PERTEMUAN 8 9 TEORI BIAYA PRODUKSI 1 Biaya

  • Slides: 36
Download presentation
PERTEMUAN 8 - 9 TEORI BIAYA PRODUKSI 1

PERTEMUAN 8 - 9 TEORI BIAYA PRODUKSI 1

Biaya Produksi l Menurut Hukum Penawaran: u. Perusahaan akan memproduksi dan menjual suatu barang

Biaya Produksi l Menurut Hukum Penawaran: u. Perusahaan akan memproduksi dan menjual suatu barang dalam kuantitas yang lebih besar jika harga barang itu cukup tinggi. u. Secara grafis kenaikan kurva penawaran tersebut berbentuk melengkung ke atas. 2

TUJUAN PERUSAHAAN Tujuan ekonomi suatu perusahaan adalah untuk memaksimumkan keuntungan. 3

TUJUAN PERUSAHAAN Tujuan ekonomi suatu perusahaan adalah untuk memaksimumkan keuntungan. 3

Pendapatan Total & Biaya Total u. Pendapatan Total u Jumlah pendapatan yang diterima oleh

Pendapatan Total & Biaya Total u. Pendapatan Total u Jumlah pendapatan yang diterima oleh suatu perusahaan dari penjualan produknya. u. Biaya Total (Total Cost) u Jumlah yang dibayarkan perusahaan untuk membeli berbagai input untuk keperluan produksinya. 4

Profit/Laba adalah pendapatan total dikurangi biaya total Profit = Pendapatan Total – Biaya Total

Profit/Laba adalah pendapatan total dikurangi biaya total Profit = Pendapatan Total – Biaya Total 5

TEORI BIAYA PRODUKSI l. Biaya produksi adalah semua pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan untuk

TEORI BIAYA PRODUKSI l. Biaya produksi adalah semua pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan untuk memperoleh faktor -faktor produksi dan bahan-bahan mentah yang akan digunakan untuk menciptakan barang-barang yang diproduksikan perusahaan tersebut. 6

Biaya produksi yang dikeluarkan setiap perusahaan dapat dibedakan kepada dua jenis : 1. Biaya

Biaya produksi yang dikeluarkan setiap perusahaan dapat dibedakan kepada dua jenis : 1. Biaya Eksplisit adalah segala biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan faktor-faktor produksi. 2. Biaya Implisit (Tersembunyi) adalah taksiran pengeluaran terhadap faktor-faktor produksi yang dimiliki oleh perusahaan. 7

JENIS-JENIS BIAYA l BIAYA INTERNAL DAN EKSTERNAL Biaya internal adalah segala biaya yang dikeluarkan

JENIS-JENIS BIAYA l BIAYA INTERNAL DAN EKSTERNAL Biaya internal adalah segala biaya yang dikeluarkan dalam rangka operasional perusahaan. Biaya eksternal adalah biaya yang seharusnya ditanggung oleh perusahaan sebagai akibat operasional perusahaan yang menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan sekitarnya. 8

JENIS-JENIS BIAYA l. BIAYA JANGKA PENDEK & JANGKA PANJANG Biaya jangka pendek yaitu biaya

JENIS-JENIS BIAYA l. BIAYA JANGKA PENDEK & JANGKA PANJANG Biaya jangka pendek yaitu biaya yang menunjukkan sebagian faktor produksi tidak dapat ditambah jumlahnya. Salah satu faktor produksi bersifat tetap, yang lain berubah. 9

JENIS-JENIS BIAYA l. Biaya jangka panjang adalah biaya yang menunjukkan semua faktor produksi dapat

JENIS-JENIS BIAYA l. Biaya jangka panjang adalah biaya yang menunjukkan semua faktor produksi dapat mengalami perubahan. Semua faktor produksi bersifat berubah. 10

BEBERAPA PENGERTIAN BIAYA DALAM JANGKA PENDEK 1. 2. 3. 4. 5. 6. Biaya total

BEBERAPA PENGERTIAN BIAYA DALAM JANGKA PENDEK 1. 2. 3. 4. 5. 6. Biaya total (Total Cost) Biaya tetap total (Total Fixed Cost) Biaya berubah total (Total Variable Cost) Biaya tetap rata-rata (Average Fixed Cost) Biaya berubah rata-rata (Average Variable Cost) Biaya Marjinal (Marjinal Cost) 11

BIAYA TOTAL & JENIS-JENIS BIAYA TOTAL l. BIAYA TOTAL (TC) Keseluruhan jumlah biaya yang

