PROGRAM LAYANAN AMBILIN BADAR TAWANGMANGU AMBILIN BADAR AMBULAN
PROGRAM LAYANAN AMBILIN BADAR TAWANGMANGU AMBILIN BADAR ( AMBULAN IBU HAMIL, BERSALIN, BENCANA ALAM DAN GAWAT DARURAT)
AMBILIN (AMBULANCE IBU HAMIL DAN BERSALIN) LATAR BELAKANG : �Transpostasi adalah salah 1 (satu) unsur dalam Program perencanaan Persalinan dan pencegahan komplikasi (P 4 K) �Kecamatan Tawangmangu adalah wilayah di Kabupaten Karanganyar yang merupakan daerah pegunungan. �Kecamatan tawangmangu letaknya cukup jauh dari RS Rujukan
GAMBARAN UMUM �Secara umum Inovasi AMBILIN dapat digambarkan meningkatkan peran jejaring ambulance swata, dengan mengkoordinasikan antara fasilitas ambulance milik Puskesmas dan ambulance milik swasta seperti menjemput dan mengantarkan ibu hamil dan ibu bersalin baik dari fasyankes maupun dari rumah ibu menuju ke fasyankes dasar ataupun fasyankes rujukan. Petugas / Supir Ambulance sudah siap dan ada jadwal yang tertata sehingga setiap saat masyarakat membutuhkan Ambulance siap mengantarkan
PROSEDURE LAYANAN AMBILIN Masyarakat, bidan desa dan fasilitas pelayanan kesehatan melakukan panggilan ke pusat panggilan AMBILIN melaui kontak no (0271)697874 yang merupakan no resmi puskesmas atau kontak melaui kontak whats. App ke koordinator Ambilin di no 081393444307 maka petugas akan mencatat semua data dan keperluan penelpon untuk diteruskan pada petugas ambulance yang siaga 24 jam setiap hari dengan respon time kurang dari 10 menit akan mencapai lokasi. Bila diperlukan rujukan lanjut maka petugas akan menghubungi PSC 119 Karanganyar untuk mencarikan RS yang siap menerima dan sesuai kebutuhan. Sambil menunggu informasi mengenai RS tujuan Ambulance dapat segera berangkat dan tetap dalam pantauan petugas panggilan. Untuk kasus ibu hamil dengan resiko tinggi akan selalu dipantau bidan tenaga kesehatan lain, Ibu hamil yang terdeteksi beresiko tinggi dibrikan nomer telepon bidan juga mempunyai nomer telepon ibu hamil resiko tinggi sehingga saat terjadi sesuatu yang dirasakan membahayakan, ibu hamil resiko tinggi atau keluarganya akan segera dapat menghubungi bidan. Bidan yang dihubungi akan menghubungi ambulance Ambilin untuk segera melakukan menuju lokasi penjemputan bumil resiko tinggi dalam dan melakukan proses rujukan dengan cepat, tepat dan gratis.
AMBILIN SEBAGAI PROGRAM LAYANAN INOVATIF �AMBILIN ini inovatif karena menggunakan metode yang cepat, dan tepat, Gratis. Cepat (setiap saat selama 24 jam siap melayani) dengan respon time kurang dari 10 menit. Tepat (mobil yang dipergunakan bukan mobil biasa yang dijadikan ambulance tetapi mobil Ambulance sesuai dengan fungsinya. Gratis (tidak ditarik iur bayar).
