Ragam Ilmiah dalam Menulis Akademik Nama Kelompok 1

  • Slides: 25
Download presentation
Ragam Ilmiah dalam Menulis Akademik

Ragam Ilmiah dalam Menulis Akademik

Nama Kelompok : 1. Kukuh Adhi Bachtiar 2. Aprilia Dwi Ningtyas 3. Nilatul Mufidah

Nama Kelompok : 1. Kukuh Adhi Bachtiar 2. Aprilia Dwi Ningtyas 3. Nilatul Mufidah 4. Khusnul Khuluki 5. Yekti Umami

Berdasarkan pengamatan terhadap beberapa karangan yang dibuat oleh mahasiswa, baik karangan ilmiah maupun populer,

Berdasarkan pengamatan terhadap beberapa karangan yang dibuat oleh mahasiswa, baik karangan ilmiah maupun populer, penulis menemukan beberapa ketidaksantunan berbahasa, seperti penerapan ejaan yang salah, pilihan kata yang tidak baku, kalimat yang tidak efektif, paragraf yang tidak padu, dan konfensi penulisan yang tidak teratur.

1. Ketidaksamaan ejaan Ejaan adalah seperangkat aturan atau kaidah yang mengatur cara melambangkan bunyi,

1. Ketidaksamaan ejaan Ejaan adalah seperangkat aturan atau kaidah yang mengatur cara melambangkan bunyi, cara memisahkan atau menggabungkan kata, dan cara menggunakan tanda baca. Ejaan yang berlaku sekarang adalah ejaan yang disempurnakan (EYD).

Menurut EYD, penulisan judul menggunakan huruf kapital diawal kata kecuali kata lugas. Selain itu,

Menurut EYD, penulisan judul menggunakan huruf kapital diawal kata kecuali kata lugas. Selain itu, pada titik tidak digunakan dibelakang subjudul dan penulisan subjudul pun tidak menggunakan huruf miring, kecuali judul buku.

Penulisan judul yang salah : a. Latar belakang masalah b. Rumusan masalah ‘’Pengaruh Potongan

Penulisan judul yang salah : a. Latar belakang masalah b. Rumusan masalah ‘’Pengaruh Potongan Harga Terhadap Nilai Penjualan Pada Produk Air Minum PT Romeo Alam Segar’’ Penulisan yang benar yaitu : a. Latar Belakang Masalah b. Rumusan Masalah ‘’Pengaruh Potongan Harga terhadap Nilai Penjulan pada Produk Air Minum PT Romeo Alam Segar’’

Menurut EYD, selain tidak digunakan dibelakang judul, mata uang, timbangan, dan ukuran, tanda titik

Menurut EYD, selain tidak digunakan dibelakang judul, mata uang, timbangan, dan ukuran, tanda titik tidak digunakan dibelakang singkatan kata yang terdiri atas huruf awal kapital. Penulisan singkatan Perseroan Terbatas yang benar adalah PT (tanpa menggunakan tanda titik).

Dalam masyarakat kita terdapat bermacam gelar, umpamanya gelar akademik, gelar adat, gelar keagamaan, dan

Dalam masyarakat kita terdapat bermacam gelar, umpamanya gelar akademik, gelar adat, gelar keagamaan, dan gelar kehormatan. Sebagai contoh, gelar doktor. Ada yang menulisnya dengan singkatann yang menggunakan huruf besar (DR) dan ada juga dengan (Dr). Dalam Ejaan Bahasa Indonesia yang disempurnakan singkatan yang benar ialah (Dr).

Jika gelar lebih dari satu, sebaiknya digunakan saja gelar yang tertinggi, tetapi tidak ada

Jika gelar lebih dari satu, sebaiknya digunakan saja gelar yang tertinggi, tetapi tidak ada larangan menggunakan semua gelar tersebut. Contoh : Prof. Dr. Cut Ita Ali Wiwik Widyastuti, S. I. P. , M. Sc. Gelar-gelar agama ditulis sebelum nama : Prof. Dr. H. Soetedjo Oetojo, M. A. Drs. K. H. Imam Hanafi, S. Ag.

