PERANCANGAN SISTEM KERJA Rosad Maali El Hadi Sistem

  • Slides: 42
Download presentation
PERANCANGAN SISTEM KERJA Rosad Ma’ali El Hadi

PERANCANGAN SISTEM KERJA Rosad Ma’ali El Hadi

Sistem Kerja ¢ ¢ Sistem berarti membentuk interaksi secara reguler atau mengusahakan saling ketergantungan

Sistem Kerja ¢ ¢ Sistem berarti membentuk interaksi secara reguler atau mengusahakan saling ketergantungan antar item supaya menjadi kesatuan yang menyeluruh untuk bekerja mewujudkan tujuan yang diinginkan. Sistem kerja merupakan teknik dan prinsip yang digunakan untuk mengatur komponen yang ada dalam suatu sistem kerja.

Model Umum Sistem Produksi Proses Transformasi MACAM INPUT Labour Modal : Personal Peralatan :

Model Umum Sistem Produksi Proses Transformasi MACAM INPUT Labour Modal : Personal Peralatan : Bahan baku Energi Informasi Sumber produksi lainnya MACAM OUTPUT PELAKSANAAN KERJA MENGGUNAKAN SEMUA FAKTOR INPUT Tugas dan wewenang Penggunaan peralatan MAINTENANCE TERHADAP FASILITAS PRODUKSI

Teknik Tata Cara Kerja Merupakan ilmu yang terdiri dari teknik-teknik dan prinsip-prinsip untuk mendapatkan

Teknik Tata Cara Kerja Merupakan ilmu yang terdiri dari teknik-teknik dan prinsip-prinsip untuk mendapatkan rancangan (desain) lebih baik dari sistem kerja. ¢ Merupakan perpaduan antara teknik pengukuran waktu dan prinsip studi gerakan ¢

Ruang Lingkup Teknik Tata Cara Kerja ¢ ¢ Pengaturan kerja : mengatur komponen sistem

Ruang Lingkup Teknik Tata Cara Kerja ¢ ¢ Pengaturan kerja : mengatur komponen sistem kerja untuk mendapatkan alternatif-alternatif sistem kerja terbaik yang efisien dan produktivitas tinggi. Pengetahuan yang diperlukan dalam pengaturan kerja adalah ergonomi, studi gerakan dan ekonomi gerakan. Pengukuran kerja : 4 kriteria yang digunakan yaitu pengukuran waktu, tenaga, psikologis dan sosiologis

Peta Kerja ¢ Alat untuk menggambarkan kegiatan kerja yang sistematis. Melalui peta kerja bisa

Peta Kerja ¢ Alat untuk menggambarkan kegiatan kerja yang sistematis. Melalui peta kerja bisa diperoleh informasi yang diperlukan untuk memperbaiki suatu metode kerja.

Lambang-lambang Peta Kerja operasi pemeriksaan transportasi menunggu penyimpanan aktivitas gabungan

Lambang-lambang Peta Kerja operasi pemeriksaan transportasi menunggu penyimpanan aktivitas gabungan

Macam-macam Peta Kerja a. b. c. d. a. b. Untuk menganalisis kegiatan kerja keseluruhan

Macam-macam Peta Kerja a. b. c. d. a. b. Untuk menganalisis kegiatan kerja keseluruhan Peta proses operasi Peta aliran proses Peta proses kelompok kerja Diagram alir Untuk menganalisis kegiatan kerja setempat. Peta pekerja dan mesin Peta tangan kiri dan kanan

Peta Proses Operasi ¢ ¢ Diagram yang menggambarkan langkah proses yang dialami bahan baku

Peta Proses Operasi ¢ ¢ Diagram yang menggambarkan langkah proses yang dialami bahan baku dari awal menjadi produk jadi Gunanya untuk mengetahui kebutuhan mesin dan penganggarannya, memperkirakan bahan baku, menentukan tata letak, melakukan perbaikan cara kerja dan untuk latihan kerja.

