RESEARCH Ricky Sp MSiEkonomi Pertanian Pertanian Sebagai Suatu
RESEARCH Ricky Sp. , MSi/Ekonomi Pertanian
Pertanian Sebagai Suatu Sistem
Sistem Pertanian…… • Pertanian dalam arti luas (Agriculture), dari sudut pandang bahasa (etimologi) terdiri atas dua kata, yaitu agri atau ager yang berarti tanah dan culture atau colere yang berarti pengelolaan • Menurut Van Aarsten (1953), agriculture adalah digunakannya kegiatan manusia untuk memperoleh hasil yang berasal dari tumbuhan dan atau hewan dicapai dengan jalan sengaja menyempurnakan segala kemungkinan yang telah diberikan oleh alam guna mengembangbiakkan tumbuhan dan atau hewan tersebut • Menurut Mosher (1966), pertanian adalah suatu bentuk produksi yang khas, yang didasarkan pada proses pertumbuhan tanaman dan hewan
• Spedding (1979) mengatakan bahwa "sistem" merupakan sekelompok komponen yang saling berinteraksi bersama-sama, bekerja untuk suatu tujuan tertentu, mampu bereaksi sebagai suatu kesatuan (keseluruhan) input Proses Output Instrumen Produk Pertanian
Sistem pertanian menurut mosher • Pembangunan pertanian adalah suatu proses untuk meningkatkan produksi hasil usaha tani. • Ada 5 syarat pokok dan 5 syarat tambahan untuk membangun dan mengembangkan pertanian • A. syarat pokok/mutlak • - pasar untuk hasil-hasil pertanian • - teknologi yang senantiasa berubah lebih maju • - sarana produksi dan alat pertanian yang tersedia • - insentif produksi untuk petani • - pengangkutan untuk transportasi
1. Pasar untuk hasil pertanian • Perlu adanya pasar dan harga tinggi untuk membayar kembali biaya tunai selama petani melakukan proses produksi • Dengan adanya mekanisme tersebut sehingga diperlukan : • A. perlu adanya permintaan dari hasil produksi tersebut • B. perlu adanya penyalur atau system tata niaga • C. perlu adanya kepercayaan petani terhadap system tataniaga • fungsi-fungsi tataniaga adalah : ( transportasi, storage, processing, financing)
• Beberapa tindakan pemerintah terkait system tataniaga : • 1. system mata uang yang stabil dan dapat dipercaya • 2. pemeriksaan ukuran dan skala timbangan secara teratur • 3. penetapan dan pengawasan standar mutu • 4. adanya kebebasan untuk mendapatkan informasi pasar
2. Adanya pembaharuan teknologi • Teknologi usaha tani merupakan cara-cara melakukan pekerjaan usaha tani, termasuk didalamnya cara menebar benih, memelihara tanaman, memungut hasil dan memelihara ternak • Terdapat beberapa sumber teknologi baru bagi petani : • A. teknik kerja petani lain • memanfaatkan bahan-bahan yang digunakan oleh petani lain yang ada disekitar rumah • B. mendatangkan dari daerah lain • bahan yang telah dikembangkan didaerah lain dengan ciri pertanian sama namun perlu dilakukan percobaan • C. percobaan terarah • percobaan mencari jenis dan cara pengolahan tanah , cara pemberantasan hama penyakit, obat ternak dan lainnya.
3. Sarana produksi dan alat pertanian yang tersedia • Ada beberapa persyaratan untuk menarik perhatian dan kepercayaan petani dalam hal pembelian produk : • 1. efektivitas dari segi teknis (apakah benih dan pupuk lebih baik dari yang lain ) • 2. mutunya dapat dipercaya (perlu adanya pengawasan mutu) • 3. harganya tidak mahal • 4. harus selalu tersedia ketika petani membutuhkan • 5. dijual dalam ukuran dan takaran yang cocok
Sistem pertanian • Sistem pertanian sawah, yaitu usaha pertanian yang dilaksanakan pada sebidang tanah yang dibatasi oleh pematang/galengan. • Sistem pertanian ladang, yaitu usaha pertanian yang dilaksanakan di daerah yang imbangan tanah dan penduduknya masih memadai • Sistem pertanian pekarangan, yaitu usaha pertanian yang dilaksanakan di sekitar rumah, umumnya merupakan usaha samping/sambilan • Sistem pertanian lahan kering • Sistem pertanian pasang surut
Karakteristik produk pertanian • KARAKTERISTIK PRODUK PERTANIAN SKALA KECIL : • KARAKTERISTIK PRODUK PERTANIAN SKALA BESAR : • A. Karakteristik produk ditinjau dari proses produksinya : • B. Karakteristik produk ditinjau dari handling product : • C. Karakteristik produk ditinjau dari pemasaran produk :
KARAKTERISTIK PRODUK PERTANIAN SKALA KECIL : • A. Karakteristik produk ditinjau dari proses produksinya : • Produk musiman • Produk yang dihasilkan melalui proses biologis tumbuhan • Produk yang dihasilkan sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan pada saat itu • B. Karakteristik produk ditinjau dari handling product : • Perlakuan pascapanennya untuk meningkatkan nilai tambah sangat minim dilakukan • Kehilangan hasil saat panen relatif besar • Produk mudah rusak (perishibel) dan memakan tempat.
