Pengantar Ilmu Perpustakaan Alberto P Narendra Definisi Menurut
Pengantar Ilmu Perpustakaan Alberto P Narendra
Definisi • Menurut KBBI pustaka diartikan sebagai buku • Asal kata pustaka dari bahasa latin yaitu Libri yang artinya buku • Menjadi kata librarius = tentang buku • Dalam bahasa Yunani = biblos = buku • Berkembang menjadi bibliotheek (bahasa Belanda) bibliothek (Jerman), dan bibliotheca (Spanyol)
• Apa artinya Buku ? • Tahun 1964 UNESCO memberikan definisi buku sebagai terbitan tercetak tidak berkala berjumlah sedikit nya 49 halaman tidak termasuk halaman kulit
• Disamping buku sebagai bahan tercetak masih ada contoh lain yaitu majalah, surat kabar, laporan penelitian, laporan tahunan, prosiding, tesis, disertasi • Juga terdapat bahan non cetak misalnya : film, bentuk kaset, Visual Compact Disk, Digital Versatile Disk
• Dewasa ini ada 3 jenis media di perpustakaan – Tercetak – Bentuk mikro – Dan elektronik yang disebut sebagai library material
Materi Perpustakaan 1. karya cetak/ grafis : buku, majalah, surat kabar, disertasi, laporan 2. Karya non cetak / karya rekam : piringan hitam, rekaman audio, kaset dan video 3. Bentuk Mikro : mikro film 4. Bentuk elektronik : disket, pita magnetik, cartridge 5. materi yang berasosiasi dengan komputer 6. e-books
Evolusi Buku • Tahun 2500 SM ditemukan papyrus di Mesir hingga tahun 700 Masehi • Abad 1 masehi di Cina ditemukan bahan mirip bahan kertas • Eropa hingga tahun sebelum 1150 menggunakan bahan dari kulit binatang sapi domba kambing biri • Buku mulai berevolusi sejak ditemukan mesin cetak oleh John Gutenberg 1443 -1450
Alasan menulis buku • • Sebagai mata pencaharian Menentang tirani Menentang kekuasaan Melakukan komunikasi formal antara penulis dan pembaca
Keunggulan Buku Umumnya ringan Tidak memerlukan listrik Tidak membutuhkan alat bantu membaca Rendah biaya pemeliharaan Tidak mudah pecah walau jatuh Menyediakan gagasan yang merangsang pikiran • Dapat ditulisi • Dll • • •
berb asis kert as Perp usta kan kaan may berb elekt a asis ronik /virt kert ual as Perp lib dan usta multi kaan Perp med hibri usta ia da kaan tanp a tem bok Perpustakaan • •
• Perpustakaan berbasis kertas : perpustakaan yang menyimpan dan menggunakan koleksi buku serta terbitan tercetak lainnya dalam pelayanannya kepada pengguna • Perpustakaan berbasis kertas dan multimedia : materi perpustakaan meluas hingga meliputi karya media audio visual, dan bentuk mikro
• Perpustakaan elektronik : perpustakaan mencakup materi tercetak, multimediadan sumber informasi yang berada di dalam komputer yang tersusun secara sistematik • Perpustakaan hibrida (menurut Rusbridge 1998) didesain untuk menyajikan sejumlah jangkauan teknologi dan berbagai sumber bersama dalam konteks sebuah perpustakaan dan juga mulai menjelajah sistem dan jasa terpadu dalam lingkungan elektronik dan cetak
Beda Perpustakaan dan Dokumentasi berdasar kegiatannya No Kegiatan informasi/komunikasi Perpustakaan Dokumentasi 1 Menciptakan/produksi --- Tugas tambahan 2 Merekam/menghimpun --- Tugas tambahan 3 Menerbitkan --- Tugas tambahan 4 Mengembangkan koleksi Tugas utama Tugas tambahan Mencari Tugas utama Tugas tambahan Memilih dokumen Tugas utama Tugas tambahan Pengawasan bibliografi Tugas utama Pengatalogan Tugas utama Klasifikasi dokumen Tugas utama Pembuatan dokumen, abstrak -- Tugas utama Analisis data -- Tugas utama Pembuatan anotasi --- Tugas utama 5 6
No 7 8 Kegiatan informasi Perpustakaan Dokumentasi Pembuatan bibliografi Tugas tambahan Tugas utama Penyusunan tinjauan perkembangan ilmu ---- Tugas utama Menyimpan dokumen Tugas utama Temu kembali Tugas utama Memberikan jasa Tugas utama Rujukan / referensi Tugas utama Reproduksi Tugas utama Sirkulasi dokumen Tugas utama Adminitrasi tugas Tugas utama
Perbedaan perpustakaan dengan arsip Lembaga/M asalah Perpustakaan Arsip Statis di depo arsip Arsip dinamis di unit tugas Sumber Materi Ekstern intern Intern dan ekstern Sifat Informasi Pengetahuan terekam Sejarah lembaga dan perorangan Kegiatan bisnis dan adminisratif lembaga yang bersangkutan Media Tercetak/bentuk mikro, audio visual, elektronik, optik, realia Tercetak/bentuk mikro, audio Tercetak/bentuk mikro, visual, elektronik, optik, realia audio visual, elektronik, optik, realia Kegiatan utama Pengembangan koleksi Akuisisi Pengatalogan/pengindekan Pengaturan Rujukan dan sirkulasi Pinjam antar perpustakaan Orientasi pemakai Pelestarian Pengembangan koleksi Akuisisi Deskripsi Pemberkasan/pengaturan Rujukan Pelestarian Mikroreproduksi Reprografi Desain formulir Penilaian rekod/arsip dinamis Transfer rekod dinamis Inventarisasi Pemberkasan/penyimpan an rekod dinamis Retensi/temu balik Perlindungan rekod dinamis Mikroreproduksi Reprografi
Perpustakaan Arsip Statis Rekod Center Pendidikan profesional Tingkat sarjana dan pascasarjana Program terakreditasi Sarjana dan pascasarjana Gelar bervariasi Majalah/sumber pengindeksan Banyak majalah profesi Sumber pengindeksan sedikit Namun merupakan sumber utama Sedikit majalah profesi Sumber pengindeksan sedikit namun merupakan sumber utama Sedikit majalah profesi Sumber pengetahuan tersebar dimana
Ilmu Perpustakaan • Di Inggris disebut sebagai Library Studies • Di AS disebut sebagai library science • Prinsip sebuah ilmu adalah adanya keberadaan sebuah obyek yang dapat diteliti berhubungan dengan ilmu yang mengkaji obyek tersebut • Ilmu perpustakaan dapat didekati dengan 2 cara yaitu (1) berdasarkan definisi ilmu perpustakaan dan (2) berdasarkan obyeknya • Dalam dunia ilmu pengetahuan sudah lazim bagi sebuah ilmu baru untuk meminjam atau menggunakan teori dari disiplin lain untuk diterapkan dalam ilmu tersebut demikian pula bagi ilmu perpustakaan dan informasi banyak teori /disiplin lain yang diterapkan pada ilmu perpustakaan misalnya matematika, filsafat, sejarah dan riset operasional. • Bila teori tersebut sahih untuk disiplin tersebut maka biasanya teori tersebut sahih untuk ilmu perpustakaan • Jadi ancangan pertama menekankan pada definisi untuk menunjukkan kemandirian ilmu perpustakaan
