PORIFERA DAN COELENTERATA Porifera adalah hewan air yang








































- Slides: 40
PORIFERA DAN COELENTERATA
• Porifera adalah hewan air yang hidup di laut. Hidupnva selalu melekat pada substrat (disebut sesil) dan tidak dapat berpindah tempat secara bebas. • Ciri utama : • Terdiri dari banyak sel. Ada pembagian kerja tiap sel. • Tiap sel berfungsi masing 2, spt mengambil makanan dan mencernanya. • Memiliki banyak Lubang (Pori) dan membentuk suatu Sistem Saluran. • Air dan makanan yang larut didalamnya diambil oleh hewan tersebut masuk melalui lubang Ostium, kemudian masuk ke dalam rongga tubuh. • Setelah makanan diserap air yang berlebihan dikeluarkan melalui lubang yang di sebut Oskulum.
• Terdapat sel dengan bentuk khusus yang disebut Koanosit (choanocytes) atau Sel Leher yang berflagella yang berfungsi untuk mencerna makanan. • Sel koanosit memiliki nukleus, vakuola dan flagel. Karena pencernaan berlangsung di dalam sel maka disebut pencernaan Intrasel. • Mempunyai Eksoskeleton (Rangka Luar): terdiri dari serabut-serabut lentur yang disebut Spongin dan terdiri dari duri yang disebut Spikula. • Reproduksinya dengan cara generatif (kawin), hewan ini mempunyai daya Regenerasi yang tinggi.
• Bentuk Sponge ada yg symmetry radial, ada yang Silindris (cylindrical), globose atau tak beraturan, memiliki internal skeleton terdiri dari duri-duri atau spikula (spicules) terbuat dari bahan calcium carbonate, silica, atau serabut collagen protein yang disebut spongin. • Permukaan tubuhnya banyak lobang yang menghubungkan dengan kanal (saluran) dan kamar 2 yang dibatasi oleh sel-sel leher berflagella yang disebut choanocytes;
Contoh gambar sponges
Gambar sel tubuh sponges
• Sponges memakan dengan cara sebagai filter-feeders, yaitu mengambil plankton mikroskopis dengan arus kecil di dalam air yang diciptakan oleh gerakan Choanocytes;
• Sponges dibagi menjadi Tiga Classes: • 1. Class Calcarea (sponges kapur ) dengan spikula kapur (calcareous spicules); • 2. Class Hexactinellida (glass sponges) yaitu spikula dari bahan silikat (Si 2 O 3) atau siliceous spicules; • 3. Class Demospongiae (horn sponges) dengan skeleton dari bahan spongin atau tanpa spongin; • Spikula sponges yang berbahan calcareous dan siliceous sering menjadi komponen pasir pantai daerah tropic.
. Sponge dengan spikula berbahan kapur dan spongin • .
PORIFERA DIBEDAKAN MENJADI 3 GOLONGAN CALCAREA , misal: Sycon dan Cluthrina HEXACTINELLIDA , misal: Pheronima DEMOSPONGIA, misal: Euspongila, Spongila (bertubuh lunak) → digunakan orang untuk alat pembersih kaca dan lainnya. • TIPE SISTEM PEMBULUH AIR YANG DIMILIKI OLEH PORIFERA • 1. Ascon 2. Sycon 3. Rhagon (Leucon) • •
Tiga type / jenis porifera
Contoh koloni sponge
Tiga macam type / jenis Porifera
Gambar sel tubuh sponges
• Reproduksi Porifera dilakukan dengan cara monogoni dan amphigoni • Amphi goni dilakukan dengan pembentukan spermatozoa dan ova dari Amoebocyt yg ada di bawah choanocyt. • Di dalam satu hewan diproduksi sperma dan telur, tp jarang dlm waktu berrsamaan. • Amoebocyt yang akan jadi ovum membesar & membulat, yang akan jadi sperma membelah kecil 2, kmd membulat lalu berkembang menjadi spermatozoa.