• C. Karakteristik produk ditinjau dari pemasaran produk : • Harga produk relatif murah _ produsen sebagai price taker dan efek dari asimetri informasi, bargainning potition yang rendah di produsen • Fluktuasi harga relatif tajam • Produk bersifat generik _ memasuki pasar yang cenderung bersifat monopsoni atau oligopsoni • Jumlah produk yang dipasarkan pada umumnya tidak memenuhi skala ekonomi (jumlah relatif kecil) • Produk melalui rantai pemasaran yang relatif panjang untuk sampai pada konsumen • Pada umumnya produk tidak mengalami perubahan bentuk • Resiko pemasaran relatif tinggi karena fluktuasi harga dan sifat mudah rusaknya produk pertanian • Elastisitas harga produk relatif lebih rendah
KARAKTERISTIK PRODUK PERTANIAN SKALA BESAR : • A. Karakteristik produk ditinjau dari proses produksinya : • Produk musiman • Produk yang dihasilkan melalui proses biologis tumbuhan • Produk yang dihasilkan dipengaruhi oleh teknologi yang meminimalisir pengaruh lingkungan • B. Kharakteristik produk ditinjau dari handling product : • Perlakuan pasca panennya dalam rangka menjaga kualitas produk dan menghasilkan nilai tambah (added value) • Kehilangan hasil saat panen relatif lebih kecil • Produk mudah rusak (perishibel) dan memakan tempat
• C. Karakteristik produk ditinjau dari pemasaran produk : • Harga produk relatif lebih mahal _ produsen memiliki bargainning potitionyang lebih tinggi dan memiliki kemampuan mengakses pasar konsumen • Fluktuasi harga relatif lebih rendah karena kemampuan mendistribusikan produk dan melihat peluang pasar _ ada perencanaan produksi • Produk terstandarisasi dan melalui serangkaian proses pemberian atribut produk untuk menciptakan nilai tambah dan positioning produk • Jumlah produk yang dipasarkan pada umumnya memenuhi skala ekonomi (jumlah relatif besar) dan melalui perencanaan pemasaran yang lebih baik (marketing plan) • Produk untuk sampai pada konsumen tidak melalui rantai pemasaran yang panjang bahkan cenderung dari titik produsen langsung ke pasar dilakukan oleh produsen sendiri • Unit pengolahan hasil (agroindustri) dan produksi sangat dekat sehingga sangat dimungkinkan adanya perubahan bentuk dan atau perubahan struktur kimia produk atas pengolahan yang dilakukan • Respon atas perubahan pasar relatif lebih cepat dan mempertimbangkan mekanisme pengalihan resiko • Elastisitas harga produk relatif lebih tinggi
Sifat produk pertanian • Bersifat musiman, sehingga untuk dapat memproduksinya sangat tergantung oleh lingkungan • Produksi pertanian biasanya berbentuk bahan mentah, sehingga harus melalui proses pengolahan. • Produksi yg diperoleh umumnya dari usaha secara kecil 2 an (small scale production), dampaknya : • a. petani tidak bisa mempengaruhi permintaan • b. Petani sulit untuk saling komunikasi dalam penjualannya karena terbatasnya pengetahuan dan akses informasi
• Produksi bersifat musiman, sedangkam konsumsi bersifat reguler (kontinyu), dampak: • a. fluktuasi harga • b. Sering menimbulkan kesulitan dlm penyeimbangan, penyimpanan dan pengangkutan • Produksi terpencar dan terkonsentrasi pada daerah tertentu, dampak • a. Kesulitan dlm proses pengumpulan • b. Pedagang kesulitan dalam pengangkutan dan penyimpanan
Unsur-Unsur Pertanian Proses Produksi Petani Pertanian Usaha Tani Usahatani Sebagai Perusahaan
