PEMBENTUKAN PENGUBAHAN SIKAP SIKAP Adalah kecenderungan yang dipelajari
PEMBENTUKAN & PENGUBAHAN SIKAP #
SIKAP Adalah kecenderungan yang dipelajari dalam berperilaku dengan cara yang menyenangkan atau tidak menyenangkan terhadap suatu obyek tertentu. #
Apa Yang Dimaksud Sikap? • “Obyek” Sikap • Sikap Adalah Kecenderungan Yang Dipelajari • Sikap Mempunyai Konsistensi • Sikap Terjadi Dalam Situasi Tertentu #
Berbagai Model Struktur Sikap • Model Sikap Tiga Komponen • Model Sikap Multi Sifat • Teori Usaha Mengkonsumsi • Model Sikap Terhadap Iklan #
Model Sikap Tiga Komponen #
Model Sikap Tiga Komponen • Kognitif • Afektif • Konatif Pengetahuan dan persepsi yang diperoleh berdasarkan kombinasi pengalaman langsung dengan obyek sikap dan informasi yang berkaitan dari berbagai sumber. #
Model Sikap Tiga Komponen • Kognitif • Afektif • Konatif Emosi dan perasaan konsumen mengenai produk atau merk tertentu. Starbucks Coffee Kartu #As
Model Sikap Tiga Komponen • Kognitif • Afektif • Konatif Kemungkinan atau kecenderungan bahwa individu akan melakukan tindakan khusus atau berperilaku dengan cara tertentu terhadap obyek sikap tertentu. #
Model Sikap Multi Sifat Model-model sikap yang memperhatikan komposisi dari sikap konsumen ketika memilih atribut produk atau keyakinan. #
Model Sikap Multi Sifat Tipe • Model Sikap Terhadap Obyek • Model Sikap Terhadap Perilaku • Teori Model Tindakan yang Beralasan • Sikap merupakan fungsi dari adanya (atau tidak adanya) penilaian terhadap keyakinan atau sifat produk tertentu. • Berguna untuk mengukur sikap # terhadap merk.
Sikap positif terhadap merk membantu ketika akan memperluas merk #
Model Sikap Multi Sifat Tipe • Model Sikap Terhadap Obyek • Model Sikap Terhadap Perilaku • Teori Model Tindakan yang Beralasan Merupakan sikap individu dalam berperilaku atau bertindak terhadap obyek tertentu, dan bukannya sikap terhadap obyek itu sendiri. Lebih mendekati perilaku yang # sebenarnya.
Model Sikap Multi Sifat Tipe • Model Sikap Terhadap Obyek • Model Sikap Terhadap Perilaku • Teori Model Tindakan yang Beralasan • Termasuk komponen kognitif, afektif dan konatif. • Termasuk norma subjektif sebagai tambahan sikap. #
Versi Sederhana Mengenai Teori Tindakan Yang Beralasan #
Teori Usaha Mengkonsumsi Untuk menerangkan berbagai kejadian yang tindakan atau hasil tindakannya tidak pasti, tetapi sebaliknya kejadian tersebut mencerminkan usaha konsumen untuk mengkonsumsi (atau membeli). #
Sebuah iklan yang mengilustrasikan Teori Usaha Mengkonsumsi #
Contoh Terpilih Mengenai Potensi Rintangan Yang Mungkin Mempengaruhi Dalam Melakukan Usaha POTENTIAL PERSONAL IMPEDIMENTS “I wonder whether my hair will be longer by the time of my wedding. ” “I want to try to lose two inches off my waist by my birthday. ” “I’m going to try to get tickets for the Rolling Stones concert for our anniversary. ” “I’m going to attempt to give up smoking by my birthday. ” POTENTIAL ENVIRONMENTAL IMPEDIMENTS “The 1, 000 topeople at thehow baseball game willtwo receive a team cap. ” “I amfirst going increase often I run miles from three “Sorry, car you ordered didn’t come in from Japan on the ship that to fivethetimes a week. ” docked yesterday. ” “Tonight, I’m not going to have dessert at the restaurant. ” “There are only two cases of chardonnay in our stockroom. You better come in sometime today. ” “I am sorry. We cannot serve you. We are closing the restaurant because of an electrical problem. ” #
Model Sikap Terhadap Iklan Sebuah model yang menggambarkan bahwa konsumen membentuk berbagai perasaan (afeksi) dan pertimbangan (kognisi) sebagai akibat keterbukaan terhadap iklan, yang pada akhirnya mempengaruhi sikap konsumen terhadap iklan terhadap merk. #
Konsepsi Hubungan Berbagai Unsur Pada Model Sikap Terhadap Iklan #
Isu-isu Dalam Pembentukan Sikap • Bagaimana Sikap Dipelajari – Pengkondisian dan pengalaman – Pengetahuan dan kepercayaan • Sumber-sumber Yang Mempengaruhi Sikap – Pengalaman pribadi – Pegaruh keluarga – Pemasaran langsung dan media massa • Faktor-faktor Kepribadian #
Strategi Pengubahan Sikap 1. Mengubah Fungsi Motivasi Dasar 2. Menghubungkan Produk Dengan Golongan, Peristiwa atau Kegiatan Amal Tertentu 3. Memecahkan Masalah Dua Sikap Yang Aqua Bertentangan Sony 4. Mengubah Komponen Model Multi-Sifat HIT 5. Mengubah Keyakinan Terhadap Merk Pesaing – membandingkan langsung dengan pesaing 6. ELM #