Selanjutnya, ketidaksantunan ejaan terletak pada penulisan kata depan di dan awalan di-. Menurut EYD,

Selanjutnya, ketidaksantunan ejaan terletak pada penulisan kata depan di dan awalan di-. Menurut EYD, penulisan kata depan di dan awalan di - dibedakan. Cara penulisan kata depan di dipisah dari kata tempat atau benda yang mengikuti, sedangkan penulisan awalan di- digabung dengan kata kerja atau sifat yang mengikuti.

Dengan demikian kesalahan pada kata diberbagai, dijalan, di jalankan, dan di mungkiri dapat dikoreksi

Dengan demikian kesalahan pada kata diberbagai, dijalan, di jalankan, dan di mungkiri dapat dikoreksi menjadi di berbagai, di jalan, dijalankan, dan dimungkiri. Jika anda tetap menulis di mungkiri berarti mungkiri adalah nama tempat.

2. Ketidaksamaan Diksi dan Kalimat Diksi adalah pilihan kata dalam mengungkapkan apa yang ingin

2. Ketidaksamaan Diksi dan Kalimat Diksi adalah pilihan kata dalam mengungkapkan apa yang ingin disampaikan. Terdapat ketidaksantunan diksi dalam makalah yaitu berhubungan dengan pemilihan kata baku dan tidak baku. Ø Kata tidak baku : Mentargetkan Memroduksi Kwalitas Ø Kata baku : Menargetkan Memproduksi kualitas

Syarat pada penulisan diksi : a. Penulis membedakan kata-kata yang khusus dan kata yang

Syarat pada penulisan diksi : a. Penulis membedakan kata-kata yang khusus dan kata yang umum. b. Penulis membedakan kata-kata denotatif dan konotatif. c. Bedakan kata-kata yang hampir sama tapi penerapannya berbeda. d. Penulis waspada terhadap kata-kata yang nyaris sama ucapannya. e. Membedakan homopo dan homograf. f. Menghindari bahasa yang sudah kadaluwarsa. g. Menghindari kata-kata ciptaan sendiri. h. Menghindari kata-kata bahasan substandar dan nonstandar. i. Menjaga konsistensi diksi.

Pembentukan awalah me- akan luluh jika menghadapi kata-kata yang berhuruf awal (s), (p), (t),

Pembentukan awalah me- akan luluh jika menghadapi kata-kata yang berhuruf awal (s), (p), (t), dan (k), kecuali kluster seperti (kr), (pr), (tr), dan (sp). Dengan demikian, diksi yang benar bukan bentuk mentargetkan dan memroduksi, melainkan bentuk menargetkan dan memproduksi.

Selanjutnya, pemilihan kata kwalitas yang diserap dari bahasa inggris quality adalah salah, seharusnya kualitas.

Selanjutnya, pemilihan kata kwalitas yang diserap dari bahasa inggris quality adalah salah, seharusnya kualitas. Ketidaksantunan yang lain terletak juga pada pemilihan kata yang boros dan idiomatik yang salah sehingga kalimat menjadi tidak efektif.

3. Ketidaksantunan Paragraf kalimat-kalimat yang terangkai akan membentuk paragraf. Paragraf yang baik harus memenuhi

3. Ketidaksantunan Paragraf kalimat-kalimat yang terangkai akan membentuk paragraf. Paragraf yang baik harus memenuhi persyaratan kepaduan. Persyaratan kepaduan ini dapat tercapai jika menerapkan penggunaan kata penghubung antar kalimat.

Kata tetapi dan sehingga bukan merupakan kata penghubung antar kalimat melainkan kata penghubung intrakalimat.

Kata tetapi dan sehingga bukan merupakan kata penghubung antar kalimat melainkan kata penghubung intrakalimat. sebaliknya, kata namun bukan kata penghubung intrakalimat, melainkan kata penghubung antarkalimat yang berfungsi menghubungkan antar kalimat yang satu dengan yang lain.

