PEMBANGUNAN APLIKASI EHEALTH SEBAGAI SOFTWARE AS A SERVICE

  • Slides: 39
Download presentation
PEMBANGUNAN APLIKASI EHEALTH SEBAGAI SOFTWARE AS A SERVICE PADA CLOUD E-HEALTH 7 INDRA WAHYUDI

PEMBANGUNAN APLIKASI EHEALTH SEBAGAI SOFTWARE AS A SERVICE PADA CLOUD E-HEALTH 7 INDRA WAHYUDI SUHARNA 10108626 Penguji I : Irfan Maliki, S. T. , M. T. Penguji II : Ir. Taryana Suryana, M. Kom. Penguji III : Iskandar Iqbal, S. T. , M. Kom. UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA 2013

LATAR BELAKANG MASALAH rumah sakit adalah suatu organisasi yang melalui tenaga medis professional yang

LATAR BELAKANG MASALAH rumah sakit adalah suatu organisasi yang melalui tenaga medis professional yang teroganisir serta sarana kedokteran yang permanen menyelenggarakan pelayanan kesehatan, asuhan keperawatan yang berkesinambungan, diagnosa serta pengobatan penyakit yang diderita oleh pasien serta dengan fungsi utama menyediakan dan menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat penyembuhan (kuratif) dan pemulihan (rehabilitasi pasien) (Depkes R. I. 1989). Saat ini rumah sakit yang ada, dalam sistem antrean rawat jalan harus mengambil kartu antrean dan menunggu dipanggil oleh petugas, konsultasi bersama dokter hanya sebatas saat diperiksa saja dan sumber daya manusia dalam bidang IT di rumah sakit tidak banyak. Hal tersebut mengakibatkan pemborosan waktu, kurang terjalinnya antara komunikasi pasien dengan dokter dan kesulitan dalam pengembangan sistem komputer. Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada.

IDENTIFIKASI MASALAH Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dideskripsikan diatas, dapat diidentifikasikan masalah yang

IDENTIFIKASI MASALAH Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dideskripsikan diatas, dapat diidentifikasikan masalah yang ada, yaitu Sistem antrian rawat jalan yang menggunakan antrean berdasarkan nomor urut kartu menyebabkan lamanya proses berobat dan ketidaknyamanan pasien dalam berobat. Belum ada fasilitas untuk memberikan informasi mengenai kesehatan dan berkonsultasi antara praktisi kesehatan atau dokter dan pasien secara online. Sumber daya manusia dalam bidang IT di rumah sakit tidak banyak sehingga menimbulkan kesulitan dalam pengembangan aplikasi.

MAKSUD dan TUJUAN Untuk mengatasi masalah yang saat ini dihadapi oleh rumah sakit, berdasarkan

MAKSUD dan TUJUAN Untuk mengatasi masalah yang saat ini dihadapi oleh rumah sakit, berdasarkan identifikasi masalah diatas, Dinas Kesehatan bermaksud untuk membangun aplikasi e-health sebagai software as a services pada Cloud E-Helath. Adapun tujuan yang ingin dicapaidari aplikasi cloud e-health yang akan dibangun ini yaitu : Memberikan kemudahan pada pasien agar tidak terjadi pemborosan waktu untuk mengantre degan cara menyediakan fasilitas reservasi online. Memberikan fasilitas untuk pasien mengenai informasi-informasi kesehatan dan memberikan fasilitas untuk bisa berkonsultasi secara online sehingga pasien bisa menambah wawasan dapat melakukan konsultasi kapanpun dan dimanapun. Memberikan model sofware as a service (Saa. S) sehingga memudahkan pengembangan sistem meskipun sumber daya manusia dalam bidang IT di rumah sakit tidak banyak.

BATASAN MASALAH Arsitektur Saa. S: Admin rumah sakit (pegawai rumah sakit) datang ke dinas

BATASAN MASALAH Arsitektur Saa. S: Admin rumah sakit (pegawai rumah sakit) datang ke dinas kesehatan dengan membawa surat permintaan untuk mengaktifkan fasilitas e-health. Superadmin rumah sakit (pegawai rumah sakit) mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan oleh dinas. Admin cloud e-health mendaftarkan rumah sakit dan mendaftarkan superadmin rumah sakit. Superadmin rumah sakit (pegawai rumah sakit) berhasil melakukan pendaftaran Sistem cloud mengirimkan aktivasi melalui email kepada superadmin rumah sakit (pegawai rumah sakit).

