PROGRES PELAKSANAAN PAMSIMAS Penyediaan Air Minum dan Sanitasi



























- Slides: 27
PROGRES PELAKSANAAN PAMSIMAS Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Pemberdayaan Masyarakat
OUTLINE PRESENTASI 1. Tujuan Pamsimas-II 2. Komponen Program Pamsimas-II 3. Pendekatan program 4. Indikator Capaian Utama (KPI) 5. Mekanisme Penyaluran Dana Pamsimas 6. Matrix Keterkaitan Peran Pelaku dalam Program Pamsimas 7. Struktur Organisasi Pengelola Pamsimas-II 8. Siklus Program Pamsimas II 9. Kinerja Capaian KPI Program Pamsimas-I 10. Isu-Isu Penting dan Dukungan PMD
TUJUAN PROGRAM PAMSIMAS Pusat Daerah Masyarakat Pemberdayaan 1. Meningkatkan akses air minum dan sanitasi berkelanjutan 2. Meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat 1. Menurunkan Buang Air Sembarangan 2. Menurunkan Angka Penyakit
KOMPONEN PROGRAM PAMSIMAS 1. Pemberdayaan masyarakat dan pengembangan kelembagaan daerah 2. Peningkatan perilaku higienis dan pelayanan sanitasi 5 Komponen Program PAMSIMAS Ditjen Bangda, Ditjen PMD, Pokja AMPL, FM Ditjen PPPL, Sanitarian, FM 3. Penyediaan prasarana air minum dan sanitasi umum Ditjen CK, Pokja AMPL FM 4. Insentif Desa/Kelurahan dan Kab/Kota Ditjen CK, Pokja AMPL FM 5. Dukungan manajemen pelaksanaan program Ditjen CK, Bangda, PMD dan PPPL
INDIKATOR KINERJA PROGRAM PAMSIMAS II (2013 -2017) Indikator Target Tambahan orang yang mendapatkan akses pada sarana air minum yg layak 5, 6 juta Tambahan orang yang mendapatkan akses pada sarana sanitasi yg layak 4 juta % masyarakat sasaran yang stop-BABS (ODF) 50% (dusun) % masyarakat sasaran yang menerapkan program cuci tangan pakai sabun (CTPS) 60% Pemerintah kab/kota memiliki dokumen perencanaan daerah bid. AMPL (RAD AMPL) 80% Peningkatan anggaran Kab. /Kota (APBD) dalam sektor AMPL sebagai bagian dari upaya pencapaian MDG 80%
PENDEKATAN PROGRAM 1. Tiga Menu untuk Peningkatan Kapasitas dan Keberlanjutan Pembangunan Air Minum dan Sanitasi: a) Optimalisasi, menambah cakupan pelayanan dengan perbaikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang sudah ada. b) Pengembangan, peningkatan kapasitas SPAM untuk menambah cakupan pelayanan c) Perluasan, pembangunan infrastruktur Air minum dan Sanitasi desa baru 2. Dana BLM pada Tingkat Kabupaten a) Peningkatan komitmen Pemerintah Kabupaten untuk mendukung penyelenggaraan program air minum dan sanitasi (sharing program) b) Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas Pemerintah Kabupaten dalam pengambilan keputusan penyaluran dana BLM desa 3. Penguatan Kelembagaan Tingkat Kabupaten a) Pengembangan kemitraan melalui pembentukan/penguatan fungsi Pokja AMPL dengan unit kerja/Panitia Kemitraan (Pakem) b) Peningkatan kapasitas dan kualitas pelayanan air minum dan sanitasi melalui pembentukan/penguatan Asosiasi BPSPAMS Perdesaan
1 KOMPONEN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN LOKAL • Pemberdayaan masyarakat • Pemberdayaan aparatur • Penyusunan RAD dan replikasi desa
2 PENINGKATAN PERILAKU HIGIENIS DAN PELAYANAN SANITASI • Pemicuan perilaku higienis / CLTS • Program Cuci Tangan Pakai Sabun • Sanitasi mandiri untuk Stop BABS
