Peluang Karir dan Sertifikasi ITIL IK 305 Infrastruktur





























- Slides: 29
Peluang Karir dan Sertifikasi ITIL IK 305 Infrastruktur Teknologi Informasi | Pertemuan #2 Suryo Widiantoro, ST, MMSI, M. Com(IS) Semester Gasal 2019/2020
Tujuan dan Sasaran Mahasiswa/i mampu menjelaskan peluang karir dan sertifikasi ITIL sebagai alternatif profesi di bidang Sistem Informasi
Topik Bahasan 1. Peluang karir 2. Standar gaji profesional 3. Sertifikasi ITIL 4. Ujian sertifikasi ITIL
Peluang karir
Tingginya kebutuhan akan sertifikasi ITIL karena ITIL diterima sebagai kerangka kerja manajemen layanan TI yang paling populer di dunia
Peluang karir pemegang sertifikasi ITIL antara lain: • IT Analyst • System Administrator • Application Support • IT Project Support Specialist • IT Project Manager • Hardware Support • IT Operation Manager Specialist • IT Consultant • Network Support Specialist • Security Analyst
Standar gaji profesional
Gaji di perusahaan internasional Rp 84 juta – Rp 147 juta /bulan Sertifikasi ITIL Menambah “nilai jual” Kesempatan lebih besar Meningkatkan peluang gaji > Rp 15 juta /bulan
Peluang di Indonesia bagi pemegang sertifikasi ITIL lebih besar untuk bekerja di perusahaan yang telah menerapkan TI secara masif dan perhatian dengan pengelolaan layanan TI Contoh perusahaan: ◦ ◦ ◦ ◦ Pertamina Telkom PT Gudang Garam PT HM Sampoerna PT Kalbe Farma Allianz dan lain-lain
Sumber: Salary Survey 2018 (Robert Walters)
Sertifikasi ITIL
Terdapat 4 level sertifikasi ITIL yaitu: 1. 2. 3. 4. 5. Foundation level Practitioner level Intermediate level Expert level Master level Sertifikat ITIL tidak ada masa expired-nya, karena berlaku seumur hidup
Foundation level Sertifikasi tingkat awal yang memberikan pemahaman umum akan elemen kunci, konsep dan terminologi yang digunakan dalam siklus hidup layanan ITIL, termasuk hubungan antara tahapan siklus hidup, proses yang digunakan dan kontribusinya pada praktek manajemen layanan
Practitioner level Merupakan tingkat selanjutnya dari skema sertifikasi ITIL yang dikembangkan untuk menyediakan langkah antara level Foundation dan Intermediate yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan individu dalam mengadopsi dan mengadaptasi ITIL di dalam organisasinya untuk mendukung tujuan bisnis Memungkinkan praktisi agar dapat “berbicara” dalam bahasa ITIL serta menerjemahkannya untuk digunakan dalam praktek
Intermediate level Tingkat ini memiliki struktur modular yang setiap modul menyediakan fokus yang berbeda dalam manajemen layanan TI dan bebas untuk diambil sesuai kebutuhan Modul yang diberikan lebih detil daripada level Foundation sehingga serttifikasinya diakui dalam dunia industri
Modul service lifecycle Meliputi 5 modul berdasarkan siklus hidup layanan TI: Cakupan: 1. 2. 3. 4. 5. Service strategy • Prinsip-prinsip level siklus hidup layanan Service design TI Service transition • Proses • Aktivitas Service operation • Organisasi Continual service improvement • Teknologi untuk memberikan manajemen layanan yang
Modul service capability Meliputi 4 modul : 1. 2. 3. 4. Service offering and agreements (SOA) Planning, protection, and optimization (PPO) Release, control, and validation (RCV) Operational support and analysis (OSA) Modul ini fokus pengetahuan dan keterampilan mengeksekusi aktivitas sehari-hari proses dalam ITIL