Syarat pelancar • Disamping kelima syarat pokok terdapat syarat pelancar yang berfungsi sebagai pelancar dalam perkembangan pertanian sehingga tingkat kecepatan dapat ditingkatkan • A. pendidikan untuk pembangunan • pendidikan yang cocok untuk masyarakat yang ingin maju, yakni bersikap selektif dalam memilih bahan, selektif dalam memilih pengetahuan dengan metode : percakapan selama kunjungan, demonstrasi hasil, diskusi kelompok tani, pameran, widyawisata dll • B. kredit produksi • peminjaman untuk konsumsi tidak sama dengan peminjaman utk prodksi • C. kegiatan kelompok untuk petani • D. penyempurnaan dan perluasan lahan pertanian • E. perencanaan nasional pembangunan pertanian • suatu proses pengambilan keputusan oleh pemerintah tentang apa yang hendak dilakukan dan tindakan yang memengaruhi pembanguan pertanian dalam jangka waktu tertentu
Sistem pertanian menurut Halcrow secara konseptual Halcrow membagi pertanian menjadi 4 subsistem…. . Subsistem yang ditunjang oleh pemerintah Subsistem industry dan penyaluran sarana produksi - Subsistem farming Pupuk Pestisida Kredit Alat-alat Sistem pertanian menurut Halcrow - Penelitian Penyuluhan Kebijaksanaan Pendidikan Pertanian pengaturan Subsistem Industri dan pemasaran hasil pertanian - Penanganan pascapanen - Pengolahan - pemasaran
• Sebagai suatu system yang terpadu, agribisnis dapat diartikan sebagai semua aktivitas yang terdiri dari 5 subsistem : • A. subsistem pengadaan dan penyaluran sarana produksi, teknologi dan pengembangan sumber daya pertanian meliputi : kegiatan perencanaan, pengelolaan, pengadaan dan penyaluran sarana produksi • B. subsistem produksi pertanian atau usaha tani, mencakup : pembinaan dan pengembangan usahatani dalam rangka peningkatan produksi pertanian • C. subsistem pengolahan hasil pertanian atau agroindustry, mencakup aktivitas pengolahan sederhana ditingkat petani, juga keseluruhan kegiatan dari pascapanen sampai pengolahan lebih lanjut. • D. subsistem pemasaran hasil pertanian, mencakup kegiatan penanganan distribusi pemasaran hasil-hasil usaha tani atau olahannya baik untuk pasar domestic maupun luar negeri • E. subsistem factor penunjang, mencakup kegiatan permodalan dan keuangan dalam hal untuk memperlancar aktivitas dalam agribisnis
Pengembangan dan pembinaan standarisasi dan akreditasi pertanian • Pembinaan standarisasi dan akreditasi diperlukan guna menjamin kepastian wujud, mutu dan standarisasi yang pada akhirnya diharapkan mampu meningkatkan keberhasilan pengembangan agribisnis, khususnya dalam menghadapi persaingan ketat dipasar international. • Pengembangan standarisasi dan akreditasi dapat dilakukan melalui : • 1. pembakuan standar dan sistemnya • 2. perbaikan system produksi (prapanen) • 3. perbaikan system panen • 4. akreditasi laboratorium • 5. pengawasan mutu • 6. peningkatan kesadaran konsumen akan arti penting nilai kualitas • 7. pengembangan system intensif dan pinalti yang jelas pada industry yang mematuhi atau melanggar ketentuan standar
Peranan agribisnis dalam pembangunan • Peranan agribisnis dalam pembangunan dapat dikelompokkan menjadi 3 kelompok ; • 1. menyumbang produk domestic bruto nasional • 2. memberikan kesempatan kerja • 3. sebagai sumber penerimaan devisa hasil ekspor dari komoditi karet, the, udang, kopi, tembakau dan lainnya. • Faktor ekstrem agribisnis yang paling penting adalah kemampuan pasar untuk menampung hasil-hasil agribisnis lewat sisi permintaan dan kebijaksaan pemerintah yang dapat menunjang pembangunan agribisnis mencakup ( penyederhanaan izin ekspor, pengapusan pengutan, kemudahan kredit peningkatan keterampilan)
Mana yang lebih penting memperbaiki kualitas sumber daya alam atau memperbaiki kualitas sumber daya manusia …. . ?
