REFLEKSI PRESTASI DAN BUDAYA OLAHRAGA DALAM PERSPEKTIF ILMU
REFLEKSI PRESTASI DAN BUDAYA OLAHRAGA DALAM PERSPEKTIF ILMU KEOLAHRAGAAN YANG INOVATIF OLEH : Prof Dr. Hari Setiono M. Pd Direktur Sports Science dan Fitness Center Universitas Negeri Surabaya Disampaikan pada : SEMINAR NASIONAL KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 31 OKTOBER 2016
WAWASAN BERPIKIR A N A M I R A D S U R A H D ? ? ? I A L IMU
PRESTASI OLAHRAGA ? Olahraga Prestasi adalah olahraga yang membina dan mengembangkan olahragawan secara terencana, berjenjang, dan berkelanjutan melalui kompetisi untuk mencapai prestasi dengan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi keolahrgaan
PEROLEHAN MEDALI PADA EVENT OLYMPIC PENYELENGGARA TAHUN EMAS PERAK PERUNGGU PERINGKAT Barcelona 1992 2 2 1 26 Atlanta 1996 1 1 2 41 Sidney 2000 1 3 2 31 Athena 2004 1 1 2 50 Beijing 2008 1 1 3 42 London 2012 - 1 1 63 Rio de Jeinero 2016 1 2 - 46
3
PERBANDINGAN MEDALI EMAS PADA ASIAN GAMES 2002 - 2014 16 14 JUMLAH MEDALI EMAS 12 10 8 6 4 2 0 2002 BUSAN 2006 DOHA 2010 GUANGZHOU 2014 INCHEON 4 INDONESIA 4 2 4 4 THAILAND 14 13 11 12 MALAYSIA 6 8 9 5 VIETNAM 4 3 1 1
ANALISA PERHITUNGAN MEDALI PON PERHITUNGAN PROSENTASE JUARA UMUM PON NO TAHUN PON TEMPAT TOTAL MEDALI JUARA UMUM MEDALI EMAS % 1 1969 VII SURABAYA 248 JAKARTA 101 40. 7 2 1973 VIII JAKARTA 311 JAKARTA 138 44. 3 3 1977 IX JAKARTA 314 JAKARTA 148 47. 1 4 1981 X JAKARTA 501 JAKARTA 149 29. 7 5 1985 XI JAKARTA 574 JAKARTA 251 43. 7 6 1989 XII JAKARTA 454 JAKARTA 107 23. 5 7 1993 XIII JAKARTA 422 JAKARTA 88 20. 8 8 1996 XIV JAKARTA 510 JAKARTA 141 27. 6 9 2000 XV SURABAYA 551 JAWA TIMUR 132 23. 9 10 2004 XVI PALEMBANG 623 JAKARTA 141 22. 6 11 2008 XVII KALTIM 749 JAWA TIMUR 139 18. 5 12 2012 XVIII RIAU 600 JAKARTA 110 18. 3 13 2016 XIX JABAR 756 JAWA BARAT ? ?
TENAGA KEOLAHRAGAAN Pasal 63 1. PELATIH 2. GURU/DOSEN 3. WASIT/JURI 4. MANAJER, PROMOTOR 5. PEMANDU / PENYULUH 6. INSTRUKTUR 7. TENAGA MEDIS 8. AHLI GIZI 9. AHLI BIOMEKANIKA 10. PSIKOLOG atau sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan kegiatan olahraga
ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KEOLAHRAGAAN PP. 16. PASAL 75. Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi keolahragaan secara terencana dan berkelanjutan, dilakukan melalui : a) Penyusunan rencana dan program nasional pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi keolahragaan. b) Pengkajian, penelitian dan pengembangan c) Uji coba ilmu pengetahuan dan teknologi keolahragaan d) Alih teknologi keolahragaan e) Diseminasi dan sosialisasi hasil penelitian dan pengembangan f) Pemanfaatan hasil penelitian dan pengembangan g) Analisis dan evaluasi program dan dampak hasil penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi keolahragaan
KONDISI / PERMASALAHAN 1. Jumlah dan kualitas tenaga Pendukung keolahragaan yang masih rendah 2. Jumlah Tenaga Pendukung keolahragaan yang kurang dan kualitas yang relatif masih rendah serta penyebarannya yang tidak merata 3. Rendahnya profesionalisme SDM Keolahragaan 4. Sistem penyelenggraan pendidikan/penataran pelatihan Ketenagaan pendukung yang tidak berjenjang dan belum mengacu pada standar program penataran/pelatihan yang ada 5. Masih belum dimilikinya standar kompetensi tenaga keolahragaan secara nasional 6. Sistem akreditasi keolahragaan nasional yang masih lemah 7. Masih rendahnya dukungan dana bagi penyelenggaraan penataran/pelatihan di daerah
KONDISI FAKTUAL AKADEMISI MANTAN ATLET KELEBIHAN • PENGUASAN SKILL • PENGALAMAN DILAPANGAN • PENGALAMAN BERTANDING Ø PENGUSAAN LATIHAN 2 FISIK Ø PENGUASAAN PSYCHOLOGY Ø PENGUASAAN SPORT SCIENCE Ø PENYUSUNAN PROGRAM LATIHAN KELEMAHAN Ø PENGUSAAN LATIHAN 2 FISIK Ø PENGUASAAN PSYCHOLOGY Ø PENGUASAAN SPORT SCIENCE Ø PENYUSUNAN PROGRAM LATIHAN § PENGUASAAN SKILL § PENGALAMAN DI LAPANGAN § PENGALAMAN BERTANDING
MISI Menyikapi kondisi saat ini Membangun komitmen sesama lembaga Membangun komitmen untuk peningkatan kualitas SDM dan keilmuan.
PENYELENGGARAAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KEOLAHRAGAAN Pasal 81 ayat 4 Alih teknologi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bertujuan mempercepat penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi keolahragaan modern melalui penyesuaian dengan budaya bangsa Indonesia untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan keolahragaan nasional
APLIKASI SPORT SCIENCE BAGAIMANA MENYELEKSI POTENSI ATLET DENGAN APLIKASI ILMU PENGETAHUAN TEKNOLOGI ?
ARAH SPORT SCIENCE 1. 2. 3. 4. 5. 6. Memprediksi dan membandingkan hasil dari tes yang telah dilakukan Memonitor hasil pelatihan yang telah dilakukan Dapat digunakan sebagai penentu keputusan Menetapkan suatu tujuan, apabila perlu dilakukan suatu revisi program Dapat digunakan untuk melakukan identifikasi bakat dan penentuan sasaran Sebagai bahan untuk memberikan motivasi.
POWER EQUIPMENT
Pemeriksaan BMD (Bone Mineral Densitometry) dan Total Body Compositio dengan DXA Hasil Pemeriksaan Kepadatan Tulang Untuk Mengukur Kepadatan Tulang dan Komposisi Tubuh Hasil Pemeriksaan Komposisi Tubuh
Untuk menilai kekuatan otot tulang belakang Hasil Pemeriksaan Alat Pegassus
Untuk mendeteksi tekanan abnormal, gerakan asimetris, tekanan asimetris, dan mendeteksi dini diabetic foot syndrome Hasil Pemeriksaan Telapak Kaki dengan Pedoscan
HUMAC NORM Untuk Pengukuran range of motion Hasil Pemeriksaan dengan Alat Humac Norm 20
CENTAUR Untuk Rehabilitasi Pasca Cedera Tulang Belakang Hasil Pemeriksaan dengan Alat Centaur 21
FISIOTERAPI 22
M I R TE H I S A K A
- Slides: 23