BATASAN MASALAH Data yang d iolah : Data dokter Data pasien Data operator Data

BATASAN MASALAH Data yang d iolah : Data dokter Data pasien Data operator Data obat Data poliklinik Data spesialis dokter Data informasi rumah sakit dan kesehatan Data antrian pasien Data rekam medik rawat jalan Data resep Data konsultasi online dimana pengguna yang terkait dengan data ini adalah pasien dan dokter yang sebelumnya telah berhubungan dalam pemeriksaan secara manual di rumah sakit.

BATASAN MASALAH Proses dari data yang dimasukkan : Admin rumah sakit yaitu petugas rumah

BATASAN MASALAH Proses dari data yang dimasukkan : Admin rumah sakit yaitu petugas rumah sakit memasukkan data dokter, data operator dan data informasi rumah sakit dan kesehatan. Operator yang berlevel bagian registrasi memasukkan data pasien dan mengelola data antrian pasien. Operator yang berlevel bagian poli memasukkan data medrek dan data resep yang telah diberikan oleh dokter ke dalam sistem. Operator yang berlevel bagian apotek menerima resep yang telah dimasukkan oleh bagian poli dan mengelola data obat. Pasien bisa melakukan reservasi secara online dan secara otomatis akan masuk ke daftar antrian berobat Pasien dan dokter dapat melakukan konsultasi secara online dan melihat data medrek yang bersangkutan.

BATASAN MASALAH Keluaran (output) yang dihasilkan: Daftardokter Daftarpasien Daftaroperator Daftarobat Daftarpoliklinik Daftarspesialis dokter Daftarinformasi

BATASAN MASALAH Keluaran (output) yang dihasilkan: Daftardokter Daftarpasien Daftaroperator Daftarobat Daftarpoliklinik Daftarspesialis dokter Daftarinformasi rumah sakit dan kesehatan Daftarantrian pasien Daftarrekam medik rawat jalan Daftarresep Daftarkonsultasi online

BATASAN MASALAH Tidak termasuk klaim asuransi karena klaim asuransi adalah tanggung jawab dari pihak

BATASAN MASALAH Tidak termasuk klaim asuransi karena klaim asuransi adalah tanggung jawab dari pihak perusahaan lain atau pihak asuransi. Sistem yang dibuat adalah sistem berobat jalan, tidak termasuk rawat inap. Studi kasus cloud e-health dilakukan di rumah sakit Dustira dan rumah sakit Cibabat. Aplikasi yang dibuat merupakan bagian dari arsitektur Cloud EHealth. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP dan MYSQL sebagai Database Management System (DBMS). Pemodelan analisis yang digunakan dalam pembangunan sisitem ini berdasarkan prosedural yaitu menggunakan data flow diagram(DFD). Penerapan cloud e-health dilakukan di rumah sakit Dustira dan rumah sakit Cibabat.

METODOLOGI PENELITIAN Tahap Pengumpulan Data Studi Literatur Observasi Wawancara Tahap Pembangunan Perangkat Lunak (Waterfall)

METODOLOGI PENELITIAN Tahap Pengumpulan Data Studi Literatur Observasi Wawancara Tahap Pembangunan Perangkat Lunak (Waterfall)

MODEL CLOUD COMPUTING Software as a Services (Saa. S) model ini memberikan kemudahan bagi

MODEL CLOUD COMPUTING Software as a Services (Saa. S) model ini memberikan kemudahan bagi pengguna untuk bisa memanfaatkan sumber daya perangkat lunak dengan cara berlangganan sehingga pengguna tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pembelian lisensi produk

LANDASAN TEORI E-health adalah aplikasi internet atau teknologi lain yang berkaitan di industri pelayanan

LANDASAN TEORI E-health adalah aplikasi internet atau teknologi lain yang berkaitan di industri pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan akses, efisiensi, efektivitas, dan kualitas dari proses medis dan bisnis, yang melibatkan organisasi pelayanan medis (rumah sakit atau klinik), praktisi medis (dokter atau terapis), laboratorium, apotek, asuransi, dan pasien sebagai konsumen

LANDASAN TEORI Layanan E-Health: Content Connectivity Commerce Community Clinical care Computer application

LANDASAN TEORI Layanan E-Health: Content Connectivity Commerce Community Clinical care Computer application

LANDASAN TEORI Cloud Computing adalah istilah untuk kegiatan menyelesaikan suatu proses atau perhitungan melalui

LANDASAN TEORI Cloud Computing adalah istilah untuk kegiatan menyelesaikan suatu proses atau perhitungan melalui internet dengan memanfaatkan sumberdaya yang dimiliki oleh suatu computer yang saling terhubung di suatu tempat.

LANDASAN TEORI Layanan Cloud computing yang digunakan yaitu software as a service (Saa. S).