Ciri-ciri pertanian • Pertanian muncul pada saat manusia mulai mengendalikan pertumbuhan tanaman dan hewan serta mengaturnya sedemikian rupa sehingga menguntungkan. • Petani sekedar membantu pertumbuhan tanaman dengan menyingkirkan persaingan terhadap tumbuhan lain dalam penggunaan air dan sinar matahari yang tersedia, serta melindungi tanaman nya dari gangguan binatang liar. • Pada dasarnya terdapat 12 ciri pertanian : • 1. semua jenis pertanian tanaman memerlukan input fisik yang hamper serupa • 2. pertanian harus tetap terpencar • 3. aspek sumber daya alam • 4. waktu untuk melancarkan suatu operasi usaha tani harus diselaraskan dengan keadaan cuaca dan serangan hama penyakit • 5. factor waktu pada pertumbuhan tanaman dan hewan mendorong adanya keanekaragaman dalam pertanian • 6. interaksi yang amat kuat antara berbagai factor fisik dan nonfisik
• 7. kebanyakan usahawan dan buruh tani harus memiliki keterampilan yang lebih luas dari pada pekerja pabrik • 8. usahatani dalam ukuran kecil yang lemah secara ekonomi dan pengusahaan secara traditional • 9. komunikasi dua arah yang efektif antara aspirasi petani dan informasi birokrasi • 10. musim panen dan luar musim panen menyebabkan perlunya teknologi penyimpanan • 11. unit produksi dan unit konsumsi tidak dapat dipisahkan • 12. pertanian yang progresif selalu berubah
Peran sumber daya dalam pengembangan pertanian
• Sumber daya alam merupakan segala unsur alam, baik dari lingkungan abiotic maupun biotik yang dapat digunakan untuk menghasilkan barang guna memenuhi kebutuhan manusia. • Hanafi (2010) SDA merupakan keadaan lingkungan dari bahan-bahan mentah yang digunakan manusia untuk memenuhi kebutuhan dan memperbaiki kesejahteraanya • Pada sisi lain alam menjadi kendala yang menghambat dan sisi lainnya alam menjadi sumber daya yang mendukung peningkatan kesejahteraan manusia. • Sumber daya alam terbagi dua : dapat diperbaharui dan tidak dapat diperbaharui • Tanah, matahari, air, udara merupakan SDA yang dapat diperbaharui
Hubungan sumber daya alam dan tumbuhan
• Tanah merupakan tubuh alam yang tersusun dalam bentuk profil • Lahan suatu wilayah bumi daratan yang ciri-cirinya merangkum semua tanda pengenal (attribute) biosfer, atmosfer, tanah, geologi, topografi, hidrologi, flora, fauna, dan hasil kegiatan manusia masa lalu dan masa kini • Menurut topografi kemiringan lahan dibedakan menjadi lahan dengan lereng : • 1. 0 -3% (rawa) dipakai untuk tanaman padi atau kelapa • 2. 3 -8% baik untuk tanaman setahun apabila dibuat teras atau kontur • 3. 8 -15% baik ditanami rumput cocok untuk area peternakan • 4. >15% baik untuk tanaman kayu sehingga cocok untuk area perkebunan
Klasifikasi lahan Penguasaan atas sebidang lahan 1. 2. 3. 4. Petani pemilik P. penggarap P. penyekap Buruh tani Luas lahan yang dimiliki Penggunaan lahan 1. Petani kaya 2. P. menengah 3. P. gurem 1. UT. Tanaman padi 2. UT. Hortikultura 3. UT. perkebunan
Jenis-jenis lahan menurut kepemilikan oleh petani : • • • Lahan yang dibeli Lahan warisan Lahan yang diperoleh secara hibah Lahan sewa Lahan bagi hasil Lahan gadai Lahan pertanian Lahan sawah Ladang/tegal/kebun Lahan tidur
