ONE ROOM LIVING MATERIAL BOARD COLOUR SCHEME Pertemuan
ONE ROOM LIVING – MATERIAL BOARD & COLOUR SCHEME Pertemuan 7 Irma Damayantie, S. Ds. , M. Ds Prodi Desain Interior - FDIK
KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN • Mahasiswa mampu memahami bagaimana membuat material board & colour scheme yang baik, sebagai alat presentasi untuk proyek One Room Living (Apartemen).
MATERIAL BOARD • Material board sangat penting sebagai bantuan komunikasi secara visual mengenai ide desain dari desainer yang ditujukan kepada klien. • Material board tidak hanya harus menarik secara visual, tetapi juga harus jelas, mudah dibaca, dan akurat. • Semua material penting dalam ruangan harus dimunculkan pada material board. Contohnya : warna langit-langit, wallcoverings, window treatment, upholstery, bahan lantai, bantal, bedcover, lampu dan aksesoris, furniture, bahan dari besi, detail suatu desain, foto dan bingkai.
MATERIAL BOARD • Ukuran dan proporsi dari bahan harus sesuai proporsi bahan tersebut digunakan pada ruangan yang dimaksud. Contoh : bahan lantai dan dinding suatu ruangan paling besar bagiannya, sedangkan bantal dan aksesorisnya hanya mengisi sedikit pada material board. • Tambahkan keterangan pada material yang disusun. Biasanya terletak di bawah gambar. • Posisi dari setiap material pada material board sangat perlu diperhatikan, dan setiap material harus terlihat berkaitan dengan material yang lain pada ruangan tersebut. Contoh : bahan lantai ditempatkan pada bagian bawah material board, wall treatment dan furniture ditaruh berdekatan, sedangkan warna langit-langit berada paling atas.
MATERIAL BOARD • Untuk memberikan efek 3 D pada material board, foto atau gambar dapat ditempatkan lebih tinggi dari material yang lainnya.
MATERIAL BOARD
COLOUR SCHEME • Warna adalah alat yang paling menarik (dan paling mahal) saat ditampilkan. • Colour scheme dapat menciptakan suasana dan gaya tertentu, serta dapat memainkan trik yang tidak biasa untuk memanipulasi besaran ruang. • Sejak periode awal penggunaannya, warna terus berganti mengiringi tren fashion. • Warna alami dari tumbuhan akan membuat warna lebih kuat dan berani. • Pada akhir dari abad ke-19, perusahaan mulai memproduksi cat siap pakai dengan warna netral dan matt.
COLOUR SCHEME • Klien mungkin memiliki warna yang disukai dan tidak disukai, tetapi sebelum membuat suatu keputusan warna pertimbangkan kembali aspek dari ruangan tersebut. • Untuk ruangan yang menghadap selatan, dibutuhkan palet warna yang lebih dingin; sedangkan ruangan yang menghadap utara, membutuhkan warna hangat untuk menampilkan keseimbangan. • Cara tradisional untuk memberi kesan berbeda pada ruangan yang kecil dan gelap adalah dengan menggunakan warna terang, tetapi alternatifnya untuk menerima kekurangan dan untuk menghias ruang dapat menggunakan warna yang kaya dan brilliant.
COLOUR SCHEME • Langit-langit dapat berkesan lebih rendah jika menggunakan warna gelap pada dinding, terutama jika warna ini ditambahkan pada cornice. • Lantai juga perlu diberi warna, sehingga menampilkan nada warna yang sama. • Memecah dinding dengan dado rail juga membuat mata melihat ke bawah, seperti juga penambahan dari border dekoratif atau di bawah area cornice.
COLOUR SCHEME • Pada ruangan berlangit-langit rendah, warna langit-langit harus lebih terang dari warna dinding, atau dapat dicat sesuai dengan warna dasar dari wallpaper. • Pada umumnya, warna terang memberi kesan luas dan warna gelap memberi kesan sempit pada ruangan. • Ruang yang panjang, pendek, atau suatu koridor dapat terlihat lebih sempit jika dinding terjauh diberi warna gelap, dan ruangan dapat terlihat melebar apabila plint lantai diberi warna sesuai dengan warna lantai.
COLOUR SCHEME • Ada 4 jenis colour scheme yang dapat dipilih : – 1. Monochromatic : 1 warna digunakan sebagai dasar pewarnaan, variasinya ditampilkan dalam beberapa nada warna dan digunakan pada pola dan tekstur. – 2. Two-colour scheme : 2 warna yang berhubungan dan harmonis – contohnya : biru dan hijau atau hijau dan kuning. Warna tersebut tidak perlu harus dalam bobot yang sama, keduanya dapat dikombinasikan antara warna kuat dan terang. – 3. Contrasting colours : 2 warna kontras komplementer digunakan untuk mendapatkan suasana kuat dan dramatis. Nada warna dapat dikombinasikan secara hati-hati agar mendapatkan keseimbangan yang efektif. – 4. Multicoloured scheme : gabungan warna kontras atau harmonis, atau campuran dari keduanya.
COLOUR SCHEME • Semua scheme butuh beberapa warna netral untuk bertindak sebagai kontras atau penghubung. • Penggunaan beberapa aksen warna kontras dari colour wheel yang bersebrangan dapat memberikan suasana dramatis & kuat. • Motif garis dapat ditambahkan secara khusus. Tidak hanya berkualitas, tetapi dapat digunakan pada mayoritas gaya interior. • Motif garis dengan warna pucat pada dinding putih akan terlihat segar dan bercahaya, sementara garis kuat dan dalam terlihat kaya dan rumit. • Perlu diingat, warna matt menyerap cahaya ketika disinari, warna glossy memantulkan cahaya.
COLOUR SCHEME • Sebelum memutuskan warna yang dipakai pada colour scheme, lihat kembali sample warna di bawah cahaya matahari dan di bawah cahaya listrik, pada saat siang dan malam hari.
- Slides: 13