RANGKAIAN SEKUENSIAL Rangkaian Logika Kombinasi Rangkaian Logika Sekuensial

  • Slides: 19
Download presentation
RANGKAIAN SEKUENSIAL

RANGKAIAN SEKUENSIAL

Rangkaian Logika Kombinasi Rangkaian Logika Sekuensial

Rangkaian Logika Kombinasi Rangkaian Logika Sekuensial

Rangkaian logika kombinasi Masukan Rangkaian Logika Kombinasi Keluaran

Rangkaian logika kombinasi Masukan Rangkaian Logika Kombinasi Keluaran

Rangkaian logika sekuensial Masukan Rangkaian logika Kombinasi Present State Keluaran Next State Elemen Penyimpan

Rangkaian logika sekuensial Masukan Rangkaian logika Kombinasi Present State Keluaran Next State Elemen Penyimpan q Rangkaian yang memiliki keluaran yang bergantung tidak hanya pada sumber masukan, tetapi juga pada masukan sekuen yang sebelumnya, yang berubah-ubah terhadap waktu.

Adalah suatu rangkaian yang dapat menyimpan state biner (sepanjang masih terdapat power pada rangkaian)

Adalah suatu rangkaian yang dapat menyimpan state biner (sepanjang masih terdapat power pada rangkaian) sampai terjadi perubahan pada sinyal inputnya. n Merupakan suatu rangkaian digital yang mempunyai 2 (dua) buah output yang satu sama lain mempunyai keadaan output yang berbeda. n

Rangkaian Logika Sekuensial Asinkron Rangkaian Logika Sekuensial Sinkron

Rangkaian Logika Sekuensial Asinkron Rangkaian Logika Sekuensial Sinkron

Rangkaian Sekuensial Asinkron Rangkaian sekuensial yang berperilaku bergantung pada masukan-masukan yang diterapkan. n Elemen

Rangkaian Sekuensial Asinkron Rangkaian sekuensial yang berperilaku bergantung pada masukan-masukan yang diterapkan. n Elemen memori digunakan di dalam rangkaian asinkron umumnya merupakan piranti time delay. n Sebuah rangkaian sekuensial dapat dipandang sebagai rangkaian kombinasi dengan umpan balik. n 7

Rangkaian Sekuensial Sinkron n 8 Rangkaian sekuensial yang memiliki keadaan yang hanya dapat digunakan

Rangkaian Sekuensial Sinkron n 8 Rangkaian sekuensial yang memiliki keadaan yang hanya dapat digunakan pada waktu diskrit. Sinkronisasi dicapai menggunakan piranti pewaktu yang disebut System Clock Generator, yang membangkitkan deret periode waktu pulsa. Waktu pulsa dimasukkan ke semua sistem melalui keadaan internal (yakni bagian dari memori) yang hanya berpengaruh ketika waktu pulsa memicu rangkaian. Rangkaian sekuensial sinkron menggunakan pewaktu pada masukan elemen memori yang disebut Clock Sequential Circuit.

Clock Sequential Circuit n n n 9 Rangkaian sekuensial pewaktu menggunakan sebuah elemen memori

Clock Sequential Circuit n n n 9 Rangkaian sekuensial pewaktu menggunakan sebuah elemen memori yang dikenal sebagai Flip-Flop. Sebuah flip-flop merupakan sebuah rangkaian elektronika yang digunakan untuk menyimpan 1 bit informasi, dan membentuk 1 bit sel memori. Flip-Flop memiliki dua keluaran, satu keluaran memberikan nilai bit biner yang disimpan semi permanen dan yang lain memberikan nilai komplemen.

FLIP - FLOP n Flip-flop adalah rangkaian utama dalam logika sekuensial. Counter, register serta

FLIP - FLOP n Flip-flop adalah rangkaian utama dalam logika sekuensial. Counter, register serta rangkaian sekuensial lain disusun dengan menggunakan flipflop sebagai komponen utama. n Flip-flop adalah rangkaian yang mempunyai fungsi pengingat (memory). Artinya rangkaian ini mampu melakukan proses penyimpanan data sesuai dengan kombinasi masukan yang diberikan kepadanya. Data yang tersimpan itu dapat dikeluarkan sesuai dengan kombinasi masukan yang diberikan. n Nama lain dari flip-flop adalah multivibrator bistabil.

