Peta Jalan Pengembangan PKH di Masa Depan Oleh
Peta Jalan Pengembangan PKH di Masa Depan Oleh: Dr. Ir. Rd. Harry Hikmat, M. Si Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Dalam acara Workshop Komplementaritas Program Keluarga Harapan Jakarta, 13 November 2019 1
Visi dan Misi Presiden RI Tahun 2020 - 2024 Visi Terwujudnya Indonesia Maju Yang Berdaulat, Mandiri, Dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong-royong Misi 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Peningkatan kualitas manusia Indonesia. Struktur ekonomi yang produktif, mandiri, dan berdaya saing. Pembangunan yang merata dan berkeadilan. Mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan. Kemajuan budaya yang mencerminkan kepribadian bangsa. Penegakan sistem hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan tepercaya. Perlindungan bagi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga. 8. Pengelolaan pemerintahan yang bersih, efektif, dan tepercaya. 9. Sinergi pemerintah daerah dalam kerangka Negara Kesatuan. 2
Misi 1. Peningkatan kualitas manusia Indonesia. Penjabaran Misi Presiden dalam Program Keluarga Harapan 2020 - 2024 Program Aksi Kegiatan Prioritas PKH 1. 1 Mengembangkan Sistem Jaminan Gizi dan Tumbuh Kembang Anak Stunting atau gagal tumbuh merupakan ancaman utama terhadap kualitas manusia Indonesia serta ancaman terhadap kemampuan daya saing bangsa. Oleh karena itu, kita akan menurunkan angka stunting dengan menjamin bahwa setiap anak Indonesia bisa tumbuh kembang dengan baik melalui upaya: • Memperbaiki pola asuh keluarga. Kegiatan P 2 K 2/FDS modul Kesehatan dan Gizi • Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan • Gizi Ibu Hamil dan pemeriksaaan kehamilan • Menyusui dan layanan kesehatan setelah kehamilan • Kesakitan dan Kesehatan Lingkungan (cuci tangan, jamban etc) • Kartu Indonesia Sehat • Pemberian Makanan Tambahan 1. 6 Menguatkan Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan merupakan kunci keberhasilan negara dalam membumikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Oleh karena itu, kita harus terus mendorong perempuan Indonesia makin memiliki peran penting dalam ranah keluarga maupun publik. Sebagai Ibu bangsa, perempuan mendidik anak-anak sebagai penerus masa depan bangsa, memperbaiki mentalitas bangsa, menjaga moral keluarga, serta menggerakkan ekonomi keluarga dan masyarakat. • Menguatkan perencanaan dan penganggaran responsif gender. • Meningkatkan akses perempuan/ibu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan kesehatan reproduksi, terutama untuk menurunkan Angka Kematian Ibu. • Meningkatkan akses anak-anak perempuan untuk memperoleh pendidikan. • Memfasilitasi peran perempuan/ibu dalam penguatan ekonomi keluarga. • Memfasilitasi perempuan untuk mengakses teknologi, pembiayaan dan pendampingan inovasi, termasuk untuk merintis usaha dan menjadi wirausahawan. • Meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dari segala bentuk kekerasan dan tindakan diskriminatif. • Meningkatkan pelibatkan perempuan/ibu dalam