POKOK BAHASAN 1 2 3 4 5 6
POKOK BAHASAN 1. 2. 3. 4. 5. 6. Pengertian Manajemen Kesehatan Prinsip-prinsip manajemen pelayanan Teori Manajemen Pelayanan Sistem Manajemen kesehatan Aplikasi manajemen dalam layanan kesehatan Fungsi-fungsi Manajemen (Teori Motivasi, wewenang dan delegasi) 7. Fungsi dan tingkatan manajer 8. Hierarki pelayanan kesehatan di Indonesia (Permenkes)
INTI MANAJEMEN ADMINISTRASI MANAJEMEN KEPEMIMPINAN PENGGERAKAN, MOTIVASI, KOMUNIKASI, HAM
PENGERTIAN MANAJEMEN • ILMU TERAPAN • Membantu manajer memecahkan masalah organisasi • Tujuan: terselenggaranya fungsi 2 manajemen yang berhasil guna (efektif) dan berdaya guna (efisien)
Adm Kesh Hukum Kesh Sub Sistem MANAJE KESH IPTE K Info Kesh
PRINSIP-PRINSIP MANAJEMEN PELAYANAN PRIMA, PROVIDER HARUS: 1. Mengelola momen kritis pelayanan 2. Berempati kepada konsumen dg cara membuat lingkaran pelayanan 3. Menghindari terjadinya 5 GAP 4. Identifikasi kebutuhan konsumen sesungguhnya 5. Sediakan pelayanan terpadu/one-stop-shop
MANAJEMEN PELAYANAN PRIMA, PROVIDER HARUS: . . . (2) 6. Buat sistem yang mendukung pelayanan 7. Usahakan semua karyawan ber tg jwb thd kual pelayanan 8. Layani keluhan pasien dg baik 9. Karyawan sama penting dg konsumen 10. Bersikap tegas tetapi ramah thd konsumen 11. Jalin kom & interaksi khusus dg pelanggan 12. Selalu kontrol kualitas
TEORI MANAJEMEN PELAYANAN • MOMEN KRITIS PELAYANAN/MOMENT OF TRUTH – Kontak yg terjadi antara konsumen dg setiap aspek orgs yg akan membentuk opini konsumen ttg kualitas pelayanan yg diberikan oleh orgs tersebut (Albrecht & Bradford, 1990)
MOMEN KRITIS PELAYANAN/MOMENT OF TRUTH. . . (2) Harus ada kesesuaian antara 3 faktor: 1. Konteks pelayanan 2. Referensi yang dimiliki konsumen 3. Referensi yang dimiliki anggota organisasi penyelenggaran pelayanan
Moment of Truth KONTEKS PELAYANAN INPUT: Perilaku Nilai Keyakinan Keinginan Perasaan Ekspektasi REFERENSI dari KONSUMEN REFERENSI dari PETUGAS KESH
LINGKARAN PELAYANAN (THE CIRCLE OF SERVICE) AKHIR LINGKARAN Ke arena parkir Disapa Satpam Keluar AWAL LINGKARAN Masuk arena parkir Cari pusat informasi Disapa petugas Penjelasan admisi Membayar Disapa kasir Menuju pelayanan beirkutnya ; obat/RI Kembali ke admisi Ambil antrian menunggu Menuju ruang pemeriksaan Diperiksa dokter Diberi petunjuk pelayanan selanjutnya Lingkaran Pelayanan (poliklinik)
METODE EXIT dan VOICE EXIT • Jika pelayanan publik tdk berkualitas, konsumen harus punya kesempatan memilih lembaga publik lain yg disukai VOICE • Kesempatan utk mengungkapkan ketidakpuasan kpd lembaga penyelenggara pelayanan publik
Penghambat Mekanisme EXIT: Penghambat mekanisme VOICE: 1. Kekuatan pemaksa dr negara 1. Pengetahuan & kepercayaan thd mekanisme yg ada 2. Tdk tersedianya lembaga penyelenggara publik alternatif 2. Aksesbilitas & biaya utk mempergunakan mekanisme tsb 3. Tidak tersedia biaya utk pint 2.
MODEL SEGITIGA PELAYANAN Strategi Pelayanan (baik) Sistem Pelayanan (ramah) (fokus) Pelanggan The Service Triangle
MODEL GAP PENYEBAB GAP 1: PERSEPSI MANAJEMEN 1. kurang/tidak memanfaatkan riset (berbeda harapan ant pemasaran konsumen & manajemen) 2. Top down komunikasi yg kurang efektif 3. Terlalu banyak tingkatan manajemen GAP 2: PERSEPSI KUALITAS (berbeda persepsi ant harapn konsumen dg spesifikasi kualitas pelayanan yg dirumuskan) 1. Komitmen manajemen thd kualitas yan lemah 2. Persepsi ttg feasibilitas tdk tepat 3. Standarisasi tugas yg tidak tepat 4. Perumusan tujuan yg kurang tepat
GAP PENYEBAB GAP 3: PENYELENGGARAAN PELAYANAN (pelayanan yang diberikan berbeda dg spesifikasi yg dirumuskan) 1. Ketidakjelasan peran 2. Ada konflik peran 3. Karakteristik pekerja dg pekerjaan tdk cocok 4. Karakteristik pekerjaan dg teknologi tidak cocok 5. Sistem pengawasan yg tdk tepat, kontrol lemah 6. Tim tidak kompak 1. Kurangnya komunikasi horisontal 2. Cenderung mengobral janji GAP 4 (KOMUNIKASI PASAR) (ada perbedaan ant pelayanan yg diberikan dg komunikasi ekternal thd konsumen) GAP 5: KUALITAS PELAYANAN (pelayanan yg diharapkan konsumen tidak sama dg pelayanan yg diterima) 1. Akumulasi dari ke 4 gap diatas
- Slides: 16