Ancangan pertama : Ilmu Perpustakaan • Ilmu perpustakaan adalah pengetahuan yang tersusun rapi yang menyangkut tujuan, obyek, fungsi perpustakaan, serta fungsi, metode, penyusunan, teknik dan teori yang digunakan dalam pemberian jasa perpustakaan. • Beberapa teori dalam ilmu perpustakaan yang sudah berkembang : teori temu balik informasi, teori pencarian informasi, model temu balik kognitif, dan teori proses pencarian informasi
Ancangan Kedua • Yang dikaji adalah obyeknya dalam hal ini adalah perpustakaan • Di dalam filsafat ilmu dikenal dua obyek ancangan kajian yaitu : obyek formal dan material • Obyek formal adalah obyek yang dapat dijadikan obyek kajian dari berbagai ilmu – Misalnya manusia dapat dilihat dari segi tubuhnya dikaji dari segi fisiologi, penyakitnya dikaji oleh ilmu kedokteran, tuturnya dikaji oleh ilmu bahasa, pergaulannya dikaji oleh ilmu sosiologi
• Perpustakaan pun dapat dikaji oleh obyek lain misalnya gedung dikaji oleh arsitektur dan sipil, keberadaannya oleh ilmu budaya • Sedangkan obyek material : merupakan ancangan obyek yang khas dilakukan oleh ilmu masing
• Obyek formal ilmu perpustakaan adalah rekaman informasi yang dihasilkan manusia • Agar rekaman informasi dapat didayagunakan oleh masyarakat maka perpustakaan memiliki berbagai kegiatan dengan penjabaran lebih lanjut sbb : – Perpustakaan sebagai institusi mencakup organisasi perpustakaan – Organisasi koleksi perpustakaan – Pengawetan buku dan materi perpustakaan lainya – Penyebaran informasi serta jasa perpustakaan untuk umum
• Berdasarkan obyek formal dan material tersebut maka definisi ilmu perpustakaan adalah ilmu yang mempelajari rekaman informasi, cara perolehan, pencatatan, penyimpanan, dan temu baliknya dalam suatu unit untuk didayagunakan oleh orang lain. • Ilmu perpustakaan masuk dalam golongan ilmu budaya – (Sulistyo-Basuki 2010 : 1. 21)
Fungsi Perpustakaan • Penyimpanan : – Perpustakaan bertugas menyimpan koleksi yang diterimanya. Tujuan ini nyata sekali pada Perpustakaan Nasional yaitu perpustakaan yang ditunjuk oleh Undang untuk menyimpan semua terbitan dari suatu negara
• Penelitian : – Perpustakaan menyediakan berbagai koleksi untuk penelitian baik dari yang sederhana sampai yang sangat mendetail. Perpustakaan menyediakan jasa yang membantu keberhasilan sebuah penelitian – Misalnya dengan menyediakan daftar buku mengenai suatu subyek, menyusun daftar artikel majalah,
• Penyedia informasi – Memberikan informasi kepada semua pengguna baik diminta maupun tidak diminta
• Pendidikan : – Perpustakaan merupakan tempat belajar seumur hidup – Untuk itu maka UNESCO mendorong dibangunnya perpustakaan umum untuk tempat belajar semua lapisan masyarakat
• Kultural : – Perpustakaan menyimpan kasanah budaya bangsa atau masyarakat tempat perpustakaan berada serta juga meningkatkan nilai dan apresiasi budaya masyarakat sekitarnya melalui proses penyediaan bahan bacaan. – Bacaan bisa bersifat bacaan serius dan bacaan ringan – Bacaan serius merupakan bacaan yang menjawab permasalahan yang dihadapi pembaca – Bacaan ringan merupakan bacaan yang sifatnya menghibur dan kasanah rohaniah pembaca
Ilmu Informasi • Asal Usul – Dimulai seusai PD II dengan pertumbuhan publikasi ilmiah dan teknis dalam jumlah yang besar – Ilmu informasi pertama kali ditemukan dalam jurnal Ilmiah yang ditulis oleh Vannevar Bush yang mengemukakan dua hal penting yaitu : • Memberi batasan strategis tentang apa yang dipikirkan orang banyak • Mengusulkan sebuah pemecahan yang merupakan perbaikan teknologi
Struktur ilmu Informasi • Ilmu informasi terdiri dari berbagai sub disiplin • ada 2 kelompok utama dalam ilmu informasi • Kelompok I merupakan domain dasar atau analisis informasi • Kelompok II mencakup algoritma dan teori temu balik informasi, proses dan sistem temu balik praktis, interaksi manusia komputer, kajian pemakai, sistem perpustakaan OPAC
• Menurut kamus Webster Ilmu Informasi sebagai ilmu yang berhubungan dengan pengumpulan, penyimpanan dan temu balik informasi yang efisien. • Lebih sepesifik ilmu informasi merupakan sebuah bidang praktek profesional dan kajian ilmiah yang membahas masalah komunikasi yang efektif dari rekaman pengetahuan di antara manusia dalam konteks sosial, organisatoris, dan kebutuhan perorangan akan informasi serta penggunaannya
• Kajian bidang ilmu informasi – Temu balik informasi – Analisis sitiran – Bibliometrika – Teori sistem perpustakaan umum – Komunikasi ilmu pengetahuan – Kajian pemakai dan teorinya – OPAC – Teori pengindekan – Teori sitiran – Teori komunikasi
Referensi • Sulistyo-Basuki (1991). Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta : Gramedia • Sulistyo Basuki (2010). Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta : Universitas Terbuka
• Pertemuan ke 3
Jenis Perpustakaan • Menurut UU : – Perpustakaan Nasional – Perpustakaan Umum – Perpustakaan Khusus – Perpustakaan Sekolah – Perpustakaan perguruan tinggi
Lembaga informasi lain • • Pusat dokumentasi Pusat arsip Clearing house Pusat referal Pusat analisis informasi Bank data Pusat informasi
Perpust Nasional • Fungsi utama /pokok dari Perpustakaan Nasional : – Mengumpulkan dan melestarikan literatur nasional dengan sasaran selengkap mungkin – Menerbitkan bibliografi nasional yaitu mencatat semua terbitan di Indonesi dan mengumpulkan tentang Indonesia yang diterbitkan oleh lembaga asing – Melaksanakan jasa pinjam antar perpustakaan
• Perpustakaan nasional adalah perpustakaan yang bertanggungjawab atas akuisisi dan pelestarian copy semua terbitan yang signifikan yang diterbitkan di sebuah negara dan berfungsi sebagai perpustakaan deposit baik berdasarkan undang maupun kesepakatan lain dengan tidak memandang nama perpustakaan
Perpustakaan Umum • Perpustakaan yang didirikan dibiayai oleh pemerintah daerah atau dalam kasus tertentu oleh pemerintah pusat atau badan lain yang diberi wewenang untuk bertindak atau bertindak atas nama badan tersedia bagi masyarakat yang hendak menggunakannya tanpa bias atau diskriminasi
Ciri Perpustakaan Umum • Terbuka untuk umum, artinya terbuka bagi siapa saja tanpa memandang perbedaan jenis kelamin agama kepercayaan ras usia pandangan politik dan pekerjaan • Dibiayai oleh dana umum. • Jasa yang diberikan pada hakikatnya bersifat cuma -cuma.