menjaga tumbuh kembang anak serta pendidikan karakter dalam keluarga. Kegiatan P 2 K 2/FDS modul Pendidikan • Menjadi orang tua yang sukses • Memahami perilaku belajar anak usia dini • Menumbuhkan perilaku positif anak • Membantu anak sukses di sekolah • PIP dan Bidik Misi Kegiatan P 2 K 2/FDS modul Pengelolaan Keuangan • Mengatur sumber daya yang terbatas, Strategi menabung dan berhutang, Memulai usaha sendiri, Usaha Mikro. Kecil Menengah • Kewirausahaan • Pemasaran • KUBE Jasa dan produksi • E-Warong da KUBE PKH • Pemasaran Online • BPNT Kegiatan P 2 K 2/FDS modul Perlindungan Anak • Pencegahan kekerasan • Pencegahan penelantaran • termasuk Anak Berkebutuhan Khusus • Mencegah Kekerasan dalam Rumah Tangga • Perlindungan Ibu • PKSA
Penjabaran Misi Presiden dalam Program Keluarga Harapan 2020 - 2024 Misi Program Aksi 3. Pembangunan yang Merata dan Berkeadilan 3. 4 Mengembangkan Reformasi Sistem Jaminan Perlindungan Sosial Warga miskin harus mendapatkan jaminan perlindungan dan bantuan sosial sehingga bisa memenuhi kebutuhan dasarnya. Untuk itu, kita akan fokus pada: • Menjaga daya beli melalui stabilisasi harga kebutuhan pokok dan meningkatkan pendapatan masyarakat. • Melanjutkan reformasi sistem penyaluran bantuan sosial seperti KIP, PBI JKN-KIS, PKH, Bantuan Pangan Non Tunai sehingga lebih sederhana, transparan, tepat sasaran, terintegrasi, serta memperhatikan penciptaan multiplier bagi ekonomi UMKM. • Memperkuat Program Keluarga Harapan melalui peningkatan besaran manfaat dengan target sasaran yang tepat. • Perluasan sasaran Bantuan Pangan Non Tunai secara bertahap. • Melanjutkan reformasi sistem subsidi agar lebih tepat sasaran. Kegiatan Prioritas PKH • • Keluarga miskin yang mendapatkan bantuan tunai bersyarat Calon KPM pengganti yang divalidasi KPM yang graduasi SDM PKH yang mendapatkan penguatan teknis KPM yang mengakses layanan Pendidikan KPM yang mengakses layanan Kesehatan KPM komponen kesejahteraan sosial yang mendapatkan bantuan tunai bersyarat KPM yang mendapatkan pendampingan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P 2 K 2/FDS) 4
Analisa Situasi - Sasaran Makro 2020 -2024 2015 2020 2025 271066. 40 284829. 00 255461. 70 Jumlah Penduduk Proyeksi Data Penduduk Indonesia (dalam ribuan) Pertumbuhan Ekonomi 5, 4 -6, 0 %/tahun (2020 -2024) ) Kemiskinan 6, 5 – 7, 0 % ( Target 2024) Pengangguran 4, 0 - 4, 6 % ( target 2024) Sumber : Rancangan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menenganh Nasional 2020 -2024 - BAPPENAS Indeks Gini 0, 370 - 0, 374 (target 2024) Inflasi 2, 0 -4 , 0 % (2020 -2024) 5
Analisis Situasi Kemiskinan dan Ketimpangan Kemiskinan dan ketimpangan tdk ada perubahan signifikan Efek Akhir Efek Langsung Masalah Utama Penyebab Langsung Perluasan dan integrasi program bansos kurang efektif Kelompok miskin dan rentan tereksklusi, terutama pada daerah sulit akses Rendahnya pemahaman akan pentingnya program bansos dan hasilnya akan mengakibatkan rendahnya dukungan anggaran Kapasitas kelembagaan untuk perluasan dan promosi program bantuan sosial perlu ditingkatkan Kapasitas kelembagaan program kurang proporsional dengan beban tugas Kelembagaan daerah dan mekanisme untuk menjangkau daerah terpencil, akses sulit dan masyarakat rentan belum efektif Strategi advokasi untuk PKH sebagai episentrum program bansos lainnya masih lemah 6
