2 3 60 kg Bahan baku B - 2 30 kg Tenaga kerja 2 1 40 jam
CONTOH ANALISIS SENS Maksimumkan Z = 40 X 1 + 30 X 2 Kendala : 1. 2 X 1 + 3 X 2 ≤ 60 (bahan baku A) 2. 2 X 2 ≤ 30 (bahan baku B) 3. 2 X 1 + 1 X 2 ≤ 40 (jam tenaga kerja) 4. X 1 ≥ 0 (nonnegativity) 5. X 2 ≥ 0
X 2 2 X 1 + 1 X 2 = 40 40 3 2 X 1 + 3 X 2 = 60 20 15 D Solusi optimum tercapai pd titik C, perpot. grs [1] 2 X 1 + 3 X 2 = 60 [3] 2 X 1 + 1 X 2 = 40 2 X 2 = 20 X 2 = 10 (substitusi ke [1] 2(X 1) + 3(10) = 60 2 X 1 = 60 X 1 = 15 Nilai keunt. Z = 40(15) + 30(10) = 900 2 F E 2 X 2 = 30 C feasible A 0 1 B 20 G 30 X 1
Dari perhitungan pencarian solusi optimum (titik C: X 1=15, X 2=10), akan ditemukan kendala yang sudah habis terpakai (scare) atau full capasity, dan kendala yang berlebihan (redundant) atau idle capasity X 2 2 X 1 + 1 X 2 = 40 C : Full capasity [1] 2 X 1 + 3 X 2 ≤ 60 (BB A yg tersedia) 2(15) + 3(10) = 60 (BB A yg dipakai) yg tersedia = yg dipakai [3] 2 X 1 + 1 X 2 ≤ 40 (tk yg tersedia) 2(15) + 1(10) = 40 (tk yg dipakai) yg tersedia = yg dipakai 40 3 2 X 1 + 3 X 2 = 60 20 15 D 2 F E 2 X 2 = 30 C feasible A 0 1 B 20 G 30 X 1
Perubahan Kapasitas Sumberdaya 1. Perubahan Baku Jika A BB A ditambah, pers. [1] bergeser hingga F (persilangan [2] dan [3]) ◦ F : [3] 2 X 1 + 1 X 2 = 40 [2] 2 X 2 = 30 X 2 = 15 ◦ Substitusikan X 2 = 15 ke (3) [3] 2(X 1) + 1(15) = 40 X 1 = 12, 5 ◦ Substitusikan X 1 & X 2 pada pers. [1] 2(15) + 3(12, 5) = 70 ◦ Jadi Max BB A naik sebesar : 70 – 60 = 10 ◦ If BB A naik, maka Zbaru = 40(12, 5) + 30(15) = 950 shg ada kenaikan Keuntungan (shadow price) : Z = 950 – 900 = 50 X 2 2 X 1 + 1 X 2 = 40 40 3 2 X 1 + 3 X 2 = 60 20 15 D 2 F E 2 X 2 = 30 C feasible A 0 1 B 20 G 30 X 1
Perubahan Kapasitas Sumberdaya 2. Perubahan jam tenaga Jika kerja. TK ditambah, pers. [3] bergeser hingga titik G X 2 2 X 1 + 1 X 2 = 40 40 3 2 X 1 + 3 X 2 = 60 20 15 D ◦ G : X 2 = 0 X 1 = 30 ◦ Substitusikan X 1 & X 2 pada pers. [3] [1] 2(30) + 3(0) = 60 ◦ Jadi Max TK naik sebesar : 60 – 40 = 20 ◦ Penambahan TK, maka Zbaru = 40(30) + 30(0) = 1. 200 shg ada kenaikan keuntungan (shadow price) : Z = 1. 200 – 900 = 300 2 F E 2 X 2 = 30 C feasible A 0 1 B 20 G 30 X 1
Perubahan Kapasitas Sumberdaya 3. Perubahan Baku BB B B diturunkan, pers. [2] bergeser hingga titik C (titik optimum tidak berubah) X 2 2 X 1 + 1 X 2 = 40 Pada titik C, X 1 = 15, X 2 = 10 Karena BB B hanya untuk membuat 1 produk (Cosmos), maka maksimum diturunkan sebesar 2 X 2 = 2(10) = 20 atau turun sebesar = 30 – 20 = 10 Penurunan tidak merubah Keuntungan 40 3 2 X 1 + 3 X 2 = 60 20 15 D 2 F E 2 X 2 = 30 C feasible A 0 1 B 20 G 30 X 1