PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 2 6 TAHUN
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 2 -6 TAHUN (Masa Kanak-Kanak Awal)
KELOMPOK 3 : • • • Diana Pertiwi Faris Mustajir Nuristiqomah Nafisatul Ummah Anggi Bima Hidayatullah (1400007026) (1400007047) (1400007052) (1400007058) (1400007074)
Pengertian dan Ciri Masa Kanak-Kanak Awal Perkembangan Fisik Motorik Perkembangan Kognitif Video Perkembangan Sosial Emosional
Masa Kanak-Kanak Awal Anak usia 2 -6 tahun adalah anak usia dini (early childhood) tahun prasekolah atau masa menjalani Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), baik formal maupun nonformal. Usia prasekolah memberikan contoh luar biasa bagaimana anak-anak memainkan peran aktif dalam pengembangan diri, khususnya dalam memahami, menjelaskan, mengorganisasi, memanipulasi, membangun, dan memprediksi. Pada masa kanak-kanak awal sering disebut juga dengan masa estetika, masa indera dan masa menentang orang tua.
Ciri-Ciri Masa Kanak-Kanak Awal • Usia yang mengandung masalahatau usia sulit • Usia mainan • Usia prasekolah • Usia belajar kelompok • Usia menjelajah dan banyak bertanya • Usia meniru dan kreatif
v Pertumbuhan Fisik Pertumbuhan masa kanak-kanak awal tidak terjadi sepesat pada masa bayi (Santrock, 2002; Monks dkk, 1998). Pada masa kanak-kanak awal, rata-rata anak bertambah tinggi 6, 25 cm setiap tahun, dan bertambah berat 2, 5 -3, 5 kg setiap tahun. Otot semakin besar, berat dan kuat sehingga anak tampak lebih kurus meskipun berat badannya bertambah.
v Perkembangan motorik Keterampilan umum yang sering dilakukan anak biasanya menyangkut keterampilan tangan dan kaki. Awal masa kanak-kanak merupakan periode vital dalam mempelajari keterampilan tertentu, karena menurut Hurlock (1992) ada tiga alasan, yakni: 1. Anak senang mengulang-ulang 2. Anak-anak bersifat pemberani 3. Anak akan mudah dan cepat belajar karena tubuh mereka, masih lentur dan ketrampilan yang dimiliki lebih sedikit
Berfikir Belajar Mengingat Dunia kognitif anak Kreatif Bebas Fantastis
v Perkembangan sosial Ø Meningkatnya hubungan antara anak dengan teman-teman sebayanya dari tahun ke tahun. Ø Mampu menginterprestasi, memprediksi dan merespon perilaku orang lain Ø Sikap terhadap kontak sosial mendatangkan lebih baik daripada hubungan sosial yang sering tetapi sifat hubungannya kurang baik
v Perkembangan emosional “keluar dari fokus” mudah terbawa ledakan-ledakan, emosional sehingga sulit dibimbing dan diarahkan. Anak pun akan meledak amarahnya jika ia tidak bisa melakukan sesuatu yang dianggap dapat dilakukan dengan mudah
Faktor yang dapat mempengaruhi kecerdasan emosi anak pada fase ini ialah: • Kecerdasan • Perbedaan seks • Besarnya keluarga • Lingkungan sosial
- Slides: 13