PERKEMBANGAN �Semenjak program Ambilin ini di launching pada 17 Maret 2017 pemanfaatan layanan Ambilin terus meningkat. Sampai akhir tahun 2017 tercatat 12 kasus ibu hamil dan bersalin resiko tinggi yang memanfaatkan layanan Ambilin, dan pada akhir tahun 2018 tercatat 45 kasus ibu hamil dan bersalin yang memanfaatkan layanan ambilin, sedang pada trimester pertama pada tahun 2019 sudah tercatat 19 ibu hamil dan bersalin dengan resiko tinggi memanfaatkan layanan Ambilin. Bahkan layanan Ambilin bukan hanya kasus ibu hamil dan bersalin yang memanfaatkan namun meluas pada layanan evakuasi kasus bencana alam dan gawat darurat. Pada tahun 2017 tercatat 18 kasus gawat darurat lain yang memanfaatkan layanan ambilin, pada tahun 2018 tercatat 123 evakuasi dan transportasi kegawatdaruratan lain dan pada tahun 2019 trimester pertama tercatat sebanyak 48 evakuasi dan transportasi kegawatdaruratan lain.
RENCANA PENGEMBANGAN DASAR : - LAYANAN AMBILIN TIDAK HANYA MENANGANI KASUS IBU HAMIL DAN BERSALIN - KASUS BERKEMBANG PADA KASUS GAWAT DARURAT, KECELAKAAN LALU LINTAS DAN BENCANA ALAM - PERLU STRUKTUR ORGANISASI YANG JELAS UNTUK PERTANGGUNG JAWABAN DAN KOORDINASI YANG LEBIH BAIK - FASILITAS DAN SARANA YANG BAIK PERLU DIDUKUNG SUMBER DANA DAN SUMBER DAYA MANUSIA YANG MEMADAI
AMBILIN BADAR ( AMBULAN IBU HAMIL, BERSALIN, BENCANA ALAM DAN GAWAT DARURAT) SISTEM PELAYANAN AMBULANCE YANG MELAYANI KASUS IBU HAMIL RESIKO TINGGI IBU BERSALIN BENCANA ALAM DAN KASUS GAWAT DARURAT LAINNYA YANG TERINTEGRASI, SISTEMATIS, BERTANGGUNGJAWAB, PROFESIONAL SERTA GRATIS
Ambilin Badar ini menggunakan metode yang cepat, tepat dan gratis CEPAT � Dalam pelaksaannya respons time yang dibutuhkan Ambulance sampai dilokasi kurang dari 15 menit dari selesai panggilan/ informasi diterima petugas, serta mencapai fasilitas kesehatan tujuan dengan lebih cepat karena menggunakan Ambulance yang sesuai standar. TEPAT � Dalam memberikan pelayanan menggunakan kendaraan yang tepat dengan fasilitas memadai serta sopir dan petugas yang terlatih. � Selama proses rujukan arahkan ke fasiltas pelayan kesehatan yang tepat sesuai dengan kebutuhan klien. GRATIS � Pembiayaan kegiatan ini bersifat gratis, masyarakat dapat memanfaatkan program Ambilin Badar secara gratis karena program Ambilin dibiayai melalui donasi masyarakat baik donasi yang diberikan oleh masyarakat kepada Ambulance swasta maupun donasi kepada program Ambilin melalui Gerakan Seminggu Seribu Saja untuk Ambilin.
Inovasi Ambilin Badar menggunakan sumber daya sebagai berikut : Sumber daya keuangan : �Donasi langsung kepada penyelenggara Ambulance swasta �Gerakan Seminggu Seribu Saja Selamatkan Sesama (GS 5) untuk Ambilin Badar merupakan gerakan yang melibatkan semua unsur masyarakat untuk berpartisipasi dalam mendukung berjalannya Inovasi Ambilin Badar. Sumber daya manusia : � Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, � Camat Tawangmangu dan Jajaran Forkompinca � Kepala Puskesmas Kecamatan Tawangmangu, � Dokter, petugas kesehatan, bidan desa � Relawan dan sopir ambulace.