• Iklim adalah keadaan cuaca rata-rata disuatu tempat dan merupakan salah satu sumber daya alam yang memegang peranan penting dalam bidang pertanian • Unsur iklim terdiri dari : radiasi, suhu, kelembaban udara, awan, curah hujan, penguapan, tekanan udara • Klasifikasi iklim menurut koppen berdasarkan zona vegetasi : • 1. tipe A daerah hujan tropis • 2. tipe B daerah iklim kering Iklim Indonesia • 3. tipe C daerah iklim sedang berhujan Ketinggian diatas 1. 250 mdpl Suhu bulan terdingin 18 C • 4. tipe D daerah iklim hutan dingin • 5. tipe E daerah iklim kutub
• Air merupakan factor lain yang juga penting dalam usaha peningkatan produksi selain tanah dan iklim dan menjadi syarat mutlak bagi kehidupan dan pertumbuhan tanaman • Air dapat berasal dari hujan dan irigasi • Pengaturan irigasi dapat dilakukan untuk lahan pasang surut, tanah rawa, sawah tadah hujan • Ada beberapa permasalahan sumber daya air : • 1. ketidakseimbangan antara pasokan dan kebutuhan dalam perspektif ruang dan waktu • 2. meningkatnya ancaman terhadap keberlanjutan daya dukung sumber daya air baik air permukaan maupun air tanah • 3. menurunnya kemampuan penyediaan air • 4. meningkatnya potensi konflik air • 5. makin luasnya abrasi pantai • 6. kerusakan prasarana sumber daya air akibat bencana alam
Permasalahan sumber daya alam dalam pengembangan pertanian • Apabila dikelola dengan baik maka sumber daya alam sangat berguna dan membantu manusia namun sebaliknya akan menjadi malapetaka jika tidak dapat dikelola dengan baik (lahan kritis, banjir, kekurangan air dimusim kemarau) • “sumber daya alam dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat dengan tetap memperhatikan kelestarian fungsi lingkungan hidupnya” (peran ganda : modal pertumbuhan ekonomi dan penopang system kehidupan)
• Berbagai permasalahan muncul dan memicu terjadinya kerusakan sumber daya alam dan lingkungan hidup sehingga berdampak besar bagi keberlangsungan makhluk hidup dibumi. • Permasalahan pokok terdiri dari : • A. terus menurunnya kondisi hutan di Indonesia • B. kerusakan daerah aliran sungai (DAS) akibat penebangan liar • C. citra pertambagan yang merusak lingkungan • D. tingginya ancaman terhadap keanekaragaman hayati • E. meningkatnya pencemaran air • F. lemahnya penegakan terhadap pembalakan liar • G. merebaknya pencurian ikan
Program Pemerintah dalam perbaikan pengelolaan sumber daya alam dan pelestarian fungsi lingkungan hidup • Sasaran pembangunan yang ingin dicapai adalah membaiknya system pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup bagi terciptanya keseimbangan antara aspek pemanfaatan SDA dengan aspek perlindungan terhadap kelestarian fungsi lingkungan hidup • Sustainable development merupakan upaya pemenuhan kebutuhan generasi masa kini tanpa mengorbankan generasi yang akan datang dilandasi 3 pilar : • A. menguntungkan secara ekonomi (economically viable), diterima secara social (socially acceptable), dan ramah lingkungan (environmentally sound)
Sasaran pembangunan • Meningkatnya kualitas air permukaan dan kualitas air tanah • Terkendalinya pencemaran pesisir • Meningkatnya kualitas udara perkotaan • Berkurangnya penggunaan bahan perusak ozon • Tersusunnya peraturan pendanaan lingkungan yang inovatif • Meningkatnya diplomasi international dibidang lingkungan
Peranan Sumber Daya Manusia Dalam Pengembangan Pertanian.