Akar Penyebab • • • Belum memadai prosedur pelaksanaan untuk mengelola bantuan sosial pada daerah sulit/ terpencil Belum secara baik dipenuhi akan kebutuhan-kebutuhan anggaran untuk implementasi program di daerah sulit Sulitnya akses layanan sosial dasar untuk daerah terpencil Ketimpangan adanya pelayanan dasar pendidikan dan kesehatan pada daerah terpencil mengurangi kinerja kondisonalitas • • • Kapasitas kelembagaan masih terbatas untuk perluasan program dan integrasi program bansos lain Kekurangsesuaian pendekatan dan metode pelatihan untuk perubahan sikap dan perilaku Cara pendampingan yang inovatif belum melembaga Sistem pengembangan SDM yang belum memadai Bisnis proses secara otomatis masih menjadi persoalan di daerah sulit Sistem pembayaran yang kompleks terutama di daerah sulit akses jaringan internet Beragam sistem penyaluran butuh pemutakhiran dan pengembangan alternatif • • Masih rendahnya akses informasi untuk semua tingkatan kaitan dengan implementasi program Terbatasnya penguatan diferensiasi peran SDM PKH sesuai dengan tingkatan kewenangan dan spesialisasi Strategi komunikasi dan advokasi untuk bantuan sosial masih belum memadai Masih lemahnya kapasitas analisis, komunikasi dan advokasi untuk PKH dan intervensi bantuan sosial lainnya 7
Agenda Pembangunan RPJMN 2020 -2024 1 Memperkuat Ketahanan Ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas 2 Mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan 3 Meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing Tujuan Membentuk Sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing yaitu sumber daya manusia yang sehat dan cerdas, adaptif, inovatif, terampil, dan berkarakter Kebijakan 4 Membangun kebudayaan dan karakter bangsa 5 Memperkuat infrastruktur untuk mendukung pembangunan ekonomi dan pelayanan dasar 6 Membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim 7 Memperkuat stabilitas polhukham dan transformasi pelayanna publik Sumber : Rancangan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menenganh Nasional 2020 -2024 - BAPPENAS 1. Pengendalian penduduk dan penguatan tata kelola kependudukan 2. Pemenuhan layanan dasar dan perlindungan sosial 3. Peningkatan kualitas anak, perempuan dan pemuda 4. Pengentasan kemiskinan 5. Peningkatan produktivitas dan daya saing angkatan kerja Pendekatan Siklus Hidup dan Inklusif (termasuk memperhatikan kebutuhan usia lanjut dan disabilitas)
9
10
Perkembangan Target KPM dan Anggaran PKH Jumlah Graduasi KPM PKH (2015 sd 2019) Target penurunan kemiskinan 6, 5 – 7, 0 % ( Target 2024) Sumber : Rancangan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menenganh Nasional 2020 -2024 - BAPPENAS Tahun 2019 Tahun 2015 SD 2017 230. 351 KPM Tahun 2018 621. 789 KPM Target 800. 000 KPM (8%) Tahun 2020 • Target • 1 Juta KPM • (10%) 11