• Dalam Manifesto Perpustakaan Umum Unesco menyatakan bahwa perpustakaan umum merupakan pusat lokal informasi yang menyediakan semua jenis informasi dan pengetahuan bagi pemakainya
Misi Perpustakaan Umum • Menciptakan dan memperkuat kebiasaan membaca di kalangan anak-anak sejak usia dini • Membantu individual dan pendidikan swatindak serta pendidikan formal pada semua tingkat • Menyediakan kesempatan bagi pengembangan kreasi pribadi • Merangsang imajinasi dan kreativitas anak-anak dan kawula muda • Mempromosikan kesadaran akan warisan budaya apresiasi seni keberhasilan ilmiah dan inovasi • Menyediakan akses untuk ungkapan kultural dari semua seni pertunjukan • Membina dialog antarbudaya dan menghormati keanekaragaman budaya • Menunjan tradisi lisan • Menjamin akses bagi warga negara pada semua informasi komunitas • Menyediakan jasa informasi yang cukup bagi perusahaan lokal asosiasi dan kelompok yang berkepentingan
Kelompok Perpustakaan Umum Perpustakaan umum kota Perpustakaan umum kabupaten Perpustakaan umum kecamatan Perpustakaan umum desa Perpustakaan umum untuk anggota masyarakat tunanetra • Perpustakaan keliling • • •
Perpustakaan Khusus • Perpustakaan khusus adalah koleksi fisik informasi pengetahuan dan atau opini yang terbatas pada satu subjek atau sekelompok subjek yang berkaitan atau pada sebuah format tunggal produk informasi atau sekelompok format yang berhubungan; dikelola di bawah payung sebuah lembaga yang menyediakan dana untuk kelanjutan hidup perpustakaan; dikelola oleh seseorang pustakawan atau spesialis dalam sebuah subjek atau lebih; serta membawa misi memperoleh, mengorganisasi dan menyediakan akses ke informasi dan pengetahuan guna menunjang tujuan badan induk yang membawahi perpustakaan.
Ciri perpustakaan khusus • Memiliki buku yang terbatas pada satu atau beberapa disiplin ilmu saja. • Keanggotaan perpustakaan terbatas pada sejumlah anggota yang ditentukan oleh kebijakan perpustakaan atau kebijakan badan induk tempat perpustakaan tersebut. • Peran utama pustakawan ialah melakukan penelitian kepustakaan untuk anggota. • Tekanan koleksi bukan pada buku (dalam arti sempit), melainkan pada majalah, pamflet, paten, laporan penelitian, abstrak , dan indeks karena jenis- jenis tersebut umumnya berisi informasi lebih mutakhir dibandingkan buku. • Jasa yang diberikan lebih mengarah kepada minat anggota perorangan.
Perpustakaan Sekolah • Perpustakaan yang berada lembaga pendidikan formal di lingkungan pendidikan dasar dan menengah dan merupakan bagian integral dari kegiatan sekolah • Jenisnya : – Perpustakan SD dan Madrasah Ibtidaiyah – Perpustakaan SMP dan MTS – Perpustakaan SMA dan SMK
Tujuan • Membantu dan memperkuat tujuan pendidikan sebagaimana telah ditulis dan visi dan misi sekolah • Mengembangkan kegemaran membaca dan kebiasaan membaca • Memberi kesempatan untuk memperoleh pengalaman dalam menggunakan informasi untuk pengetahuan, pemahaman, imajinasi dan keceriaan • Membantu murid dalam pembelajaran dan keterampilan menilai serta menggunakan informasi • Memberikan akses ke sumber informasi lokal, regional, nasional dan global serta kesempatan yang mengekspos muri d pada gagasan pengalaman dan opini yang beraneka ragam
• Dewasa ini sebutan perpustakaan sekolah dirasakan sudah tidak pas lagi dan muncul istilah yang lebih akomodatif yaitu Learning resources centre karena kegiatan belajar beserta sumbernya dapat dilakukan di perpustakaan yang meliputi perpustakaan, pusat komputer, fasilitas multimedia, dan fasilitas internet
Perpust Perguruan Tinggi • Perpustakaan yang terdapat pada perguruan tinggi dengan tujuan utama membantu perguruan tinggi mencapai tujuannya yaitu Tri Dharma Perguruan tinggi (pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat) • Salah satu ciri khas dalam perpustakaan Perguruan tinggi adalah adanya hubungan antara pustakawan, mahasiswa dan pengajar
Tujuan Perpustakaan PT • Memenuhi kebutuhan informasi masyarakat kampus • Menyediakan materi perpustakaan rujukan/referensi pada semua tingkat akademis • Menyediakan ruangan belajar untuk pemakai • Menyediakan jasa peminjaman yang tepat guna bagi semua pengguna • Menyediakan jasa informasi aktif
Lembaga pengelola informasi lain • Pusat Rekod - Rekod artinya dokumen yang diciptakan diterima oleh badan korporasi keluarga perorangan dalam menjalankan fungsi dan aktivitasnya - rekod dikenal dengan nama lain arsip dinamis
Lanjutan • Depo Arsip – Merupakan lembaga penyimpan arsip – Depo arsip menyimpan arsip statis
Lanjutan • Pusat Dokumentasi – Dikenal sejak tahun 1895 – Ketika itu berarti pengawasan bibliografis artinya usaha pencatatan setiap buku yang diterbitkan – Tujuan : menyusun bibliografi universal artinya daftar buku yang diterbitkan di seluruh dunia – Definisi masa kini dokumentasi merupakan penyusunan penyimpanan temu kembali penyebaran evaluasi terhadap setiap informasi yang direkam dalam bidang ilmu pengetahuan (sains)
• Clearing House – Merupakan lembaga yang mencatat hasil penelitian pengembangan dan akuisisi lain yang sedang direncanakan sedang berlangsung atau sudah selesai serta menyediakan dokumen tersebut ke sumber lain untuk informasi yang berkaitan dengan aktivitas tersebut
