RANGKAIAN LOGIKA Rangkaian Logika Kombinasional Rangkaian Logika Sekuensial

  • Slides: 36
Download presentation
RANGKAIAN LOGIKA Rangkaian Logika Kombinasional & Rangkaian Logika Sekuensial

RANGKAIAN LOGIKA Rangkaian Logika Kombinasional & Rangkaian Logika Sekuensial

Rangkaian Digital Rangkaian Kombinasional Rangkaian Sekuensial

Rangkaian Digital Rangkaian Kombinasional Rangkaian Sekuensial

Rangkaian Kombinasional • Rangkaian yang level logika keluarannya tergantung pada kombinasi dari level logika

Rangkaian Kombinasional • Rangkaian yang level logika keluarannya tergantung pada kombinasi dari level logika masukannya. • Rangkaian ini tidak memiliki sifat penyimpanan (memory), namun mempunyai kemampuan menyandi, menguraikan sandi, memilih dan menyalurkan data biner. • Contoh : Enkoder, Dekoder, Multiplekser, dan Demultiplekser, Adder, Comparator, Substractor.

Rangkaian Sekuensial • Rangkaian yang kondisi keluarannya dipengaruhi oleh kondisi masukan dan keadaan keluaran

Rangkaian Sekuensial • Rangkaian yang kondisi keluarannya dipengaruhi oleh kondisi masukan dan keadaan keluaran sebelumnya atau dapat juga dikatakan rangkaian yang bekerja berdasarkan urutan waktu. • Contoh : Flip-Flop, Counter, Register, dan Memory.

Rangkaian Kombinasional

Rangkaian Kombinasional

MULTIPLEKSER • Rangkaian logika yang digunakan untuk memilih informasi biner dari beberapa masukan data

MULTIPLEKSER • Rangkaian logika yang digunakan untuk memilih informasi biner dari beberapa masukan data (D 0, D 1, . . Dn) dan disalurkan ke satu keluaran Y. • Multiplexer tidak terbatas hanya 2 input data. Jika menggunakan 2 input, kita dapat multiplex sampai 4 sinyal data. Dengan 3 input, kita dapat memultiplex 8 sinyal.

Susunan Gerbang Logika untuk Fungsi Multiplekser

Susunan Gerbang Logika untuk Fungsi Multiplekser

TABEL KEBENARAN Input data Do , D 1 , D 2 , D 3

TABEL KEBENARAN Input data Do , D 1 , D 2 , D 3 Pemilih Data B A 0 0 1 1 0 1 Data output F Do D 1 D 2 D 3

DEMULTIPLEKSER • Rangkaian ini memerlukan satu input data dan satu atau lebih alamat, dan

DEMULTIPLEKSER • Rangkaian ini memerlukan satu input data dan satu atau lebih alamat, dan memilih output mana yang akan menerima sinyal input • Rangkaian yang sama juga dapat digunakan sebagai decoder, dengan menggunakan alamat inputnya sebagai sebuah bilangan biner dan menghasilkan sinyal output pada satu output yang sesuai dengan bilangan biner dari alamat input

DECODER • Jika kita perhatikan decoder ini sebenarnya mirip dengan demultiplexer, dengan satu pengecualian

DECODER • Jika kita perhatikan decoder ini sebenarnya mirip dengan demultiplexer, dengan satu pengecualian yaitu pada decoder ini tidak mempunyai data input. Input hanya digunakan sebagai data control • Contoh Decoder : BCD to Desimal, BCD to 7 segment, 3 to 8, dll

RANGKAIAN 3 TO 8 DECODER

RANGKAIAN 3 TO 8 DECODER

TABEL KEBENARAN INPUT OUTPUT A B C D 0 D 1 D 2 D

TABEL KEBENARAN INPUT OUTPUT A B C D 0 D 1 D 2 D 3 D 4 D 5 D 6 D 7 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 1 1 1 0 0 0 0 1

ENCODER • Sebuah encoder mengkonversikan input signal yang aktif menjadi output signal yang dikodekan

ENCODER • Sebuah encoder mengkonversikan input signal yang aktif menjadi output signal yang dikodekan • Contoh Encoder yaitu: Desimal to BCD, hex to biner, octal to biner, dll

RANGKAIAN DESIMAL TO BCD ENCODER

RANGKAIAN DESIMAL TO BCD ENCODER

FLIP- FLOP • Merupakan rangkaian logika yang dapat menyimpan informasi (memory)dalam biner “ 1”

FLIP- FLOP • Merupakan rangkaian logika yang dapat menyimpan informasi (memory)dalam biner “ 1” dan “ 0” • Mempunyai dua buah output yang selalu berada dalam kondisi berlawanan (Q) dan (Q)

