Penyakit Obstruksi lainnya Deddy Herman ACO ASTHMACOPD OVERLAP
Penyakit Obstruksi lainnya Deddy Herman
ACO ASTHMA-COPD OVERLAP Deddy Herman
Poin penting Memisahkan antara Asma dan PPOK cukup sulit, terutama pada orang dewasa dan perokok ACOS diidentifikasi dari gejala yang ada pada Asma dan PPOK Dibutuhkan pendekatan secara bertingkat untuk mendiagnosis ACOS Prognosisnya akan lebih buruk daripada Asma atau PPOK Butuh pengobatan untuk Asma dan PPOKnya
Definisi ASMA Asma adalah penyakit heterogen, ditandai dengan inflamasi kronik saluran pernapasan. Dibedakan berdasarkan riwayat simptom respiratori seperti mengi, napas pendek, dada sesak, dan batuk yang terus bervariasi dan sering terjadi, bersamaan dengan penyempitan saluran napas. PPOK adalahyang penyakit paru yang dapat dicegah dan diobati, ditandai oleh Penyakit dapat dicegah dan diobati, dikarakteristikan hambatan aliran udara yang tidak sepenuhnya reversibel, bersifat progresif dan dengan gejala dan hambatan aliran persisten berhubungan denganrespirasi respons inflamasi paru terhadap partikeludara atau gas berbahaya, disertai ekstraparu yangsaluran berkontribusi terhadap akibatefek abnormailtas napas danderajat atau beratnya alveoli penyakit. [GOLD 2014] dikarenakan paparan dari partikel atau gas berbahaya (GOLD Asthma-COPD overlap syndrome (ACOS) [a description] 2017)
Diagnosis ASMA - - - Terjadi lebih awal (masa kanak-kanak) Simptom beragam dari hari ke hari atau tiap kejadian, dengan faktor pemicu dari luar Simptom bisa terjadi di malam atau pagi hari Terjadi alergi, rinitis, dan/atau eczema Riwayat asma di keluarga Penyempitan saluran napas yang reversibel PPOK - - Terjadi di usia dewasa (> 40 tahun) Simptom progresif secara perlahan - Riwayat merokok - Dyspnea jika beraktivitas - Penyempitan saluran napas irreversibel
Spirometri Variable Spirometri Asma PPOK Normal FEV 1/FVC pre- atau post - BD Sesuai untuk Asma Post-BD FEV 1/FVC <0. 7 Indikasi penyempitan Diperlukan untuk diagnosis Terjadi pada ACOS Saluran napas; bisa pulih berdasarkan GOLD Sesuai untuk Asma Sesuai dengan GOLD Sesuai pada mild ACOS (kontrol bagus, atau intervalkategori A atau B post simptom) BD FEV 1/FVC <0. 7 FEV 1 =80% predicted Tidak sesuai untuk diagnosis PPOK(GOLD) ACOS FEV 1 <80% predicted Sesuai untuk Asma Faktor risiko eksaserbasi Post-BD meningkat pada FEV 1 >12% dan 200 m. L Dari baseline (reversible airflow limitation) Kadang-kadang Post-BD increase pada FEV 1 >12% dan 400 m. L dari baseline Kemungkinan besar Asma Tidak biasa terjadi pada PPOK, dipertimbangkan sebagai ACOS BD = Bronkodilator Tidak sesuai kecuali bukti lain adanya penyempitan saluran napas Indikasi derajat penyempit- Indikasi derajat penyempitan saluran napas dan risiko eksaserbasi dan kematian Umum terjadi jika FEV 1 rendah, dipertimbangkan sebagai ACOS Umum terjadi pada ACOS terutama jika FEV 1 rendah Sesuai dengan diagnosis ACOS
Akut – Eksaserbasi – Flare Up Asma PPOK Suatu flare-up atau eksaserbasi adalah kondisi akut atau sub akut dari memburuknya simptom dan fungsi paru dibandingkan status pasien sebelumnya Eksaserbasi PPOK adalah “kejadian akut yang ditandai dengan memburuknya simptom respirasi diluar kondisi normal sehari-hari, dispnea, batuk dan atau perubahan sputum, dan menyebabkan perubahan pengobatan”
Pendekatan untuk mengidentifikasi ACOS STEP 1 : DIAGNOSIS PENYAKIT SALURAN NAPAS KRONIK Ya Tidak Pertimbangan Penyakit Lain STEP 2: DIAGNOSIS SINDROM PADA PASIEN DEWASA Kriteria Usia onset Fungsi paru Simtom Riwayat Keluarga Selama terapi Xray Dada Asma PPOK <20 tahun Bervariasi Normal Ada asma atau kondisi alergi lainnya Membaik Normal >40 tahun Persisten, FEV 1/FVC <0, 7 post BD Abnormal Emfisema, merokok, dll Progresif Hiperinflation Diagnosis Asma Beberapa kriteria asma Kriteria keduanya Beberapa kriteria PPOK Tingkat kepercayaan diagnosis Asma Kemungkinan asma Bisa jadi ACO Kemungkina n PPOK
