Perkembangan Aplikasi 2 Realtime Systems Konsep Sistem Realtime
Perkembangan Aplikasi 2 (Realtime Systems)
Konsep Sistem Realtime sangat memperhatikan dimana waktu adalah merupakan hal yang dianggap penting. Sistem yang tepat waktu bukan merupakan tujuan dari Realtime, tetapi merupakan suatu persyaratan agar sistem tersebut bisa mengerjakan tugas-tugas dengan cepat sesuai batasan waktu yang telah ditetapkan Suatu hasil dikatakan tepat waktu jika: Hasil harus diserahkan sesuai dengan waktu yang telah disepakati atau ditentukan. Misalnya seorang dosen memberikian ulangan kepada sejumlah mahasiswa dan memberikan waktu pengerjaan selama 2 jam. Apabila waktu pengerjaan telah mencapai 2 jam, maka seluruh pekerjaan yang diberikan tadi harus segera dikumpulkan. Dapat memberikan jawaban setiap saat diminta. Dapat memberikan jawaban yang terbaik dan akurat. Kita yang memerintahkan dan kapan harus diberikan oleh sistem serta bisa menjawab pada setiap saat.
Jenis-Jenis Sistem Realtime Berdasarkan response time, maka sistem Realtime secara umum dapat dibagi ke dalam 2 jenis, yaitu : Hard Realtime Systems (HRTS) Soft Realtime Systems (SRTS)
Hard Realtime Systems (HRTS) Sistem hard Realtime dibutuhkan untuk menyelesaikan critical task dengan jaminan waktu tertentu. Jika kebutuhan waktu tidak terpenuhi, maka aplikasi akan gagal. Contoh dalam kehidupan sehari-hari adalah pada sistem pengontrol pesawat terbang. keterlambatan sama sekali tidak boleh terjadi, karena dapat berakibat tidak terkontrolnya pesawat terbang. Nyawa penumpang yang ada dalam pesawat tergantung dari sistem ini, karena jika sistem pengontrol tidak dapat merespon tepat waktu, maka dapat menyebabkan kecelakaan yang merenggut korban jiwa.
Soft Realtime Systems (SRTS) Komputasi soft Realtime memiliki sedikit kelonggaran. Dalam sistem ini, proses yang kritis menerima prioritas lebih daripada yang lain. Contoh penerapan sistem ini dalam kehidupan sehari adalah pada alat penjualan atau pelayan otomatis. Jika mesin yang menggunakan sistem ini telah lama digunakan, maka mesin tersebut dapat mengalami penurunan kualitas, misalnya waktu pelayanannya menjadi lebih lambat dibandingkan ketika masih baru. Keterlambatan pada sistem ini tidak menyebabkan kecelakaan atau akibat fatal lainnya, melainkan hanya menyebabkan kerugian keuangan saja. Jika pelayanan mesin menjadi lambat, maka para pengguna dapat saja merasa tidak puas dan akhirnya dapat menurunkan pendapatan pemilik mesin.
Setelah batas waktu yang diberikan telah habis, pada sistem hard realtime, aplikasi yang dijalankan langsung dihentikan. Akan tetapi, pada sistem soft Realtime, aplikasi yang telah habis masa waktu pengerjaan tugasnya, dihentikan secara bertahap atau dengan kata lain masih diberikan toleransi waktu.
Usaha-usaha untuk memenuhi kriteria Sistem Real- Time Software yang dihardwarekan (Hadrwareisasi) 1. 2. Dengan melakukan teknik software yang dihardwarekan, maka akan meningkatkan kecepatan , yang pada akhirnya akan mempercepat proses, efisien waktu dan dapat mendukung terjadinya sistem Realtime. Seleksi atau Sorting Sistem sorting digunakan untuk mengurutkan suatu data tertentu dengan tujuan untuk mempermudah pada saat terjadi pengambilan keputusan.
