OSI LAYER Physical Layer Data Link Layer FPPT






























- Slides: 30
OSI LAYER Physical Layer Data Link Layer FPPT. com
Pengertian OSI Layer • OSI layer atau yang sering disebut dengan Model Open Systems Interconnection, yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. • Model Layer OSI dibagi dalam dua group: • upper layer • Lower layer
Grup model layer OSI • “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. • Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. • Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.
Tujuan penggunaan OSI LAYER • Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringanmemahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis -jenis protoklol jaringan dan metode transmisi. • Model dibagi menjadi 7 layer • Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui serentetan protokol dan standard
Cara Kerja OSI Layer • Ketika data ditransfer melalui jaringan, sebelumnya data tersebut harus melewatiketujuh layer dari satu terminal, mulai dari layer aplikasi sampai physical layer, kemudiandi sisi penerima, data tersebut melewati layer physical sampai aplikasi. • Dalam standar OSI terbentuk suatu dekripsi abstrak mengenai desain lapisan-lapisan komunikasi dan protokol jaringan komputer. Model dengan desain lapisan-lapisan ini umumnya dikenal dengan Model tujuh lapis OSI atau (OSI seven layer model).
>> Lower Layer yang meliputi : Physical Layer, Data. Link Layer, dan Network Layer. >> Upper Layer yang meliputi : Transport Layer, Session Layer, Presentation Layer, dan Application Layer
FUNGSI LAYER PADA OSI • Physical Layer : Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan, topologi jaringan dan pengabelan. Adapun perangkat yang dapat dihubungkan dengan Physical layer adalah NIC (Network Interface Card) berikut dengan Kabel – kabelnya • Data Link Layer : Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yangdisebut sebagai frame. Pada Layer ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras seperti Halnya MAC Address, dan menetukan bagaimana perangkat jaringan seperti HUB, Bridge, Repeater, dan Switch layer 2 (Switch un-manage) beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi Layer ini menjadi dua Layer anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
FUNGSI LAYER PADA OSI • Network Layer : Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan Router dan Switch layer-3 (Switch Manage). • Transport Layer : Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada layer ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.
FUNGSI LAYER PADA OSI • Session Layer : Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di layer ini juga dilakukan resolusi nama. • Presentation Layer : Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam Layer ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).
FUNGSI LAYER PADA OSI • Application Layer : Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam layer ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.
Physical Layer • Pada lapisan ini berfungsi dalam pengiriman raw bit ke channel komunikasi. • Masalah desain yang harus diperhatikan disini adalah memastikan bahwa bila satu sisi mengirim data 1 bit, data tersebut harus diterima oleh sisi lainnya sebagai 1 bit pula, dan bukan 0 bit. • Lapisan ini memiliki tugas untuk mengatur sinkronisasi pengiriman dan penerimaan data, spesifikasi mekanis dan elektris, menerapkan prosedur untuk membangun , mengirimkan data/informasi dalam bentuk digit biner, memelihara dan memutuskan hubungan komunikasi.
Physical Layer • Pada physical layer terdapat perangkat keras dasar jaringan yang terdiri atas Repeater, Multiplexer, Hubs(Passive and Active), Oscilloscope dan Amplifier. • Repeater (satelit) memiliki tugas sebagai penerima sinyal dan mengirimkannya kembali k receiver. • Multiplexer merupakan media untuk menjalankan multipleks yaitu menggabungkan beberapa sinyal untuk dikirim secara bersamaan dalam suatu kanal tranmisi.
• Osiloskop adalah sebuah alat untuk menampilkan bentuk gelombang atau sinyal pada sebuah monitor. • Hubs berfungsi untuk menggabungkan beberapa komputer menjadi satu buah kelompok jaringan. • Amplifier adalah perangkat yang berfungsi sebagai penguat sinyal. • Media-media fisik tersebut terjadi perpindahan arus bit yang melibatkan sinyal-sinyal digital. Dalam pengirimannya harus terjadi kesamaan dalam nilai bit.
Media Tranmisi pada Physical Layer • Kabel (wire) • Kabel UTP Category 3 (Cat 3) : kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 2 (Cat 2), yang didesain untuk mendukung komunikasi data dan suara pada kecepatan hingga 10 megabit per detik. • Kabel UTP Category 5 (Cat 5) : kabel dengan kualitas transmisi yang jauh lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 4 (Cat 4), yang didesain untuk mendukung komunikasi data serta suara pada kecepatan hingga 100 megabit per detik.
UTP Cable
Kabel Coaxial • Kabel Coaxial : suatu jenis kabel yang menggunakan dua buah konduktor. Kabel ini banyak digunakan untuk mentransmisikan sinyal frekuensi tinggi mulai 300 k. Hz keatas. Karena kemampuannya dalam menyalurkan frekuensi tinggi tersebut, maka sistem transmisi dengan menggunakan kabel koaksial memiliki kapasitas kanal yang cukup besar.
Coaxial
Kabel Fiber Optik • Kabel Fiber Optik : saluran transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Berdasarkan mode transmisi yang digunakan serat optik terdiri atas Multimode Step Index, Multimode Graded Index, dan Singlemode Step Index.
