MODUS PENYIMPANGAN KSANAAN PENGADAAN BARANGJASA PEMER R BAYU
MODUS PENYIMPANGAN KSANAAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMER
R. BAYU PROBO SUTOPO, SH SURAKARTA, 30 MARET 1986 ISLAM BERKELUARGA (1 ISTRI – 1 PUTRI) RIWAYAT PEKERJAAN : 1) CPNS-PNS KEJARI AIRMADIDI-SULUT 2) JAKSA FUNGSIONAL TIPIDSUS KEJARI MARISA – GORONTALO 3) SATGAS TP 3 TPK KEJATI GORONTALO 4) KASI PIDSUS KEJARI LAMANDAU-KALTENG 5) KASI INTEL KEJARI GRESIK
PENYEBAB DAN PELAKU PENYIMPANGAN PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH
Dasar : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Pasal 4 ayat (1) UUD 1945 UU No. 1/2004 – Perbendaharaan Negara PP No. 29 /2000 – Penyelenggaraan Jasa Konstruksi PP No. 6/2006 -Pengelolaan BMN/BMD Perpres 80/2003 Pengadaan Brg Jasa Pem. s/d perubahan yg terakhir Perpres No. 16/2018 Perka LKPP No. 13/2013 Jo. 22/2015 ttg Pengadaan Brg Jasa di Desa Pengalaman sebagai Jaksa Penyidik dalam Lidik Tipikor (43 perkara)
Penyebab Terjadinya Penyimpangan : 1. 2. 3. Sistem perencanaan anggaran yang kurang tepat dan tidak realistis; Niat dari para pelaksana pengadaan; Adanya tekanan dari pihak luar kepada pelaksana pengadaan dari luar.
PELAKU PENYIMPANGAN : PPK PANITIA/PEJABAT PENGADAAN/ANGGOTA UNIT LAYANAN PENGADAAN PANITIA PENERIMA/PEMERIKSA BARANG BENDAHARA PENYEDIA BARANG/JASA PEJABAT ATASAN PELAKSANA PENGADAAN ANGGOTA DEWAN PELAKU PENYIMPANGAN BIASANYA DILAKUKAN SECARA JAMA’AH (BERSAMA-SAMA).
MODUS-MODUS PENYIMPANGAN PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG/JASA SETIAP TAHAPAN
A. TAHAP PERENCANAAN PENGADAAN Modus : a. b. c. Perencanaan kegiatan/proyek yang amburadul/sembarangan; Perencanaan kegiatan/proyek tidak sesuai dengan kebutuhan; Perencanaan jadwal pelaksanaan kegiatan/proyek yang tidak logis/realistis;
A. TAHAP PERENCANAAN PENGADAAN (LANJUTAN) Bukti/Tanda Penyimpangan : a. b. c. d. e. Tidak ada dokumen perencanaan : FS atau Kerangka Acuan Kerja; Tidak ada analisis kebutuhan; Jadwal pelaksanaan pekerjaan terlalu cepat yang secara logika kegiatan/proyek tidak akan selesai (Kegiatan yang didanai dari APBN/APBD Perubahan); Penyusunan RAB/HPS kegiatan/proyek yang tidak ada data pendukungnya; Spesifikasi teknis sudah diarahkan kepada produk/perusahaan tertentu.
B. PERSIAPAN PENGADAAN Modus : a. b. c. d. e. f. g. Penyusunan spesifikasi/gambar yang sudah diarahkan kepada satu merk/produk tertentu; Penyusunan persyaratan penyedia barang/jasa yang diskriminatif (membatasi peserta); Pemilihan sistem pengadaan (metoda pemilihan, metoda penyampaian dokumen, metoda evaluasi, jenis kontrak) yang sudah diarahkan pada satu penyedia barang/jasa; Penyusunan jadwal pelaksanaan pengadaan yang terlalu cepat; Pemecahan paket pengadaan dengan tujuan menghindari pelelangan; Penyatuan beberapa paket pekerjaan untuk membatasi peserta pelelangan; Dokumen pengadaan yang tidak lengkap dan tidak disahkan oleh PPK.
