PENGANTAR ARSITEKTUR I MENGENAL BANGUNANBANGUNAN YANG MENARIK DOSEN
PENGANTAR ARSITEKTUR I MENGENAL BANGUNAN-BANGUNAN YANG MENARIK DOSEN PENGAMPU : Ir. ANWAR, MT ARDHIE GUSMINANDA / KELAS B / SEMESTER I UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 SEMARANG TAHUN 2015 -2016
BANGUNAN KARYA ARSITEK Masjid Al-Irsyad Teater Keong Mas TMII
MASJID AL-IRSYAD Salah satu masjid di Indonesia yg memiliki bentuk unik yaitu berbentuk kubus dan sepanjang dindingnya berhias kaligrafi ayat suci Al Quran, memiliki fungsi sebagai tempat kegiatan religius umat islam.
ARSITEK MASJID AL-IRSYAD Ridwan Kamil NAMA LENGKAP M. U. D : Muhammad Ridwan Kamil, S. T, TEMPAT/TANGGAL LAHIR : Bandung, 4 Oktober 1971 PENDIDIKAN : - SDN Banjarsari III Bandung 1978 -1984 - SMP Negeri 2 Bandung 19841987 - SMA Negeri 3 Bandung 19871990 - Sarjana s-1 Teknik Arsitektur Institut Teknologi Bandung 1990 -1995 - Master of Urban Design University of California, Berkeley 1999 -2001 PROFESI : - Arsitek - Walikota Kota Bandung 20132018
TAMPILAN EKSTERIOR Konsep menyerupai Ka’bah sehingga bentuk masjid yang berbeda dengan masjid biasanya , tidak memiliki kubah, hanya berbentuk kubus dengan corak warna abu-abu. Memikili 2 pintu masuk di sebelah timur dan utara. Sepanjang dinding masjid yang terbuat dari concrete block ini merupakan kaligrafi besar bertuliskan 2 syahadat.
Menyesuaikan dengan bentuknya dan untuk memberikan akses yang mudah bagi para jamaah, masjid ini menyediakan tiga buah pintu utama. Masingmasing berada di sisi timur, utara dan selatan. Ketiga pintu tersebut memiliki bentuk yang sama. Sebuah lorong yang menjorok ke halaman hadir untuk memberikan kenyamanan lebih kepada para jamaahnya dari sengatan matahari atau guyuran hujan. Beberapa bangku diletakkan di sana sebagai tempat duduk untuk menunggu. Deretan majalah dinding yang memuat beragam informasi berkaitan dengan aktifitas meramaikan masjid ditampilkan secara informatif.
Pada sisi utara terdapat sebuah koridor minimalis yang menghubungkan pintu masuk masjid dengan ruang wudlu, toilet dan kantor pengurus masjid. Sementara itu pada sisi barat atau bagian kiblat terdapat bukaan yang lebar pada bagian tengahnya. Untuk menghadirkan nuansa sejuk dan alami dibuatlah kolam kecil di sana dengan sebuah batu berbentuk bola berukuran besar yang berada di atasnya. Kolam di depan area Mihrab jika dilihat dari luar bangunan
TAMPILAN INTERIOR Secara kesuluruhan di dalam ruangan masjid hanya memiliki 3 unsur warna saja, yaitu putih, hitam, dan abu-abu. Namun 3 warna tersebut membuat tampilan masjid lebih cantik, modern, simple, dan elegan. Apabila dilihat, ruang masjid tidak terdapat kolom-kolom ditengah ruang hanya terlihat 4 sisi dinding yang berfungsi sebagai pembatas sekaligus penompang atap. Sehingga jika dilihat ruangan memiliki kesan sangat luas. Pada plafond terdapat 99 lampu yang di bentuk box-box dan pada tiap ujungnya terdapat nama Asmaul husna. Terdapat lafal nama asmaul husna
Dibagian depan atau mihrab masjid Al-Irsyad, memiliki desain yang luar biasa. Dimana bentuk mihrab di masjid ini juga dirancang sebagai tempat menghadap Allah dengan konsep “keindahan alam dan kebesaran Allah” di mana mihrab terbuka langsung menghadap gunung dan langit tanpa adanya dinding apa pun di bagian kiblat masjid ini. Dinding pasif samping imam dibuat membentuk mengerucut kedepan menciptakan sebuah bingkai untuk pemandangan gunung yang di depan masjid.
Menurut Y. B. Mangunwijaya dalam bukunya Romo Mangun, Ruang dalam terbentuk dari elemen - elemen pembentuk ruang yaitu lantai, dinding, dan plafond/atap yang menjadi satu kesatuan struktur berupa wadah / ruang untuk beraktifitas dan melaksanakan kegiatan di dalam ruangan secara aman dan nyaman. Elemen Plafond/Ata p Elemen Dinding Elemen Lantai
Luas Bangunan 1. 696 m² Ukuran Bangunan 28. 47 X 28. 5 m Menampung 1. 500 jamaah Area sirkulasi di sekitar bangunan utama masjid Al-Irsyad mengambil dari filosofi kegiatan mengelilingi Ka’bah di Masjidil Haram
h enga Jl. Pa rah ya ng Jl. C an ibac ang T MASJID AL-IRSYAD n hyanga Jl. Para Masjid Al-Irsyad terletak di dalam kompleks Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, atau lebih lengkapnya di Jl. Parahyangan Km 2. 7 Kota Baru Parahyangan, Kec. Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat
Pembangunan Masjid Al-Irsyad dilaksanakan sejak 07 September 2009 hingga selesai dan diresmikan pada 27 Agustus 2010. MENDAPATKAN PENGHARGAAN Pada tahun 2010 National Frame Building Association memilih Masjid Al-lrsyad sebagai salah satu dari lima besar “Building of The Year 2010″ kategori arsitektur religius. Konsep bangunan yang ramah lingkungan dari masjid ini berhasil meraih penghargaan Futur. Arc Green Leadership Award 2011 oleh Building Construction
WISATA BUDAYA-TEATER KEONG MAS TMII (JAKARTA) Teater IMAX (Keong Emas) adalah satu taman teater terbesar di Indonesia yang digunakan sebagai sarana rekreasi yang mendidik guna memperkenalkan kekayaan alam dan budaya bangsa melalui tanyangan film (audio-visual) layar raksasa dengan menggunakan kecanggihan teknologi sinematografi modem Proyektor IMAX.