Perbandingan Data Penyaluran Tahun 2017 -2019 per tahap 12, 000 9, 877, 322 9, 841, 003 9, 915, 396 10, 000, 232 10, 000 9, 487, 909 9, 640, 823 9, 822, 539 9, 555, 672 Untuk memenuhi target 10 juta dilakuakn penggenapan pada setiap penyaluran 8, 000 5, 954, 955 5, 895, 180 5, 889, 078 5, 782, 609 5, 750, 405 5, 719, 577 5, 687, 316 5, 535, 030 5, 486, 372 5, 445, 114 5, 330, 754 6, 000 5, 181, 798 3, 684, 412 3, 682, 570 3, 607, 408 3, 539, 170 3, 469, 798 3, 462, 715 3, 362, 623 3, 287, 820 4, 000 2, 000 Jumlah KPM tahun 2017 yang graduasi sebanyak 773. 157 KPM Jumlah KPM tahun perluasan 2018 yang graduasi sebanyak 396. 592 KPM TAHAP I 2017 TAHAP III 2017 TAHAP IV 2017 TAHAP I 2018 TAHAP III 2018 TAHAP IV 2018 TAHAP I 2019 TAHAP III 2019 TAHAP IV 2019 KPM 2017 KPM PERLUASAN 2018 JUMLAH KPM 2017 & PERLUASAN 2018 12
Perbandingan Data Penyaluran Tahun 2017 -2019 per tahap 13
Strategi Perubahan Perilaku melalui : Family Development Sessions (FDS) Peningkatan Kemampuan Keluarga • Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan • Gizi Ibu Hamil dan pemeriksaaan kehamilan • Menyusui dan layanan kesehatan setelah kehamilan • Kesakitan dan Kesehatan Lingkungan (cuci tangan, jamban etc) • Kartu Indonesia Sehat • Pemberian Makanan Tambahan • Menjadi orang tua yang sukses • Memahami perilaku belajar anak usia dini • Menumbuhkan perilaku positif anak • Membantu anak sukses di sekolah • PIP dan Bidik Misi Kesehatan dan Gizi Pendidikan • Mengatur sumber daya yang terbatas • Strategi menabung dan berhutang • Memulai usaha sendiri • Usaha Mikro. Kecil Menengah • Kewirausahaan • Pemasaran • KUBE Jasa dan produksi • E-Warong da KUBE PKH • Pemasaran Online • BPNT Pengelolaan Keuangan • Pencegahan kekerasan • Pencegahan penelantaran • termasuk Anak Berkebutuhan Khusus • Mencegah Kekerasan dalam Rumah Tangga • Perlindungan Ibu • PKSA Perlindungan Anak • Perawatan kesehatan lansia dan PDB. • Pemenuhan kebutuhan dasar Lansia dan PDB. • Home Care Services Kesejahteraan Sosial 14
Strategi Graduasi Sejahtera Mandiri KPM PKH untuk mendukung Penghidupan Berkelanjutan BANTUAN SOSIAL PKH MASA KEPESERTAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN FAMILY DEVELOPMENT SESSION (Modul Pengelolaan Keuangan Dan Perencanaan Usaha) PENGUATAN EKONOMI KELUARGA (Kelompok Usaha Bersama/KUBE*, Usaha Ekonomi Produktif, Wirausaha Mandiri) * ) KPM PKH bisa mendapatkan bantuan sosial KUBE seperti ewarong KUBE PKH yang dibentuk untuk melayani KPM BPNT PENINGKATAN KETERAMPILAN USAHA (Kerjasama Dengan Kementerian Perindustrian, Pelaku Usaha Dan LSM) GRADUASI Referal Pada Program Pemberdayaan Pusat/ Daerah, Lembaga Keuangan Formal
