REGULASI DALAM PENYALURAN TUNJANGAN PROFESI TUNJANGAN KHUSUS TAMBAHAN
REGULASI DALAM PENYALURAN TUNJANGAN PROFESI, TUNJANGAN KHUSUS, TAMBAHAN PENGHASILAN DAN INSENTIF Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
PRODUK HUKUM TERKAIT 1. Undang-undang Nomor 18 Tahun 2016 tentang APBN Tahun 2017. 2. Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2016 tentang Rincian APBN Tahun 2017. 3. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 50/PMK. 07/2017 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112/PMK. 07/2017. 4. Surat Edaran Dirjen Perimbangan Keuangan Nomor S-579/PK/2016 tentang Penyampaian Informasi kepada Daerah tentang Penghentian Penyaluran Dana TPG dan DTP TA 2016. 5. Permendikbud Nomor 12 tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, Dan Tambahan Penghasilan Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah. 6. Peraturan Dirjen GTK Nomor 40621/B/HK/2016 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil. 7. Peraturan Dirjen GTK Nomor 40618/B/HK/2016 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Khusus Bukan Pegawai Negeri Sipil. 8. Permendikbud Nomor 10 tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, Dan Tambahan Penghasilan Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah. 9. Persesjen Nomor 10 tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi dan Tunjangan Khusus bagi Guru Bukan Pegawai Negeri. Ditjen Sipil. Guru dan Tenaga Kependidikan
RESUME KETENTUAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 19 TAHUN 2017 TENTANG PERUBAHAN PP NOMOR 74/2008 TENTANG GURU Pengaturan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Pasal 15 dan 16 Topik/Penjelasan Penyaluran TPG Ketentuan mengenai penyaluran TPG meliputi: 1. Penerima TPG (Guru, Kepala Sekolah, dan Guru yang mendapat Tugas Tambahan); 2. Syarat penerimaan TPG; Ketentuan mengenai persyaratan pemberian TPG bagi Guru di Pendidikan Khusus, Pendidikan Layanan Khusus, atau Pengampu Bidang Keahlian Khusus ditetapkan Mendikbud Pasal 18 Penganggaran TPG Ketentuan penganggaran TPG bagi Guru yang diangkat Pemerintah Pusat, Pemda, dan Penyelenggara Pendidikan Masyarakat dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundangan 3
RESUME KETENTUAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 19 TAHUN 2017 TENTANG PERUBAHAN PP NOMOR 74/2008 TENTANG GURU TPG dan TK bagi Guru Tetap bukan Pasal 23 PNS Topik/ Penjelasan Tunjangan Profesi dan Tunjangan Khusus bagi Guru Tetap bukan PNS yang disetarakan dengan Guru PNS. Tunjangan Profesi dan tunjangan khusus bagi Guru Tetap bukan pegawai negeri sipil diberikan sesuai dengan kesetaraan tingkat, masa kerja, dan kualifikasi yang berlaku bagi Guru pegawai negeri sipil. 4
RESUME KETENTUAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 19 TAHUN 2017 TENTANG PERUBAHAN PP NOMOR 74/2008 TENTANG GURU Beban Kerja Guru Pengaturan Pasal 52 Topik/Penjelasan Beban Kerja Guru Ketentuan Pasal 52 diubah sehingga: 1. Pemenuhan beban kerja Guru “melaksanakan pembelajaran/pembimbingan” paling sedikit 24 jam tatap muka sampai dengan paling banyak 40 jam tatap muka dalam 1 minggu; 2. Pengaturan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah akan diatur dalam suatu Permendikbud 5
