PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI Harga Pokok Produksi HPP

  • Slides: 24
Download presentation

PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI Harga Pokok Produksi (HPP) merupakan akumulasi biaya yang dibebankan ke

PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI Harga Pokok Produksi (HPP) merupakan akumulasi biaya yang dibebankan ke produk atau jasa (Susilawati : 2009) HPP atau disebut dengan Biaya Produksi adalah biaya yang dikeluarkan untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi.

MANFAAT PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI Menentukan harga jual produksi Memantau realisasi biaya produksi Menghitung

MANFAAT PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI Menentukan harga jual produksi Memantau realisasi biaya produksi Menghitung laba atau rugi periode tertentu Menentukan harga pokok persediaan produk jadi dan produk dalam proses yang disajikan dalam neraca

BIAYA PRODUKIS DIGOLONGKAN MENJADI 3, YAITU; BIAYA BAHAN BAKU LANGSUNG (DIRECT MATERIAL COST) 2.

BIAYA PRODUKIS DIGOLONGKAN MENJADI 3, YAITU; BIAYA BAHAN BAKU LANGSUNG (DIRECT MATERIAL COST) 2. BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG (DIRECT LABOR COST) 3. BIAYA OVERHEAD PABRIK (FACTORY OVERHEAD) 1.

BIAYA BAHAN BAKU LANGSUNG (DIRECT MATERIAL COST) Biaya untuk bahan-bahan yang dengan langsung dan

BIAYA BAHAN BAKU LANGSUNG (DIRECT MATERIAL COST) Biaya untuk bahan-bahan yang dengan langsung dan mudah diidentifikasikan dengan barang jadi. Contoh Tembakau bagi peusahaan rokok Kayu bagi perusahaan mebel

BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG (DIRECT LABOR COST) Tenaga kerja yang mengerjakan secara langsung proses

BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG (DIRECT LABOR COST) Tenaga kerja yang mengerjakan secara langsung proses produksi atau yang bisa diidentifikasi langsung dengan barang jadi. Contoh Tukang pelinting rokok Tukang kayu

BIAYA OVERHEAD PABRIK (FACTORY OVERHEAD) Biaya Overhead Pabrik (BOP) meruapakan biaya pabrik selain dari

BIAYA OVERHEAD PABRIK (FACTORY OVERHEAD) Biaya Overhead Pabrik (BOP) meruapakan biaya pabrik selain dari bahan baku dan tenaga kerja langsung. Biaya ini tidak dapat di identifikasikan secara langsung dengan barang yang dihasilkan perusahaan. Contoh a. Bahan pembantu atau bahan tidak langsung (indirect materials) seperti perlengkapan pabrik, cat, mesin ukir pada perusahaan mebel b. Tenaga kerja tidak langsung (indirect labour) adalah tenaga kerja yang tidak bisa dikaitkan langsung dengan barang yang dihasilkan seperti gaji mandor c. Perbaikan dan pemeliharaan

METODE MENENTUKAN HARGA POKOK PRODUKSI Full costing 2. Variabel costing 1.

METODE MENENTUKAN HARGA POKOK PRODUKSI Full costing 2. Variabel costing 1.

METODE FULL COSTING Metode penentuan harga pokok dengan memasukkan semua biaya yang bersifat variabel

METODE FULL COSTING Metode penentuan harga pokok dengan memasukkan semua biaya yang bersifat variabel maupun yang bersifat tetap terhadap produk. Biaya bahan baku XXX Biaya tenaga kerja langsung XXX Biaya overhead pabrik variabel XXX Biaya overhead pabrik tetap XXX Harga pokok produksi XXX

METODE VARIABEL COSTING Perhitungan harga pokok produk yang hanya memasukkan biaya produksi variabel. Biaya

METODE VARIABEL COSTING Perhitungan harga pokok produk yang hanya memasukkan biaya produksi variabel. Biaya yang bersifat tetap terhadap produk (BOP tidak tetap) dimasukkan sebagai biaya periode Biaya bahan baku XXX Biaya tenaga kerja langsung XXX Biaya overhead pabrik variabel XXX Harga pokok produksi XXX

METODE PENGUMPULAN HARGA POKOK PRODUKSI Segi Perbedaan Metode Harga Pokok Pesanan Metode Harga Pokok

METODE PENGUMPULAN HARGA POKOK PRODUKSI Segi Perbedaan Metode Harga Pokok Pesanan Metode Harga Pokok Proses Dasar kegiatan produksi Pesanan pelanggan Budget produksi Tujuan produksi Untuk melayani pesanan Untuk persediaan yang akan dijual Bentuk produk Tergantung spesifikasi pesanan dapat dipisahkan identitasnya Homogen dan standar Biaya produksi dikumpulkan Setiap pesanan Setiap satuan waktu Kapan biaya produksi dihitung Pada saat pesanan selesai Pada akhir periode / satuan waktu Menghitung harga pokok Harga pokok pesanan tertentu : jumlah produk pesanan yang bersangkutan Harga pokok periode tertentu : jumlah produk periode yang bersangkutan

METODE PENETAPAN HARGA JUAL 1. Penetapan harga biaya plus (cost plus pricing method) harga

METODE PENETAPAN HARGA JUAL 1. Penetapan harga biaya plus (cost plus pricing method) harga jual = biaya total + margin 2. Penetapatn harga mark – up (mark – up pricing method) harga jual = harga beli + mark up 3. Penentapan harga dalam hubunganya dengan pasar (market based pricing) harga jual = tafsiran biaya penuh + expectasi laba

Contoh PT Prima Istiqomah Sejahtera merupakan perusahan yang bergerak dalam bidang manufaktur yaitu memproduksi

Contoh PT Prima Istiqomah Sejahtera merupakan perusahan yang bergerak dalam bidang manufaktur yaitu memproduksi abon ikan, kerupuk ikan, otak-otak ikan tenggiri dan beberapa kue tradisonal. Setiap kali produksi perusahaan membutuhkan 500 Kg ikan tuna yang menghasilkan 250 – 270 Kg abon ikan.

Contoh

Contoh

Contoh

Contoh

Contoh

Contoh

Contoh

Contoh

Contoh penentuan harga jual

Contoh penentuan harga jual

Contoh penentuan harga jual

Contoh penentuan harga jual

Contoh penentuan harga jual

Contoh penentuan harga jual

Contoh penentuan harga jual

Contoh penentuan harga jual

Contoh penentuan harga jual

Contoh penentuan harga jual

Contoh penentuan harga jual

Contoh penentuan harga jual

Tugas 4 Kumpulkan sebelum tanggal 13 Maret 2019 pukul 01. 00 WIB Kirim ke

Tugas 4 Kumpulkan sebelum tanggal 13 Maret 2019 pukul 01. 00 WIB Kirim ke email ima_ummah@yahoo. co. id Sertakan (Nama lengkap – Nim – Tugas 4) pada judul email dan nama file Analisis Usaha disekitar kalian dengan mengitung HPP dan Harga Jual (bisa usaha orang tua/saudara/tetangga) Boleh dikerjakan secara berkelompok.