• Pusat Referal : untuk tingkat negara pusat referal adalah Perpustakaan Nasional RI • Bank Data : bertugas mengumpulkan menyususn dan menyimpan data numerik yang dapat digunakan bilamana diperlukan dalam subyek tertentu • Bank data biasanya berhubungan dengan sebuah bidang pengetahuan yang luas • Museum : lembaga permanen dan nirlaba yang melayani masyarakat dan perkembangannya dan terbuka bagi umum yang memperoleh, melestarikan, meneliti, mengomunikasikan, dan memamerkan untuk keperluan kajian pendidikan dan kegembiraan, bukti material dari manusia dan lingkungannya
Beda Perpustakaan dan Museum • • Materi yang disimpan Cara penyusunan material Pengguna Cara menemukan materi yang diinginkan Tujuan masing lembaga Alasan mengunjungi lembaga Yang bertanggungjawab Contoh di Indonesia
Kerjasama Antar Perpustakaan Faktor Pendorong KS : -Semakin banyak buku yang ditulis karena perkembangan pengetahuan -Meluasnya pendidikan sehingga banyak permintaan informasi dan pengetahuan -Kemajuan dalam ilmu terapan sehingga banyak orang perlu membaca untuk inovasi -Berkembangnya peluang bagi kerjasama internasional sehingga butuh informasi mutahir -Berkembangnya TI sehingga mempermudah arus pengetahuan berpindah dengan cepat -Tuntutan masyarakat untuk memperoleh layanan informasi -Kerjasama memungkinkan menghemat fasilitas
Bentuknya • • KS pengadaan KS Pengolahan Ks pertukaran distribusi Ks penyediaan fasilitas Ks peminjaman antar perpustakaan Ks antar pustakawan Ks penyusunan katalog induk Ks pemberian jasa informasi
Perangkat Kerjasama • • • Bibliografi Katalog induk Indeks Abstrak Direktori
Jaringan informasi • Berorientasi pada satu bidang • Dan lintas bidang
Definisi yang terkait jar. informasi • Pusat dokumentasi : tempat menyimpan dokumen untuk dikelola diberi anotasi, dan diindeks dengan tujuan utama distribusi. Tugas lain adalah menyiapkan bibliografi • Clearing house : tempat penyimpanan dokumen dengan tugas tambahan sebagai pengumpulan, klasifikasi, dan distribusi informasi serta memelihara catatan tentang penelitian dan pengembangan yang masih dalam taraf penjajagan, masih dilakukan dan yang sudah selesai • Pusat referral : penyedia rujukan untuk suatu bidang bagi ahli yang membutuhkan. • Bank data : system informasi terbuka dengan himpunan data yang lazim disebut berkas. • Jaringan informasi di Indonesia dipelajari dihalaman 69
TI untuk Perpustakaan Yang termasuk dalam TI antara lain : -Telekomunikasi -Sistem komunikasi optic -Sistem pita video -Komputer -Mikrobentuk -Komunikasi suara dengan computer -Jaringan kerjadata -Surel -Videoteks, teleteks
Masalah yang timbul akibat TI • • • Pengangguran Perlindungan data Transborder data flow Hak cipta Kontrol pengarsipan dan bibliografi Informasi. Apakah Cuma atau membayar?
Perpustakaan elektronik p. 96
Hak Cipta • Pencipta • Ciptaan yang dilindungi (1 buku-2 ceramah kuliah pidato, 3. pertunjukan, 4 ciptaan tari, 5 seni rupa, 6 fotografi 7. seni batik, arsitektur, peta, sinematografi, program komputer, terjemahan/tafsir, saduran, bunga rampai
• Timbulnya HC : sejak saat selesai menciptakan timbul secara otomatis pada diri pencipta setelah selesai menciptakan • Pendaftaran hak cipta di Indonesia mulai bangkit setelah terjadi banyak claim • Bentuk perlindungan Hukum nya : hak khusus, hak untuk mengumumkan, memperbanyak, memberi ijin
• Masa berlaku : 50 tahun untuk buku, pamflet, koreografi, seni, musik • 25 tahun untuk program komputer, saduran dan bunga rampai • Pembatasan HC : tanpa syarat misalnya perbanyakan lambang negara dan perbanyak program komputer untuk pribadi • Kedua : pencantuman sumber bila berasal dari luar negeri
• HC di perpustakaan : UU HC 1982 memberi ijin bagi perpustakaan dan pusat dokumentasi untuk membuat fotokopi sebuah judul buku dengan ketentuan hanya untuk penelitian dan pendidikan dan tidak dijual belikan
Paten • Hak paten lahir karena dimohonkan kepada pemerintah dan diberikan oleh negara • Melindungi atas penemuan si penemu • Paten merupakan hak ekslusif untuk menggunakan atau memperoleh keuntungan untuk jangka waktu tertentu bagi sebuah penemuan • Subyeknya mesin, komposisi zat, ide abstrak, teori ilmiah, sistem melaksanakan bisnis, fungsi mesin, hukum alam, produk alam
Copy right • Untuk keperluan kuliah dan penelitian di perpustakaan degan cara penggandaan buku maka itu memenuhi kriteria fair use dengan tidak membayar denda kepada penulis
Sensorship • • Timbul ketika mulai ditemukan mesin cetak Dikenal mulai abad 16 Ditandai munculnya protestanisme Pada masa itu gereja katolik di vatikan masih memberikan toleransi bagi biarawan/wati untuk menulis sepanjang dikendalikan oleh hirarki gereja
Alasan sensor • • • Politik Agama Ras Pornografi Penerbitan dalam aksara asing
Pihak yang melarang • • Raja Militer Kejagung Departemen agama Departemen pendidikan Pengadilan agama Departemen dalam negeri
Jasa Perpus untuk masyarakat • Dalam mempertimbangkan kebutuhan pemakai maka berbagai faktor perlu diperhatikan dalam sebuah pendirian perpustakaan : – Lokasi • Desentralisasi • Sentralisasi : memusatkan buku-jasa dan personalia pada satu lokasi perpustakaan
• Lingkungan – Cahaya dan ventilasi – Ruang masuk – Rak – Ruang studi dan santai – Ruang mesin atau perlengkapan – Ruang kuliah /ceramah
• • Staf perpustakaan yang punya kompetensi Koleksi Jasa peminjaman Jasa rujukan atau jawab pertanyaan Peran pengajaran/pendidikan Jasa informasi Pameran dan peragaan Petunjuk dan panduan
ke. Pustakawanan sbg profesi • Profesi merupakan pekerjaan yang membutuhkan pendidikan atau latihan • Ciri profesi : – Ada asosiasi profesi atau organisasi keahlian – Terdapat pola pendidikan profesi yang jelas – Ada kode etik – Berorientasi pada jasa – Ada tingkat kemandirian
