PORTOFOLIO PENDIDIKAN IPA NOVILIA SUSIANAWATI MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF
PORTOFOLIO PENDIDIKAN IPA NOVILIA SUSIANAWATI
MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS MODEL PEMBELA JA COOPERATIVE LEA RAN RNING MEDIA PEMBELAJARAN ASSESMEN PORTO FOLIO IPA DI SD ASSESMEN KINER JA IPA DI SD KAJIAN KITA. . .
Definisi Langkah kelebihan Contoh penerapan
• Model kerangka konseptual yang digunakan sebagai pedoman dalam melakukan suatu kegiatan. • Model Pembelajaran Model pembelajaran merupakan kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu dan berfungsi sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merencanakan dan melaksanakan aktivitas belajar mengajar.
• Model pembelajaran interaktif Model ini dirancang agar siswa akan bertanya dan kemudian menemukan jawaban pertanyaan mereka sendiri (Faire & Cosgrove dalam Harlen, 1992). Dengan pendekatan pertanyaan anak • Pembelajaran interaktif merinci langkah(mengumpulkan, memilah, dan mengubah pertanyaan-pertanyaan) dan menampilkan suatu struktur untuk suatu pelajaran IPA yang melibatkan pengumpulan dan pertimbangan terhadap pertanyaan siswa sebagai pusatnya (Harlen, 1992: 48 -50).
1. PERSIAPAN 2. kegiatan penjelajahan 3. pertanyaan siswa diarahkan guru 4. PENYELIDIKAN 5. REFLEKSI
KELEBIHAN PEMBELAJARAN INTERAKTIF siswa belajar mengajukan pertanyaan, mencoba merumuskan pertanyaan, dan mencoba menemukan jawaban terhadap pertanyaannya sendiri dengan melakukan kegiatan observasi (penyelidikan). Dengan cara seperti itu siswa atau anak menjadi kritis dan aktif belajar.
CONTOH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF • Persiapan guru meminta siswa untuk membawa beberapa jenis tumbuhan • Kegiatan Menjelajah siswa diminta untuk mengamati dengan seksama(melihat, memegang, meraba) tumbuhan miliknya dan milik temannya
• Pertanyaan siswa diarahkan oleh guru Siswa mengajukan pertanyaan, seringkali pertanyaan siswa meluas. Seperti mengapa daun warnanya hijau, mengapa bunga matahari bentuknya bulat, dan lain sebagainya. Guru bisa memberi jawaban yang disesuaikan dengan tingkat pengetahuan anak SD. • Penyelidikan Guru dan siswa menyelidiki pertanyaan mengenai bagian-bagian tumbuhan • Refleksi pada pertemuan selanjutnya dibahas hasil penelitian bagian-bagian tumbuhan.
definisi Fase Macam
Model pembelajaran siklus belajar merupakan rangkaian dari tahap-tahap kegiatan (fase) yang diorganisasi sedemikian rupa sehingga siswa dapat menguasai kompetensi-kompetensi yang harus dicapai dalam pembelajaran dengan jalan berperan aktif (Fajaroh, 2008). Siklus belajar merupakan aplikasi teori kontruktivisme.
sebelum 1. exploration (menjelajahi) 2. concept introduction (pengenalan konsep) 3. Concept application (mengaplikasi konsep). Seudah Pengembangan 1. engage (invitasi) 2. exploration (menjelajahi/menyeli diki) 3. explanation (penjelasan) 4. elaboration (pengembangan) 5. evaluation (evaluasi).
Dikembangkan lagi menjadi 7 E 1. Fase elicit 2. Fase engage 3. Fase explore 4. Fase explain 5. fase elaborate 6. fase evaluate 7. fase extend. (Bentley dan Ebert (2007))
Macam-macam 1. 2. 3. 4. 5. 6. Model Siklus Belajar PSA Model Siklus Belajar PAS Model Siklus Belajar SAP Model Siklus Belajar SPA Model Siklus Belajar APS Model Siklus Belajar ASP (Subagia, 2003 b; Subagia dan Wiratma, 2007 b
DEFINISI PRINSIP KARAKTERISTIK LANGKAH KEUNGGULAN TIPE
Definisi model pembelajaran yang mengutamakan adanya kelompok-kelompok dalam menyelesaikan permasalahan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran.
• setiap anggota kelompok (siswa), 1. bertanggung jawab atas segala sesuatu yang dikerjakan dalam kelompoknya. 2. harus mengetahui bahwa semua anggota kelompok mempunyai tujuan yang sama. 3. harus membagi tugas dan tanggung jawab yang sama di antara anggota kelompoknya. 4. akan dikenai evaluasi. 5. berbagi kepemimpinan dan membutuhkan keterampilan untuk belajar bersama selama proses belajarnya. 6. akan diminta mempertanggung jawabkan secara individual materi yang ditangani dalam kelompok kooperatif.
Karaktersitik • siswa dalam kelompok secara kooperatif menyelesaikan materi belajar sesuai kompetensi dasar yang akan dicapai. • Kelompok dibentuk dari beberapa siswa yang memiliki kemampuan berbeda-beda, baik tingkat kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. • Penghargaan lebih menekankan pada kelompok daripada masing-masing individu.
• Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa • Menyajikan informasi • Mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok -kelompok belajar • Membimbing kelompok belajar • Evaluasi dan pemberian umpan balik • Memberikan penghargaan
1. memberikan kebebasan siswa dalam praktik berpikir 2. membantu siswa mengevaluasi logika dan bukti bagi posisi dirinya atau posisi yang lain 3. siswa dapat memformulasikan penerapan suatu prinsip 4. siswa mengenali adanya suatu masalah dan memformulasikannya 5. menggunakan bahan-bahan dari anggota lain dalam kelompokn 6. mengembangkan motivasi untuk belajar
Tipe-tipe • • • Jigsaw NHT (Number Heads Together) STAD (Student Teams Achievement Divisions) TAI (Team Assisted Individualization atau Team Accelerated Instruction) Think-Pair-Share Picture and Picture Problem Posing Problem Solving Team Games Tournament (TGT)
DEFINISI FUNGSI KARAKTERISTIK MACAM
Definisi Kata media merupakan bentuk jamak dari kata medium. Medium dapat didefinisikan sebagai perantara atau pengantar terjadinya komunikasi dari pengirim menuju penerima (Heinich et. al. , 2002; Ibrahim, 1997; Ibrahim et. al. , 2001). Media merupakan salah satu komponen komunikasi, yaitu sebagai pembawa pesan dari komunikator menuju komunikan (Criticos, 1996)
• Sehingga media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan pembelajaran), sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran, dan perasaan siswa dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan belajar.
Fungsi Media Pembelajaran sebagai pembawa informasi dari sumber (guru) menuju penerima (siswa).
Macam-macam Media Pembelajaran • Menurut tujuan dan karakteristik media, media dapat digolongkan sebagiberikut 1. benda untuk didemonstrasikan 2. komunikasi lisan 3. media cetak 4. gambar diam 5. gambar bergerak 6. Film bersuara 7. mesin belajar.
KARAKTERISTIK MEDIA PEMBELAJARAN • kemampuan dalam menyajikan gambar (presentation) • faktor ukuran (size); besar atau kecil • Faktor warna (color): hitam putih atau berwarna • faktor gerak: diam atau bergerak • faktor bahasa: tertulis atau lisan • faktor keterkaitan antara gambar dan suara: gambar saja, suara saja, atau gabungan antara gambar dan suara.
DEFINISI MACAM PERENCA NAAN ASSESMEN KINERJA IPA DI SD
DEFINISI • Asesmen Kinerja yaitu penilaian terhadap proses perolehan penerapan pengetahuan dan keterampilan melalui proses pembelajaran yang menunjukan kemampuan siswa dalam proses dan produk. • Evaluasi ini didasarkan pada perbandingan kinerja siswa dalam mencapai standar excellent (keunggulan, prestasi) yang telah dicapai sebelumnya
MACAM-MACAM ASSESMEN • Asesmen Kinerja klasikal digunakan untuk mengases kinerja siswa secara keseluruhan dalam satu kelas keseluruhan • Asesmen Kinerja kelompok untuk mengases kinerja siswa secara berkelompok. • Asesmen Kinerja individu untuk mengases kinerja siswa secara individu.
perencanaan asesmen kinerja , meliputi : • Fase 1 : mendefinisikan kinerja • Fase 2 : mendesain latihan-latihan kinerja. • Fase 3 : melakukan penskoran dan perekaman/pencatatan hasil.
DEFINISI KONTEKS ASSESMEN PORTOFOLIO KELEBIHAN KEKURANGAN
DEFINISI • Portofolio yang berasal dari kata portfolio sering disebut juga dengan istilah rubrics. • Portofolio diartikan sebagai sekumpulan upaya, kemajuan atau prestasi siswa yang terencana (bertujuan) pada area tertentu. • Dikatakan pekerjaan siswa mengalami perkembangan, karena mereka dapat merevisi pekerjaannya berdasarkan hasil "self assessment"nya.
Konteks asesmen berkenaan dengan portofolio (Stiggins, 1994: 422): • Tujuan: dokumen peningkatan/kemajuan siswa selama satuan waktu. • Hakekat hasil belajar: pengetahuan, penalaran, keterampilan, produk, dan/atau afektif perlu dinyatakan dalam portofolio yang mengarahkan siswa untuk mengumpulkan sampel pekerjaannya. • Fokus bukti: menunjukkan perubahan performan/kinerja siswa dari waktu ke waktu atau status dalam satu aspek tertentu pada waktunya
Lanjutan. . . • Rentang waktu: Apabila kemajuan siswa menjadi fokus, perlu ada pembatasan waktu (satu bulan, satu semester). • Hakekat bukti: Jenis bukti apa yang akan digunakan untuk menunjukkan kemampuan siswa (tes, sampel pekerjaan, hasil observasi).
Kelebihan: • memungkinkan pendidik mengases kemampuan siswa untuk membuat, menulis, menghasilkan berbagai tipe tugas akademik; • memungkinkan guru menilai keterampilan atau kecakapan siswa; • mendorong kolaborasi (komunikasi dan hubungan) antara siswa dan guru; • memungkinkan guru mengintervensi proses dan menentukan di mana dan bilamana guru perlu membantu
Kekurangan: • Memerlukan waktu yang relatif panjang dan segera • Guru harus tekun, sabar, dan terampil • Tidak ada kriteria yang standar.
WE LOVE SCIENCE
- Slides: 38