Contoh ketidaksantunan: a. Sudah tidak bisa dimungkiri dalam kehidupan manusia, kebutuhan air minum merupakan

Contoh ketidaksantunan: a. Sudah tidak bisa dimungkiri dalam kehidupan manusia, kebutuhan air minum merupakan faktor utama. Di berbagai belahan bumi peningkatan kesehatan sangatlah berhubungan erat dengan masalah air minum. Secara ilmiah sumber air minum yang terdapat dalam belahan bumi yang beriklim empat musim dapat dikategorikan lebih baik, namun daerah yang beriklim dua musim sangat dilema, terutama di indonesia yang sampai saat ini masih sulit mendapatkan standar kualitas air minum yang baik.

Paragraf tersebut dapat diperbaiki seperti berikut: a. Sudah tidak bisa dipungkiri dalam kehidupan manusia,

Paragraf tersebut dapat diperbaiki seperti berikut: a. Sudah tidak bisa dipungkiri dalam kehidupan manusia, kebutuhan air minum merupakan faktor utama. Di berbagai belahan bumi peningkatan kesehatan sangat berhubungan erat dengan masalah air minum. Secara ilmiah sumber air minum yang terdapat dalam belahan bumi yang beriklim empat musim dapat dikatagorikan lebih baik, tetapi daerah yang beriklim dua musim sangat dilema, terutama di indonesia yang sampai saat ini masih sulit mendapatkan standar kualitas air minum yang baik.

Konvensi penulisan karangan ilmiah adalah kaidah yang mengatur penampilan karangan ilmiah agar teratur. Keteraturan

Konvensi penulisan karangan ilmiah adalah kaidah yang mengatur penampilan karangan ilmiah agar teratur. Keteraturan yang tanpak pada penulisan karangan ilmiah adalah sistematik penomoran.

Tujuan Penelitian Adapun tujuan penelitian yaitu : a. Untuk mengetahui hubungan antara potongan harga

Tujuan Penelitian Adapun tujuan penelitian yaitu : a. Untuk mengetahui hubungan antara potongan harga dan nilai penjualan pada PT Romeo Alam Segar; b. Untuk mengetahui pengaruh potongan harga terhadap nilai penjualan Romeo Alam Segar.

Tujuan Penelitian Adapun tujuan penelitian ini yaitu 1. 2. Untuk mengetahui hubungan potongan harga

Tujuan Penelitian Adapun tujuan penelitian ini yaitu 1. 2. Untuk mengetahui hubungan potongan harga dengan nilai penjualan pada PT Romeo Alam Segar; Untuk mengetahui pengaruh potonga harga terhadap nilai penjualan pada pt Romeo Alam Segar.

Perhatikan penggunaan tanda baca setelah kata yaitu dan yaitu sebagai berikut. Seringkali mahasiswa menggunakan

Perhatikan penggunaan tanda baca setelah kata yaitu dan yaitu sebagai berikut. Seringkali mahasiswa menggunakan tanda baca titik dua setelah kata yaitu dan yaitu sebagai berikut. Padahal, penggunaan tanda titik da setelah kata yaitu dan yaitu sebagai berikut mubazir karena memiliki arti yang sama. Tanda titik dua mempunyai arti yaitu, adalah, yakni, dan ialah. Jadi, penggunaan tanda titik dua dan yaitu merupakan satu pilihan.

Selanjutnya, perhatikan penggunakan huruf kapital di awal kalimat perincian. Gunakan huruf kapital jika kalimat

Selanjutnya, perhatikan penggunakan huruf kapital di awal kalimat perincian. Gunakan huruf kapital jika kalimat sebelum perincian menggunakan yaitu sebagai berikut. (diakhiri tanda titik) dan gunakan hiruf kecil jika diakhiri kata yaitu (tanpa diakhiri tanda titik dua) atau. . . berikut: (diakhiri tanda titik dua).