PENZONING YUNITA SYAFITRI RAMBE ST MT Zoning Sebelum
PENZONING YUNITA SYAFITRI RAMBE, ST, MT
Zoning Sebelum membahas Zoning, kita harus mengetahui terlebih dahulu: Organisasi ruang. Organisasi Ruang berfungsi untuk memahami bagaimana terjadinya hubungan antar ruang. Dengan kebutuhan ruang standar yang sudah ada, perencanaan dan pengorganisasian ruang dapat dibuat dengan membuat studi : 1. Zoning 2. Grouping 3. Sirkulasi
1. Zoning merupakan pembagian area secara umum berdasarkan jenis aktivitas yang dilakukan penghuni (dalam hal ini rumah tinggal) Misalnya area yang diperuntukkan aktivitas dengan privasi tinggi akan semakin jauh dari area untuk umum (publik)
Penentuan zoning dalam rumah tinggal dibagi menjadi : a. Zona Publik b. Zona Semi Publik c. Zona Semi Privat d. Zona Privat e. Servis
Pembagian Zona 1. Zona Publik (Public Zone) Zona ini merupakan wadah dari aktivitas umum yang digunakan sebagai ruang interaksi antara anggota keluarga dengan tamu atau orang luar yang diundang masuk ke rumah kita.
Yang termasuk dalam zona publik adalah : 1. Foyer 2. Ruang tamu Pada umumnya zona publik ini mempunyai akses ke pintu utama dimana pencapaiannya mudah baik dari luar maupun dari dalam.
2. Zona Semi Publik (Semi Public Zone) Merupakan tempat sebagai wadah interaksi dengan seluruh anggota keluarga (penghuni rumah) dan kadang dengan orang luar terdekat (kerabat) Yang termasuk zona semi publik adalah : 1. Ruang keluarga (ruang TV) 2. Ruang makan
Studi Zoning Semi Publik publik, semi publik,
3. Zona Pribadi (Private Zone) Merupakan zona yang biasanya hanya diakses dan digunakan oleh anggota keluarga (penghuni rumah) Yang termasuk dalam zona pribadi antara lain adalah : A. ruang tidur B. ruang kerja / belajar
Zona pribadi biasanya diletakkan pada titik terjauh dari bagian muka bangunan, atau menjauhi dari daerah bising, polusi atau yang kurang nyaman seperti pinggir jalan raya. Yang perlu diperhatikan dalam perencanaan zona pribadi adalah : 1. didesain senyaman mungkin 2. mempunyai bukaan langsung ke ruang terbuka, seperti taman belakang atau samping.
4. Zona Semi Privat (Semi Private Zone) Zona ini tingkat privasinya masih tinggi namun orang lain/tamu dengan kepentingan tertentu dapat masuk ke area ini. Yang termasuk zona semi privat adalah : 1. Ruang hobi 2. Ruang musik 3. Home theatre, 4. Perpustakaan, dll
Studi zoning privat Semi publik Publik privat Semi privat publik, semi publik, privat, semi privat,
5. Zona Servis (Service Zone) Zona servis ini berfungsi melayani seluruh zona yang ada di dalam rumah, biasanya berbentuk garis lurus memanjang dari depan ke belakang rumah atau memutar di sekitar rumah kita.
Yang termasuk dalam zona servis adalah : 1. Kamar mandi 2. dapur 3. ruang tidur pembantu 4. gudang 5. ruang cuci, jemur, setrika
Ruang cuci/ laundry Pantry/ dapur bersih
Zona Service Master bathroom Bathroom
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perencanaan zona servis adalah : 1. Persyaratan penanggulanan pemadam kebakaran ( agar mudah menjangkau seluruh sudut rumah) 2. Sumber penyediaan air bersih 3. Saluran pembuangan air kotor Sebaiknya berada dalam 1 garis dalam zona ini sehingga ketika terjadi kebocoran akan mudah ditemukan dan tidak banyak lantai yang harus dibongkar
Studi Zoning privat Semi publik servis Publik privat Semi servis privat publik, semi publik, privat, semi privat, servis
Diagram bubble Merupakan skema keterkaitan antar ruangan, lanjutan dari organisasi hubungan antar ruang tapi sudah lebih mendetail untuk pencapaian dan faktor pendukungnya.
Diagram bubble Kamar tidur anak 2 Km. tidur anak 1 Dapur Ruang makan Kamar mandi Ruang cucijemur Ruang keluarga Kamar tidur utama Dekat Foyer Ruang tamu Interaksi sangat tinggi Interaksi Tinggi
Keterangan gambar Setiap bulatan merupakan perwakilan dari tiap ruangan yang ada dalam perencanaan, besaran bulatan menentukan prioritas kegiatan (menjadi pusat aktivitas) dan garis-garis yang menghubungkan merupakan intensitas kebutuhan dari penghuni
- Slides: 22