Pihak–pihak yang terlibat dalam inovasi Ambilin Badar adalah : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Dinas Kesehatan dan Puskesmas berperan menyusun perencanaan kegiatan, penyusunan strategi pelaksanaan, perencanaan, pengajuan anggaran, monitoring dan evaluasi pelaksanaan inovasi. Camat Tawangmanggu sebagai Pelindung memfasilitasi dan membuat payung hukum kegiatan Ambilin Badar Serta mensosialisasikan Gerakan Seminggu Seribu Saja untuk Ambilin guna mendukung layanan ambilin. Pihak kecamatan dan perangkat desa berperan mensosialisasikan keberadaan Ambilin pada setiap pertemuan di wilayah desanya dan mendorong kepada warga masyarakat untuk menggunakan inovasi Ambilin. Serta mensosialisasikan Gerakan Seminggu Seribu Saja untuk Ambilin guna mendukung layanan ambilin. Bidan desa serta penyelengara fasilitas layanan kesehatan yang berperan mempromosikan layanan Ambilin dan sebagai penghubung antara penguna layanan dengan petugas Ambilin. Serta mensosialisasikan Gerakan Seminggu Seribu Saja untuk Ambilin guna mendukung layanan ambilin. Tokoh masyarakat, pendidik, kepala sekolah berperan serta dalam mensosialisasikan Gerakan Seminggu Seribu Saja untuk Ambilin guna mendukung layanan ambilin. Petugas Ambilin, selaku pelaksana di lapangan yang bertugas menjemput, mendampingi dan mengantarkan Ibu hamil dan Ibu bersalin dari rumah ke fasilitas pelayanan kesehatan, maupun dari fasilitas kesehatan pertama ke fasilitas pelayanan rujukan lanjut. Masyarakat dan pengguna Ambilin, mendukung layanan Ambilin Badar dengan cara berperan dalam Gerakan Seminggu Seribu Saja untuk Ambilin.
PROBLEM DAN RENCANA PEMECAHAN MASALAH �Kurangnya koordinasi lintas program dan lintas sectoral � Membentuk struktur organisasi yang jelas dan terstruktur � Membentuk Posko dan Pusat Informasi Ambilin Badar �Kurangnya sarana dan prasarana Ambulance yang sesuai kebutuhan � Melengkapi kekurangan sarana dan prasarana secara bertahap sesuai kemampuan � Melakukan evaluasi dan monitoring berkala �Kurangnya Petugas Ambulance yang sesuai dengan kualifikasi � Membentuk relawan medis-paramedis untuk Ambilin Badar � Mengirim petugas untuk mengikuti diklat 2 dan pelatihan penanganan gawat darurat �Sumber dana yang kurang memadai � Meluncurkan Gerakan Seminggu Seribu Saja Selamatkan Sesama (GS 5) untuk Ambilin Badar
Struktur Organisasi PELINDUNG Camat Tawangmangu PEMBINA KA UPT PUSKESMAS TAWANGMANGU KOORDINATOR AMBILIN BADAR Sapto Nugroho BENDAHARA SEKERTARIS SS NINGSIH KOORDINATOR GS 5 Dwi Arianti, Amd. Keb. DWI YULIANTO KOORDINATOR AMBULANCE Nur Wijanarko Sie Komunikasi KOORDINATOR RELAWAN MEDIS Sri Sumarti, Amd. Kep.
