RADIOAKTIVITAS Alfa Beta Gamma Sifat Dinamis Inti Radioaktivitas
RADIOAKTIVITAS Alfa Beta Gamma
Sifat Dinamis Inti • Radioaktivitas (peluruhan) – Tidak berkaitan dengan inti lain – Energi dan peristiwa Tidak dipengaruhi lingkungan – Peristiwa statistik • Reaksi inti • Keduanya harus memenuhi – Hukum kekekalan massa – Kekekalan momentum linear – Kekekalan momentum sudut – Kekekalan muatan – Kekekalan paritas Probabilitas
Radioaktivitas • Gejala pemancaran partikel dari inti atom sebagai akibat inti yang tidak stabil – Inti berusaha stabil dengan memancarkan radiasi. – Peluruhan terjadi sampai inti stabil. induk anak +
Aktivitas • Mula-mula terdapat N 0 inti • Peluruhan yang terjadi • Aktivitas: – Laju peluruhan – 1 Becquerel: 1 peluruhan/det – 1 Curie: 1 c =3, 7 x 1010 peristiwa/det = konstanta peluruhan N banyaknya inti Induk • Waktu paro – Waktu yang diperlukan agar sampel tinggal separo dari jumlah semula. • Umur rata-rata
Grafik Waktu Paroh
Inti mana yang akan meluruh? • Tidak tahu • Yang dapat diketahui setelah waktu paruh jumlahnya kira tinggal setengah. • Kapan terjadi peluruhan terbanyak? – Tidak tahu • Dalam pencacahan tidak berlaku – jika dalam 1 menit meluruh 10 inti, maka jika 2 menit meluruh 20 inti. – 10 cpm tidak sama dengan 20 cper 2 m • Jika dilakukan pencacahan – Dicatat N cacah/detik – Ralatnya = N
Jenis Partikel Radiasi • Alfa ( ) – Terjadi pada inti berat – Berupa inti Helium • Beta ( ) – Jumlah n tidak seimbang dengan proton – Terjadi pada inti ringan – Berupa elektron atau positron • Gamma ( ) – Berupa gel. Elektromagnet – Tenaga inti berlebih – Terjadi setelah reaksi inti peluruhan lain • Tangkapan elektron (elektron capture )
Peluruhan Alfa Spektrum alfa : diskrit Hukum kekekalan massa – energi Hukum kekekalan momentum linear
Radiasi Gamma 1 2 3 • Terjadi jika inti berada pada keadaan eksitasi • Inti berusaha menuju ke keadaan dasar dengan memancarkan tenaga elektromagnet • Kapan terjadi keadaan eksitasi? – Setelah reaksi inti – Setelah peluruhan alfa dan beta • Spektrum tenaga: diskrit
Radiasi gamma Hukum kekekalan massa – energi Hukum kekekalan momentum linear • Gamma mengenai elektron di kulit atom – Terjadi efek foto listrik dalam • Peluruhan gamma seringkali disertai konversi internal – Tenaga eksitasi di dalam inti langsung diberikan pada kulit elektron yang mengenainya
Radiasi Beta Hukum kekekalan massa – energi Hukum kekekalan momentum linear • Neutrinu mengambil sebagian tenaga beta • Spektrum beta kontinu dari nol sampai nilai maksimum
Interaksi Partikel Radioaktif dengan Materi Alumunium • Alfa – Ionisasi, eksitasi α – Daya tembus pendek β • Beta γ – Ionisasi – Daya tembus pendek Kertas Tembok – Lebih mampu menembus bahan dibanding alfa • Gamma – Tenaga besar – Efek compton (kontinu), fotolistrik (diskrit), pembentukan pasangan Pb
Metode Deteksi • Sintilator +PMT – Berpendar jika terkena radiasi – Semakin besar tenaga radiasi semakin besar pendarannya – Agar berpendar dibagian depan dilapisi zat tertentu yang sesuai – Beta : antrasin – Alfa : Zn. SAg – Gel elektromagnetik : Na. I(Tl) • Dapat untuk mengetahui spektrum tenaga • Geiger Muler – Berupa tabung berisi gas – Gas akan terionisasi jika terkena radiasi – Ionisasi menyebabkan terjadinya arus – Semakin besar radiasinya arus semakin besar – Tidak bisa menentukan spektrum tenaga
Spektrum Alfa, Beta, Gamma HV Scope PMT Zat pendar • • • AMP SCA Counter Pre amp Partikel radiasi mengenai zat pendar Cahaya mengakibatkan EFL, Elektron yang timbul diperkuat berkali-kali Keluar pulsa dengan tinggi berbeda-beda/sama dengan jumlah banyak Diperkuat oleh ampli Penguatan linear : E=k. V – K konstanta kalibrasi • SCA : diskriminator, memilih sinyal yang bisa dilewatkan
Serapan Bahan • Membuat kurva plateou – Cari bagian yang paling landai • Perhatikan inti /sumber yang akan digunakan • Pemotongan grafik
Aplikasi • Atom – Laser – Sinar –x – Difraksi netron: mengetahui jenis bahan, kisi zat padat • Inti – Sumber tenaga : fisi, fusi – Terjadinya bintang, isi bintang, riwayat bintang
- Slides: 17