• Dalam dunia kepustakawanan pemisahan antara pustakawan profesional dan semi profesional maupun teknisi dapat dilihat dari segi kegiatannya
• • • Xx menentukan obyek kerja perpustakaan Xx merumuskan kebijakan perpustakaan Xx perencanaankeseluruhan Xx mempersiapkan perkiraan dugaan obyek perpust Xx merencanakan gedung Xx mengorganisasikan kegiatan perpustakaan Xx mengkoordinasikan kegiatan perpus Xxx pemilihan buku Xxx klasifikasi Xxx tugas referens Xxx temu balik iformasi Xxx bimbingan pemakai
Literatur kepustakawanan • Literatur untuk pustakawan • Dasar dasar kepustakawanan – Sejarah faktual – Sejarah buku – Riwayat hidup tokoh
• Fungsi teknik atau kegiatan – Adm dan manajemen perpus – Pemilihan dan pengadaan bahan pustaka – Akses fisik dan bibliografi pustaka terekam – Jasa terhadap pemakai – Profesi pustakawan
• Bentuk literatur kepustakawanan – – – – Sejarah Esei Monograf Biografi Laporan Studi kasus Skripsi tesis disertasi Perundangan Standar dan panduan Statistik Buku referens Prosiding Majalah profesional
• Literatur primer : literatur yang memuat hasil penelitian asli, kajian mengenai sebuah teori baru, atau penjelasan sebuah gagasan dalam semua bidang contoh literatur primer : majalah ilmiah, laporan penelitian, disertasi, paten, kertas kerja lokakarya, kartu informasi
• Literatur sekunder : lit yang berisi informasi mengenai literatur primer yaitu bibliografi, indeks, abstrak, tinjauan tahunan, ensiklopedi, kamus dan tabel • Literatur tersier : lit mengenai lit sekunder contoh direktori, panduan literatur dan bibliografi dari bibliografi
Organisasi Profesional • ALA american library association • Ikatan Pustakawan Indonesia
Administrasi dan Manajemen • Prinsip manajemen : – Proses manajemen • • • • Pembagian kerja Wewenang Disiplin Kesatuan perintah Kesatuan arah Utamakan kepentingan umum Imbalan Sentralisasi Hirarki Tata susunan Persamaan Esprit de corps Rentang kendali Koordinasi Lini dan staf Akuntabilitas
• Proses manajemen : – Planning : pengenalan masalah, mengumpulkan informasi, menilai berbagai pemecahan alternatif, pengambilan keputusan, evaluasi pemecahan masalah – Organising : menyusun struktur kekuasan – Stafing : menempatkan karyawan yang efisien – Directing : – Coordinating – Reporting – Budgeting
• Pola sistem organisasi : – Faktor yang perlu diperhatikan : • • Tujuan perpustakaan Jenis pemakai Jenis dokumen Keadaan gedung perpus Personalia perpus Kegiatan automasi perpus Bantuan keuangan
• Pola yang lain berdasar : – Berdasar fungsi – Subyek – Kawasan – Pemakai yang dilayani – Jenis dokumen – Setralisasi/desentralisasi
• Sentralisasi atau desentralisasi perpus – Apa kelebihan dan kekurangannya – Terkait dengan badan induknya – Terkait dengan dasar hukum perpus pemerintah – Hubungan perpus dengan kelompok dan perorangan – Hub dengan badan akademis – Dewan perpustakaan
Anggaran perpustakaan • Sumber keuangan perpus : – – – – – Anggaran badan induk Daftar isian proyek Sumbg wajib mahasiswa bila perpus PT Uang iuran anggota Penjualan terbitan perpus Penghasilan dari jasa reprografi terjemahan penyusunan bibliografi Denda atas buku Sumbangan pemerintah Sumbangan simpatisan Sumbangan swasta
• Besar belanja perpustakaan ditentukan oleh : – Besarnya perpustakaan dalam jumlah koleksi, pemakai, staf skala operasional perpustakaan – Lokasi perpus dan keadaan fisik perpus – Jenis jasa perpust – Kelompok pemakai yang dilayani – Jangkauan waktu biasanya 1 tahun
Pengadaan dan pemeliharaan buku • Pengadaan – Alat bantunya : katalogpenerbit, mjlh timbangan buku, tinjauan buku dalam surat kabar, daftar penerimaan buku baru – Membuat slip pemesanan buku baru
Pemesanan buku • Pertimbanganya : – Tugas berbagai bagian perpus – Staf – Keuangan – Prosedur yang harus diikuti – Pengetahuan pustakawan yang luas tentang bibliografi, bahasa, manejemen, penerbitan, dan perdagangan buku
• Persoalan pustakawan Indonesia tentang pengadaan buku : – Penerbitan buku di Indonesia masih terpusat di kota besar di Jawa bagi yang diluar jawa kesulitan dalam lamanya korespondensi – Lebih sulit mendapat buku terbitan dari Asia – Prosedur pembayaran kadang berbelit – Dana yang tersedia tidak selalu tersedia pada waktunya – Ter batasnya informasi mengenai buku yang tersedia – Adanya ketentuan bayar dimuka – Prosedur adm yang berbelit
• Metode pengadaan – Pembelian – Pertukaran – Hadiah
• Pengolahan : – Klasifikasi – Pengkatalogan – Peneraan – Pemeliharaaan dan penjilitan – Pemeliharaan tanda panduan – Pemeliharaan buku – Pembetulan letak buku – Verifikasi koleksi : penghitungan kembali koleksi – Penjilidan
Pencatatan terbitan berseri • Pengadaan majalah : masalahnya : – Jarak yang jauh dengan penerbit – Klaim – Pos – Informasi – Harga
• Pemilihan majalah : – Yang paling penting – Tujuan untuk menghemat anggaran
• Pemilihan penjaja/vendor – memperhatikan kedudukan, reputasi, dan spesialisasi – jenis dan kualitas jasa penjaja – syarat dan ketentuan pihak penjaja – perpanjangan langganan majalah • pos laut surface mail • ongkos murah tetapi lama
• • • perpanjangan majalah pengiriman majalah pemesanan prosedur pembayaran Pencatatan majalah : – – – sistem register sistem buku besar sistem dua kartu sistem tiga kartu kardex sistem ing griya
• peragaan majalah baru : – diletakan di tempat pajang majalah baru – penjilidan majalah : • dilakukan setahun satu kali • tujuannya untuk mengumpulka berbagai pengetahuan yang masih digunakan pengguna 12/5/2020