Jenis- Jenisnya • SR Flip- Flop with clock • D- Flip Flop • T

Jenis- Jenisnya • SR Flip- Flop with clock • D- Flip Flop • T Flip- Flop • JK Flip- Flop

SR Flip- Flop

SR Flip- Flop

Tabel Kebenaran Gerbang Nand Mode Operasi Masukan S R Keluaran Q Q Pengaruh Pada

Tabel Kebenaran Gerbang Nand Mode Operasi Masukan S R Keluaran Q Q Pengaruh Pada Keluaran Q Larangan 0 0 1 1 Jangan digunakan Set 0 1 1 0 Pengesetan Q = 1 Reset 1 0 0 1 Peresetan Q = 0 Tetap 1 1 x x Tergantung Keadaan Sebelumnya

SR Flip Flop Gerbang NOR

SR Flip Flop Gerbang NOR

Tabel Kebenaran Gerbang Nor Mode Operasi Masukan S R Keluaran Q Q Pengaruh Pada

Tabel Kebenaran Gerbang Nor Mode Operasi Masukan S R Keluaran Q Q Pengaruh Pada Keluaran Q Tetap 0 0 x x Tergantung Keadaan Sebelumnya Set 0 1 Reset Q = 1 Reset 1 0 Set Q = 0 Larangan 1 1 0 0 Jangan Digunakan

SR Flip- Flop Dengan Clock

SR Flip- Flop Dengan Clock

Tabel Kebenaran Clock Masukan Keluaran Mode S R Q 0 x x Tetap 1

Tabel Kebenaran Clock Masukan Keluaran Mode S R Q 0 x x Tetap 1 0 0 Tetap 1 0 1 Reset 1 1 0 Set 1 1 1 Q Terlarang (1 dan 1)

Gerbang Nor

Gerbang Nor

Clock Masukan Keluaran Mode S R Q 1 x x Tetap 0 0 0

Clock Masukan Keluaran Mode S R Q 1 x x Tetap 0 0 0 Terlarang 0 0 1 Reset 0 1 0 Set 0 1 1 Q Tetap

D Flip Flop

D Flip Flop

Tabel Kebenaran Mode Operasi Masukan Asinkron Keluaran Sinkron PS CLR CLK D Asinkron Set

Tabel Kebenaran Mode Operasi Masukan Asinkron Keluaran Sinkron PS CLR CLK D Asinkron Set 0 1 X X Asinkron Reset 1 0 X X Terlarang 0 0 X X Set 1 1 Reset 1 1 1 0 Tetap 1 1 0 x Q Q

T FLIP FLOP

T FLIP FLOP

JK FLIP FLOP • Merupakan Flip Flop Universal (digunakan paling luas) • Simbol Logika

JK FLIP FLOP • Merupakan Flip Flop Universal (digunakan paling luas) • Simbol Logika • Dibentuk dari 2 buah SR Flip Flop dengan Clock yang dihubungkan menjadi satu • Output Flip Flop Pertama Input Flip Flop Kedua • Output Flip Flop Kedua Input Flip Flop Pertama • Flip Flop Pertama (Master/ Induk) Flip Flop Kedua (Slave/ Pembantu)

JK FLIP FLOP MASTER- SLAVE WITH PRESET & CLEAR

JK FLIP FLOP MASTER- SLAVE WITH PRESET & CLEAR

Tabel Kebenaran PR CLK J K Q Q MODE 0 0 X X X

Tabel Kebenaran PR CLK J K Q Q MODE 0 0 X X X FORBIDDEN Terlarang 0 1 X X X 1 Set 1 0 X X X 0 Reset 1 1 X 0 0 TETAP Tetap 1 1 1 0 Reset 1 1 0 1 Set 1 1 1 TOGEL Togel

Prinsip Kerja • Flip Flop 1(Master) bekerja pada saat clk 1, sedangkan Flip Flop

Prinsip Kerja • Flip Flop 1(Master) bekerja pada saat clk 1, sedangkan Flip Flop 2 (Slave) bekerja pada saat clk 0. • Clk = 1, master bekerja, slave no work • Clk = 0, master no work, slave kerja

Tabel Kebenaran diagram waktu Detak J K Q Q 0 x x Tetap 1

Tabel Kebenaran diagram waktu Detak J K Q Q 0 x x Tetap 1 0 0 Tetap 1 1 0 Set 1 0 1 Reset 1 1 1 Toggle Mode

Rangkaian Clock

Rangkaian Clock

Contoh Aplikasi

Contoh Aplikasi