Pendekatan untuk mengidentifikasi ACO STEP 3 : HASIL SPIROMETRI Reversibel (pre-post bronkodilator), bervariasi penyempitan saluran napasnya FEV 1/FVC <0, 7 Post Bronkodilator STEP 4 : TERAPI AWAL Obat Asma No LABA monotherapy ICS dan dipertimbangkan an LABA +/atau LAMA Obat PPOK STEP 5: INVESTIGASI LEBIH LANJUT atau DIREFERENSIKAN Jika - Persisten simtom dan/atau terjadi eksaserbasi Ketidakpastian diagnosis Diduga Asma atau PPOK dengan atipikal atau simtom/gejala tambahan Menunjukan beberapa kriteria baik asma atau PPOK Terjadi penyakit penyerta Alasan untuk mereferensikan untuk diagnosis lain sesuai dengan GINA dan GOLD
BRONKIEKTAS IS
BRONKIEKTASIS Definisi: Dilatasi dinding bronkus disertai destruksi yang bersifat kronik dan menetap Etiologi: - belum jelas - banyak faktor penyebab
BRONKIEKTASIS Etiologi Faktor penyebab - gangguan mekanisme pertahanan paru - proses inflamasi di paru 1. faktor kongenital 2. faktor mekanik 3. faktor infeksi 4. faktor lain
BRONKIEKTASIS v v v Darah Anemia Lekositosis sering normal proses penyakit kronik proses supuratif aktif Diagnosis Riwayat batuk kronik berulang & produktif Demam berulang Batuk darah Ro gamb. cincin-cincin dengan/tanpa “air fluid level” (Ro toraks)
BRONKIEKTASIS Gambaran radiologis kadang-kadang foto toraks normal kelainan foto toraks - corakan bronkovaskular bertambah - atelektasis - cincin-cincin dengan/tanpa “ air fluid level” “honey comb appearance
BRONKIEKTASIS Foto toraks - CT scan - Bronkografi diagnosis pasti tidak rutin untuk operasi penderita stabil/tidak ada infeksi tidak dilakukan pada: - gagal jantung kongestif - fungsi paru buruk
Gambaran PA Bentuk silindrik (tubular) Bentuk varikosa (fusiform) Bentuk kistik (sakular)
Patogenesis 1. Infeksi 2. Obstruksi bronkus 3. Gangguan mekanisme pembersihan 4. Kelainan kongenital 5. Gangguan Immunologis 6. Idiopatik BE
Gambaran Klinis Tak semua mempunyai keluhan atau gejala Gejala disebabkan karena BE atau penyakit yang mendasarinya Batuk kronik produktif Batuk darah Demam Sakit dada Sesak napas
Elli S : < 10 ml/hari : BE ringan 10 - 15 ml/hari : BE sedang > 150 ml/hari : BE berat
Pemeriksaan fisik : Tergantung luas penyakit, derajat, ada/ tidaknya obstruksi Sering dijumpai : � ronki basah, biasanya di basal paru � jari tabuh
Gambaran radiologis : Tipe silindrik : gambaran linier Tipe varikosa : tergantung derajat pelebaran bronkusnya Tipe kistik : terlihat cincin-cincin dengan atau tanpa air fluid level Bila gambaran rontgen tak jelas : tomogram atau CT scan toraks Diagnosis pasti : bronkografi
Figure 14 -2. Cylindrical bronchiectasis. Left posterior oblique projection of a left bronchogram showing cylindrical bronchiectasis affecting the whole of the lower lobe except for the superior segment. Few side branches fill. Basal airways are crowded together, indicating volume loss of the lower lobe, a common finding in bronchiectasis. (From Armstrong P et al: Imaging of diseases of the chest, ed 2, St. Louis, 1995, Mosby. )
Figure 14 -3. Saccular bronchiectasis. Right lateral bronchogram showing saccular bronchiectasis affecting mainly the lower lobe and posterior segment of the upper lobe. (From Armstrong P et al: Imaging of diseases of the chest, ed 2, St. Louis, 1995, Mosby. )
Figure 14 -4. Varicose bronchiectasis. Left posterior oblique projection of left bronchogram in a patient with the ciliary dyskinesia syndrome. All basal bronchi are affected by varicose bronchiectasis. (From Armstrong P et al: Imaging of diseases of the chest, ed 2, St. Louis, 1995, Mosby. )
Laboratorium : Umumnya dalam batas-batas normal Lekositosis proses supuratif aktif
Faal Paru : Umumnya normal Kasus berat, kelainan obstruksi dan restriksi Hipoksemia
Penatalaksanaan 1. Penatalaksanaan umum 2. Pemberian antibiotika jika perlu 3. Fisioterapi 4. Pembedahan 5. Pencegahan
Komplikasi : Kelainan pada paru : � pneumonia � empiema Kelainan di luar paru : � abses otak � sinusitis
Digital Clubbing
Prognosis : Tergantung dari faktor pencetus Luas penyakit Ada/tidak komplikasi Penyakit yang mendasarinya Kebiasaan merokok, alkoholisme
Terima kasih
- Slides: 36