• Sumber daya manusia merupakan kemampuan fisik dan psikis manusia secara potensial dapat digunakan untuk tujuan produktif • Dalam ekonomi sumber daya dibedakan atas sumber daya alam dan sumber daya manusia • Peranan manusia dalam ekonomi sebagai produsen dan konsumen • Dalam sudut pandang kependudukan sumber daya manusia terdiri dari tenaga kerja dan bukan tenaga kerja
Penduduk usia kerja Bukan angkatan kerja Sekolah penduduk Dibawah usia kerja Penduduk diluar usia kerja Di atas usia kerja Angkatan kerja Lain-lain Ibu rumah tangga Mencari pekerjaan bekerja Bekerja penuh Setengah menganggur Setengah penganggur kentara Setengah penganggur tidak kentara Penduduk dan tenaga kerja Setengah penganggur menurut pendapatan Setengah penganggur menurut pendidikan Setengah penganggur menurut produktivitas Lain lain
49, 3% pertanian Sebagian besar tidak sekolah/tamat SD
Beberapa permasalahan berkaitan dengan tenaga kerja Meningkatnya jumlah pengangguran terbuka selama 5 tahun terakhir Menciutnya Pekerja lapangan kerja formal di perkotaan dan perdesaan bekerja dilapangan kerja yang kurang produktif Perbedaan upah yang semakin lebar antara pekerja formal dan informal Adanya indikasi menurunnya produktivitas di industry pengolahan Meningkatnya tahun) tingkat pengangguran terbuka usia muda (15 -19
Kebijakan untuk menciptakan lapangan kerja Menciptakan fleksibilitas pasar kerja dengan peningkatan aturan main ketenaga kerjaan (outsourcing) Mewujudkan kesempatan kerja melalui investasi Peningkatan kualitas sumber daya manusia (peningkatan pendidikan, pelatihan, pelayanan kesehatan) Memperbaharui program perluasan tenaga kerja (program pekerjaan umum, kredit mikro, pengembangan UKM Terbentuknya informasi pasar tenaga kerja
• Produktivitas tenaga kerja pertanian dapat ditingkatkan dengan cara pendidikan, pelatihan dan penyuluhan • Sebagian besar pengetahuan dan keterampilan petani diperolah dari orang tua ketika masih kanak-kanak • Penyuluh berperan penting dalam hal penyampaian informasi baik secara tradisional dan modern • Penyampaian berupa pendidikan formal dan nonformal
Migrasi dan transmigrasi Migrasi merupakan bentuk gerakan penduduk, spasial atau territorial antara unit-unit geografis yang melibatkan perubahan tempat tinggal Pelaku mikrasi dinamakan migran (telah melakukan migrasi 3 x) Migrasi terbagi 3 kelompok A. migrasi masuk, masuknya penduduk ke suatu tempat tujuan B. migrasi keluar, keluarnya penduduk dari suatu daerah asal C. migrasi netto, selisih antara migrasi masuk dan migrasi keluar Seseorang melakukan migrasi dikarenakan adanya pertimbangan ekonomi yang menggambarkan respon migran terhadap perbedaan pendapatan
MIGRASI TIDAK HANYA TERJADI DALAM SATU NEGARA TETAPI BERKEMBANG MENJADI PERPINDAHAN PENDUDUK ANTARNEGARA “EMIGRASI”
1. Petani sebagai pekerja usaha tani (cultivator) Petani sebagai pemimpin usaha tani (manager) 2. Dalam kasus ini keterampilan paling diutamakan karena berperan penting dalam pengambilan keputusan 3. Petani sebagai diri pribadi (person) Peranan petani sama dengan masyarakat umum dengan memiliki 4 kapasitas ( bekerja, belajar, berpikir kreatif dan bercita-cita PERANAN SUMBER DAYA MANUSIA SEBAGAI PRODUSEN DITINJAU DARI 3 ASPEK : 10/26/2020
Tingkat pendidikan penduduk relative rendah Dinamika perubahan struktur penduduk belum sepenuhnya teratasi dalam pembangunan pendidikan Masih terdapat kesenjangan tingkat pendidikan yang besar antar kelompok masyarakat Fasilitas pelayanan pendidikan Kualitas pendidikan relative masih rendah Kompetensi peserta didik Terkedalanya pendidikan tinggi Anggaran pembangunan pendidikan belum tersedia secara memadai PERMASALAHAN PENDIDIKAN 10/26/2020
Pendidikan pembangunan merupakan pendidikan yang bersikap selektif dalam memilih bahan-bahan untuk membuat setiap generasi baru mengenal masa lampau, serta selektif dalam memilih pengetahuan, kecepakapan dan keterampilan yang baru diajarkan kepada setiap orang Hal tersebut dapat tercapai dengan beberapa program : 1. Program pendidikan anak usia dini 2. Program wajib belajar 9 tahun 3. Program pendidikan menengah 4. Program pendidikan tinggi 5. Pendidikan non formal 6. Program peningkatan mutu pendidikan 7. Program pendidikan kedinasan 10/26/2020
4 jenis pendidikan percepatan pembangunan pertanian Pendidikan dasar dan lanjutan Pendidikan pembangunan untuk petani Latihan semasa kerja (penataran) bagi petugas teknik pertanian Pendidikan rakyat kota mengenai pembangunan pertanian 10/26/2020
- Slides: 52