• Satu spermatozoa lalu masuk ke dalam satu ovum, dan memfertilisasinya. • Ovum yang telah difertilisasi dilingkungi oleh sel-sel disekitarnya, kmd membelah diri berkali dan membentuk larva yg keluar dr induknya dan berenang bebas. • Pada Clatrina blanca (jenis Sycon) pembelahan menghasilkan BLASTULA yg bulat memanjang. • Dinding nya terdiri dr satu lapis sel yg memanjang & berflagellum.
• COELENTERATA • Dari kata Coilos= berongga dan enteron = usus. • Jadi hewan ini mempunyai satu rongga di tengah 2 tubuhnya yang berfungsi seperti Usus pada hewan 2 tingkat tinggi. Rongga itu disebut rongga Gastrovaskuler. • Tubuhnya berbentuk Simetri Radial dan terdapat Tentakel disekitar mulutnya yang berfungsi untuk menangkap dan memasukkan makanan ke dalam tubuhnya. • Tentakel vang dilengkapi sel Knidoblas yang mengandung racun sengat disebut Nematokis (ciri khas dari hewan berongga).
Sistematika Coelenterata 1. Kelas : Hydrozoa Ordo: 1. Hydroidea, 2. Trachylinae, 3. Hydrocorallina 4. Siphonophora, 5. Graptolitida Sub Ordo : Athecata Sub Ordo : Thecata 2. Kelas: Scyphozoa Ordo: 1. Lucernaridae, 2. Semaeostomae, 3. Rhizostomae, 4. Actiniaria, 5. Madreporaria, 6. Zooantharia, 7. Antipatharia, 8. Ceriantharia • 3. Kelas: Actinozoa • •
Kelas Hydrozoa, misal: Obelia membentuk hydroid colony
Siklus hidup suatu Hydra
• Keterangan: • 1. Satu batang yg terletak horizontal dan melekat di dasar laut disebut Hydrorhiza. • 2. Batang 2 tegak yg mrpkn cabang hydrorhiza, disebut Hydrocauli (caulis=tangkai) • 3. Zooid 2 yg terdapat pd ujung cabang 2 hydrocauli. Batang 2 tsb hanya setebal benang jahit (± 0. 5 mm). • Bentuk koloni ini disebut ZOOPHYT (phyton = tumbuhan) Jadi sebenarnya koloni dari hewan yang bentuknya seperti tumbuhan
ZOOID ada tiga macam: • 1. HYDRANTH atau POLYP • 2. BLASTOSTYL (Blasteo = menghasilkan, stylos=tiang) • 3. TONJOL MEDUSA • Sehingga koloninya bersifat TRIMORPH
Bagian tubuh dari polyp dan medusa
Jelly-fish
Bagian tubuh Jelly-fish
Hydra yang hidup memiliki tentakel (bulu) memanjang. Pelindung pada bulu 2 tersebut ialah nematocysts yang terletak dalam cnidocytes.
• Medusa dari Obelia
Sejumlah nematocyst hydra terisolasi. hydra yg hidup diexposed ke dalam asam cuka (vinegar) menyebabkan dilepasnya nematocysts dari tubuh hydra.
• Tentakel Hydra dengan nematocysts. Hydra dicelup ke sam asetat (vinegar), menyebabkan nematocysts dibuang dari hydra dan beberapa nematocysts lepas. Asam asetat juga membunuh hydra.
• Gambar Irisan melintang tubuh hydra. Terlihat ada epidermis (lapisan sel terluar), mesoglea (garis tipis pd bahan seperti gel/jelly, gastrodermis (sel-sel lapisan dalam), dan rongga strovascular cavity (coelenteron; lobanh di tengah badan tempat makanan dicerna).
Potongan melintang tubuh sea anemone
A marine stony coral showing the numerous calcareous chambers that were once occupied by tentacle-bearing polyps. Colonies of stony corals are important reef builders in warm, tropical waters. Reef corals may form (1) fringing reefs extending out to 0. 4 kilometers from shore; (2) barrier reefs separated by a lagoon of considerable width and depth from a shore; and (3) atolls or circular reefs that encircle a lagoon of water and not enclosing an island