REKAP DATA KPM PKH KOMPLEMENTARITAS (BPNT, RASTRA, KIS, KIP) NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 PROPINSI ACEH BALI BANTEN BENGKULU DI YOGYAKARTA DKI JAKARTA GORONTALO JAMBI JAWA BARAT JAWA TENGAH JAWA TIMUR KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN UTARA KEP. BANGKA BELITUNG KEP. RIAU LAMPUNG MALUKU UTARA NUSA TENGGARA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR PAPUA BARAT RIAU SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI TENGAH SULAWESI TENGGARA SULAWESI UTARA SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN SUMATERA UTARA Grand Total JMLKPM 290 81. 100 257. 577 88. 007 218. 011 49. 293 60. 042 101. 974 1. 683. 256 1. 492. 599 1. 711. 132 151. 107 100. 857 45. 367 67. 636 12. 790 21. 468 39. 265 453. 782 98. 761 34. 026 336. 475 371. 970 35. 404 28. 370 153. 974 61. 448 299. 506 145. 447 118. 955 95. 711 182. 477 299. 820 431. 731 9. 619. 628 Keterangan : Sumber e-PKH JMLAK 1. 492. 396 419. 066 947. 884 366. 325 927. 571 260. 526 280. 033 439. 753 7. 480. 298 7. 384. 815 6. 653. 189 636. 077 402. 121 208. 676 296. 568 63. 837 107. 985 192. 081 1. 854. 415 471. 186 150. 927 1. 098. 382 1. 737. 522 107. 074 99. 343 763. 284 343. 234 1. 707. 283 647. 962 576. 512 397. 230 872. 871 1. 351. 554 2. 332. 581 43. 070. 561 BPNT 288. 750 80. 373 256. 632 86. 989 217. 309 49. 128 59. 802 100. 919 1. 675. 290 1. 489. 460 1. 704. 745 150. 695 99. 476 45. 228 67. 292 12. 754 21. 294 38. 964 450. 859 97. 661 33. 811 335. 771 364. 398 34. 935 27. 349 153. 908 60. 977 296. 190 144. 870 117. 692 95. 369 182. 237 298. 866 429. 934 9. 569. 927 JMLKIS 1. 472. 305 410. 474 921. 848 334. 640 921. 057 259. 978 272. 571 404. 872 7. 199. 974 7. 205. 915 6. 347. 686 604. 414 385. 419 198. 864 286. 073 62. 394 103. 081 183. 480 1. 709. 033 438. 041 138. 289 1. 032. 173 1. 601. 479 96. 263 89. 564 729. 156 331. 618 1. 626. 621 606. 934 535. 595 383. 647 848. 846 1. 260. 009 2. 235. 711 41. 238. 024 JMLANAKSD 296. 486 68. 176 169. 328 70. 783 109. 769 54. 464 54. 375 86. 103 1. 320. 863 1. 136. 886 964. 949 138. 524 71. 414 40. 260 61. 291 13. 299 20. 721 43. 864 366. 858 91. 064 28. 269 202. 383 381. 699 21. 924 19. 111 161. 316 72. 452 318. 510 141. 397 117. 806 71. 405 189. 178 272. 584 490. 700 7. 668. 211 JMLKIPSD 88. 921 21. 539 40. 024 25. 418 30. 499 10. 898 18. 294 30. 053 441. 759 382. 441 316. 430 45. 559 22. 810 12. 352 18. 281 3. 479 6. 353 15. 328 134. 024 25. 369 8. 079 66. 860 125. 625 6. 381 5. 212 56. 408 22. 060 110. 260 45. 832 36. 667 20. 354 56. 305 96. 503 143. 910 2. 490. 287 JMLANAKSMP 148. 077 39. 433 74. 063 41. 220 72. 266 18. 696 31. 499 42. 822 672. 727 647. 701 517. 577 65. 443 40. 420 20. 129 28. 112 6. 383 8. 660 20. 743 154. 643 47. 747 15. 950 100. 947 217. 982 10. 045 10. 244 80. 708 37. 958 167. 667 66. 718 62. 577 41. 218 95. 221 133. 335 271. 443 4. 010. 374 JMLKIPSMP 46. 116 13. 985 19. 158 16. 732 21. 985 4. 641 12. 117 16. 101 244. 688 237. 987 174. 177 22. 867 13. 082 6. 349 9. 492 1. 906 3. 097 7. 363 56. 856 14. 622 4. 875 34. 835 79. 187 2. 807 3. 365 29. 747 14. 305 64. 474 24. 362 21. 755 13. 564 29. 721 49. 178 86. 185 1. 401. 681 JMLANAKSMA 119. 034 33. 388 54. 318 29. 657 73. 447 17. 259 22. 633 33. 583 481. 780 494. 707 421. 845 45. 137 29. 613 13. 941 23. 378 5. 008 6. 662 15. 491 108. 678 43. 672 12. 870 72. 387 149. 493 8. 414 8. 657 63. 952 27. 348 121. 951 46. 032 48. 896 34. 660 75. 224 102. 526 212. 759 3. 058. 400 JMLKIPSMA 35. 543 11. 782 13. 579 11. 407 21. 379 4. 236 8. 467 12. 027 169. 299 177. 371 136. 034 15. 036 9. 047 4. 273 7. 623 1. 431 2. 330 5. 363 38. 073 13. 110 3. 683 23. 362 51. 264 2. 273 2. 668 22. 388 9. 915 45. 705 15. 815 16. 190 10. 908 22. 920 36. 231 64. 377 1. 025. 109