KONSEP BENTUK TEATER KEONG MAS TMII (JAKARTA) Bentuk Teater Keong Mas diadaptasi dari bentuk cangkang hewan keong. Inspirasi dasar bentuk teater ini berasal dari cerita rakyat Indonesia yang sangat terkenal yaitu legenda keong mas. Secara kasat mata, teater keong mas ini akan nampak sepeti bentuk cangkang keong yang melingkar membentuk kerucut dengan pusat sumbu spiral. Dilihat dari arah lingkar cangkang, bentuk melingkar cangkang teater keong mas TMII menyerupai bentuk spiral cangkang keong
SEJARAH KEONG MAS Teater Imax Keong Mas didirikan atas prakarsa Alm. Hj. Ibu Tien Soeharto, dan mulai dioperasikan pada tangga 20 April 1984. Pada tahun 1985 -1991, Teater IMAX Keong Mas menyandang rekor layar terbesar untuk teater IMAX di dunia dan masuk dalam Guiness Book of Record. Yakni masuk dalam 7 teater. IMAX terbaikdi dunia disandingkan dengan bangunan rancangan Santiago Calatrava yaitu gedung pertemuan L’Hemisferic. seni dan
DATA TEKHNIS Arsitek : Dpl. Ing. Eddy W Utoyo, IAI Ir. Timmy Setiawan, IAI Ir. Frangky Du Ville, IAI Ir. Djoeachir, IAI Ir. Iman Sudibyo, IAI Ahli Struktur : Ir. Paul Retika, Msc Pembangunan Dilakukan pada 1982 dengan Luas sebagai berikut : A. Luas lahan : 7245 m 2 B. Luas bangunan : 3250 m 2 C. Material struktur : Beton dan baja
PERALATAN DAN SARANA DI DALAM KEONG MAS Fungsi utama dari bangunan ini adalah untuk kegiatan pertunjukan pemutaran filmdan didukung oleh peralatan dan sarana utama kegiatan, antara lain: 1. Gedung teater dengan daya tampung tempat duduk kelas ekonomi 920 orang, dan 36 orang penonton kelas VIP/ Balkon 2. Proyektor IMAX dengan format film 70 min, Soundsystem Sonics yang dapat dioperasikan dengan 2 system (Maghnatech, dan Digital cd) 3. Layar dengan ukuran 21, 5 meter x 29. 3 meter 4. Tenaga Listrik 5. Mesin Tata udara (AC) 6. Tersedianya Air
ORGANISASI RUANG TEATER
Perancangan Gedung Teater Keong Mas TMII Perancangan gedung teater Keong Mas TMII menggunakan teori minesis atau imitasi dari bentuk cangkang keong spiral (sinitral shell). Cangkang depan sebagai hall dan cangkang elakang sebagai teater. Struktur bangunan ini melengkung, tipis, kaku, dan kuat seperti halnya struktur dari cangkang keong aslinya sendiri. Analisa Struktur rangka : Kolom, balok, plat lantai dan atap Bentuk : Seperti cangkang spiral (shell) Diameter : 46 M Tebal plat : 20 CM Pondasi : Tiang pancang kedalaman 18 M
Sistem Struktur Spiral ( Shell) ( a. ) ( b. ) ( c. ) (a. ) Shell Rotasi ( rotasional surface shell) Di gunakan pada bagian utama bangunan yaitu pada ruang nonton teater. (b. ) Shell Hiperbolis parabola ( hyperbolic paraboloid shell) Di gunakan pada bagian kanopi utama bangunan. (c. ) Shell Kurva tunggal ( singel curved shell) Di gunakan pada bagian lobby bangunan.
Lokasi Taman Teater Keong Mas Teater Imax Keong Emas berada di areal TMII arah sebelah selatan. Plaza Tugu Api Pancasila, dengan batas-batas : - Utara : Parkir selatan TMII - Barat : Museum Olahraga TMII - Selatan : R. Raya Hankam BANGUNAN KEONG MAS - Timur : Taman Bunga Keong Emas TMII
Lokasi Taman Teater Keong Mas
LUAS LAHAN DAN BANGUNAN Area keseluruhan Teater Imax Keong Emas seluas 4, 4 HA yang diperuntukkan : 1. Bangunan, meliputi a. Gedung teater b. Gedung kantor c. Gedung Toilet Umum d. Gedung (untuk Ruang makan dan Musholah) karyawan e. Power House 2. Areal Parkir Kendaraan, berkapasitas a. 235 kendaraan sedan/minibus b. 24 kendaraan bus/microbus 3. Taman, meliputi : a. Taman bagian depan, sebagai penunjang keindahan b. Taman bagian samping dan belakang, berupa tanaman keras (pohon) sebagai rindang
SEKIAN TERIMAKASIH
- Slides: 25