FLIP - FLOP n RANGKAIAN DASAR FLIP-FLOP Flip-flop dapat dibuat dari dua buah gerbang

FLIP - FLOP n RANGKAIAN DASAR FLIP-FLOP Flip-flop dapat dibuat dari dua buah gerbang NAND atau NOR Jenis – Jenis Flip – Flop : 1. RS Flip-flop (RS-FF) 2. D Flip-flop (D-FF) 3. JK Flip-flop (JK-FF)

RS FLIP-FLOP n Rangkaian R-S Flip-Flop dengan 2 buah gerbang NOR : Tabel Kebenaran

RS FLIP-FLOP n Rangkaian R-S Flip-Flop dengan 2 buah gerbang NOR : Tabel Kebenaran : S R 0 0 Keadaan memori 0 1 Keadaan reset 1 0 Keadaan set 1 1 0 0 Keadaan illegal

Cont… n Rangkaian R-S Flip-Flop dengan 2 buah gerbang NAND : Tabel Kebenaran :

Cont… n Rangkaian R-S Flip-Flop dengan 2 buah gerbang NAND : Tabel Kebenaran : S R 0 0 1 1 Keadaan illegal 0 1 Keadaan reset 1 0 Keadaan set 1 1 Keadaan memori

Cont… RS-FF mempunyai 4 kemungkinan keadaan output yaitu : n Keadaan Set apabila keadaan

Cont… RS-FF mempunyai 4 kemungkinan keadaan output yaitu : n Keadaan Set apabila keadaan output = 1 dan =0 n Keadaan Reset apabila keadaan output = 0 dan =1 n Keadaan memori apabila keadaan outputnya sama dengan keadaan output sebelumnya (mempertahankan keadaan set atau reset) n Keadaan illegal Keadaan ini tidak diinginkan karena kedua output mempunyai keadaan logika yang sama

R-S-T FLIP-FLOP Rangkaian : Tabel Kebenaran : T S R 0 X X 1

R-S-T FLIP-FLOP Rangkaian : Tabel Kebenaran : T S R 0 X X 1 0 0 1 0 1 1 1

D FLIP-FLOP n n n Kelemahan RS flip-flop adanya keadaan ilegal. Untuk mengatasi hal

D FLIP-FLOP n n n Kelemahan RS flip-flop adanya keadaan ilegal. Untuk mengatasi hal tersebut RS flip-flop dikembangkan menjadi D flip flop (Data atau Delay Flip Flop) yang hanya memiliki keadaan set, reset dan memori. Rangkaian dan tabel kebenaran D Flip-flop : T D 0 X 1 0 0 1 1 0

D FLIP-FLOP (CONT…)

D FLIP-FLOP (CONT…)

JK FLIP-FLOP n n Pada JK (Jack Kilby) flip-flop selain terdapat keadaan set, reset,

JK FLIP-FLOP n n Pada JK (Jack Kilby) flip-flop selain terdapat keadaan set, reset, dan memori, terdapat keadaan baru yang disebut keadaan toggle yaitu suatu keadaan output flip-flop yang merupakan komplemen dari keadaan output sebelumnya. Berikut ini rangkaian dan tabel kebenaran untuk J-K flip-flop yang aktif selama input T (clock) berlogika 1. T J K 0 X X 1 0 0 1 0 1 1 1

JK FLIP-FLOP Jika kedua data input pada keadaan nol, tidak akan terjadi perubahan pada

JK FLIP-FLOP Jika kedua data input pada keadaan nol, tidak akan terjadi perubahan pada output meskipun diberikan sinyal clock (output tetap) n Jika kedua data input pada keadaan satu, pada tiap pulsa clock data output akan berubah dari sebelumnya (komplemen dari data sebelumnya). n