RESUME KETENTUAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 19 TAHUN 2017 TENTANG PERUBAHAN PP NOMOR 74/2008 TENTANG GURU Beban Kerja Pasal 54 Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Topik/Penjeasan Beban Kerja Kepala Sekolah dan Beban Kerja Pengawas Sekolah Ketentuan Pasal 54 diubah sehingga: 1. Beban kerja Kepala Sekolah meliputi tugas manajerial, pengembangan kewirausahaan, dan supervisi Guru dan tenaga kependidikan; 2. Kepala Sekolah dapat melaksanakan pembelajaran/pembimbingan untuk memenuhi kebutuhan Guru; 3. Beban kerja Pengawas Sekolah meliputi pengawasan, pembimbingan, dan pelatihan professional Guru; 4. Pengaturan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah akan diatur dalam suatu Permendikbud 6
RESUME KETENTUAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 19 TAHUN 2017 TENTANG PERUBAHAN PP NOMOR 74/2008 TENTANG GURU Ketentuan Peralihan Pengaturan Pasal 67 A Topik Penyaluran TPG Pengawas Sekolah tetap diberikan Tunjangan Profesi sampai dengan ditetapkan tunjangan profesi pengawas paling lama 2 tahun sejak PP No. 19/2017 diundangkan, yakni 2 Juni 2019 7
1 2 JENIS-JENIS TUNJANGAN 3 4 5 Tunjangan Profesi PNSD oleh Pemda Tunjangan Profesi Bukan PNS oleh Pusat Tunjangan Khusus Tambahan Penghasilan Insentif
Durasi : (Sinkron realtime) Tergantung kecepatan sekolah Durasi : 3 hari Tugas : 1. Kirim data dapodik 2. Setiap guru memastikan datanya benar termasuk gol & masakerja 3. Cek Validasi Data Guru melalui aplikasi online yg disediakan GTK SEKOLAH/GURU Durasi : Tergantung kecepatan Ditjen Dikdasmen/PAUD Tugas : 1. Menyiapkan aplikasi Dapodik 2. Struktur kurikulum/Spektrum/ Kode Referensi Tugas : 1. Baca data dari Dapodik 2. Validasi Data sesuaikan dgn Pasal 15 3. Infokan di Website 4. Menerbitkan SK 5. Membayar Tunj. Guru Bukan PNS SETDITJEN DIKDASMEN/PAUD Tugas : 1. Download SK (Durasi 1 Hari setelah terbit) 2. Bayar tanpa ada verifikasi dokumen lagi (Paling Lambat 7 hari setelah. SK terbit) GTK DINAS PROV/KAB/KOTA PENERBITAN SKTP Operator Sekolah Durasi : Tergantung kecepatan sekolah Durasi : 3 hari Durasi : 1 hari Jika pada hari yg sama telah dicentang dinas Rincian Tugas GTK dalam Pengelolaan Tunjangan Durasi : paling lambat 7 hari
Persyaratan menerima Tunjangan Profesi Menurut Pasal 15 Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2017 10
LAYANAN BERBASIS ONLINE UNTUK VALIDASI DATA GURU http: /info. gtk. kemdikbud. go. id
VALIDASI PASAL 15 PERATURAN PEMERINTAH 19/2017 a b f d
e c c
h c
Tampilan info pembayaran Tunjangan guru dengan status sudah SP 2 D dari Pemda
DOKUMEN ELEKTRONIK KEHADIRAN GURU PERHARI DISEKOLAH
Guru dapat melihat Gaji Pokoknya untuk memastikan nominal gaji sudah benar, Jika ada kesalahan dapat dikoreksi dengan memperbaiki dapodiknya
SIKLUS PEKERJAAN SEBELUM TERBIT SKTP SIKLUS PEKERJAAN SETELAH TERBIT SKTP Print Info GTK dan serahkan ke operator Dinas Periksa kebenaran data Print Info GTK yg sudah benar dan di paraf guru Lihat Info GTK AT U K R IPE D Koreksi jika ada salah data Durasi : Tergantung kecepatan dinas Centang usulan terbit SKTP Durasi : 2 hari Tarik data SKTP & Absensi Durasi : 1 hari Operator SIMTUN Durasi : 3 hari Durasi : 1 hari Durasi : Tergantung kecepatan sekolah Guru Awasi Pekerjaan Operator agar pengisian data benar - Sekolah Induk - Beban Kerja - Gol/Masakerja - NUPTK - Tgl Lahir - Status (PNS/Non) Buat SPM bagi yg terbit SKTP Operator SIMBAR Laporan Realisasi Durasi : paling lambat 7 hari SP 2 D YG terbayarkan Durasi : 2 hari Sinkron Dapodik Operator Sekolah Umumkan ke guru jika ada kesalahan gaji agar diperbaiki segera dapodiknya Status Pembayaran ke Rekening Guru
PROSEDUR PEROLEHAN DATA, VALIDASI, DAN TERBIT SK DAPODIK DIKDASMEN DATA MENTAH CENTANG KAB/KOTA DATA MENTAH DAPODIK PAUDDIKMAS VALIDASI DI BAGREN SKTP VALID DAPODIK TENDIK DATA MENTAH CENTANG PROVINSI
