PENERAPAN PERMINTAAN DAN PENAWARAN KELOMPOK 3 1 DONI

  • Slides: 14
Download presentation
PENERAPAN PERMINTAAN DAN PENAWARAN KELOMPOK 3 1. DONI AKBAR ASEGAF (B 100190002) 2. SATYA

PENERAPAN PERMINTAAN DAN PENAWARAN KELOMPOK 3 1. DONI AKBAR ASEGAF (B 100190002) 2. SATYA NUGRAHA (B 100190022) 3. DEVINTA AULIA (B 100190031) 4. M. HAQQI ARYA (B 100190041) 5. ALIZA NAJWAH (B 100190049)

A. SISTEM HARGA : PENJATAHAN DAN PENGALOKASIAN SUMBER DAYA • SISTEM HARGA Sistem pasar

A. SISTEM HARGA : PENJATAHAN DAN PENGALOKASIAN SUMBER DAYA • SISTEM HARGA Sistem pasar menjalankan dua fungsi penting yang saling berkaitan erat, yaitu: a. Alokasi sumber daya (resource allocation), yaitu pengalokasian sumber daya bagi produsen dan bauran output akhirnya b. Penjatahan harga (price rationing), yaitu pengalokasian barang dan jasa untuk Konsumen ketika kuantitas permintaan jauh melebihi kuantitas penawaran • Sistem pasar disebut juga dengan sistem harga, melakukan dua fungsi penting dan saling terkait. Pertama, sistem pasar memberikan meknisme otomatis untuk mendistribusikan barang dan jasa yang langka. Jadi, sistem pasar bertindak sebagai alat penjatahan harga (price rationing)

 • Keseimbangan pasar adalah terbentuknya suatu harga keseimbangan, harga keseimbangan itu adalah harga

• Keseimbangan pasar adalah terbentuknya suatu harga keseimbangan, harga keseimbangan itu adalah harga dimana konsumen atau produsen sama-sama tidak ingin menambah atau mengurangi barang/jasa yang dujual atau dikonsumsi. • Kondisi keseimbangan pasar ini jika dinyatakan secara matematis dan grafis akan menjadi seperti berikut ini: permintaan=penawaran demand=supply QD=QS=QE PD=PS=PE

 • Pada kondisi keseimbangan pasar (market equilibrium), kuantitas permintaan (QD) akan sama dengan

• Pada kondisi keseimbangan pasar (market equilibrium), kuantitas permintaan (QD) akan sama dengan kuantitas penawaran (QS) atau terbentuk kuantitas keseimbangan (QE). Harga yang diminta (PD) pun akan sama dengan harga yang ditawarkan (PS) sehingga terbentuk harga keseimbangan (PE). Secara grafik harga keseimbangan ini terjadi pada titik potong antara kurva permintaan dengan kurva penawaran (titik E/titik equilibrium).

PENJATAHAN HARGA • Penjatahan harga adalah proses dimana sistem pasar mengalokasikan barang dan jasa

PENJATAHAN HARGA • Penjatahan harga adalah proses dimana sistem pasar mengalokasikan barang dan jasa untuk konsumen ketika kuantitas permintaan melibihi kuantitas penawaran • Penurunan penawaran menyebabkan kekurangan (shortage) pada harga saat itu • Penawaran yang berkurang itu dijatahkan kepada pihak yang mau dan mampu untuk membayar harga yang lebih tinggi KELEMAHAN DARI SISTEM PENJATAHAN • Permintaan berlebih tetap terjadi dan tidak bisa dihilangkan • Tak peduli seberapa baiknya niat dan usaha pihak swasta dan pemerintah, sangatlah sulit untuk: Mencegah beroperasinya sistem harga dan Menghentikan kemauan membayar lebih

PEMBATASAN PASAR • Pagu harga (price ceiling) adalah harga barang maksimal yang boleh ditetapkan

PEMBATASAN PASAR • Pagu harga (price ceiling) adalah harga barang maksimal yang boleh ditetapkan penjual, biasanya ditentukan oleh pemerintah • Grafik kelangkaan akibat pagu harga

HARGA DASAR • Harga dasar (price floor) adalah harga minimum untuk perdagangan yang diizinkan

HARGA DASAR • Harga dasar (price floor) adalah harga minimum untuk perdagangan yang diizinkan • Contoh paling umum dari harga dasar adalah upah minimum (minimum wage) • Akibat dari penetapan harga dasar adalah penawaran berlebih Penyesuaian harga adalah mekanisme penjatahan dalam pasar bebas. Penjatahan harga berarti bahwa kapanpun ada kebutuhan untuk memeratakan suatu barang yakni ketika ada permintaan berlebih dalam pasar bebas, harga barang akan meningkat hingga kuantitas yang ditawarkan sama dengan kuantitas yang diminta yakni, hingga pasar menjadi setimbang.

