Pengantar Manajemen Islami LINGKUNGAN ETIKA DAN TANGGUNG JAWAB
Pengantar Manajemen Islami LINGKUNGAN, ETIKA DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL MANAJEMEN AYESHA NUR SALMA, SE. Sy. ME
LINGKUNGAN MANAJEMEN SYARIAH Dalam pembahasan manajemen tidak lepas pada masalah lingkungan yang dihadapi oleh seorang manajer. Lingkungan disini diartikan sebagai segala sesuatu yang ada didalam maupun diluar perusahaan, Sedangkan menejemen adalah proses membuat perencanaan, pengorganisasian, memimpin dan mengendalikan berbagai usaha dari anggota organisasi dan enggunakan semu sumber daya organisasi untuk mencapai sasaran.
Lingkungan Eksternal Dan Internal Menejemen
Lingkungan Eksternal Lingkungan ekstern atau eksternal terdiri atas unsur-unsur yang berada di luar organisasi, dimana unsur-unsur ini tidak dapat dikendalikan diketahui terlebih dahulu oleh manajer, disamping itu juga akan mempengaruhi manajer di dalam pengambilan keputusan yang akan dibuat. Unsur-unsur lingkungan eksternal organisasi contohnya yaitu perubahan perekonomian, peraturan pemerintah, perilaku konsumen atau masyarakat, perkembanga n teknologi, politik dan lain sebagainya.
Lingkungan eksternal dibagi menjadi dua yaitu lingkungan mikro dan lingkungan makro. 1. Lingkungan Eksternal Mikro yaitu lingkungan yang mempunyai pengaruh langsung terhadap kegiatan manajemen. Lengkunagan eksternal mikro diartikan sebagai factorfaktor di luar rumah tangga produksi atau dunia usaha yang berpengaruh langsung terhadap kegiatan dunia usaha 2. Lingkungan Eksternal Makro yaitu lingkungan yang mempunyai pengaruh tidak langsung. Masing-masing anggota dunia usaha memiliki perbedaan dalam memberikan factor-faktor yang secara kongkret dapat dimasukkan ke dalam lingkungan eksternal makro atau mikro. Hal ini disebabkan oleh sifat majemuk kegiatan dunia usaha. Oleh karena itu pertimbangan pemilihan factor eksternal makro dan mikro dilakukan secara umum.
Factor-faktor yang termasuk Lingkungan Ekasternl Mikro adalah : a. Penyedia/pemasok (supplier) dengan adanya pemasok factor-faktor produksi, muncul kegiatan produksi, di samping itu pemasok juga menunjang kelangsungan hidup dunia usaha b. Perantara adalah pihak-pihak yang berperan dalam penyebaran hasil-hasil produksi dari produsen ke tangan konsumen hingga siap dikonsumsi, misalnya distributor, pengecer dan sebagainya c. Teknologi berkaitan secara langsung dengan perkembangan proses pengolahan yang berupa penemuan baru baik peralatan maupun metode kerjanya. Lembaga yang berkecimpung dalam bidang ini misalnya lembaga Riset, Litbang dan sebagainya d. Pasar dalam arti luas. Meskipun letaknya berada di luar kegiatan produksi, tetapi karena seluruh hasil produksi adalah untuk melayani (dijual ke) pasar, maka semua pihak yang terlibat dan berada di dalam pasar termasuk unsure lingkungan eksternal mikro
Unsur-unsur Lingkungan Eksternal Makro Dunia Usaha Adalah Sebagai Berikut : a) Keadaan alam b) Politik dan hankam c) Hukum peraturan perundangan-undanagan yang berlaku. d) Perekonomian e) Pendidikan dan teknologi f) Social dan kebudayaan g) Kependudukan h) Hubungan internasional
Lingkungan Internal Lingkungan internal dunia usaha adalah factor-faktor yang berada di dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi. Factor-faktor tersebut masih berada dalam jangkauan keputusan yang diambil oleh pihak pelaksana dunia usaha, sehingga dapat dikuasai langsung (controllable). Factor-faktor yang termasuk lingkungan internal dunia usaha adalah : 1. Tenaga kerja 2. Peralatan dan mesin-mesin 3. Modal 4. Bahan baku 5. System informasi dan administrasi
ETIKA MANAJEMEN SYARIAH Etika kepemimpinan dalam manajemen syariah sangat diperlukan terutama oleh mereka yang dipercaya menduduki jabatan dalam organisasi, baik organisasi kedinasan (instansi pemerintah), maupun organisasi swasta (seperti kemasyarakatan). bisnis, maupun sosial
1. Sikap Etis terhadap Allah SWT Ø IMAN Ø ISLAM Ø TAQWA Ø IKHLAS Ø TAWAKAL Ø SYUKUR Ø SABAR Ø TAUBAT Ø ZIKIR
2. Sikap Etis Terhadap Sesama Ø Etika Yang Berhubungan Dengan Sikap Pribadi Umat Islam hendaknya dapat mewarisi sifat pribadi yang dicontohkan Rasulullah SAW sebagaimana maksud hadis berikut ini: “Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak” Akhlak (etika) pribadi yang dicontohkan Rasul itu adalah: v. Shiddiq v. Amanah v. Fathanah v. Khalifah v. Mujtahid dan Mujahid v. Istiqamah v. Iffah v. Sahiyun v. Adl
ØEtika yang Berhubungan dengan Terhadap Pergaulan Sesama v. Silaturrahmi v. Ukhuwah v. Musaawah v. Tawadhu v. Husnudhan
v Etika Yang Berhubungan Dengan Aktivitas Berkarya ØTabligh ØRuh al-jihad ØKerja sebagai ibadah ØUswah hasanah ØMusyarakah dan Ta’awun Ø Al-Wafa
Tanggung Jawab Sosial Menejemen Seorang manajer mempunyai tanggung jawab social atas keputusan-keputusan yang diambil, mengapa dikatakan demikian karena mempengaruhi dalam pencapaian tujuan organisasi baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang, disamping itu juga menyangkut hajat hidup orang banyak yang kesemuanya menggantungkan dirinya kepada organisasi tersebut (ini kalau dilihat dari segi dimana seseorang bekerja). Atas dasar ini maka seorang manajer dituntut untuk dapat mengimplementasikan etika berusaha (the ethics of manager).
Macam-macam Tanggung jawab Sosial Manajer 1. Societal Ethics 2. Occupational Ethics atau Etika Profesi 3. Individual Ethics 4. Organizational Ethics
- Slides: 15