Fiber Optic Cable
wireless • Transmisi radio : media transmisi yang dapat digunakan untuk mengirimkan suara ataupun data. Kelebihan transmisi gelombang radio adalah dapat mengirimkan isyarat dengan posisi sembarang (tidak harus lurus) dan dimungkinkan dalam keadaan bergerak. • Transmisi Microwave : Gelombang mikro (microwave) merupakan bentuk radio yang menggunakan frekuensi tinggi (dalam satuan gigahertz), yang meliputi kawasan UHF, SHF dan EHF.
Wireless
• • • Protocols: o IEEE 802 (Ethernet standard) o IEEE 802. 2 (Ethernet standard) o ISO 2110 o ISDN
Data Link Layer • Data link layer adalah lapisan protokol yang mentransfer data antara node jaringan yang berdekatan dalam wide area network atau antara node pada segmen local area network yang sama. • Data link layer menyediakan sarana fungsional dan prosedural untuk mentransfer data antara entitas jaringan dapat menyediakan cara untuk mendeteksi dan mungkin memperbaiki kesalahan yang mungkin terjadi di lapisan fisik • Contoh protokol data link adalah Ethernet untuk local area network (multi-node), Point-to. Point Protocol (PPP), HDLC dan ADCCP untuk point-to-point (dual-node).
• Lapisan data link terdiri dari dua sub Layer, yaitu Logical Link Control (LLC) dan Medium Access Control (MAC). • Fungsi dari Logical Link Control (LLC) adalah memeriksa kesalahan dan menangani transmisi frame. • Sedangkan fungsi Medium Access Control (MAC) adalah mengambil dan melepaskan data dari dank e kabel, menentukan protokol untuk akses ke kabel yang di share di dalam LAN.
bentuk-bentuk layanan dari data link layer a) Framing : membungkus (encapsule) data diagram ke dalam bentuk frame sebelum tranmisi. b) Link Access : protokol-protokol Media Access Control (MAC) mengatur bagaimana sebuah frame ditransmisikan ke dalam link. Misalnya point-to-point atau broadcast c) Reliable Delivery : protokol link layer menjamin agar pengiriman datagram melalui link terjadi tanpa eror d) Flow control. Error Detection : kesalahan bit dapat terjadi akibat atenuasi sinyal atau noise di dalam link. Link layer melakukan deteksi kesalahan, tetapi tidak meminta pengiriman kembali frame yang salah tersebut. Frame yang salah tersebut akan dibuang.
Perangkat Data Link • Pada layer Data Link dapat digunakan bridge atau switch layer 2 pada segment LAN. Dengan segmentasi, switch dan bridge membuat sebuah collision domain terpisah untuk setiap node (mesin), sehingga jumlah collision yang terjadi pada network dapat dikurangi dengan effektif. • Collision domain adalah sekelompok node yang berbagi media yang sama dan dipisahkan oleh switch atau bridge. Collision dapat terjadi jika 2 node berusaha melakukan transmisi bersamaan dalam satu collision domain. Karena itu diperlukan untuk menambah jumlah collision domain.
Bridges v tugas utama yang dilakukan oleh bridge dan juga switch : v Source MAC address dari setiap frame yang datang akan diperiksa dan dicatat. v Frame-frame dapat diforward atau difilter tergantung dari MAC address destination. (dapat juga di flood/dikirim kesemua port, jika destination MAC address belum dikenali) v Menghilangkan loops yang disebabkan adanya koneksi redundant dengan menggunakan Spanning Tree Protocols (STP).
SWITCH • Switch layer 2 sebenarnya adalah bridge multiport; karena itu, switch layer 2 memiliki fungsi yang sama dengan bridge. • Meski begitu ada beberapa hal yang membedakan switch dari bridge, misalnya, switch menggunakan hardware atau chip Application. Specific Integrated Circuit (ASIC) untuk memforward frame, dan tidak menggunakan software. Juga, setiap port switch memiliki bandwidth sendiri-sendiri, bandwidth yang disediakan pada port switch adalah 10 Mbps, maka segment LAN yang terhubung pada port memiliki bandwidth sebesar 10 Mbps juga.
Data frame • Layer data link melakukan format pada pesan atau data menjadi pecahan-pecahan, yang disebut sebagai Data Frame dan menambahkan sebuah header yang terdiri dari alamat perangkat keras tujuan dan asalnya. • Memecah-mecah aliran bit menjadi frame lebih sulit dibandingkan dengan apa yang kita kira. Untuk memecah-mecah aliran bit ini, digunakanlah metode-metode khusus.
MAC ADDRESS • Mac address adalah sebuah alamat jaringan yang diimplementasikan pada lapisan datalink dalam tujuh lapisan model OSI, yang merepresentasikan sebuah node tertentu dalam jaringan. Dalam sebuah jaringan berbasis Ethernet, MAC address merupakan alamat yang unik yang memiliki panjang 48 bit (6 byte) yang mengidentifikasikan sebuah komputer, interface dalam sebuah router, atau node lainnya dalam jaringan.