Contoh Peta Proses Operasi

Contoh Peta Proses Operasi

Peta aliran proses ¢ ¢ Diagram yang menunjukkan urut-urutan dari operasi, pemeriksaan, transportasi, menunggu

Peta aliran proses ¢ ¢ Diagram yang menunjukkan urut-urutan dari operasi, pemeriksaan, transportasi, menunggu dan penyimpanan selama suatu proses. Berguna untuk mengetahui aliran bahan, memberi informasi waktu penyelesaian, mengetahui jumlah kegiatan yang dialami bahan Alat perbaikan proses dan metode kerja Alat untuk mempermudah proses analisis ketidaksempurnaan pekerjaan

Contoh Peta Aliran Proses Nama Komponen Uraian Proses Departemen Pabrik Dicatat Oleh Langkah Simbol

Contoh Peta Aliran Proses Nama Komponen Uraian Proses Departemen Pabrik Dicatat Oleh Langkah Simbol – simbol : Penyangga Utama : Kerjakan batang penyangga : Produksi : Perusahaan ABC : Ayudyah Uraian Tentang Disimpan di gudang Dibawa ke meja kerja Jalan 10 kaki Di meja kerja Menunggu Diukur Dibawa ke mesin potong Jalan 5 kaki Dipotong Di bawa ke meja kerja Jalan 5 kaki Diperiksa Dibawa ke mesin bor jalan 5 kaki Dilubangi Ke depart. Perakitan Dirakit Pemeriksaan Jalan 10 kaki

Peta Proses Kelompok Kerja ¢ ¢ Merupakan hasil perkembangan peta aliran proses yang digunakan

Peta Proses Kelompok Kerja ¢ ¢ Merupakan hasil perkembangan peta aliran proses yang digunakan untuk menunjukkan beberapa aktivitas dari sekelompok orang yang bekerja bersama-sama dalam suatu proses atau prosedur kerja. Kegunaannya untuk meminimumkan waktu tunggu sehingga mengurangi ongkos produksi dan mempercepat waktu penyelesaian produksi.

Diagram Alir ¢ ¢ ¢ Merupakan gambaran menurut skala dari susunan lantai dan gedung

Diagram Alir ¢ ¢ ¢ Merupakan gambaran menurut skala dari susunan lantai dan gedung yang menunjukkan lokasi dari semua aktivitas yang terjadi dalam peta aliran proses. Kegunaan diagram alir untuk memperjelas peta aliran proses (arah aliran) dan menolong dalam perbaikan tata letak tempat kerja. Diagram alir akan menunjukkan tempat penyimpanan, stasiun pemeriksaan dan tempat-tempat kerja yang dilaksanakan.

Contoh Diagram Alir

Contoh Diagram Alir

PETA PEKERJA DAN MESIN ¢ ¢ ¢ Merupakan grafik yang menggambarkan koordinasi antara waktu

PETA PEKERJA DAN MESIN ¢ ¢ ¢ Merupakan grafik yang menggambarkan koordinasi antara waktu bekerja dan waktu menganggur dari kombinasi antara pekerja dan mesin Untuk memperbaiki keseimbangan kerja antara pekerja dan mesin. Perbaikan keseimbangan kerja dapat dilakukan dengan merubah tata letak tempat kerja, mengatur kembali gerakan kerja, merancang kembali mesin dan peralatan dan menambah pekerja atau mesin.

Peta Tangan Kiri dan Tangan Kanan ¢ ¢ Merupakan suatu alat dari studi gerakan

Peta Tangan Kiri dan Tangan Kanan ¢ ¢ Merupakan suatu alat dari studi gerakan untuk menemukan gerakan-gerakan yang efisien yaitu gerakan yang memang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan Gunanya untuk menyeimbangkan gerakan kedua tangan dan mengurangi kelelahan, mengurangi/menghilangkan gerakan yang tidak efisien dan tidak produktif, sebagai alat analisis tata letak stasiun kerja dan sebagai alat untuk melatih pekerja baru dengan cara kerja yang ideal

Studi Gerakan Adalah suatu studi tentang gerakan yang dilakukan pekerja untuk menyelesaikan pekerjaannya, agar

Studi Gerakan Adalah suatu studi tentang gerakan yang dilakukan pekerja untuk menyelesaikan pekerjaannya, agar diperoleh gerakan yang standard yang efektif dan efisien.

Dua Macam Studi Gerakan ¢ ¢ Visual Motion Study : pengamatan secara visual terhadap

Dua Macam Studi Gerakan ¢ ¢ Visual Motion Study : pengamatan secara visual terhadap operasi kerja kemudian dibuat peta Operator Process Chart dan dilakukan analisis terhadap gerakan kerja berdasar prinsip ekonomi gerakan Micromotion Study : digunakan untuk pekerjaan-pekerjaan yang berlangsung sangat cepat dan berulang-ulang. Analisis dilakukan lebih detail dengan menggunakan peralatan khusus untuk merekam gerakan kerja.

Gerakan-gerakan Dasar dari F. B. Gilbreth (17 gerakan Therblig) 1. 2. 3. 4. 5.