3 PENYEDIAAN SARANA AIR MINUM DAN SANITASI UMUM
4 HIBAH INSENTIF DESA / KABUPATEN Pelaksanaan Sharing Program Inisiatif Pemerintah Pusat Adopsi dan Perluasan Program oleh Pemerintah Daerah Insentif bagi kinerja desa/kel Insentif bagi kinerja kab/kota
5 DUKUNGAN PELAKSANAAN & MANAJEMEN PROYEK • Penyediaan Konsultan Manajemen • Penyediaan Fasilitator • Rapat Koordinasi • Monitoring & Supervisi
INDIKATOR KINERJA PROGRAM PAMSIMAS II (2013 -2017) Indikator Target Tambahan orang yang mendapatkan akses pada sarana air minum yg layak 5, 6 juta Tambahan orang yang mendapatkan akses pada sarana sanitasi yg layak 4 juta % masyarakat sasaran yang stop-BABS (ODF) 50% (dusun) % masyarakat sasaran yang menerapkan program cuci tangan pakai sabun (CTPS) 60% Pemerintah kab/kota memiliki dokumen perencanaan daerah bid. AMPL (RAD AMPL) 80% Peningkatan anggaran Kab. /Kota (APBD) dalam sektor AMPL sebagai bagian dari upaya pencapaian MDG 80%
MATRIX KETERKAITAN PERAN PELAKU DALAM PROGRAM PAMSIMAS NO UNIT KERJA PERAN KOMPONEN PROGRAM PAMSIMAS 1 2 3 4 KETERANGAN 5 1 BAPPENAS KOORDINASI PROGRAM LINTAS SEKTOR DEPUTI SARANA DAN PRASARANA 2 KEMENTERIAN KEUANGAN FASILITASI ANGGARAN DAN PERBENDAHARAAN DITJEN. PENGELOLAAN UTANG, ANGGARAN, DAN PERBENDAHARAAN 3 DITJEN. CIPTA KARYA EXECUTING AGENCY PENANGGUNGJAWAB PROGRAM 4 DIJTEN. PP & PL IMPLEMENTING AGENCY PENGATURAN & PEMBINAAN 5 DITJEN. PMD IMPLEMENTING AGENCY PENGATURAN & PEMBINAAN 6 DITJEN. BANGDA IMPLEMENTING AGENCY PENGATURAN & PEMBINAAN 7 PEMERINTAH PROVINSI KOORDINATOR WILAYAH KOORDINASI PROGRAM DITINGKAT PROVINSI 8 PEMERINTAH KAB. /KOTA UNIT KERJA/PELAKSANA PROGRAM KOMPONEN PROGRAM PAMSIMAS: 1. Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Kelembagaan Lokal 2. Peningkatan Perilaku Higienis dan Pelayanan Sanitasi 3. Penyediaan Sarana Air minum dan Sanitasi Umum 4. Hibah Insentif Desa/Kelurahan dan Kabupaten/Kota 5. Dukungan Pelaksanaan dan Manajemen Proyek LEADING SECTOR PENDUKUNG
TARGET DAN REALISASI DESA SASARAN REGULER PAMSIMAS-II TAHUN 2014 Jumlah Desa RKM SPP B T 1 Aceh 16 16 Sumatera Utara 20 20 Sumatera Barat 102 101 90 54 Riau 62 62 8 Kepulauan Riau 16 16 Jambi 26 26 18 18 Bengkulu 32 30 30 27 Sumatera Selatan 75 75 74 47 Bangka Belitung 16 14 6 6 Bangka Tengah Lampung 16 16 16 8 Lampung Selatan Banten 24 24 22 Jawa Barat 72 72 36 Provinsi T 2 8 Perlu Perhatian Mentawai dan Tanah Datar Bungo Bengkulu Selatan, Kaur 34 Banyuasin, Musi Rawas, OKU Sel, OKU Tim, Ogan Ilir, Empat Lawang
TARGET DAN REALISASI DESA SASARAN HIK 2014 Jumlah Desa Penguatan BPPSPAM PJM Proaksi RKM 35 35 23 1 Pesisir Selatan 4 4 Agam 4 4 4 Limapuluh Koto 10 10 10 Darmas Raya 10 10 8 Pasaman Barat 7 7 1 6 6 Provinsi/ Kabupaten Sumatera Barat 1 15 Riau Indragiri Hilir 13 Indragiri Hulu 2 13 Sumatera Selatan Ogan Ilir 6 Ogan Komering Ilir 4 Lahat 3 17 Jawa Barat Sumedang 10 10 Garut 7 7
TARGET DAN REALISASI DESA SASARAN HID 2014