Komplementaritas PKH tahun 2019 45, 000 41, 238, 024 40, 000 35, 000 30, 000 25, 000 20, 000 15, 000 10, 000 9, 619, 628 9, 569, 927 7, 668, 211 4, 010, 374 5, 000 - 2, 490, 287 KPM PKH BPNT ARTKIS ANAKSD KIPSD 3, 058, 400 1, 401, 681 ANAKSMP KIPSMP 1, 025, 109 ANAKSMA KIPSMA 2, 939, 885 2, 221, 994 ANAKKELUARSMA 10, 489 3, 428 147, 610 ANAKKULIAH BIDIKMISI BUMIL 2, 737, 056 105, 152 BALITA LU DB 17
KOMPLEMENTARITAS PKH TAHUN 2019 Program perlindungan sosial dan jaminan sosial didesain untuk saling melengkapi sehingga menimbulkan daya ungkit yang besar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin. 9. 619. 628 AK KULIAH 10. 489 Jiwa (0. 47%) 2. 221. 994 Peserta PKH berhak memperoleh bantuan komplementaritas lainnya. 2. 221. 994 7. 668. 211 KPM BPNT 9. 569. 927 jt Keluarga (99. 48%) AK BIDIKMISI 3. 428 Jiwa (0. 15%) AK KIP-SD 2. 490. 287 Jiwa (32. 48%) 4. 010. 374 PKH 9. 6 jt KPM LU 2. 737. 056 jiwa KPM DB 105, 152 jiwa 43. 070. 561 JIWA AK KIP-SMP 1. 401. 681 Jiwa (34. 95%) AK KIP-SMA 1. 025. 109 Jiwa (33. 52%) AK KIS 41. 238. 024 Jiwa (95. 75%) 43. 070. 561 : Anggota KPM PKH Bidik Misi : 3. 428 Jiwa (32. 7%) dari anak kuliah Data Tahap 4 Tahun 2019 3. 058. 400 18
KOMPLEMENTARITAS PKH TAHUN 2019 KATEGORI PKH KOMPLEMENTARITAS KPM BPNT 9. 619. 628 AKPM KIS 43. 070. 561 SD KIPSD 7. 668. 211 SMP KIPSMP 4. 010. 374 SMA KIPSMA 3. 058. 400 KULIAH AK KULIAH 2. 221. 994 AK BIDIKMISI 9. 569. 927 41. 238. 024 2. 490. 287 1. 401. 681 1. 025. 109 10. 489 3. 428 % 99, 48 95, 75 32, 48 34, 95 33, 52 0, 47 0, 15 19
Capaian Indikator Kinerja PKH Output Kegiatan Baseline (2016) Target 2017 Capaian 2017 2018 Tidak Rencana Aksi Peningkatan disusun Rencana Aksi Tersedia Rencana Aksi Peningkatan diimplementasikan secara memuaskan 15% 27% 100% (>>) 39% 1. Penguatan PMIS PKH diimplementasikan 2. Proporsi kecamatan dengan keluarga penerima manfaat PKH yang telah beralih ke metode pembayaran non tunai Capaian 2018 2019 PMIS PKH diaudit dan PMIS PKH telah dibangun. rekomendasi peningkatan sedang diujicobakan diberikan 2020 Rekomendasi peningkatan pada Laporan Audit diimplementasikan 100% 56% 73% TOR Pilot GRS sudah tersedia dan menjadi tempat pengaduan bagi 2008 kasus Peluncuran GRS yang telah diperbarui Hasil Analisis Pengaduan 3. Peluncuran Sistem Penanganan Pengaduan/Keluhan (Grievance Redress System. GRS) yang telah diperbarui setelah dilakukan evaluasi uji coba (pilot) Tidak Rancangan disusun 4. Proporsi keluarga penerima manfaat PKH dengan verifikasi kondisionalitas yang telah tercatat dalam PMIS PKH 40% 50% 49. 8% (<) 75% 50% Masih dalam proses penghitungan 85% 90% 5. Proporsi keluarga penerima manfaat PKH yang menerima program bantuan sosial lain 13. 