LANDASAN TEORI Layanan Cloud computing yang digunakan yaitu software as a service (Saa. S). Saa. S memberikan kemudahan bagi pengguna untuk bisa memanfaatkan sumberdaya perangkat lunak dengan cara berlangganan. Sehingga pengguna tidak perlu mengeluarkan investasi baik untuk in house development ataupun pembelian lisensi.

LANDASAN TEORI Sakala Pengukuran Likert Skala Likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi

LANDASAN TEORI Sakala Pengukuran Likert Skala Likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Dengan skala Likert, maka variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator variabel. Kemudian indikator tersebut dijadikan sebagai titik tolak untuk menyusun item–item instrumen yang dapat berupa pernyataan atau pertanyaan. Jawaban setiap item instrumen yang menggunakan skala likert mempunyai gradasi dari sangat positif sampai sangat negatif, yang dapat berupa kata–kata antara lain: sangat setuju dengan skor 5, setuju dengan skor 4, ragu–ragu dengan skor 3, tidak setuju dengan skor 2, sangat tidak setuju dengan skor 1.

ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN Prosedur Rawat Jalan Pasien Umum Baru Rumah Sakit Dustira

ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN Prosedur Rawat Jalan Pasien Umum Baru Rumah Sakit Dustira

ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN Prosedur rawat jalan pasien ASKES/JAMKESMAS baru di Rumah Sakit

ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN Prosedur rawat jalan pasien ASKES/JAMKESMAS baru di Rumah Sakit Dustira:

ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN Prosedur rawat jalan pasien anggota baru Rumah Sakit Dustira

ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN Prosedur rawat jalan pasien anggota baru Rumah Sakit Dustira

ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN Prosedur rawat jalan pasien umum lama Rumah Sakit Dustira

ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN Prosedur rawat jalan pasien umum lama Rumah Sakit Dustira

ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN Prosedur rawat jalan pasien ASKES/JAMKESMAS lama Rumah Sakit Dustira

ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN Prosedur rawat jalan pasien ASKES/JAMKESMAS lama Rumah Sakit Dustira

ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN Prosedur rawat jalan pasien anggota lama Rumah Sakit Dustira

ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN Prosedur rawat jalan pasien anggota lama Rumah Sakit Dustira

ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN Prosedur Rawat Jalan Pasien Umum Baru Rumah Sakit Cibabat

ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN Prosedur Rawat Jalan Pasien Umum Baru Rumah Sakit Cibabat

ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN Prosedur Pasien Umum Lama Rumah Sakit Cibabat

ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN Prosedur Pasien Umum Lama Rumah Sakit Cibabat

ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN Prosedur Rawat Jalan Pasien ASKES/JAMKESMAS baru Rumah Sakit Cibabat

ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN Prosedur Rawat Jalan Pasien ASKES/JAMKESMAS baru Rumah Sakit Cibabat

ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN Prosedur Rawat Jalan Pasien ASKES/JAMKESMAS Lama Rumah Sakit Cibabat

ANALISIS SISTEM YANG SEDANG BERJALAN Prosedur Rawat Jalan Pasien ASKES/JAMKESMAS Lama Rumah Sakit Cibabat

ANALISIS PENGGUNA Admin rumah sakit Operator Bagian Registrasi Bagian Poli Bagian Laboratorium Bagian Apotek

ANALISIS PENGGUNA Admin rumah sakit Operator Bagian Registrasi Bagian Poli Bagian Laboratorium Bagian Apotek Dokter Pasien.

ANALISIS BASIS DATA

ANALISIS BASIS DATA

DFD Level 1

DFD Level 1

ALUR BISNIS Pengelolaan Pengguna Dan Informasi Rumah Sakit Pengelolaan Data Registrasi Pasien Pengelolaan Data

ALUR BISNIS Pengelolaan Pengguna Dan Informasi Rumah Sakit Pengelolaan Data Registrasi Pasien Pengelolaan Data Rekam Medis Pasien Pengelolaan Data Obat dan Penebusan Resep Konsultasi Online

DIAGRAM SKEMA RELASI

DIAGRAM SKEMA RELASI

JARINGAN SEMANTIK Jaringan Semantik Admin Rumah Sakit

JARINGAN SEMANTIK Jaringan Semantik Admin Rumah Sakit

PENGUJIAN SISTEM Pengujian Alpha

PENGUJIAN SISTEM Pengujian Alpha

PENGUJIAN SISTEM Hasil Pengujian Alpha Berdasarkan hasil pengujian alpha (fungsional) dengan kasus uji diatas

PENGUJIAN SISTEM Hasil Pengujian Alpha Berdasarkan hasil pengujian alpha (fungsional) dengan kasus uji diatas dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Jika data yang dimasukkan benar maka sistem secara fungsional akan mengeluarkan keluaran sesuai dengan harapan. Jika data yang dimasukkan salah maka sistem akan mengeluarkan pesan keslahan data keluaran tidak akan sesuai dengan yang diharapkan. Dengan kata lain bahwa pembangunan sistem ini bebas kesalahan (runtime error) dan secara fungsional mengeluarkan hasil yang sesuai dengan yang diharapkan.