STATUS RAD AMPL 2014 Provinsi Sumatera Barat (status 7 Sept 2014) Jumlah Kab/Kota RAD Sdh Disyahkan RAD blm disyahkan 15 14 Kota Padang 6 4 Kuansing & Rohul 8 8 5 1 2 2 (Agam, Darmasraya, Sawahlunto, Payakumbuh, Pariaman, Tanah Datar, Pasaman Barat, Sijunjung, Padang Pariaman, Limapuluh Koto, Solok Selatan, Pesisir Selatan, Padang, Solok, Pasaman) Riau Kuansing, Inhil, Inhu, Kampar, Rohul, Bengkalis Sumatera Selatan OKI, Muara Enim, Lahat, Musi Rawas, Musi Banyuasin, OKU Selatan, OKU Timur, Ogan Ilir Jawa Barat Tasik Malaya, Sumedang, Subang, Kuningan, Garut Banten Lebak & Serang Tasik Malaya, Subang, Kuningan & Garut
TIM PENGARAH: Bappenas, Kemen. PU, Kemen. Kes, Kemendagri PEMBINAAN & PEMANTAUAN TIM TEKNIS PUSAT PEMBINAAN & PEMANTAUAN POKJA AMPL KAB PANITIA KEMITRAAN PEMBINAAN & PEMANTAUAN KOORDINASI PEMBINAAN & PEMANTAUAN DUKUNGAN OPERASIONAL SATKER PEMBINAAN PAMSIMAS DJCK PEMBINAAN & PEMANTAUAN pelaporan PPMU KOORDINASI PEMBINAAN & PEMANTAUAN ASOSIASI SPAMS CPMU KOORDINASI PEMBINAAN & PEMANTAUAN POKJA AMPL PROV IMPLEMENTING AGENCIES EXECUTING AGENCY Struktur Organisasi Pengelola Pamsimas II DUKUNGAN OPERASIONAL SATKER PKPAM PROVINSI PEMBINAAN & PEMANTAUAN PELAPORAN SATKER PIP KABUPATEN DPMU PEMBINAAN & PEMANTAUAN DUKUNGAN OPERASIONAL KECAMATAN PEMBINAAN & PEMANTAUAN SANITARIAN DESA KADER AMPL BPSPAMS PEMBINAAN & PEMANTAUAN KKM FASILITATOR MASYARAKA T Penyaluran Dana BLM
SIKLUS PROGRAM PAMSIMAS TAHAPAN PROSES KEGIATAN PAMSIMAS PADA DESA SASARAN REGULER
PEDOMAN PELAKSANAAN PAMSIMAS DOKUMEN APPRAISAL PROYEK (PAD) PAMSIMAS I Kumpulan format dan Prosedur Operasional Baku PEDOMAN UMUM PENGELOLAAN PAMSIMAS II PEDOMAN PELAKSANAAN TINGKAT MASYARAKAT Petunjuk Teknis : 1. Pemilihan Desa 2. Perencanaan Kegiatan Tingkat Masyarakat 3. Pelaksanaan Kegiatan Tingkat Masyarakat 4. Pengoperasian dan Pemeliharaan 5. Pengelolaan Keuangan 6. Pengadaan Barang dan Jasa Tk Masyarakat 7. Pengamanan Lingkungan dan Sosial 8. Penguatan Keberlanjutan 9. Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan 1. Juknis HID 2. Juknis HIK 3. Juknis HKP Katalog Informasi
KINERJA CAPAIAN KPI PROGRAM PAMSIMAS-I (2008 – 2012) TARGET S/D 2012 (Amend FA) REALISASI S/D 20 Mar et 2014 NO. INDIKATOR CAPAIAN UTAMA (KPI) 1. Bertambahnya jumlah penduduk menurut status sosial ekonomi yang dapat mengakses air minum 6 – 7 juta 5, 96 juta 2. Bertambahnya jumlah penduduk menurut status sosial ekonomi yang dapat mengakses sanitasi 3, 1 juta 5, 06 juta 3. Bertambahnya masyarakat yang ‘Stop BABS’ 80% 47, 21% 4. Bertambahnya masyarakat yang mengadopsi program cuci tangan pakai sabun 80% 65, 66% 5. Adanya rencana penguatan kapasitas kelembagaan Pemerintah Daerah untuk mendukung adopsi dan pengarusutamaan pendekatan PAMSIMAS 100% 6. Meningkatnya prosentasi alokasi anggaran Pemerintah Daerah (kabupaten/kota) yang diperlukan untuk pemeliharaan sarana air minum dan sanitasi serta perluasan pendekatan program untuk pencapaian target MDGs 100% 73%