B. TAHAP PERSIAPAN PENGADAAN (LANJUTAN) Bukti/Tanda Penyimpangan : a. b. c. d. Spesifikasi sudah menyebut atau mengarah pada merk/produk tertentu; Beberapa persyaratan penyedia barang/jasa yang diskriminasi atau diarahkan kepada perusahaan tertentu; Metoda pemilihan diarahkan supaya dapat dilaksanakan dengan Penunjukan Langsung (PL), metoda evaluasi diarahkan dengan menggunakan sistem nilai, jenis kontrak diarahkan dengan kontrak lum sum yang seharusnya harga satuan; Dokumen pengadaan tidak sesuai standar dan tidak ada pengesahan dari PPK.
C. PROSES PEMILIHAN PENYEDIA BARANG/JASA “Tahap Pengumuman” Modus : 1) 2) 3) 4) 5) 6) Tidak mengumumkan rencana pengadaan di awal tahun anggaran setelah dok anggaran disahkan; Tidak mengumumkan proses pelelangan/seleksi penyedia barang/jasa; Mengumumkan proses pelelangan/seleksi penyedia tetapi pengumumannya palsu; Mengumumkan proses pelelangan/seleksi hanya proforma saja; Memalsu pengumuman pelelangan/seleksi Isi pengumuman pelelangan/seleksi tidak lengkap.
C. PROSES PEMILIHAN PENYEDIA BARANG/JASA (LANJUTAN) “Tahap Pengumuman” Bukti/Tanda Penyimpangan : 1) 2) 3) 4) 5) Tidak ada pengumuman rencana pengadaan; Tidak ada pengumuman pelelangan/seleksi penyedia barang/jasa; Pengumuman pelelangan/seleksi palsu; Surat kabar tempat pengumuman salah; Isi pengumuman pelelangan/seleksi tidak lengkap.
C. PROSES PEMILIHAN PENYEDIA BARANG/JASA “Tahap Penjelasan” Modus : 1) 2) 3) Penjelasan yang sangat singkat dan peserta dibatasi mengajukan pertanyaan; Membuat kesepakatan yang melanggar prosedur; Mengubah dokumen pengadaan tanpa addendum dokumen dan pengesahan dari PPK. Bukti/Tanda Penyimpangan : 1) 2) 3) Bukti dan pengakuan peserta pengadaan yang hadir dalam acara penjelasan; Isi Berita Acara Penjelasan (BAP) dan addendum dokumen yang melanggar prosedur; Tidak ada addendum dan pengesahan addendum sebagai bukti ada perubahan isi dokumen pengadaan.
C. PROSES PEMILIHAN PENYEDIA BARANG/JASA “Tahap Penyampaian Dokumen Penawaran” Modus : 1) 2) Memperpanjang waktu batas akhir pemasukan penawaran steelah batas akhir pemasukkan penawaran; Menerima penawaran yang terlambat. Bukti/Tanda Penyimpangan : 1) 2) 3) Bukti dan pengakuan peserta pengadaan yang hadir dalam acara penjelasan; Isi Berita Acara Penjelasan (BAP) dan addendum dokumen yang melanggar prosedur; Tidak ada addendum dan pengesahan addendum sebagai bukti ada perubahan isi dokumen pengadaan.
C. PROSES PEMILIHAN PENYEDIA BARANG/JASA “Tahap Evaluasi Penawaran” Modus : 1) 2) 3) Evaluasi penawaran tidak sesuai dengan ketentuan dalam dokumen pengadaan; Panitia menambah, mengurangi, mengubah dokumen pengadaan khusunya kriteria evaluasi; Panitia meluluskan penawaran yang semestinya tidak lulus dan sebaliknya; Bukti/Tanda Penyimpangan : 1) 2) Ketidaksesuaian hasil evaluasi (Berita Acara Evaluasi) dengan dokumen pengadaan; Adanya perubahan kriteria evaluasi tidak sesuai dengan yang tertulis dalam dokumen pengadaan.