6% 40% 10% (<<) 70% 20. 29% masih dalam proses 85% 95% 6. Proporsi keluarga penerima manfaat PKH dengan nomor NIK yang telah diverifikasi 73. 5% 80% 81% (>) 90% 97. 42% 95% 7. Jumlah kelompok ibu-ibu penerima manfaat PKH yang menerima Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P 2 K 2/FDS) dari fasilitator terlatih 7. 357 32. 000 92. 176 (>>) 56. 000 225. 490 81. 000 106. 000 5. 98 juta 6. 22 juta (>) 8 juta 10. 000. 232 10 juta 48% 60% 70% (>>) 70% 21. 42% masih dalam proses 80% 85% 8. Jumlah total keluarga penerima manfaat PKH 9. Rasio jumlah keluarga penerima manfaat PKH terhadap jumlah keluarga sasaran/miskin yang tinggal di daerah terpencil dan perbatasan Sumber : hasil Evaluasi BPKP dan Bank Dunia per 20 Maret 2018 Catatan : * Capaian 2017 telah diverifikasi oleh BPKP ** Capaian 2018 akan dilakukan verifikasi oleh BPKP pada bulan Februari 2019. Rancangan Tersedia. Uji coba (pilot) CC Diujicoba dan diimplementasi. Diluncurkan dan dievaluasi 20
Social Media VOIP 3144321 21
MILESTONE PKH • Kenaikan target KPM 3, 5 juta menjadi 6 Juta KPM • Penyempurnaan kelembagaan dari UPPKH menjadi terintegrasi dengan lembaga eksisting • Transformasi penyaluran Bantuan Sosial Tunai menjadi non Tunai bagi 1, 2 JUTA KPM • Peluncuran KKS dengan teknologi e-wallet dan saving account • Transformasi penyaluran menjadi seluruhnya 6 Juta KPM menggunakan mekanisme non Tunai • Pelaksanaan FDS secara masif bagi KPM diikuti oleh review modul dan pelatihan bagi seluruh pendamping PKH Dampak Positif “Penurunan signifikan gagal transaksi sampai dengan 0. 002%” • Komplementaritas berbagai program • Strategi graduasi 2016 • Kenaikan target KPM dari 6 juta menjadi 10 juta KPM • Peluncuran Aplikasi OM SPAN bekerjasama dengan Kementerian keuangan yang mengatur konfirmasi data penerima bantuan sosial non tunai dan Penyampaian informasi penyaluran bantuan sosial non tunai • Contac Center 2017 (Direktur SITP pada High Level Meeting Evaluasi OM-SPAN untuk Bansos PKH, Rekonsiliasi dan Sistem Payment) 2018 • Peluncuran E-PKH sistem aplikasi manajemen CCT (Conditional Cash Transfer) untuk Program Keluarga Harapan. • E-PKH platform yang dapat digunakan via android maupun website § Penyempurnaan Integrasi Data Transaksi E-PKH dengan SIKS-NG 2019 22
Strategi Penguatan PKH Tahun 2020 – 2024 1 Penguatan MIS dan link ke BDT/SIKS: 1. Sinkronisasi E-PKH dengan PBDT SIKS-NG dengan PBDT Pusdatin dan link ke NIK, KIP, KIS, dsb) untuk penggunaan satu kartu kombo KKS (PKH dan BPNT/Rastra) 2. Dashboard untuk memantau pemenuhan kondisionalitas, graduasi kepesertaan, dan komplementaritas. 3. Optimalisasi server PKH di Pusdatin untuk berbagai program, untuk mendorong efisiensi dan efektivitas. 4 Strategi Graduasi Program: 1. Institusionalisasi kriteria dan threshold graduasi program (resertifikasi). 2. Penguatan MIS dan sistem pengaduan untuk updating data (keluar masuk peserta PKH) yang mendukung resertifikasi berkala. 3. Integrasi skema graduasi dengan program lain, untuk memastikan peserta graduasi tidak kembali jatuh miskin. 