Expert level Tingkat ini ditujukan bagi mereka yang tertarik untuk memperlihatkan pengetahuan ITIL secara keseluruhan, serta hanya diberikan kepada mereka yang telah memperoleh sertifikasi ITIL sebelumnya dan memiliki dasar pengetahuan dan skill yang sangat baik dalam best practice ITIL
Modul mencakup pengetahuan dan skill dalam aktivitas-aktivitas modul lifecycle dan capabilities terkait dengan: 1. Konsep-konsep utama dalam siklus hidup layanan TI 2. Komunikasi dan manajemen pemangku kepentingan 3. Mengintegrasikan proses-proses manajemen layanan antar tahapan siklus hidup layanan TI 4. Mengelola layanan lintas tahapan siklus hidup layanan TI 5. Tata kelola dan organisasi 6. Pengukuran 7. Mengimplementasikan dan meningkatkan kemampuan manajemen layanan (capability)
Master level Untuk mencapai tingkat sertifikasi ITIL Master ini, peserta harus dapat menjelaskan dan membuktikan bahwa secara personal telah memilih dan menerapkan berbagai pengetahuan, prinsip, metode dan teknik dalam ITIL serta teknik manajemen pendukung untuk mencapai hasil bisnis yang diinginkan secara praktek nyata
Ujian sertifikasi
Terdapat 2 pilihan untuk ujian sertifikasi ITIL Foundation: Ujian tertulis • dapat diikuti di lembaga-lembaga training center atau ITIL examination institute yang telah disertifikasi oleh AXELOS/EXIN atau PEOPLECERT Ujian online
Contoh #1 Ujian sertifikasi ITIL Foundation • Biaya ujian sekitar Rp 3 juta, paket training dan ujian sekitar Rp 11 juta • Soal ujian terdiri dari 40 soal pilihan ganda (A, B, C, D) • Syarat kelulusan ujian: minimal jawaban benar 65% atau 26 soal • Waktu pengerjaan selama 1 jam • Buku tertutup • Sertifikat pemegang sertifikasi ITIL dikeluarkan oleh AXELOS
Contoh #2 Ujian sertifikasi ITIL Intermediate • Soal ujian terdiri dari 40 soal pilihan ganda (A, B, C, D) dengan terdapat 8 soal skenario permasalahan layanan TI di organisasi, dimana setiap pertanyaan terdapat 4 pilihan jawaban dalam bentuk kalimat panjang atau paragraf yang harus dipilih 1 jawaban yang paling benar • Nilai setiap jawaban: 5 poin untuk jawaban paling benar, 3 poin untuk jawaban benar, 1 poin untuk jawaban agak benar, 0 poin untuk jawaban salah • Syarat kelulusan ujian: minimal jawaban benar 70% atau 28 soal • Waktu pengerjaan selama 1 jam 30 menit • Buku tertutup
Catatan lain sumber: https: //wahyualam. com/hal-penting-yang-perlu-diketahui-tentang-training-itilfoundation/ � Untuk biaya sertifikasi ITIL Foundation adalah 8 -9 juta. ITIL Expert sekitar 20 -22 juta � “ITIL itu sangat diperlukan oleh vendor/perusahaan. Terutama sertifikasinya, karena aturan OJK/Pemerintah meminta perusahaan harus punya sertifikasi, paling tidak 5 sertifikasi. Kami biasa melakukan hal yang dijelaskan di sertifikasi ITIL tadi, namun belum terstruktur dengan rapi seperti cara ITIL” peserta tes
� Perusahaan besar itu pasti mempunyai ITSM (IT Service Management), namun bagi perusahaan menengah, mereka tidak paham bagaimana alur yang benar. Bagaimana framework ITIL memberikan wawasan untuk kegiatan ITSM di perusahaan mereka � Jika tidak melakukan penerapan ITSM di perusahaan, maka resikonya adalah perusahaan tersebut bisa kolaps: contohnya adalah Bank Muamalat, Bluebird, dsb. Karena pada dasarnya, setiap proses harus disertai dokumen yang menjadi bukti bahwa proses tersebut berjalan dengan benar
Study Questions
Terima Kasih