Radiografi sistem traktus gastrointestinal dan hepatobilier Oleh dr
Radiografi sistem traktus gastrointestinal dan hepatobilier Oleh : dr Robert Mangiri Sp. Rad , MSc
Anatomi sistem digesti n Alimentary Canal n n n Mulut faring Esofagus gaster usus halus/besar
Anatomi sistem digesti n Accessory glands Liver n Gallbladder n Salivary gldans n Pancreas n
Pemeriksaan radiografi
OMD (Oesophagus, Maag, Duodenum) Atau barium meal merupakan suatu pemeriksaan radiografik esofagus, maag dan duodenum dengan menggunakan kontras (yang lazim digunakan adalah barium sulfat ). Bisa berupa pemeriksaan single contrast bila kontras yang digunakan hanya barium, bisa juga double contrast bila udara juga dipompakan ke dalam kolon.
Syarat/persiapan n n n n Pasien mengonsumsi makanan konsistensi lunak, rendah serat, rendah lemak. Minum air sebanyak mungkin agar tinja tetap lembek. Pemberian pencahar. Satu hari sebelum pemeriksaan, pasien makan bubur kecap. Jam 20. 00 makan malam terakhir Jam 22. 00 pasien makan garam inggris dan mulai puasa Boleh minum maksimal 100 cc sampai jam 12 malam Kurangi bicara dan merokok untuk menghindari
Media kontras n n Barium sulfate n Larut udara Kontras media iodin n Larut udara n Rasa tidak enak n Tidak menempel ke dinding alimentarium n Diindikasikan jika ada perforasi
Media kontras n n udara n Sebagai media negatif n Biasanya diberikan sebagai kristal karbon dioxide ingesti Barium dan udara sering digunakan sebagai kontras ganda
Proyeksi PA atau AP n n Tampak gambaran opak memanjang dari esofagus pars cervicalis, pars thoracica hingga pars abdominalis. Pada OMD setelah kontras hampir habis tampak gambaran selaput lendir esofagus yang sejajar.
Posisi RAO atau LAO Proyeksi Lateral
Struktur yang terlihat/evaluasi film n n n Seluruh barium memenuhi esofagus dari leher ke gaster Barium harus memenetrasi jaringan Struktur sekitar harus tampak, tidak overpenetrated Tidak ada rotasi pada AP, PA, atau proyeksilateral esofagus harus tampak antara jantung dan vertebra pada posisi oblique
Radiografi gaster
Proyeksi PA Struktur yang terlihat? Bentuk, ukuran dan posisi relatif dari gaster Evaluasi: Semua bagian anatomi Tidak ada rotasi Paparan cukup untuk penetrasi barium Struktur sekitar tampak
PA Oblique n n Struktur n Seluruh loop duodenal n Gambar yang baik penuh kontras dari canalis pyloric dan bulbus duodenum Evaluasi n Semua bagian anatomi n Tidak ada superimposisi dari pylorus dan bulbus duodenal n Bulbus dudenal dan loop tampak penuh kontras
AP Oblique n n Struktur n Porsio fundus gaster dipenuhi oleh barium Evaluasi n Semua bagian anatomi n Tidak ada superimposisi dari pylorus dan bulbus duodenum n Barium memenuhi fundus
Proyeksi Lateral n Struktur Canalis Pyloric dan bulbus duodenal pada pasien hypersthenic Evaluasi n Tidak ada rotasi n Seluruh bagian anatomi n n
Kontras tunggal v. ganda n Kontras tunggal n Menunjukkan bentuk, ukuran, dan posisi gaster n Melihat perubahan kontour dari gaster selama peristalsis n Melihat filling dari bulbus doudenal
Kontras ganda n Batas mukosa dapat dilihat dengan jelas n Lesi kecil sangat mudah dilihat
perbandingan
Radiografi duodenum, jejunum, ileum n n n pada gambaran radiologis duodenum tampak suatu saluran tertutup yang letaknya setelah pylorus karena sfingter pylorus yang selalu tertutup. Duodenum tampak berujung buntu duodenal cap Papila vatter tampak lusen menonjol ke lumen sisi medial pasr descendens
Follow Through Usus Halus Immediate 15 minutes
Follow Through Usus Halus 30 1 hour
Radiografi Colon
Colon in loop Atau barium enema merupakan suatu pemeriksaan radiografik kolon dengan menggunakan kontras (yang lazim digunakan adalah barium sulfat ) yang dimasukkan ke dalam kolon. Bisa berupa pemeriksaan single contrast bila kontras yang digunakan hanya barium, bisa juga double contrast bila udara juga dipompakan ke dalam kolon.
Syarat/persiapan n n n n Pasien mengonsumsi makanan konsistensi lunak, rendah serat, rendah lemak. Minum air sebanyak mungkin agar tinja tetap lembek. Pemberian pencahar. Satu hari sebelum pemeriksaan, pasien makan bubur kecap. Jam 20. 00 makan malam terakhir Jam 22. 00 pasien makan garam inggris dan mulai puasa Boleh minum maksimal 100 cc sampai jam 12 malam Kurangi bicara dan merokok untuk menghindari
Kontras tunggal/ganda n Tunggal Menggambarkan anatomi, dan tonus dari colon bersama dengan kelainannya Feces
Kontras ganda Double Mampu memvisualisasi lumen jika ada polip atau lesi n
colon Bagian muskuler mengandung serabut eksternal dari otot yang disebut taeniae coli n Serabut ini membentuk kantung yang disebut haustra coli n
Proyeksi AP - Barium Enema n n Bagian muskuler mengandung serabut eksternal dari otot yang disebut taeniae coli Serabut ini membentuk kantung yang disebut haustra coli
Proyeksi AP Oblique - BE LPO – flexura coli dextra, bagian ascending dan sigmoid colon RPO – flexura coli sinister, colon descending Harus menampakkan seluruh area colon
Proyeksi PA Oblique - Barium Enema n n n Paling bagus menunjukkan flexura hepatika Bagian colon sigmoid dan ascending Seluruh colon akan tampak
PA Oblique (LAO) - BE n n Menunjukkan area descending colon Seluruh colon harus tampak
Proyeksi Lateral - Barium Enema Paling baik menunjukkan bagian rectum dan colon sigmoid Area rectosigmoid harus ditengah, tidak terputar
Posisi decobitus lateral kiri - BE Bagian atas adalah air-filled n Harus menunjukkan selurh colon n Bagian yang airfilled tidak boleh overpenetrated n
Posisi Upright - Barium Enema n Menunjukkan air-filled pada flexura dan colon transversum
Chassard Lapine’ Menunjukkan rektum, rectosigmoid juntion dan sigmoid
Radiografi hepatobilier n Untuk pemeriksaan radiologi organ hepatobilier biasanya menggunakan ultrasonografi (USG) karena mampu memberikan gambaran yang cukup jelas dan lebih efisien.
USG Hepar n n n Terlihat permukaan licin dengan tepi yang tajam. Gema dari parenkim hati berdensitas halus tersebar rata (homogen), terlihat jelas gambaran sistem portal dan vena hepatika. Saluran empedu intrahepatal terletak sejajar dengan vena porta karena diameternya yang kecil, maka tidak tampak
USG kandung empedu n n n Terlihat sebagai bangunan kistik dengan bentuk seperti telur. Dindingnya jelas, rata, mempunyai ketebalan <3 mm, gema tinggi, lumennya tampak bebas gema. Biasanya menempel pada permukaan bawah hepar lobus kanan, sebelah anterior ginjal dan dalam fossa kandung empedu
- Slides: 39