PENGUJIAN SISTEM Pengujian Beta Pengujian beta merupakan pengujian yang dilakukan secara objektif, dimana dilakukan

PENGUJIAN SISTEM Pengujian Beta Pengujian beta merupakan pengujian yang dilakukan secara objektif, dimana dilakukan pengujian secara langsung terhadap pengguna dengan menggunakan kuesioner mengenai kepuasan pengguna atas aplikasi yang telah dibangun. Adapun metode penilaian pengujian yang digunakan adalah metode kuantitatif berdasarkan data dari pengguna.

PENGUJIAN SISTEM Hasil Pengujian Beta Berdasarkan hasil pengujian beta, dapat disimpulkan bahwa : Memberikan

PENGUJIAN SISTEM Hasil Pengujian Beta Berdasarkan hasil pengujian beta, dapat disimpulkan bahwa : Memberikan kemudahan pada pasien agar tidak terjadi pemborosan waktu untuk mengantre degan cara menyediakan fasilitas reservasi online. Memberikan fasilitas untuk pasien mengenai informasi-informasi kesehatan dan memberikan fasilitas untuk bisa berkonsultasi secara online sehingga pasien bisa menambah wawasan dapat melakukan konsultasi kapanpun dan dimanapun. Memberikan model sofware as a service (Saa. S) sehingga memudahkan pengembangan sistem meskipun sumber daya manusia dalam bidang IT di rumah sakit tidak banyak.

KESIMPULAN Setelah melakukan analisis, perancangan dan pengujian, maka dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut :

KESIMPULAN Setelah melakukan analisis, perancangan dan pengujian, maka dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut : Memberikan kemudahan pada pasien agar tidak terjadi pemborosan waktu untuk mengantre degan cara menyediakan fasilitas reservasi online. Memberikan fasilitas untuk pasien mengenai informasi-informasi kesehatan dan memberikan fasilitas untuk bisa berkonsultasi secara online sehingga pasien bisa menambah wawasan dapat melakukan konsultasi kapanpun dan dimanapun. Memberikan model sofware as a service (Saa. S) sehingga memudahkan pengembangan sistem meskipun sumber daya manusia dalam bidang IT di rumah sakit tidak banyak. .

SARAN Berdasarkan kesimpulan di atas, hal yang diharapkan kedepan adalah agar aplikasi ini dapat

SARAN Berdasarkan kesimpulan di atas, hal yang diharapkan kedepan adalah agar aplikasi ini dapat dikembangkan lebih jauh dengan pengolahan data yang lebih besar dan luas sehingga aplikasi ini lebih benar-benar berguna.

DAFTAR PUSTAKA Sommervi ll e, I an. 2011. Sof t war e Eng ineer

DAFTAR PUSTAKA Sommervi ll e, I an. 2011. Sof t war e Eng ineer ing. 9 th Edition. America : Pe arso n Education , Inc. Supriyatno, Ach mat d an M uch am m ad Rom zi. 2006. E-Health Solu si En te rprise Bidang Kesehatan Ber ba siskan Open Sour ce. Universitas Indon e sia E sa Unggul. Wahyudin. 2009. E- Healt h d alam dunia kesehatan. Universitas P end id ikan Indonesia Sugiono. 2006. Stat ist ika Unt uk Pen elitian. Bandung : Alfabeta Ahson, A. S yed. , Moham mad Ilyas. , 2010, Cloud Computing an d So ftwa re Service. CRC Press. Bo ca Ra ton. Afri anto, Irawa n (2011) , Pen ge na lan Clo ud Computing, Prosidin g da ri Se mina r IT 2010 Cloud Com pu ting : To da y and Tomorrow, Universitas Ko mpute r Indonesia, 1 -20. Afri anto, Irawa n. 200 9. Jar ingan Komp ut er, Modul Perkuliahan Te ori Ja ringa n Komputer Universit as Kom pu ter I nd on esia, Bandung. Ramadhan, A rief. 2006. Pem r og ram an Web Database dengan PHP d a n My. SQL. Jakarta : PT Elex Me dia Komp ut in do. Likert, R. . 1967. N ew Pat tern s of M an ag em ent. Mc Graw-Hill B ook Comp any. New York.