PERMASALAHAN YANG DIHADAPI Ada 2 Permasalahan Penting yaitu 1. Pemberkasan oleh instansi yang bayar Karena khawatir tidak sesuai lapangan, akibatnya : a. memperlambat pembayaran b. biaya dan waktu untuk membawa/mengirim berkas yang diminta c. potensi terjadi pungli Karena adanya interaksi antar personal 2. Pelaporan yang tidak tepat waktu dan tidak tepat jumlah berakibat : a. berpotensi memperlambat pembayaran seperti pemanfaatan anggaran untuk tujuan lain b. Ada sanksi bagi yg ada keterlambatan pembayarab (PMK 50/2017) c. Data realisasi yang cepat dan skurat sangat diperlukan menghitung kebutuhan anggaran tahun berikutnya
Sudah diangkat jadi guru 20 tahun sebelum Lahir
PASTIKAN DATA DAPODIK BENAR STATUS GURU PNS TIDAK MENGISI TMT TIDAK MENGISI MASA KERJA AKIBATNYA GAJI POKOK = 1. 500. 000
CUTI GURU 1. Guru PNSD yang sakit lebih dari 1 (satu) hari sampai dengan 14 (empat belas) hari berhak atas cuti sakit, dengan ketentuan bahwa PNS yang bersangkutan harus mengajukan permintaan secara tertulis kepada pejabat yang berwenang memberikan cuti dengan melampirkan surat keterangan dokter sesuai dengan ketentuan Peraturan Kepala BKN Nomor 24 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pemberian Cuti Pegawai Negeri Sipil. 2. Guru PNSD yang menggunakan cuti alasan penting paling lama 1 (satu) bulan berhak mendapatkan cuti alasan penting dengan ketentuan bahwa Guru PNSD yang bersangkutan harus mengajukan permintaan secara tertulis kepada pejabat yang berwenang memberikan cuti sesuai dengan ketentuan Peraturan Kepala BKN Nomor 24 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pemberian Cuti Pegawai Negeri Sipil. 3. Apabila guru PNSD yang bersangkutan tidak mengajar lebih dari 14 (empat belas) hari karena cuti sakit atau lebih dari 1 (satu) bulan karena cuti alasan penting berdasarkan isian catatan kehadiran dalam aplikasi Hadir GTK, maka kepada guru bersangkutan tidak dapat dibayarkan tunjangan profesinya. 23
KEKURANGAN BAYAR AKIBAT KGB/ KP/ GOLONGAN 1. Apabila terdapat kenaikan gaji berkala dan/atau kenaikan pangkat/golongan setelah terbitnya SKTP pada semester I, maka dinas pendidikan sesuai dengan kewenangannya tetap membayarkan tunjangan profesi sesuai SKTP dan selisih kenaikan gaji pokok akibat adanya kenaikan gaji berkala dan/atau kenaikan pangkat/golongan akan diakomodir pada SKTP semester II pada tahun berkenaan. 2. Apabila terjadi kekurangan bayar akibat kenaikan gaji berkala dan/atau kenaikan pangkat/golongan setelah terbitnya SKTP pada semester II tahun berkenaan, maka SKTP Kurang Bayar akan diterbitkan pada periode semester I tahun berikutnya. 3. SKTP Kurang Bayar sebagaimana dimaksud pada huruf b dapat dibayarkan apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1) memiliki SKTP reguler semester II pada tahun sebelumnya; dan 2) memiliki SKTP Kurang Bayar pada tahun berkenaan yang diterbitkan oleh Ditjen GTK untuk membayar kekurangan tunjangan profesi pada angka 1) yang didasarkan pada laporan kurang bayar pada aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pembayaran Tunjangan (SIM-Bar) yang menunjukkan kesesuaian penggunaan uang. 24
PEMBAYARAN TUNJANGAN PROFESI LEBIH BAYAR Apabila guru menerima kelebihan pembayaran tunjangan profesi pada semester I tahun berkenaan, maka nominal tunjangan profesi yang diterima oleh guru yang bersangkutan dapat disesuaikan pada semester II dalam tahun berkenaan. Apabila guru menerima kelebihan pembayaran tunjangan profesi pada semester II tahun berkenaan, maka guru yang bersangkutan harus mengembalikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 25
