Penggolongan ahli waris o 1 2 3 Bilateral
Penggolongan ahli waris o 1. 2. 3. Bilateral Dzul Faraidh Dzul Qarabat Mawali Patrilineal 1. Dzul Faraidh 2. Ashabah a. Ashabah Binafsihi b. Ashabah Bilghairi c. Ashabah Maalghairi 3. Dzul Arham o
Ayat-ayat kewarisan QIV: 7 o Bagi Laki ada hak bagian dari harta peninggalan Ibu Bapaknya o Bagi Laki ada hak bagian dari harta peninggalan Aqrabun (Kerabatnya) o Bagi Perempuan ada hak bagian dari harta peninggalan Ibu Bapaknya o Bagi Perempuan ada hak bagian dari harta peninggalan Aqrabun (Kerabatnya)
Q. IV: 11 a. Anak laki : anak perempuan = 2: 1 b. Dua Orang anak perempuan atau lebih = bersekutu dalam 2/3 c. Satu orang anak perempuan = 1/2
d. Ibu dan Bapak, jika pewaris ada anak = masing-masing 1/6 e. Jika pewaris tidak ada anak, Ibu = 1/3 (Bapak bagian sisa / Dzul Qarabat) f. Jika Pewaris tidak ada anak, tetapi ada saudara, Ibu = 1/3
Q. IV : 12 Suami, pewaris tidak ada anak = ½ b. Suami, pewaris ada anak = ¼ c. teori kewarisan d. Isteri, pewaris tidak ada anak = ¼ (bersekutu) e. Isteri Pewaris ada anak = 1/8 (bersekutu) f. teori kewarisan a.
g. Seorang saudara laki-laki/ perempuan = 1/6 h. Dua orang atau lebih saudara laki-laki atau perempuan = bersekutu dalam 1/3
Q. IV: 33 a. Mawali Anak b. Mawali saudara c. Mawali tolan seperjanjian
Q. IV: 176 a. Pengertian kalalah : Mati punah, tanpa meninggalkan walad Bilateral Tidak mempunyai anak, baik laki-laki Maupun perempuan Patrilineal 1. Tidak Mempunyai anak laki-laki 2. Ayah sudah meninggal
Seorang saudara perempuan = ½ c. Seorang saudara laki-laki = seluruh harta (Dzul qarabat) d. Dua orang saudara perempuan atau lebih = bersekutu dalam 2/3 e. Ada saudara laki-laki dan perempuan = 2: 1 b.
Penggunaan QIV. 12. g. h DAN Q. IV : 176 o 1. 2. Bilateral Q. IV : 12 g. h = Jika bapak masih hidup Q. IV: 176 = Jika Bapak sudah meninggal o 1. 2. Patrilineal Q. IV : 12 g. h = Jika saudara seibu Q. IV: 176 = Jika saudara seayah atau kandung
- Slides: 10