# Process Costing Process Costing Valuing Inventory Equivalent Unit

• Slides: 17

Process Costing

Process Costing Valuing Inventory Equivalent Unit Weighted Average Companies that produce identical or similar units of a product or service (for example, an oil-refining company) often use process costing A key part of process costing is valuing inventory, which entails determining how many units of the product the firm has: 1. on hand at the end of an accounting reporting period, 2. evaluating the units’ stages of completion, 3. assigning costs to the units FIFO

Conversion Cost = Direct Labor + Manufacturing Overhead

What is the value of Ending Work-in Process Inventory? ? Equivalent Units

Equivalent Unit - Weighted Average & FIFO • Weighted Average Equivalent Unit = Transferred Out + Ending Inventory • FIFO Equivalent Unit = Net Beginning Inventory + Net Transferred-out + Ending Inventory

Weighted Average EU = Transfer-out + Akhir Progress Bahan Baku 55% Progress Konversi 30% 4800 unit 100% 400 unit 40% 25% Unit Bahan EU Konversi EU 4800 unit Unit Barang Dalam Proses Awal Jumlah unit yang masuk Unit yang diselesaikan dan dikirimkan ke departemen berikutnya Barang dalam Proses Akhir Total Unit Ekivalen Weighted Average 200 unit 5, 000 unit 4800 unit 40% x 400 = 160 25% x 400 unit = unit 100 unit 4, 960 unit 4, 900 unit

FIFO EU = Nett Awal + Nett yg ditransfer + Akhir Progress Bahan Baku 55% Progresss Konversi 30% 4800 unit 100% 400 unit 40% 25% Bahan EU (1 -55%) x 200= 90 unit Konversi EU (1 -30%) x 200= 140 unit 4, 600 unit Unit Barang Dalam Proses Awal Jumlah unit yang masuk Unit yang diselesaikan dikirimkan ke departemen berikutnya Barang dalam Proses Akhir 200 unit 5, 000 unit Unit Barang Dalam Proses Awal Jumlah unit yang masuk Unit yang diselesaikan dikirimkan ke departemen berikutnya Barang dalam Proses Akhir Total Ekivalen Unit FIFO 200 unit 5, 000 unit 4, 800 -200= 4, 600 unit 40% x 400 = 160 25% x 400 unit = unit 100 unit 4, 850 unit 4, 840 unit

Quiz/Assignment/Practices #3 Process Costing

PT ABC adalah perusahaan yang memproduksi kamera. Perusahaan ini memiliki dua divisi utama terkait proses produksinya, yaitu bagian manufaktur dan bagian perakitan. Bagian Manufaktur memproduksi 10, 000 unit kamera yg menjadi input untuk bagian perakitan. Akan tetapi, bagian perakitan hanya mampu menyelesaikan 9, 000 unit kamera pada akhir periode. Sisa kamera yang belum dirakit sudah mencapai progress 50% dari hasil akhirnya. Inventori Awal WIP Divisi Perakitan= 0 Berapa Unit ekivalen Weighted Average yang dihasilkan dalam periode tersebut?

Inventory Awal = 0 Kamera yang diterima Perakitan WIP Inventory Akhir = 1000 unit kamera dengan progress 50% Kamera Selesai 100% 9, 000 unit

Inventori WIP periode awal Unit/Kamera Masuk utk dirakit Unit ditransfer/selesai dirakit Unit/Kamera yang sudah masih dalam proses (WIP periode akhir) Inventori WIP periode awal Jumlah Produk Progress Bahan (Unit) Baku 0 10, 000 9, 000 100% Progress Konversi 100% 1, 000 100% 50% Jumlah Produk (Unit) EU Bahan Baku EU Konversi 0 Unit/Kamera Masuk utk dirakit 10, 000 Unit ditransfer/selesai dirakit Unit/Kamera yang sudah masih dalam proses (WIP periode akhir) Total Unit Ekivalen 9, 000 1, 000 500 10, 000 unit 9, 500 unit

Jika diketahui biaya untuk memproduksi kamera adalah sbb: Biaya Bahan Baku Biaya Konversi Biaya Manufaktur \$750, 000 \$798, 000 \$1, 548, 000 Berapa biaya per equivalent unit? Jumlah Produk (Unit) Inventori WIP periode awal EU Bahan Baku EU Konversi 0 Unit/Kamera Masuk utk dirakit 10, 000 Unit ditransfer/selesai dirakit Unit/Kamera yang sudah masih dalam proses (WIP periode akhir) Total Unit Ekivalen 9, 000 1, 000 500 10, 000 unit 750, 000 ÷ 10, 000 = \$75 per EU 9, 500 unit 798, 000 ÷ 9, 500 = \$84 per EU Biaya per EU

PT Chemical memiliki dua departement utama, yakni departemen Mixing dan departemen Refinery. Dalam proses pembuatan utamanya, PT Chemical menggunakan bahan baku utama berupa Bahan Baku P dan Bahan Baku Q ditambahkan ketika produk mencapai progress 3/4 jadi. Tingkat penyelesaian produk dalam inventory WIP adalah 2/3 dari status jadi Adapun biaya yang dikeluarkan selama periode produksi adalah sbb: Bahan baku P \$250, 000 Bahan baku Q \$70, 000 Biaya konversi \$135, 000 Hitung Biaya per Equivalent Unit dengan cara Weighted Average Work in Process Awal Periode Barang yang mulai dikerjakan Barang yang selesai & ditransfer ke Departemen Pemurnian Work in Process Akhir Periode Unit 0 50, 000 Bahan Baku P Bahan Baku Q Konversi 35, 000 ? ? ? 15, 000 100% ? ? ? 67% 100%

Bahan baku P Bahan baku Q Biaya konversi \$250, 000 \$70, 000 \$135, 000 Work in Process Awal Periode Barang yang mulai dikerjakan Barang yang selesai & ditransfer ke Departemen Pemurnian Work in Process Akhir Periode Unit 0 50, 000 Bahan Baku P 35, 000 15, 000 Unit Work in Process Awal Periode Barang yang mulai dikerjakan Barang yang selesai & ditransfer ke Departemen Refinery EU Work in Process Akhir Periode Bahan Baku Q Konversi 100% 0% 67% 100% Bahan Baku P Bahan Baku Q (Unit) Konversi (Unit) 0 50, 000 unit 35, 000 unit 15, 000 unit Biaya per EU 15, 000 unit \$5 \$2 10, 000 unit \$3

Progress Bahan Baku 8500 100% 35, 000 33, 000 10, 500 100% Unit Persediaan WIP Awal Periode Unit Masuk utk diproses Unit ditransfer ke Dept Selanjutnya Persediaan WIP Akhir Periode Adapun biaya dalam periode produksi tersebut adalah sbb: Persediaan WIP Awal Periode Bahan Baku \$63, 100 Biaya Konversi \$45, 510 Bahan Baku Tambahan \$284, 900 Biaya Konversi Tambahan \$485, 040 _____________________+ Total Biaya \$878, 550 Hitung Unit Ekivalennya & Biaya per Equivalent Unit dengan menggunakan a) Metode Weighted Average b) Metode FIFO Progress Konversi 20% 60%

Persediaan WIP awal progress Unit Masuk Unit diproses dan ditransfer Persediaan WIP Akhir Jumlah Biaya Bahan Unit Baku 80 \$493, 360 500 460 \$3, 220, 000 120 Biaya Konversi \$91, 040 \$1, 392, 000 % Bahan % Baku Konversi 90% 40% 100% 60% 30% Hitung Unit Ekivalennya & Biaya per Equivalent Unit dengan menggunakan a) Weighted Average b) FIFO