Kegiatan rutin perpustakaan • jasa utama perpustakaan adalah peminjaman buku • bagian peminjaman / sirkulasi merupakan bagian yang paling berhubungan dengan pemakai perpustakaan
Fungsi Sirkulasi • Mengawasi pintu masuk dan keluar perpust • Pendaftaran anggota, perpanjangan keanggotaan, pengunduran diri anggota • Peminjaman dan pengembalian buku, perpanjangan waktu peminjaman • Menarik denda • Mengeluarkan surat peringatan bagi buku yang belum dikembalikan pada waktunya • Penanganan buku rusak/hilang • Bertanggungjawab atas berkas peminjaman • Membuat statistika peminjaman • Peminjaman antar perpustakaan
Sistem peminjaman • Pertimbangan dalam membangun system harus dapat menjawab pertanyaan sbb “ – Siapakah yang meminjam buku tertentu? Kapan tanggal kembalinya – Buku apa saja yang dipinjamkan pada tanggal tertentu? – Buku dalam subjek apa yang dipinjam pada hari tertentu? Berapakah jumlah buku per subjek yang dipinjam? – Buku apa yang harus kembali pada tanggal tertentu? – Berapa buku yang dikembalikan pada tanggal tertentu? 12/5/2020
Sistem Peminjaman • • Sistem Buku Besar Sistem Sulih Bentuk NCR / Non carbon required Sistem BIC /Book issue card Sistem Browne Sistem Newark Sistem kartu tebuk Berbasis foto 12/5/2020
Pemeliharaan dan pelestarian BP • Konsep dasar – Berkenaan dengan istilah preservation, conservation, restoration – Preservation mencakup semua aspek usaha melestarikan bahan pustaka, dan arsip termasuk didalamnya kebijakan pengelolaan, keuangan, sumber daya manusia, metode dan teknik penyimpanan – Conservation : pengawetan terbatas pada kebijakan serta cara khusus dalam melindungi bahan pustaka dan arsip untuk kelestarian koleksi tersebut. – Restoration : pemugaran mengacu pada pertimbangan serta cara yang digunakan untuk memperbaiki bahan pustaka atau arsip yang rusak • . 12/5/2020
• Tujuan pelestarian : adalah melestarikan kandungan informasi bahan pustaka dan arsip dengan alih bentuk menggunakan media lain atau melestarikan bentuk aslinya selengkap mungkin untuk dapat digunakan secara optimal
Musuh BP • • Manusia Serangga Rayap Cara perbaikan : – Cara tradisional : di lem, menggunakan kertas tisu, chiffon dll – Cara modern : laminasi, alih bentuk 12/5/2020
Standar pelestarian • • • Suhu 20 -21 derajat C Tidak berhadapan langsung denganmatahari Menurunkan tingkat keterangan lampu Bila lampu neon perlu dipasang filter flouresen Sirkulasi udara lancar 12/5/2020
Pelestarian BP di Indonesia • Kendalanya : – Kurangnya tenaga pelestarian di Indonesia – Byk pimpinan belum memahami pentingnya pelestarian – Praktek pelestarian yang dilakukan di Indonesia masih banyak yang salah – Mutu pustaka tercetak tidak standar – Berbagai ruang perpust tidak dirancang bangun yang sesuai dengan keperluan pelestarian – Belum terdapat kebijakan pelestarian nasional 12/5/2020
Peraturan perpustakaan • Filosofi peraturan perpus hendaknya : – Memungkinkan pemakai memperoleh manfaat sepenuhnya dari sumber perpustakaan – Mencegah penyalahgunaan sumber perpust – Menghindari peraturan yang terlalu ketat dan bertele – Memberi kesempatan pada pustakawan untuk mengambil keputusan menyangkut kasus khusus 12/5/2020
Faktor yang dipertimbangkan • Jumlah dan jenis pemakai beserta persyaratan • Jenis bahan pustaka yang boleh serta tidak boleh dipinjam • Jenis perpustakaan • Fasilitas yang tersedia • Jenis jasa yang diberikan • Filosofi kepustakawanan 12/5/2020
• • Ruang lingkup Jam buka Libur Informasi menyangkut keanggotaan Peminjaman Ketentuan di perpustakaan Syarat peminjaman Lain lain 12/5/2020
Publisitas dan promosi • Metode memamerkan jasa perpustakaan – Nama dan logo – Poster dan leaflet – Pameran – Media dan video – Ceramah – Iklan 12/5/2020
Evaluasi Jasa Perpustakaan (p. 294) • Metode statistic • Balikan /feedback – Untuk mengetahui puas/tidak masyarakat terhadap perpustakaan memerlukan balikan dari masyarakat. Dengan cara : 1. meminta masyarakat duduk dalam komisi perpustakaan. 2. pustakawan bicara pada sekelompok anggota masyarakat untuk memperoleh umpan balik dari masyarakat. 3. mengikuti tindak lanjut jasa yang telah diberikan. 12/5/2020
• Survey – Merupakan cara formal dan sistematis untuk memperoleh balikan dari masyarakat. – Hal yang harus diperhatikan dalam membuat survey : • Jumlah formulir yang dicetak • alamat pengembalian dan tanggal batas pengembalian • Usahakan ada pertanyaan terbuka agar responden dapat memberikan jawaban menurut pendapat mereka • Usahakan kerahasiaan system pengembalian formulir 12/5/2020
• Penelitian : – Survey merupakan salah satu jenis penelitian – Ada lagi berupa : operation research, action research dan eksperimental 12/5/2020
Statistik Perpustakaan • Metode informasi kuantitatif termasuk pengumpulan, penyajian, analisa dan interpretasinya. 12/5/2020
• Pustakawan menggunakan statistic untuk : – Menyusun laporan tahunan – Mengukur efisiensi berbagai seksi / pustakawan – Menyusun rencana dan jasa perpustakaan – Memperkuat alasan menunjang penambahan anggaran dan tenaga – Menyajikan keberhasilan perpustakaan pada pemakai dan pimpinan 12/5/2020
• • • Jenis statistika Pengadaan Klasifikasi Pengakatalogan Keanggotaan Buku yang dipinjamkan Jasa referens Majalah Jasa reprografi lain 2 12/5/2020