SISTEM INFORMASI DAN KOMUNIKASI SUMBER INFORMASI • • IBU HAMIL MASYARAKAT BIDAN DESA FASYANKES PUSAT INFORMASI AMBILIN BADAR PUSKESMAS TAWANGMANGU PENYELENGGARA AMBULANCE (PETUGAS /DRIVER AMBULANCE PSC 119 KARANGANYA R RS/FASILITAS LAYANAN RUJUKAN
GERAKAN SEMINGGU SERIBU SAJA SELAMATKAN SESAMA ( GS 5) �Layanan transportasi ambulance membutuhkan biaya yang cukup besar terutama untuk operasional Ambulance, penyediaan Bahan habis pakai gawat darurat, perawatan amblance, membangun sistem komunikasi, peningkatan kualitas sarana ambulance dan sumber daya manusianya. �Masalah pembiayaan tersebut merupakan masalah jangka panjang dan terus menerus akan ada selama Ambulance masih dibutuhkan. �GS 5 (Gerakan Seminggu Saja Selamatkan Sesama) merupakan gerakan yang diluncurkan untuk mengajak semua elemen masyarakat tanpa membedakan suku agama ras dan usia untuk berperan serta dalam membantu program layanan kesehatan AMBILIN BADAR dengan cara menyumbang secara rutin setiap minggu walaupun dengan nominal hanya seribu rupiah
KENAPA SERIBU SAJA �Seribu adalah nominal yang sangat kecil sehingga anak TK pun bisa berpartisipasi dalam gerakan GS 5 �Diharapkan semua elemen masyarakat dapat berpartisipasi dalam mendukung layanan Ambilin Badar (semua strata usia dan semua strata ekonomi) baik secara individu, kelompok, maupun lembaga. �Pembiayaan layanan Ambilin Badar bersifat terus menerus (jangka panjang) selama masyarakat masih memerlukan ambulance. Dengan seribu saja setiap minggu tidak akan memberatkan masyarakat. �Memberikan efek positif kepada anak sejak usia dini dalam melatih kepedulian terhadap sesama dengan cara berpartisipasi dalam GS 5.
PEMANFAATAN DANA GS 5 �Operasinal Ambulance �Pemeliharaan Ambulance �Pengadaan sarana kelengkapan Ambulance �Pengadaan Bahan habis Pakai (obat darurat, BHP medis, Oksigen dll) �Peningkatan sistem koordinasi dan komunikasi ambulance �Peningkatan kualitas sumberdaya manusia �Dukungan akomodasi petugas dan relawan
SISTEM KERJA GS 5 �Tim GS 5 melakukan sosialisasi tentang GS 5 ke semua unsur masyarakat �Kelompok masyarakat (Instansi, Sekolah, Kelompok Lingkungan, lembaga swasta dll)yang berminat berpartisipasi dalam GS 5 menunjuk satu orang sebagai koordinator donasi. Nama dan Nomer kontak koordinator donasi diserahan kepada bidan desa setempat sebagai koordinator GS 5 tingkat desa. Masyarakat atau perorangan dapat mengajukan diri sebagai relawan koordinator donasi �Koordinator donasi berperan untuk mencatat dan menyetorkan dana GS 5 yang telah dikumpulkan dari kelompoknya kepada bidan desa setempat. �Bidan desa setempat mencatat dana GS 5 yang diterima dari koordinator donasi kemudian menyetorkan kepada Koordinator GS 5 Kecamatan. �Koordinator GS 5 Kecamatan mencatat menyerahkan dana yang terkumpul kepada bendahara Ambilin Badar �Bendahara Ambilin Badar mencatat semua pemasukan dan pemanfaatan dana GS 5, melaporkannya tiap bulan kepada pengurus Ambilin Badar
�BERSATU KITA MAJU BERSAMA KITA BISA �SEDIKIT DEMI SEDIKIT LAMA-LAMA MENJADI BUKIT �SENDIRI KITA BUKAN APA-APA TAPI BERSAMA KITA BISA MENJADI SINGA �RINGAN SAMA DIJINJING BERAT SAMA DIPIKUL �SEDIKIT NAMUN TERUS MENERUS LEBIH UTAMA �MEMBANTU SESAMA HALNYA MEMBANTU DIRI SENDIRI �NIATKAN DENGAN IKHLAS MAKA ALLAH SWT AKAN MENGGANTI �DENGAN MEMBANTU SERIBU RUPIAH SETIAP MINGGU TAK AKAN MENJADIKAN KITA MISKIN DI DUNIA TAPI AKAN MENJADIKAN KITA KAYA DI AKHIRAT KELAK TERIMA KASIH
- Slides: 19