Mengubah Fungsi Motivasional Dasar Strategi yang efektif untuk mengubah sikap adalah dengan membuat kebutuhan tertentu menonjol. Menurut pendekatan fungsional, sikap dapat digolongkan menurut 4 fungsi : • Manfaat • Pembelaan Ego • Pernyataan Nilai • Pengetahuan #
Swiffer Appeals to Utilitarian Function weblink #
Crest Menggunakan Daya Tarik Pengetahuan BAC K #
Elaboration Likelihood Model (ELM) = Model Perluasan Kemungkinan Sebuah teori yang mengemukakan bahwa level keterlibatan seseorang ketika memproses pesan adalah sebuah faktor yang sangat penting untuk menentukan rute persuasi mana yang akan efektif. #
Sikap Konsumen Diubah Dengan Dua Cara Persuasi 1. Cara Tengah Perubahan sikap terjadi karena konsumen secara aktif mencari informasi yang berhubungan dengan objek sikap itu sendiri. 2. Cara Pinggir Perubahan sikap merupakan hasil dari dorongan sekunder (kupon potongan # harga, contoh gratis, dll)
Perilaku Dapat Mendahului Atau Mengikuti Pembentukan Sikap • Teori Ketidakcocokkan Kognitif • Teori Kepemilikan Sifat Tertentu Pembentukan Sikap Perilaku (Membeli) Pembentukan Sikap #
Teori Ketidakcocokkan Kognitif Ketidaknyamanan dan ketidakcocokkan terjadi ketika konsumen mempunyai pemikiran yang bertentangan mengenai keyakinan atau obyek sikap tertentu. #
• Misalnya, ketika konsumen membuat komitmen – membuat DP atau memesan produk (terutama yang mahal seperti mobil atau komputer) – mereka sering merasakan ketidakcocokkan kognitif ketika mereka mengingat kualitas yang unik dan positif dari merk yang tidak terpilih. • Jika ketidakcocokkan kognitif terjadi setelah pembelian, disebut ketidakcocokkan pasca-pembelian. #
Taktik Konsumen Untuk Mengurangi Ketidakcocokkan Pasca-pembelian : • Mencari iklan yang menunjang pilihan (sambil menghindari iklan pesaing yang menimbulkan ketidakcocokkan) • Berusaha “menjual” kepada teman keistimewaan positif merk itu • Bergantung kepada pemilik yang sudah diketahui merasa puas #
Pemasar Dapat Mengurangi Ketidakcocokkan Dengan Cara : • Memberikan pujian terhadap “kearifan” konsumen memilih produk dalam iklan • Memberikan jaminan atau garansi • Meningkatkan jumlah dan keefektifan pelayanan mereka • Menyediakan brosur yang terinci mengenai cara menggunakan produk dengan tepat #
Teori Kepemilikan Sifat Tertentu Menggambarkan pembentukan dan pengubahan sikap sebagai hasil perkembangan pemikiran orang mengenai perilaku (persepsi diri) dan pengalaman mereka sendiri. #
Teori Kepemilikan Sifat Tertentu • Kepemilikan Sifat Tertentu Internal Konsumen memberikan dirinya sendiri penghargaan atas suatu hasil tertentu • Kepemilikan Sifat Tertentu External Konsumen memberikan penghargaan terhadap halhal eksternal atas keberhasilan yang diraihnya • Penting bagi pemasar untuk menawarkan produk yang secara seragam berkualitas tinggi yang memungkinkan para konsumen merasakan diri mereka sebagai alasan keberhasilan #
Contoh Kasus Hari Ini Hujan, Jadi Saya Akan Memesan Sup
Sepanjang hidup, kita mengembangkan sikap terhadap berbagai jenis makanan (apa yang kita sukai dan benci). Walaupun ada yang menyukai brokoli, orang yang lain bahkan rela untuk kelaparan daripada harus memakan brokoli. Dan ada sebuah kategori yang dinamakan “comfort foods”, yaitu makanan yang kita konsumsi dalam situasi tertentu (misalnya coklat, pizza, es krim, burger – apa saja yang kita sukai dan membuat kita merasa “aman”) agar kita mendapatkan kenyamanan psikologis. Jadi, ketika hari sedang hujan dingin, semangkuk hangat chicken soup mungkin merupakan pilihan# yang tepat.
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh the Food and Brand Lab Universitas Illinois, comfort food yang paling populer adalah (1) keripik kentang 24%, (2) es krim 14%, (3) kue 12%, (4) permen 11%, (5) pizza dan pasta 11%, (6) burger 9%, (7) buah dan sayur 7%, (8) sup 4%, dan (9) lainnya 9%. Ditambahkan, individu yang suasana hatinya sedang bagus lebih tinggi kemungkinannya untuk memilih makanan seperti pizza atau steak dan yang sedih lebih mungkin untuk memilih es krim atau kue. Orang yang sedang bosan lebih memilih sebungkus keripik kentang. #
Pertanyaan : • Faktor-faktor sikap apa saja yang telah dibahas yang dapat menegaskan kebutuhan kita akan comfort food? #
THANK YOU #
- Slides: 38