RANGKAIAN LOGIKA KOMBINASIONAL 1 175 DEFINISI RANGKAIAN LOGIKA

  • Slides: 16
Download presentation
RANGKAIAN LOGIKA KOMBINASIONAL (1) 175

RANGKAIAN LOGIKA KOMBINASIONAL (1) 175

DEFINISI : RANGKAIAN LOGIKA DIMANA OUTPUT HANYA DITENTUKAN OLEH KOMBINASI LOGIKA INPUT BLOK DIAGRAM

DEFINISI : RANGKAIAN LOGIKA DIMANA OUTPUT HANYA DITENTUKAN OLEH KOMBINASI LOGIKA INPUT BLOK DIAGRAM : 176

Prosedur Desain 1. 2. 3. 4. 5. 6. Menentukan Spesifikasi Rangkaian Menentukan Algoritma Menentukan

Prosedur Desain 1. 2. 3. 4. 5. 6. Menentukan Spesifikasi Rangkaian Menentukan Algoritma Menentukan Tabel Kebenaran Menentukan Fungsi Keluaran Rangkaian Menentukan Diagram Logika Menguji Hasil Keluaran 177

Desain Rangkaian Aritmatika Dasar (Half Adder) Operasi yang dilakukan : (Berhubungan dengan pros. 1

Desain Rangkaian Aritmatika Dasar (Half Adder) Operasi yang dilakukan : (Berhubungan dengan pros. 1 dan pros. 2) (a) (c) 0 +0 0 1 +0 1 0 +1 1 (b) (d) 1 +1 10 Carry Bit Sum Bit 178

Lanjutan Desain Rangkaian Half Adder Penentuan Tabel Kebenaran (Prosedur 3) : A B Carry

Lanjutan Desain Rangkaian Half Adder Penentuan Tabel Kebenaran (Prosedur 3) : A B Carry Sum 0 0 1 1 0 1 0 0 0 1 1 0 179

K-Map dari tabel kebenaran (Prosedur 4) : Hasil Realisasi Rangkaian Half Adder (Prosedur 5)

K-Map dari tabel kebenaran (Prosedur 4) : Hasil Realisasi Rangkaian Half Adder (Prosedur 5) : 180

Rangkaian Full Adder Tabel Kebenaran Rangkaian Full Adder : A B Cin Sum Cout

Rangkaian Full Adder Tabel Kebenaran Rangkaian Full Adder : A B Cin Sum Cout 0 0 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 181

K-Map dari Tabel Kebenaran : 182

K-Map dari Tabel Kebenaran : 182

Rangkaian Multiplexer 2 ke 1 Tabel Kebenaran : X 1 X 2 S F

Rangkaian Multiplexer 2 ke 1 Tabel Kebenaran : X 1 X 2 S F 0 0 0 1 1 1 0 1 X 2 S F 1 X 2 0 X 1 0 1 X 2 0 1 1 1 Bentuk Tabel Kebenaran Lengkap Bentuk Penyederhanaan 183

K-Map dari Tabel Kebenaran : Realisasi dan Simbol Rangkaian : 184

K-Map dari Tabel Kebenaran : Realisasi dan Simbol Rangkaian : 184

Rangkaian Decoder Tabel Kebenaran : w 1 w 0 y 3 y 2 y

Rangkaian Decoder Tabel Kebenaran : w 1 w 0 y 3 y 2 y 1 y 0 0 0 1 0 1 0 0 1 1 1 0 0 0 Diagram Blok Decoder : Persamaan Berdasarkan Tabel Kebenaran : y 0 = En. y 1 = En. w 0 y 2 = En. w 1 y 3 = En. w 1. w 2 185

Rangkaian Realisasi Decoder 186

Rangkaian Realisasi Decoder 186

Contoh Kasus : Saklar Pengontrol Cahaya Ruangan Suatu ruangan yang memiliki 3 buah pintu

Contoh Kasus : Saklar Pengontrol Cahaya Ruangan Suatu ruangan yang memiliki 3 buah pintu dan pada setiap pintu terdapat saklar yang mengontrol cahaya pada ruangan. Kondisi hidup atau matinya lampu tergantung pada kombinasi hubungan ketiga saklar. Lampu akan menyala jika salah satu atau seluruh saklar dalam kondisi on. Sedangkan lampu akan padam jika tidak ada saklar yang on atau terdapat dua diantara tiga saklar dalam kondisi on. Jika ketiga saklar dinyatakan sebagai x 1, x 2, dan x 3 dengan kondisi saklar on = level logika ‘ 1’ serta off = level logika ‘ 0’ 187

Tabel Kebenaran Berdasarkan Ilustrasi Soal : x 1 x 2 x 3 f(x 1,

Tabel Kebenaran Berdasarkan Ilustrasi Soal : x 1 x 2 x 3 f(x 1, x 2, x 3) 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 1 1 0 0 1 1 188

Realisasi Dalam Bentuk Kanonikal SOP (Sum-of-Product) f = m 1 + m 2 +

Realisasi Dalam Bentuk Kanonikal SOP (Sum-of-Product) f = m 1 + m 2 + m 4 + m 7 189

Realisasi Dalam Bentuk Kanonikal POS (Product-of-Sum) f = M 0. M 3. M 5.

Realisasi Dalam Bentuk Kanonikal POS (Product-of-Sum) f = M 0. M 3. M 5. M 6 190