RENCANA KEGIATAN JANUARI – DESEMBER 2014 No. Kegiatan Pelaksana Jadwal Pelaksanaan Keterangan 1. Mobilisasi Fasilitator Keberlanjutan (FK) di kabupaten lama sebanyak 280 orang Satker PKPAM Januari 2014 Sudah dilatih 2. Mobilisasi Fasilitator Masyarakat (FM) di kabupaten lama sebanyak 813 orang Satker PKPAM Januari 2014 Sudah dilatih 3. Workshop Asosiasi BP-SPAMS CK/Satker Pamsimas Februari 2014 Sudah dilaksanakan 4. Pelatihan Fasilitator (FK dan FM) CK/Satker Pamsimas Feb – Jun 2014 Sudah dilaksanakan 5. Workshop sosialisasi Program dan Pembahasan Temuan BPKP CK/Satker Pamsimas/BPKP Maret – April 2014 Sudah dilaksanakan 6. Pencetakan distribusi pedoman dan petunjuk teknis CK/Satker Pamsimas Maret – April 2014 Sudah dilaksanakan 7. Mobilisasi Fasilitator Masyarakat (FM) di kabupaten baru sebanyak 388 orang Satker PKPAM Mei 2014 Sudah dilatih 8. Sosialisasi Hibah Khusus Pamsimas 2014 CK/Satker Pamsimas Mei 2014 Sudah dilaksanakan 9. Pelatihan sakter CK/Satker Pamsimas Juni 2014 Sudah dilaksanakan 10. Pelatihan FM HID CK/Satker Pamsimas Juli 2014 Sudah dilaksanakan 11. Pelatihan Satker Kabupaten/kota CK/Satker Pamsimas M II Agustus 2014 22
RENCANA KEGIATAN JANUARI – DESEMBER 2014 (LANJUTAN…) No. Kegiatan Pelaksana Jadwal Pelaksanaan 12. Lokakarya Program clinic (Asosiasi BPSPAMS) CK/Satker Pamsimas M II Agustus 2014 13. Rapat Koordinasi Regional (Rakoreg), dibagi 3 regional CK/Satker Pamsimas M III – IV Agst , M I Sept 14. Misi supervisi Bank Dunia CK/CMAC/WB Agustus 2014 15. Penandatanganan PKS dan Penjelasan Pelaksanaan HKP dan HIK Tahap II 2014 CK/Satker Pamsimas Agustus 2014 16. To. T RAD AMPL CK/Satker Pamsimas/Bangda Agustus 2014 17. Pelatihan Fasilitator HIK CK/Satker Pamsimas Agustus 2014 18. Workshop Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Kemenkes (PP&PL) September 2014 19. Rapat Koordinasi Program Pamsimas-II bidang Pemberdayaan (3 regional) PMD Agst – Sept 2014 20. Workshop advokasi eksekutif dan legislative (3 regional) Bangda Oktober 2014 Keterangan 23
RENCANA KEGIATAN JANUARI – DESEMBER 2014 (LANJUTAN…) No. Kegiatan Pelaksana Jadwal Pelaksanaan 21. Workshop Peningkatan Pakem Program Pamsimas-II (2 regional) Bangda November 2014 22. Worshop review Rencana Aksi Daerah (RAD) AMPL Bangda November 2014 23. To. T pelatihan masyarakat (Kader AMPL dan BP-SPAMS) Workshop Rekonsiliasi Tindak Lanjut Laporan Audit BPKP CK/Satker Pamsimas/BPKP M I Nov 2014 25. Rapat Koordinasi Tingkat Nasional (Rakornas) CK/Satker Pamsimas M I Des 2014 26. Workshop Regional Asosiasi tingkat kab/kota dan provinsi CK/Advisory November 2014 27. Workshop Nasional Perencanaan Program Asosiasi 2015 CK/Advisory M I Des 2014 24. Keterangan November 2014 24
ISU – ISU PENTING 1. Belum optimalnya dukungan Pemda terhadap keberlanjutan SPAM terbangun (terdapat 458 desa dengan SPAM yang tidak berfungsi dan 1. 524 desa yang berfungsi sebagian). 2. Temuan hasil audit BPKP Program Pamsimas 20082012 yang belum ditindaklanjuti sebanyak 169 kejadian atau sebesar 1, 49 milyar (0, 055% dari total biaya pengeluaran program sebesar 2, 7 trilyun). 3. Terdapat desa belum selesai fisiknya sebanyak 109 desa (tahun 2011 = 8 desa, 2012 = 31 desa, dan tahun 2013 = 70 desa). 25
DUKUNGAN YANG DIPERLUKAN 1. Dukungan Pemerintah Daerah untuk BOP PAKEM, BOP Asosisasi BPSPAMS Kabupaten, DPMU. 2. Dukungan Pemda terhadap keberlanjutan SPAMS terbangun khususnya desa yang tidak berfungsi dan berfungsi sebagian. 3. Pendampingan lebih intensif Fasilitator Keberlanjutan untuk menyelesaikan desa yang belum selesai fisiknya. 26
TERIMA KASIH