Ringkasan dan abstrak Bahasa Indonesia Gasal 2016 Ringkasan
Ringkasan dan abstrak Bahasa Indonesia Gasal 2016
Ringkasan merupakan penyajian singkat dari suatu karangan asli tetapi dengan tetap mempertahankan urutan isi dan sudut pandangan pengarang asli, sedangkan perbandingan bagian atau bab dari karangan tetap dipertahankan (Gorys Keraf, 1994).
Tujuan membuat ringkasan • Memahami dan mengetahui isi sebuah buku atau karangan • Mengembangkan ekspresi serta penghematan kata • Mengembangkan daya kreasi dan konsentrasi, serta mempertajam kemungkinan pemahaman karya asli • Mengembangkan keterampilan untuk mengadakan reproduksi
Selain ringkasan, terdapat juga abstrak, abstrak dan ikhtisar merupakan dua kata yang bermakna sama. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia tercantum bahwa kata abstrak berarti “ringkasan” ikhtisar (karangan, laporan, dan sebagainya), sedangkan kata ikhtisar berarti "pandangan secara ringkas" (yang penting-penting saja). Istilah abstrak berasal dari bahasa Inggris, sedangkan istilah ikhtisar berasal dari bahasa Arab. Jadi, kedua istilah itu berpadaan. Akan tetapi, di Indonesia, istilah ikhtisar dibedakan dari istilah Ikhtisar merupakan rangkuman gagasan yang berlaku dalam laras umum, sedangkan abstrak merupakan rangkuman atau ikhtisar yang berlaku dalam laras ilmiah. Oleh karena itu, berlaku format tertentu bagi abstrak, baik untuk jurnal maupun untuk karya ilmiah.
Cara Membuat Ringkasan a. b. c. d. Membaca Naskah Asli Mencatat Gagasan Utama Mengadakan Reproduksi Ketentuan Tambahan
Abstrak adalah bagian ringkas suatu uraian yang merupakan gagasan utama dari suatu pembahasan yang akan diuraikan. Abstrak digunakan sebagai "jembatan" untuk memahami uraian yang akan disajikan dalam suatu karangan (biasanya laporan atau artikel ilmiah) terutama untuk memahami ideide permasalahannya.
Dari abstrak, pembaca dapat mengetahui jalan pikiran penulis laporan/artikel ilmiah tersebut dan mengetahui gambaran umum tuiisan secara lengkap. Biasanya abstrak ditempatkan di awal suatu Iaporan/artikel ilmiah dengan tujuan agar pembaca yang mempunyai waktu relatif sedikit cukup hanya dengan membaca abstraknya untuk memahami suatu karya ilmiah secara umum.
Dalam artikel ilmiah, abstrak ditulis setelah judul dan nama pengarang yang diketik satu spasi. Untuk itulah, penulisan abstrak harus dapat mewakili isi karangan ilmiah secara keseluruhan, mulai dari latar belakang, tujuan, metode, dan hasil penelitian.
Sifat-sifat Abstrak • Ringkas: dinyatakan dengan kalimat yang ringkas dan terhindar dari ekspresi yang berlebihan (redundancy). • Jelas: menggunakan kata atau kalimat yang jelas dan terhindar dari arti ganda (ambiguity). • Tepat: menggunakan ekspresi yang tepat dan spesifik dalam menggambarkan isi dckumen. • Berdiri sendiri: deskripsi dari dokumen digambarkan secara lengkap dan dapat dimengerti sepenuhnya tanpa harus merujuk pada dokumen lain. • Objektif : terhindar dari interpretasi dan penilaian pribadi pengabstrak.
- Slides: 9