Gerakan-gerakan Dasar dari F. B. Gilbreth (17 gerakan Therblig) 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Mencari (search) Memilih (select) Memegang (grasp) Menjangkau (reach) Membawa (move) Memegang untuk memakai (hold) Melepas (release) Mengarahkan (position) Mengarahkan awal (pre-position)

Gerakan-gerakan Dasar dari F. B. Gilbreth (17 gerakan Therblig) 10. 11. 12. 13. 14.

Gerakan-gerakan Dasar dari F. B. Gilbreth (17 gerakan Therblig) 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. Memeriksa (inspect) Merakit (assemble) Memakai (use) Kelambatan yang tidak terhindarkan (unavoidable delay) Kelambatan yang dapat dihindarkan (avoidable delay) Merencana (plan) Istirahat untuk menghilangkan lelah (rest to evercome fatigue) Mengurai rakit (diassemble)

Ekonomi Gerakan a. b. c. d. Prinsip Ekonomi Gerakan dihubungkan dengan tubuh manusia dan

Ekonomi Gerakan a. b. c. d. Prinsip Ekonomi Gerakan dihubungkan dengan tubuh manusia dan gerakannya : Kedua tangan sebaiknya memulai dan mengakhiri gerakan pada saat yang sama Kedua tangan sebaiknya tidak menganggur pada saat yang sama kecuali pada saat istirahat Gerakan kedua tangan akan lebih mudah jika satu terhadap lainnya simetris dan berlawanan arah Gerakan tangan atau badan sebaiknya dihemat atau yang diperlukan saja

Ekonomi Gerakan e. f. g. h. i. Pekerja sebaiknya dapat memanfaatkan momentun untuk membantu

Ekonomi Gerakan e. f. g. h. i. Pekerja sebaiknya dapat memanfaatkan momentun untuk membantu pekerjaanya. Momentum suatu objek adalah masa objek dikalikan kecepatan Gerakan yang patah-patah, banyak perubahan arah akan memperlambat gerakan tersebut Gerakan balistik akan lebih cepat, menyenangkan dan lebih dari pada gerakan yang dikendalikan Pekerjaan sebaiknya dirancang semudahnya, irama kerja alamiah Usahakan sedikit mungkin gerakan mata

Prinsip-prinsip Ekonomi Gerakan Dihubungkan dengan Tata Letak Tempat Kerja ¢ ¢ ¢ Peralatan dan

Prinsip-prinsip Ekonomi Gerakan Dihubungkan dengan Tata Letak Tempat Kerja ¢ ¢ ¢ Peralatan dan bahan mempunyai tempat tetap Bahan-bahan dan peralatan ditempatkan pada tempat yang mudah, cepat dan enak dicapai Tempat penyimpanan bahan memanfaatkan prinsip gaya berat. Mekanisme penyaluran objek dirancang dengan baik Bahan-bahan dan peralatan ditempatkan sedemikian rupa sehingga gerakan-gerakan yang dilakukan dengan urutan terbaik Tinggi tempat kerja dan kursi memungkinkan pekerja melakukan aktivitas dengan posisi berdiri atau duduk dengan nyaman

Prinsip-prinsip Ekonomi Gerakan Dihubungkan dengan Perancangan Peralatan ¢ ¢ ¢ Tangan terbebas dari semua

Prinsip-prinsip Ekonomi Gerakan Dihubungkan dengan Perancangan Peralatan ¢ ¢ ¢ Tangan terbebas dari semua pekerjaan jika penggunaan alat bantu/alat yang digerakkan dengan kaki dapat ditingkatkan Peralatan dirancang multiguna Peralatan dirancang mudah dalam pemegangan dan penyimpanan Bila jari tangan melakukan gerakan sendiri-sendiri, beban yang didistribusikan pada jari harus sesuai dengan masing-masing jari Roda tangan, palang dan alat sejenis diatur agar badan dapat melayani dengan posisi yang baik dan tenaga minimum.

PENGUKURAN KERJA ¢ PENGUKURAN LANGSUNG l l ¢ Pengukuran dengan Stopwatch Pengukuran dengan sampling

PENGUKURAN KERJA ¢ PENGUKURAN LANGSUNG l l ¢ Pengukuran dengan Stopwatch Pengukuran dengan sampling kerja PENGUKURAN TIDAK LANGSUNG l l Work Factor (WFS) Method Time Measurenment (MTM) Basic Motion Time (BMT) Maynard Operation Sequence Technique (MOST)

Urutan Pengukuran waktu kerja

Urutan Pengukuran waktu kerja

Pengujian Data Kecukupan data : untuk memastikan bahwa data yang dikumpulkan adalah cukup secara

Pengujian Data Kecukupan data : untuk memastikan bahwa data yang dikumpulkan adalah cukup secara obyektif ¢ Keseragaman data : untuk memastikan bahwa data yang terkumpul berasal dari sistem yang sama ¢

Test Kecukupan Data dengan Stop Watch Dengan : k = Tingkat keyakinan = 99%

Test Kecukupan Data dengan Stop Watch Dengan : k = Tingkat keyakinan = 99% ≈ 3 = 95% ≈ 2 s = Derajat ketelitian N = Jumlah data pengamatan N’= Jumlah data teoritis Jika N’ N, data dianggap cukup, Jika N’ > N data tidak cukup (kurang) dan perlu dilakukan penambahan data.