BIAYA TOTAL & JENIS-JENIS BIAYA TOTAL l. BIAYA TOTAL (TC) Keseluruhan jumlah biaya yang dikeluarkan, yang terdiri dari biaya tetap (TFC) dan biaya variabel (TVC). TC = TFC + TVC 12

BEBERAPA PENGERTIAN BIAYA PRODUKSI l. BIAYA TETAP TOTAL (TFC) Keseluruhan biaya yang dikeluarkan untuk

BEBERAPA PENGERTIAN BIAYA PRODUKSI l. BIAYA TETAP TOTAL (TFC) Keseluruhan biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh faktor produksi yang tidak dapat diubah jumlahnya. Biaya yang jumlahnya tidak berubah ketika kuantitas output berubah. 13

BIAYA BERUBAH TOTAL (TVC) l. Keseluruhan biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh faktor produksi yang

BIAYA BERUBAH TOTAL (TVC) l. Keseluruhan biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh faktor produksi yang dapat diubah jumlahnya. Biaya yang jumlahnya berubah ketika kuantitas output yang diproduksi berubah. 14

BIAYA RATA-RATA & MARJINAL Dalam analisis mengenai biaya, konsep-konsep yang lebih diutamakan adalah biaya

BIAYA RATA-RATA & MARJINAL Dalam analisis mengenai biaya, konsep-konsep yang lebih diutamakan adalah biaya rata-rata dan marginal. Biaya rata-rata dibedakan menjadi : 1. Biaya Tetap Rata-Rata (AFC) 2. Biaya Berubah Rata-Rata (AVC) 3. Biaya Total Rata-Rata (ATC) 15

BIAYA RATA-RATA & MARJINAL BIAYA TETAP RATA-RATA (AFC) l. Perbandingan antara biaya tetap dengan

BIAYA RATA-RATA & MARJINAL BIAYA TETAP RATA-RATA (AFC) l. Perbandingan antara biaya tetap dengan kuantitas output. 16

BIAYA BERUBAH RATA-RATA (AVC) l. Perbandingan antara biaya dengan kuantitas output. variabel 17

BIAYA BERUBAH RATA-RATA (AVC) l. Perbandingan antara biaya dengan kuantitas output. variabel 17

BIAYA TOTAL RATA-RATA (AC) l. Perbandingan antara biaya total dengan kuantitas output. Atau AC

BIAYA TOTAL RATA-RATA (AC) l. Perbandingan antara biaya total dengan kuantitas output. Atau AC = AFC + AVC 18

BIAYA MARGINAL (MC) l. Kenaikan biaya produksi yang dikeluarkan untuk menambah produksi sebanyak satu

BIAYA MARGINAL (MC) l. Kenaikan biaya produksi yang dikeluarkan untuk menambah produksi sebanyak satu unit. 19

20

20

Bentuk Kurva Biaya Jangka Pendek TC, TFC Dan TVC 21

Bentuk Kurva Biaya Jangka Pendek TC, TFC Dan TVC 21

AFC, AVC, AC, DAN MC 22

AFC, AVC, AC, DAN MC 22

ANALISIS BIAYA JANGKA PANJANG l. Dalam jangka panjang perusahaan dapat menambah semua faktor produksi

ANALISIS BIAYA JANGKA PANJANG l. Dalam jangka panjang perusahaan dapat menambah semua faktor produksi atau input yang akan digunakannya. l. Tidak perlu dibedakan antara biaya tetap dan biaya berubah karena semua jenis biaya yang dikeluarkan merupakan biaya berubah. l. Akibat : terdapat banyak kurva jangka pendek yang dapat dilukiskan. 23

CARA MEMINIMUMKAN BIAYA JANGKA PANJANG l. Peminimuman biaya produksi jangka panjang tergantung pada: 1.

CARA MEMINIMUMKAN BIAYA JANGKA PANJANG l. Peminimuman biaya produksi jangka panjang tergantung pada: 1. Tingkat produksi yang ingin dicapai. 2. Sifat dan pilihan kapasistas pabrik yang tersedia. 24

ANALISIS BIAYA JANGKA PANJANG 25

ANALISIS BIAYA JANGKA PANJANG 25

BIAYA PRODUKSI JANGKA PANJANG Biaya rata-rata jangka panjang (Long Rage Average Cost/LRAC) yaitu biaya