MUTASI GURU 1. Apabila terjadi perubahan tempat tugas atau status kepegawaian Guru PNSD antarsatuan pendidikan dan/atau antarjenis pendidikan ke lingkungan dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota yang berbeda, Guru PNSD yang bersangkutan melaporkan kepada pengelola tunjangan profesi dinas pendidikan asal dan wajib memperbaiki Dapodik di tempat tugas yang baru. Dinas Pendidikan asal menyesuaikan perubahan data pada aplikasi SIM-Tun sesuai dengan wilayah tugas yang baru. Ditjen GTK menerbitkan SKTP sesuai dengan tempat tugasnya yang baru. 2. Apabila terjadi perubahan tempat tugas setelah terbitnya SKTP, maka guru wajib menyerahkan hasil cetak (print out) info GTK yang telah diubah satminkal terbarunya kepada dinas pendidikan terdahulu agar pembayaran tunjangan profesi tetap dibayarkan oleh dinas pendidikan ditempat SKTP diterbitkan. 3. Apabila terjadi mutasi Guru PNSD dari satuan pendidikan di lingkungan kementerian lain ke satuan pendidikan di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, maka operator sekolah menginput data Guru PNSD yang bersangkutan ke dalam aplikasi Dapodik dan operator dinas pendidikan menambahkan data kelulusan sertifikasi Guru PNSD tersebut ke dalam aplikasi SIM-Tun. Ditjen GTK menerbitkan SKTP sesuai dengan tempat tugasnya yang baru. 26
PEMBAYARAN TUNJANGAN PROFESI GURU 1. Pemerintah daerah provinsi/kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya membayar Tunjangan Profesi Guru PNSD. 2. Setelah terbit SKTP Pemerintah Daerah provinsi/kabupaten/kota wajib membayarkan setiap triwulan Tunjangan Profesi, paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah diterimanya dana Tunjangan Profesi di rekening kas umum daerah (RKUD) provinsi/kabupaten/kota sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 3. Daftar usulan penerima Tunjangan Profesi yang merupakan lampiran Surat Perintah Membayar (SPM) dibuat dengan menggunakan data dari SIM-Bar yang disediakan oleh Direktorat Jenderal GTK. 27
PENGHENTIAN PEMBAYARAN TPG a. meninggal dunia, maka penghentian pembayarannya dilakukan pada bulan berikutnya; b. mencapai batas usia 60 tahun, maka penghentian pembayarannya dilakukan pada bulan berikutnya; c. mengundurkan diri atas permintaan sendiri, maka penghentian pembayarannya dilakukan pada bulan berkenaan; d. dinyatakan bersalah oleh pengadilan dan telah memiliki kekuatan hukum tetap, maka penghentian pembayarannya dilakukan pada bulan berkenaan; e. mendapat tugas belajar, maka penghentian pembayarannya dilakukan pada bulan berkenaan; f. tidak melaksanakan tugas/meninggalkan tugas mengajar tanpa surat tugas dari pejabat yang berwenang, maka penghentian pembayarannya dilakukan pada bulan berkenaan; dan/atau g. tidak bertugas lagi sebagai Guru atau pengawas sekolah, maka penghentian pembayarannya dilakukan pada bulan berkenaan. 28
PEMANTAUAN PEMBAYARAN TPG Penyaluran Tunjangan Profesi dapat dipantau oleh para pemangku kepentingan pendidikan melalui aplikasi SIM-Bar yang dapat diakses melalui website dan aplikasi smartphone. 29
PERMASALAHAN GURU MELAPOR KE PUSAT 1. Tunjangan profesi belum diterima guru, sebab SKTP belum terbit karena kesalahan input di Dapodik (tidak linier/JJM tidak normal), JJM 24 jam atau lebih tetapi tidak linier. 2. Guru PNS dan Non PNS sudah terbit SK, namun masih ada keterangan belum memenuhi syarat. 3. SKTP sudah terbit, menanyakan kapan pencairan. 4. Kelulusan sertifikasi mulok PLH tidak jelas, tidak ada mapel di kurikulum dan Perda. 30
APLIKASI BERBASIS ANDROID
- Slides: 32