PUPUK AN ORGANIK Subtitle Proses Pembuatan Pupuk Anorganik
PUPUK AN ORGANIK Subtitle
Proses Pembuatan Pupuk Anorganik Tunggal 2 6/7/2021 Add a footer
Pupuk Urea Add a footer 6/7/2021 3
Sifat-Sifat Pupuk Urea 1. Sifat Fisika Sifat 1. Sifat Titik didih Fisika Nilai 13, 2 Titik leleh 132, 7 Spesifik gravity 1, 355 Indeks Bias 1, 484 Bentuk kristal Tetragonal Panas pembentukan -47, 12 kkal/mol Panas fusi 60 kkal/mol Panas pelarutan dalan air 60 kkal/gram Panas kristalisasi 58 kkal. gram Densitas Curah 0, 74 g/cm 2 Panas Spesifik 0, 397 Add a footer Kelarutan dalam air 51, 6 6/7/2021 4
2. Sifat Kimia Urea • Bila bercampur air, dapat terhidrolisis menjadi amonium karbonat dan terdekomposisi menjadi amoniak dan karbon dioksida. • Urea larut dalam air, alkohol dan benzena • Daya racunnya rendah, tidak mudah terbakar, dan tidak meninggalkan residu garam setelah dipakai untuk tanaman, tidak berbau.
Bahan Baku Pembuatan Pupuk Urea • Ammonia dan Karbon Dioksida. • Sintesa urea berlangsung dalam 2 bagian. Selama bagian reaksi pertama berlangsung dari amoniak dan karbon dioksida akan terbentuk amonium karbamat. Reaksi ini bersifat eksoterm. • 2 NH 3(g) + CO 29 g) NH 2 COONH 4(s) • Pada bagian kedua dari amonium karbamat terbentuk urea dan air. Reaksi ini bersifat endoterm. • NH 2 COONH 4(s) NH 2 CONH 2(aq) + H 2 O(l) • Sintesa dapat ditulis menurut persamaan reaksi sebagai berikut : • 2 NH 3(g) + CO 2(g) NH 2 CONH 2(aq) + H 2 O (l)
Sifat Fisika CO 2 dan NH 3 Sifat Fisika CO 2 NH 3 Sifat CO 2 Nilai Sifat NH 3 Nilai Berat molekul 44, 01 g/mol Berat molekul 17, 03 g/mol Titik leleh -56, 6 Titik leleh -33, 4 Titik didih -78, 5 Titik didih -77, 70 Temperatur kriis 304, 21 K Temperatur kriis 405, 65 K Tekanan kritis 739, 21 K Tekanan kritis 1, 30. 10 -6 K Panas peleburan 1900 kal. mol Tekanan uap cairan 8, 5 kg/cm 2 Panas pembakaran 6030 kal/mol Spesifik volume pada 70 22, 7 kg/m 3 Spesifik Gravity pada 0 0, 77 kg/m 3
Sifat Kimia CO 2 dan NH 3 1. Larut dalam air pada temperatur 15°C tekanan 1 atm dengan perbandinganvolume CO 2 : H 2 O = 1 : 1. 2. Karbon dioksida tidak beracun, akan tetapi dapat menimbulkan efek sesaat pada pernafasan. 3. Mudah meledak dan beracun 4. Menyebabkan iritasi bila dihirup 5. Larutan ammonia apabila dalam air yang bertemperatur- 38°C sampai 41°C, akan membeku membentuk kristal seperti jarum.
Tahapan pembuatan pupuk urea Purifikasi Sintesa • mereaksikan gas karbondioksida dengan cairan amoniak Kondensat Treatment • Daur ulang sejumlah kecil kondensat urea, uap air, karbondioksida, dan amoniak yang terbuat saat proses kritalisasi • memisahkan Amonium Karbamat yang tidak terkonversi dan kelebihan Ammonia dari hasil unit sintesa Kristaliser • mengkristalkan larutan urea yang dikirim dari unit purifikasi Recovery • daur ulang gas amoniak (NH 3) dan gas karbondioksida (CO 2) yang dihasilkan dari unit purifikasi Priling • Urea butiran
Kegunaan. Pupuk Urea • Mampu membuat daun-daun dari tanaman menjadi lebih hijau dan segar, sehingga memudahkan proses fotosintesis. • Mempercepat pertumbuhan tanaman, termasuk pertumbuhan batang, daun, cabang, dan tinggi pohon. • Bisa digunakan pada hampir semua tumbuhan • Menambah kandungan nutrisi pada tanaman
PUPUK ZA Add a footer 6/7/2021 11
Add a footer 6/7/2021 12
• Nama ZA adalah singkatan dari istilah bahasa Belanda, zwavelzure ammoniak yang berarti amonium sulfat (NH 4 SO 4). • Sulfur dan Nitrogen • Keberadaan unsur belerang dapat dianalisis dengan metode gravimetri. Metode ini dipilih karena unsur belerang (S) pada pupuk ZA termasuk unsur makro yaitu sebesar 23, 8 % (SNI 02 -1760, 2005) Add a footer 6/7/2021 13