Statistik berkala : dibuat oleh seksi secara mingguan, bulanan, untuk dilaporkan kepada pimpinan Penyajian : table, grafik, diagram, kue dsb. Analisis dan interpretasi : data yang terkumpul disunting dan ditabulasi. Inferensi atau penyimpulan yang ada bila dikaitkan dengan inferensi lain memungkinkan pustakawan membuat gambaran keberhasilan dan kemunduran perpustakaan. Keterbatasan : - Stat bersifat kuantitatif. - Statistika tidak mengungkap secara penuh gambaran perpust - Statistika hanya betul pada tingkat rata saja 12/5/2020
Laporan Tahunan • Fungsinya : – Mengusahakan agar pimpinan memperoleh cukup informasi mengenai kegiatan dan prestasi perpust – Merupakan media publisitas untuk menarik pengguna – Perbandingan dengan laporan tahun sebelumnya untuk mengetahui titik lemah dan kekuatan perpust 12/5/2020
Isi • Bagian I berupa uraian tentang : – Tinjauan umum tentang pendahuluan yang meringkas kegiatan serta hasil yang diperoleh selama tahun lalu. – Pemakai perpustakaan – Koleksi – Klasifikasi dan pengkatalogan – Jasa untuk pemakai – Pemeliharaan – Keuangan – Staf – Gedung dan perlengkapan – Program publikasi – Lain lain 12/5/2020
• Bagian II berisi data statistic dalam bentuk table 12/5/2020
Perencanaan gedung • Penunjukan personalia • Prinsip gedung perpustakaan – Memiliki desain fungsional – Bisa digunakan dalam system terbuka dan system tertutup – Pertumbuhan masa mendatang – Gedung bisa flexible – Sistem modular – Ekonomis 12/5/2020
Perabot dan perlengkapan bergerak • Perabot dan perlengkapan bergerak • Perlengkapan tetap/tak bergerak 12/5/2020
Pengkatalogan 12/5/2020
12/5/2020
12/5/2020
Katalogisasi • Pengertian Katalogisasi adalah proses pembuatan sarana penelusuran informasi pada koleksi yang dimiliki perpustakaan. Sarana penelusuran informasi di perpusakaan bisa berupa katalog tercetak baik berupa buku atau kartu maupun katalog digital menggunakan media komputer. Kegiatan ini terdiri atas 3 tahap yaitu: pembuatan katalog berkas, pembuatan katalog digital, dan pembuatan katalog cetak. Pada modul ini akan dijabarkan proses tersebut satu per satu. • Akan tetapi, sebelum masuk pada pembahasan tersebut terlebih dahulu akan disampaikan masalah penentuan tajuk entri utama yang menjadi bagian dari kegiatan katalogisasi.
• Penentuan Tajuk Entri Utama 1. Tajuk Nama Orang a. Pengarang tunggal (buku yang dikarang oleh satu orang tanpa bantuan orang lain)
• Contoh: Pengarang : Agus Permadi Judul : Winisis Untuk Pustakawan Dokumentalis dan Arsiparis Tajuk entri utama : Permadi, Agus
Pengarang ganda Sebuah karya yang dikarang lebih dari satu orang, maka tajuk entri utama pada pengarang pertama. Sedangkan, pengarang kedua masuk ke dalam tajuk entri tambahan. Contoh: Pengarang : Towa P. Hamakonda J. N. B. Tairas Judul : Pengantar Klasifikasi Persepuluhan Dewey Tajuk entri utama : Hamakonda, Towa P.
Pengarang lebih dari tiga Suatu karya yang dikarang lebih dari tiga, tajuk entri utama ditentukan pada judul. Sedangkan, pengarang masuk dalam tajuk entri tambahan. Contoh: Pengarang : Moh. Ma’mur T. Rumiadi E. Suwardi Anwar Nasution Judul : Psikologi Lingkungan Tajuk entri utama : Psikologi Lingkungan
• Karya editor Tajuk entri utama pada judul karya apabila nama pengarang tidak disebutkan. Nama editor masuk pada tajuk entri tambahan. Contoh: Pengarang : (tidak disebutkan) Judul : Leadership in Education Editor : Dwight L. Bolinger Joan E. Ciruti Hugo Montero Tajuk entri utama : Leadership in Education
• Karya anonim Tajuk ditentukan pada judul, kecuali nama anonim lebih dikenal dalam karyanya. Contoh: Pegarang anonim : (tidak disebut) Judul : The Illustration Tajuk entri utama : The Illustratin
• Karya kumpulan Tajuk ditentukan pada judul jika ada judul kolektif. Contoh: Pengumpul : Agus Efendi Judul : Koleksi Cerpen Best Seller Tajuk entri utama : Koleksi Cerpen Best Seller
• Karya campuran Tajuk ditentukan pada pengarang sesuai aturan yang telah disebutkan pada poin a, b dan c. Tetapi jika tidak disebutkan pengarangnya, tajuk ditentukan pada judul. Contoh: Pengarang : Harold Koontz Judul : Pengantar Ilmu Manajemen Penerjemah : A. Hasymi Ali Editor : Musa Tajuk entri utama : Koontz, Harold Tajuik tambahan : Ali, A. Hasymi dan Musa
• Penentuan Bentuk Tajuk Nama Orang a. Nama tunggal Bentuk tajuk dari nama tunggal adalah nama tunggal tersebut. Contoh: Nama pengarang : Santosa Tajuk : Santosa
• Nama diri dengan nama keluarga Unsur nama keluarga biasanya diletakkan pada bagaian akhir dari nama. Tajuk dari jenis ini ditentukan pada nama keluarga, diikuti bagian nama yang lain. Contoh: Nama pengarang : Andri Permana Saputra Tajuk : Saputra, Andri Permana
• Nama ganda yang tidak jelas unsur keluarga Banyak nama kepengarangan yang tidak jelas ada tidaknya unsur nama keluarga. Bentuk nama semacam ini, tajuk ditentukan pada nama bagian akhir, diikuti bagian nama yang lain. Contoh: Nama pengarang : Chairil Anwar Tajuk : Anwar, Chairil
• Nama diri dan sisipan Nama diri dengan sisipan ini biasa didapati pada bangsa Arab yang berupa nasab seperti bin, binti, ibn dan lain-lain. Tajuk pada jenis ini ditentukan pada bagian nama sebelum unsur sisipan sampai bagian akhir nama, diikuti bagian mana yang lain. Contoh: Nama pengarang : Abdul Malik bin Jakfar Tajuk : Malik bin Jakfar, Abdul
• Nama yang diakhiri dengan inisial terlebih dahulu perlu ditelusuri kepanjangan inisialnya. Jika diketahui kepanjangannya, tajuk ditentukan pada bagian akhir nama. Namun, jika tidak, tajuk tetapkan pada bagian pertama tanpa digunakan tanda koma. Contoh: Nama pengarang : Adi M. S. Tajuk : Adi M. S.