3. System Pakar / Sistem Cerdas Sistem-sistem tersebut merupakan salah satu bagian dari ilmu komputer yang membuat agar suatu komputer dapat melakukan pekerjaan yang sebaik yang dilakukan oleh manusia. 4. Sampling Proses sampling digunakan untuk mengambil data tetapi tidak secara keseluruhan dengan syarat tetap harus memebuhi tingkat validitas, melainkan hanya diambil sample-sample tertentu saja dengan harapan sudah mewakili seluruh data yang ada.
5. 6. 7. Preprocessing Sebelum task yang akan dikerjakan datang, maka sudah diatur terlebih dahulu, misalnya datanya diurutkan atau diseleksi terlebih dahulu. Scheduling Metoda untuk memproses suatu pekerjaan berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, sehingga tidak terjadi proses tumpang tindih. Parallelism Metoda paralelisme pada suatu processor akan mempercepat proses eksekusi terhadap suatu program, terutama jika program yang dijalankan tersebut kompleks. Dengan sistem parallel processor ini, setiap tugas didistribusikan pada masing-masing prosessor dan hasilnya digabungkan menjadi satu. Dengan demikian, maka proses eksekusi tersebut akan lebih cepat.
Data Reduction 8. 9. Data-data yang tidak digunakan (tidak penting) atau data yang berulang (redundancy) bisa dilakukan pengurangan (reduction). Data Compression Kompresi data digunakan untuk menghemat space suatu data. Dalam kompresi data harus dipertimbangkan dalam hal waktu kompresi, waktu pengiriman data, dan proses dekompresi data tersebut. 10. Prediction digunakan untuk memperkirakan suatu proses eksekusi data. Berapa kira-kira yang digunakan untuk mengeksekusi sebuah program.
TUGAS – Teknik Sipil Buatlah sebuah proposal penelitian yang bermanfaat bagi Universitas Medan Area yang tidak terlepas dengan Teknologi Informasi dan Teknik Sipil. Syarat pengerjaan : Dikerjakan Kelompok maksimal 5 orang Harus menggunakan teknik/metode terbaru, dengan dibuktikan sebuah jurnal/karya ilmiah dari orang lain Waktu presentasi 15 menit Pada saat presentasi membawa : Bahan presentasi berupa power point Sebuah rancangan, baik berupa gambar, animasi, video, dan sebagainya sehingga audiens bisa memahami maksud dan tujuan penulis
TUGAS – Arsitektur Buatlah sebuah desain grafis yang bermanfaat bagi Universitas Medan Area yang tidak terlepas dengan Teknologi Informasi dan Arsitektur. Dikerjakan Kelompok maksimal 4 orang Waktu presentasi 15 menit Pada saat presentasi membawa : Bahan presentasi berupa power point Sebuah rancangan, baik berupa gambar, animasi, video, dan sebagainya sehingga audiens bisa memahami maksud dan tujuan penulis
TUGAS – Teknik Elektro Buatlah sebuah proposal penelitian yang bermanfaat bagi Universitas Medan Area yang tidak terlepas dengan Teknologi Informasi dan Teknik Elektro. Syarat pengerjaan : Dikerjakan Kelompok maksimal 4 orang Harus menggunakan teknik/metode terbaru, dengan dibuktikan sebuah jurnal/karya ilmiah dari orang lain Waktu presentasi 15 menit Pada saat presentasi membawa : Bahan presentasi berupa power point Sebuah rancangan, baik berupa gambar, animasi, video, dan sebagainya sehingga audiens bisa memahami maksud dan tujuan penulis
TUGAS – Teknik Informatika Buatlah sebuah proposal penelitian yang bermanfaat bagi Universitas Medan Area yang tidak terlepas dengan Teknologi Informasi Syarat pengerjaan : Dikerjakan Kelompok maksimal 4 orang Harus menggunakan teknik/metode terbaru, dengan dibuktikan sebuah jurnal/karya ilmiah dari orang lain Waktu presentasi 15 menit Pada saat presentasi membawa : Bahan presentasi berupa power point Sebuah rancangan, baik berupa gambar, animasi, video, dan sebagainya sehingga audiens bisa memahami maksud dan tujuan penulis
- Slides: 14