Contoh Test Kecukupan Data Suatu pengukuran elemen kerja dilakukan sebanyak 15 kali dengan menggunakan

Contoh Test Kecukupan Data Suatu pengukuran elemen kerja dilakukan sebanyak 15 kali dengan menggunakan stop watch. Bila tingkat keyakinan 95% dan derajat ketelitian 10 %, apakah jumlah pengamatan cukup? Pengamatan (menit) Pengamatan ke- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Data pengamatan 8 7 7 6 8 6 9 8 9 6 8 5 5 9 6

Jawaban Test Kecukupan Data X = 107 ( X)2 = X 2 = 791

Jawaban Test Kecukupan Data X = 107 ( X)2 = X 2 = 791 k s 11449 = 95% ≈ 2 = 10% Karena N’ < N, maka data dianggap cukup

Test Keseragaman Data, Pengukuran Waktu Dengan Stop Watch Dengan : BKA = BKB =

Test Keseragaman Data, Pengukuran Waktu Dengan Stop Watch Dengan : BKA = BKB = x k = = = Batas kontrol atas Batas kontrol bawah Nilai Rata-rata Standar Deviasi Tingkat keyakinan

Contoh Soal Keseragaman Data Mengacu pada contoh soal test kecukupan data, jika batas control

Contoh Soal Keseragaman Data Mengacu pada contoh soal test kecukupan data, jika batas control ± 3, tentukan apakah data seragam atau tidak. Pengamatan (menit) Pengamatan ke- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Data pengamatan 8 7 7 6 8 6 9 8 9 6 8 5 5 9 15 6

Jawaban Soal Keseragaman Data x (x - x )2 BKA BKB = 7, 13

Jawaban Soal Keseragaman Data x (x - x )2 BKA BKB = 7, 13 = 27, 73 = 1, 4 = 7, 13 + 3 (1, 4) = 11, 35 = 7, 13 - 3 (1, 4) = 2, 91 Semua data masuk dalam range antara BKA dan BKB, maka data dikatakan seragam.

ERGONOMI

ERGONOMI

¢ Ergonomi ialah penerapan ilmu biologi manusia sejalan dengan ilmu rekayasa untuk mencapai penyesuaian

¢ Ergonomi ialah penerapan ilmu biologi manusia sejalan dengan ilmu rekayasa untuk mencapai penyesuaian bersama antara pekerjaan dan manusia secara optimum dengan tujuan agar bermanfaat demi efisiensi dan kesejahteraan (International Labour Organization / ILO) ¢ Ergonomi merupakan cabang ilmu yang menekankan pada hubungan optimal antara pekerja dengan lingkungan kerjanya (Tayari & Smith, 1997).

¢ ¢ Ergonomi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari/meneliti tentang keterkaitan antara orang dengan lingkungan

¢ ¢ Ergonomi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari/meneliti tentang keterkaitan antara orang dengan lingkungan kerja. Fokus Ergonomi berhubungan dengan perancangan lingkungan fasilitas yang dapat digunakan dalam berbagai macam kegiatan manusia.

Sasaran/tujuan ergonomi Agar tenaga kerja dapat mencapai prestasi kerja yang tinggi (efektif) tetapi dalam

Sasaran/tujuan ergonomi Agar tenaga kerja dapat mencapai prestasi kerja yang tinggi (efektif) tetapi dalam suasana yang Enak, Nyaman, Aman, Sehat dan Efisien (ENASE)

Sasaran/tujuan ergonomi Ergonomics Human Machine Work Environment

Sasaran/tujuan ergonomi Ergonomics Human Machine Work Environment

Contributing Disciplines Mathematics Epidemiology Psychology ERGONOMICS Physics Chemistry Engineering & Technology Biological Sciences

Contributing Disciplines Mathematics Epidemiology Psychology ERGONOMICS Physics Chemistry Engineering & Technology Biological Sciences

 Computer Workstation

Computer Workstation