BATASAN-BATASAN PASAR DAN MEKANISME PENJATAHAN ALTERNATIF 1. Upaya untuk melangkahi penjatahan harga dipasar dan

BATASAN-BATASAN PASAR DAN MEKANISME PENJATAHAN ALTERNATIF 1. Upaya untuk melangkahi penjatahan harga dipasar dan menggunakan perangkat penjatahan harga alternatif jauh lebih sulit dan mahal daripada yang terlihat sepintas lalu. 2. Sangat sering upaya tersebut mendistribusikan biaya dan manfaat pada rumah tangga dengan cara-cara yang tidak sengaja.

MEKANISME PENJATAHAN ALTERNATIF • Antrian (queuing) merupakan mekanisme penjatahan non harga • Pelanggan pilihan

MEKANISME PENJATAHAN ALTERNATIF • Antrian (queuing) merupakan mekanisme penjatahan non harga • Pelanggan pilihan (favored customer) adalah orang yang menerima perlakuan khusus dari penyalur selama situasi permintaan berlebih • Kupon penjatahan (ration coupon) memungkinkan pembelian produk dalam jumlah tertentu per bulan

HARGA DAN ALOKASI SUMBERDAYA Perubahan harga yang disebabkan oleh pergeseran permintaan dalam pasar output

HARGA DAN ALOKASI SUMBERDAYA Perubahan harga yang disebabkan oleh pergeseran permintaan dalam pasar output menyebabkan laba meningkat atau turun. Laba menarik modal kerugian menyebabkan disinvestasi. Upah yang lebih tinggi menarik tenaga kerja dan mendorong pekerja untuk memperoleh keahlian. Di inti sistem ini, penawaran, permintaan dan harga dipasar input dan output menentukan alokasi sumberdaya dan kombinasi akhir dari barang-barang yang diproduksi.

B. PENAWARAN DAAN PERMINTAAAN SERTA EFISIENSI PASAR • SURPLUS KONSUMEN Adalah selisih antara jumlah

B. PENAWARAN DAAN PERMINTAAAN SERTA EFISIENSI PASAR • SURPLUS KONSUMEN Adalah selisih antara jumlah maksimal yang bersedia dibayarkan oleh seseorang untuk suatu barang dengan harga pasar saat ini. Contoh : Misal seorang mahasiswa mampu untuk membeli tiket nonton bioskop dengan harga Rp 20. 000, namun harga sebenarnya yang ia bayarkan adalah sebesar Rp 14. 000. Maka surplus yang ia dapatkan adalah sebesar Rp 6. 000.

 • SURPLUS PRODUSEN Adalah selisih antara harga pasar saat ini dengan biaya produksi

• SURPLUS PRODUSEN Adalah selisih antara harga pasar saat ini dengan biaya produksi total suatu perusahaan. Contoh: Misalnya Andi adalah produsen jaket kulit. Dalam memproduksi satu jaket kulit, Andi menghabiskan biaya sebesar Rp 800. 000, 00. Andi menjual jaket kulit tersebut dengan harga Rp 900. 000, 00/jaket. Dari contoh di atas, dapat kita lihat bahwa: Biaya produksi satu jaket kulit adalah Rp 800. 000, 00 Harga jual satu jaket kulit adalah Rp 900. 000, 00 Surplus produsen atau keuntungan Andi adalah Rp 900. 000, 00 - Rp 800. 000, 00 = Rp 100. 000, 00

 • Surplus konsumen dan surplus produsen total bernilai maksimal pada titik ekuilibrium di

• Surplus konsumen dan surplus produsen total bernilai maksimal pada titik ekuilibrium di mana kurva permintaan dan kurva penawaran saling berpotongan • Konsumen menerima keuntungan dari harga yang dibayarnya, sementara produsen menerima kompensasi dari biaya • Kerugian bobot mati (deadweight loss) adalah kerugian bersih bagi surplus produsen dan surplus konsumen akibat: Produksi-kurang (underproduction) dan Produksi-berlebih (overproduction) • Pada kesetimbangan pasar bebas dengan pasar kompetitif, jumlah surplus konsumen dan surplus produsen dimaksimalkan. • Kerugian bersih surplus produsen dan konsumen dari under produksi dan over produksi disebut dengan kerugian bobot mati.

TERIMAKASIH

TERIMAKASIH