BIAYA PRODUKSI JANGKA PANJANG Biaya rata-rata jangka panjang (Long Rage Average Cost/LRAC) yaitu biaya rata-rata yang paling minimum untuk berbagai tingkat produksi apabila perusahaan dapat selalu berubah kapasitas produksinya. Cara membentuk kurva LRAC Kurva LRAC dibentuk dengan menghubungkan berbagai titik pada kurva biaya rata-rata jangka pendek terendah pada berbagai macam tingkat produksi. Titik bersinggungan tersebut merupakan biaya produksi yang paling optimum/minimum untuk berbagai tingkat produksi yang akan dicapai pengusaha dalam jangka panjang. 26

KURVA BIAYA TOTAL RATA-RATA JANGKA PANJANG 27

KURVA BIAYA TOTAL RATA-RATA JANGKA PANJANG 27

SKALA EKONOMI & TIDAK EKONOMI 1. SKALA EKONOMI Skala kegiatan jangka panjang dikatakan bersifat

SKALA EKONOMI & TIDAK EKONOMI 1. SKALA EKONOMI Skala kegiatan jangka panjang dikatakan bersifat mencapai skala ekonomi apabila pertambahan produksi menyebabkan biaya produksi rata-rata menjadi semakin rendah. 2. SKALA TIDAK EKONOMI Kegiatan memproduksi suatu perusahaan dikatakan mencapai skala tidak ekonomi apabila pertambahan produksi menyebabkan biaya produksi rata-rata menjadi semakin tinggi. 28

BEBERAPA FAKTOR YANG MENYEBABKAN SKALA EKONOMIS 1. Spesialisasi faktor-faktor produksi. 2. Pengurangan harga bahan

BEBERAPA FAKTOR YANG MENYEBABKAN SKALA EKONOMIS 1. Spesialisasi faktor-faktor produksi. 2. Pengurangan harga bahan mentah dan kebutuhan produksi lain. 3. Memungkinkan produk sampingan diproduksi. 4. Perusahaan besar mendorong pengembangan kegiatan usaha diluar perusahaan, yang berguna kepada perusahaan. 29

Q 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 TFC TVC

Q 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 TFC TVC 100 100 100 TC AFC AVC ATC MC 30

Q 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 TFC TVC

Q 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 TFC TVC 100 0 100 90 100 170 100 240 100 300 100 370 100 450 100 540 100 650 100 780 100 930 TC AFC AVC ATC MC 31

Q 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 TFC TVC

Q 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 TFC TVC TC AFC AVC ATC MC 100 0 100 TC=TFC + TVC 100 90 100 170 270 100 240 340 100 300 400 100 370 470 100 450 550 100 540 640 100 650 750 100 780 880 100 930 1030 32

Q 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 TFC TVC

Q 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 TFC TVC TC AFC AVC ATC MC 100 0 100 AFC=TFC / Q 100 90 100 50 100 170 270 100 240 33. 33 25 100 300 400 20 100 370 470 100 450 550 16. 67 100 540 640 14. 29 100 650 750 12. 50 100 780 880 11. 11 100 930 10 33

Q TFC TVC TC 0 AVC=TVC 100 0 /Q 1 100 90 190 2

Q TFC TVC TC 0 AVC=TVC 100 0 /Q 1 100 90 190 2 100 170 270 3 100 240 340 4 100 300 400 5 100 370 470 6 100 450 550 7 100 540 640 8 100 650 750 9 100 780 880 10 100 930 1030 AFC AVC ATC MC 100 50 33. 33 90 85 80 25 75 20 74 16. 67 75 14. 29 77. 14 12. 50 81. 25 11. 11 86. 67 10 93 34

Q TFC TVC TC 0 ATC=TC 100 0/ Q 1 100 90 190 2

Q TFC TVC TC 0 ATC=TC 100 0/ Q 1 100 90 190 2 100 170 270 3 100 240 340 4 100 300 400 5 100 370 470 6 100 450 550 7 100 540 640 8 100 650 750 9 100 780 880 10 100 930 1030 AFC AVC ATC MC 100 50 33. 33 90 190 85 135 80 113. 33 25 75 100 20 74 94 91. 67 16. 67 75 14. 29 77. 14 91. 43 12. 50 81. 25 93. 75 11. 11 86. 67 97. 78 10 93 103 35

Q 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 TFC TVC

Q 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 TFC TVC TC MC= AFC AVC MC TC / ATC Q 100 0 100 90 100 190 90 100 90 80 50 85 135 100 170 270 70 33. 33 80 113. 33 100 240 340 60 25 75 100 300 400 70 94 20 74 100 370 470 80 91. 67 100 450 550 16. 67 75 90 91. 43 14. 29 77. 14 100 540 640 110 100 650 750 12. 50 81. 25 93. 75 130 100 780 880 11. 11 86. 67 97. 78 150 93 100 930 10 36