4. pendekatan pengembangan penghidupan berkelanjutan. 5. Kerjasama dengan berbagai instansi maupun swasta dalam pemberdayaan sosial ekonomi 2 Penguatan Pendampingan 1. Bimtek & pelatihan: a) standar kompetensi; b) promosi perubahan perilaku dan gizi melalui FDS dan komplementaritas program lain 2. Kerjasama dengan Pemda, PT, organisasi kemasyarakatan, & program mitra lain untuk rekruitmen SDM dan pelatihan pendamping 3. Tunjangan operasional, dan rasio beban kerja, terutama di daerah padat atau sulit. 4. Review kapasitas pendamping PKH dalam mendukung program diluar PKH 5 Memastikan Komplementaritas Program: 1. Pemutakhiran dan sosialisasi data PKH kepada program lainnya: NIK, akte, dsb. 2. Koordinasi Pemda untuk komplementaritas dukungan APBD dan Dana Desa bagi KPM PKH. 3. Memberikan akses pelatihan dan peluang kerja ke sektor formal, bagi kepala keluarga PKH. 3 Penguatan FDS 1. Penguatan modul gizi FDS 2. Pembangan E-Learning. 3. Kerjasama dengan berbagai K/L dan stakeholders untuk memastikan efektivitas hasil FDS 4. Komplementaritas program yang fokus peningkatan gizi. 5. Pengembangan Modul Ekonomi untuk literasi perbankan dan pemberdayaan sosial ekonomi 6. Supervisi FDS oleh Peksos Supervisor 6 Penguatan Kelembagaan PKH 1. Internal Kemsos: kerjasama lintas program (data, komplementaritas, pendamping, pengaduan, dsb). 2. Eksternal: Revitalisasi peran Tim Koordinasi di Pusat dan Daerah 3. Contac center 23
Tantangan ke Depan Resertifikasi KPM Berdasarkan Sistem Integrasi BANTUAN SOSIAL Single Registry System Percepatan Graduasi melalui pendekatan pengembangan penghidupan berkelanjutan Alternatif kanal penyaluran bantuan sosial di daerah sulit dan terpencil Adaptive Social Protection melalui PKH
Transformasi Menuju Sosial Ekonomi Digital PERTUMBUHAN SOSIIAL EKONOMI YANG KUAT, SEIMBANG, INKLUSIF & BERKELANJUTAN STABILITAS MAKRO & MONETER STABILITAS SISTEM KEUANGAN INTEGRASI SOSIAL EKONOMI DAN KEUANGAN DIGITAL* ELEKTRONIFIKASI ENVIROMENTAL SCANNING KESIAPAN SDM PKH DAN DINSOS KETERSEDIAAN ALTERNATIF KANAL PEMBAYARAN KETERSEDIAAN INFRASTRUKTUR LITERACY MASYARAKAT PROGRAM PRIORITAS OUTCOME PRINSIP STAGING FOKUS PROGRAM PERUBAHAN PERILAKU GRADUASI BANSOS FDS/P 2 K 2 KEMANDIRIAN Bansos dan subsidi tersalur sesuai Prinsip 6 T** Dilaksanakan secara masif oleh SDM yang tersertifikasi sesuai dengan modul Terakses berbagai layanan program lainnya bantuan lanjutan maupun akses ekonomi INKLUSIF ----- EFEKTIF ----- AMAN ------ INOVATIF ------- TERJANGKAU AWARENESS ADOPSI KUALITAS INTEGRASI BERDAMPAK LUAS ------- MENYASAR UNBANKED --------- LAYANAN PUBLIK KEBIJAKAN & REGULASI KELEMBAGAAN • Penguatan E-PKH dan LINK SINK- NG • Penguatan Pendampingan • Penguatan FDS • Strategi Graduasi Program • Memastikan Komplementaritas Program • Penguatan Kelembagaan PKH KOORDINASI & KETENTUAN STRATEGI, ROAD MAP, DAN EDUKASI FAKTOR PENDUKUNG MODAL BISNIS KEY STRATEGY POLICY DIRECTION KEUANGAN INKLUSIF MONITORING & EVALUASI SDM Sumber : modifikasi kesepakatan Rapat Koordinasi Pusat BI
- Slides: 26