• Nama ganda dengan tanda hubung Pada jenis nama ini tajuk ditetapkan pada unsur sebelum tanda hubung. Contoh: Nama pengarang : A. R. Rudolf-Brown Tajuk : Rudolf-Brown, A. R.
• Tajuk Badan Korporasi Ketentuan penentuan tajuk badan korporasi adalah sebagai berikut: a. Nama yang dimulai dengan kata sandang Jika ditemukan badan dimulai dengan kata sandang, tajuk maupun bentuk tajuknya ditentukan nama tanpa kata sandang. Contoh: Nama : The Library Association Tajuk : Library Association
b. Nama badan yang disertai sebutan yang mewnujukkan jenis usaha seperti PT, CV, Inc, dsb. Unsur nama yang menunjukkan jenis usaha tidak disertakan dalam bentuk tajuk badan korporasi, kecuali jika merupakan bagian dari nama atau diperlukan untuk memperjelas nama. Contoh: Nama : P. T. Djambatan Tajuk : Djambatan
c. Nama badan korporasi yang dimulai dengan angka Jika badan korporasi menggunakan nama awal berupa angka, tajuk maupun bentuk tajuk dinyatakan bentuk huruf. Contoh: Nama : 3 October Vereeniging Tajuk : Three October Vereeniging
d. Nama badan bawahan yang khas Bila nama sebuah badan cukup jelas tanpa menyebutkan nama induknya, tajuk ditentukan pada nama badan bawahannya. Contoh: Nama : Lembaga Biologi Nasional dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Tajuk : Lembaga Biologi Nasional
e. Nama badan yang menunjukkan unsur bawahan Tajuk dari badan ini ditentukan pada badan induknya. Contoh: Nama : Komisi Perpustakaan Universitas Indonesia Tajuk : Universitas Indonesia. Komisi Perpustakaan
f. Nama badan korporasi yang menunjukkan wilayah Nama wilayah dalam tajuk merupakan bagian penting. Selain sebagai tajuk untuk badan pemerintahan yang mempunyai wilayah kekuasaan, nama wilayah dapat juga digunakan untuk membedakan dua badan atau lebih yang sama namanya. Contoh: Nama : Biro Kepegawaian Departemen Agama Tajuk : Indonesia. Departemen Agama. Biro Kepegawaian
• g. Lembaga penelitian Nama badan penelitian yang merupakan bawahan dari bagian pemerintah, tajuk dan bentuk tajuknya ditentukan pada nama badan penelitian tersebut diikuti nama bagian pemerintah yang merupakan badan atasannya. Contoh: Nama : Lembaga Penelitian Hortikultura Tajuk : Lembaga Penelitian Hortikultura Departemen Pertanian
Katalog Perpustakaan • Untuk mengetahui buku apa saja yang ada di perpustakaan membutuhkan katalog • Jadi katalog perpustakaan adalah daftar buku yang menjadi koleksi di sebuah perpustakaan • Daftar menunjukkan adanya susunan menurut prinsip tertentu • Buku mencakup koleksi dalam arti yang lebih luas
Tujuan Katalog • Menurut Cutter 1876 : – Memungkinkan seorang menemukan sebuah buku yang diketahui : • Pengarang • Atau judulnya • Atau subyeknya – Menunjukkan buku yang dimiliki perpustakaan • Oleh pengarang tertentu, subyek tertentu dan judul tertentu – Membantu dalam pemilihan buku • Berdasar edisinya • Berdasar karakternya (sastra, dll)
Katalog dalam Format Mesin • Diawali dengan perkembangan TIK yang masuk di dunia perpustakaan • Dikembangkan format dengan nama Machine Readable Catalog (MARC) oleh Library of Congress USA dan British Library UK • Hasilnya adalah cantuman / isian data bibliografi dengan menggunakan format MARC • Indonesia mengadaptasi dengan nama Indo. MARC
Pedoman Deskripsi • International Standar for Bibliographical Description (ISBD) disusun oleh IFLA (International Federation Library Association) di Den Haag • Pedoman ini kemudian dengan peraturan penentuan tajuk entri yang sudah diterangkan sebelumnya • Peraturan ini kemudian dimuat dalam AACR Anglo American Cataloguing Rules edisi 2
Organisasi Deskripsi • Deskripsi dibagi menjadi 8 daerah / area sbb : – Judul dan penanggungjawab – Edisi – Rincian spesifik materi – Publikasi dan distribusi – Deskripsi fisik – Seri – Catatan – Nomor standar
Aras Rincian Deskripsi • Aras pertama – Judul sebenarnya/pernyataan penanggungjawab pertama. – pernyataan edisi. – rincian spesifik materi. – penerbitan pertama, tahun terbit. – catatan. – nomor standar
• Aras kedua – Judul sebenarnya=judul paralel: informasi judul lain/pernyataan penanggungjawab pertama, masing penanggungjawab berikutnya. – pernyataan edisi. – rincian spesifik materi. – tempat penerbitan pertama: penerbit pertama, tahun terbit. – keluasan materi; rincian fisik materi lainnya. – (Judul seri sebenarnya/pernyataan tanggungjawab: nomor seri; ISSN). – catatan. – nomor standar
Referensi • Sulistyo-Basuki. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta : Gramedia, 1991. 12/5/2020
- Slides: 160