1. Amonium Sulfat [(NH 4)2 SO 4] adalah senyawa kimia yang berwujud padat, berwarna putih, berbentuk kristal (pada T > 513 o. C), larut dalam air, tidak larut dalam Alkohol dan memiliki titik leleh 235 -280 0 C pada tekanan 1 atm 2. Pupuk N dalam bentuk ammonium sulfat (ZA) yang diberikan ke dalam tanah pertama-tama akan diserap (adsorpsi) oleh kompleks koloid tanah dan bentuk N (NH 4+) 3. Cenderung tidak hilang dan tercuci air. 4. Wujud pupuk ini butiran kristal mirip garam dapur dan terasa asin di lidah. 5. Higroskopis (mudah menyerap air) walaupun tidak sekuat pupuk urea. 6. Karena ion sulfat larut secara kuat, sedangkan ion amonium lebih lemah, 7. Pupuk ini berpotensi menurunkan p. H tanah. Add a footer 6/7/2021 14
Manfaat dari pupuk ZA 1. Meningkatkan Produksi Dan Kualitas Panen, 2. Menambah Daya Tahan Tanaman Terhadap Gangguan Hama, Penyakit, Dan Kekeringan, 3. Serta Memperbaiki Rasa Dan 4. Warna Hasil Panen 5. Membantu Pembentukan Butir Hijau Sehingga Daun Lebih Hijau, 6. Menambah Kandungan Protein Dan Vitamin Tanaman, 7. Berperan Dalam Sintesis Minyak Yang Berguna Pada Proses Pembuatan Gula, Dan 8. Memacu Pertumbuhan Anakan Produktif Add a footer 6/7/2021 15
Metode pembuatan Pupuk ZA 1. Netralisis 2. Karbonasi Batubara 3. Merseburg Add a footer 6/7/2021 16
Secara umum perbedaan antara ketiga pross tersebut adalah : No Pembanding Proses Netralisasi Karbonasi Batubara Merseburg 1 Katalis - - - 2 Reaksi samping - Ada 3 Reversibel - - Ada 4 Suhu (C) ++ + + 5 Tekanan (atm) + + + 6 Konversi +++ + ++ 7 Jenis bahan baku + ++ +++ 8 Jumlah alat proses + +++ Add a footer 6/7/2021 17
Spesifikasi Bahan Baku, Bahan Penunjang Dan Pupuk ZA Sebagai Produk 1. Ammonia (Bahan Baku) · Wujud : cair · Kenampakan : tidak berwarna · Bau : khas ammonia · Tekanan : 3 -4 kg/cm 2 · Temperatur : 85 o. C · Komposisi NH 3 min : 99, 0 -99, 5 % berat H 2 O max : 0, 5 -1 % berat 2. Asam Sulfat (Bahan Baku) · Wujud : cair · Kenampakan : tidak berwarna · Bau : khas asam sulfat · Tekanan : 5 kg/cm 2 · Komposisi H 2 SO 4 min : 98, 0 -99, 5 % berat H 2 O max : 0, 2 -2, 0 % berat Add a footer 6/7/2021 18
3. Uresoft 150 (Bahan Penunjang) Uresoft 150 sebagai bahan anti caking. 4. Ammonium Sulfat (Produk) · Wujud : padat · Bentuk : Kristal · Kenampakan : putih · Ukuran : tertahan US mesh 30 · Komposisi: Nitrogen min : 20, 80 % Belerang minimal : 23, 8% Asam bebas max sebagai H 2 SO 4 : 0, 10 % H 2 O max : 1, 0 % Add a footer 6/7/2021 19
Gejala Kekurangan Unsur Hara Belerang a. Tanaman tumbuh kerdil, kurus dan panjang. b. Pertumbuhan dan kematangan terlambat, terutama pada tanaman biji-bijian. c. Pada sebagian besar tanaman, daun muda berwarna hijau kekuning -kuningan, merah sampai tulang daun. Pada beberapa tanaman seperti tembakau, jeruk dan kapas, gejala lebih dahulu terlihat pada daun tua. d. Pada tanaman kacang-kacangan pembentukan bintil akar berkurang. e. Buah-buahan tidak matang sempurna dan warnanya menjadi hijau terang. f. Timbul bintik-bintik pada daun, seperti pada kentang. Add a footer 6/7/2021 20
Cara Penggunaan Pupuk Za 1. Pupuk ZA sangat dianjurkan sebagai pupuk dasar dan pupuk susulan untuk semua jenis tanaman. (Unsur hara Belerang dibutuhkan tanaman sejak awal pertumbuhan) 2. Pupuk ZA dapat dicampur dengan pupuk yang lain. 3. Dapat bersifat racun bagi tanah jika diberikan pada tanah tanpa disertai kapur. Tanpa adanya batuan kapur, ammonium sulfat akan bebas bereaksi dengan besi, aluminium, dan mangan membentuk racun besi, aluminium, dan mangan. 4. Kelebihan pupuk ammonium sulfat mengakibatkan tanah besifat asam. Dengan demikian, pupuk ini harus diberikan pada tanah yang bersifat basa. Add a footer 6/7/2021 21
- Slides: 21