C. PROSES PEMILIHAN PENYEDIA BARANG/JASA “Tahap Penilaian dan Pembuktian Kualifikasi” Modus : 1) 2) 3) 4) Evaluasi penawaran tidak sesuai dengan ketentuan dalam dokumen pengadaan; Panitia menambah, mengurangi, mengubah dokumen pengadaan khusunya kriteria kualifikasi; Panitia meluluskan penawaran yang semestinya tidak lulus kualifikasi dan sebaliknya; Panitia tidak melakukan pembuktian kualifikasi secara nyata; Bukti/Tanda Penyimpangan : 1) 2) 3) Ketidaksesuaian hasil evaluasi (Berita Acara Evaluasi) dengan dokumen kualifikasi; Adanya perubahan kriteria kualifikasi tidak sesuai dengan yang tertulis dalam dokumen kualifiaksi. Tidak ada berita acara pembuktian kualifikasi.
C. PROSES PEMILIHAN PENYEDIA BARANG/JASA “Tahap Berita Acara Evaluasi dan Penetapan Pemenang” Modus : 1) 2) 3) Isi berita acara evaluasi tidak jelas dan lengkap; Penetapan pemenang oleh PPK tidak sesuai dengan hasil evaluasi dari panitia pengadaan; Penetapan pemenang lelang bukan penawaran yang terendah responsip. Bukti/Tanda Penyimpangan 1) 2) 3) Ketidaksesuaian hasil evaluasi (Berita Acara Evaluasi) dengan dokumen kualifikasi; Adanya perubahan kriteria kualifikasi tidak sesuai dengan yang tertu dalam dokumen kualifiaksi. Tidak ada berita acara pembuktian kualifikasi.
C. PROSES PEMILIHAN PENYEDIA BARANG/JASA “Tahap Pengumuman Pemenang dan Sanggahan” Modus : 1) 2) 3) 4) Pengumuman pemenang ditunda-tunda tidak sesuai jadwal; Pengumuman pemenang yang tidak lengkap/jelas; Tidak merespon sanggahan dari peserta; Menjawab sanggahan sembarangan (hanya sebagai proforma saja). Bukti/Tanda Penyimpangan : 1) 2) 3) 4) Tanggal pengumuman pemenang tidak sesuai jadwal; Isi pengumuman pemenang tidak sesuai dengan ketentuan; Tidak ada jawaban sanggahan; Isi jawaban sanggahan sembarangan (tidak ada dasarnya).
C. PROSES PEMILIHAN PENYEDIA BARANG/JASA “Tahap Penandatanganan Kontrak” Modus : 1) 2) 3) Penandatanganan kontrak yang ditunda-tunda; PPK tidak mau menandatangani kontrak dengan alasan tidak jelas; Isi kontrak tidak sesuai dengan drfat kontrak yang ada dalam dokumen pengadaan. Bukti/Tanda Penyimpangan : 1) 2) 3) Tanggal tanda tangan kontrak tidak sesuai dengan jadwal; Pembatalan SPPBJ dan kontrak tidak ditandatangani; Isi kontrak tidak sesuai dengan drat kontrak yang telah ditetapkan dalam dokumen pengadaan.
C. PROSES PEMILIHAN PENYEDIA BARANG/JASA “Proses Pemilihan/Seleksi Langsung” Modus : 1) 2) Kriteria pemilihan/seleksi langsung tidak sesuai dengan ketentuan; Proses pemilihan/seleksi langsung tidak sesuai dengan ketentuan; Bukti/Tanda Penyimpangan : 1) 2) Pemilihan/Seleksi Langsung untuk pekerjaan diatas 100 juta. ; Proses pemilihan/seleksi langsung tidak sesuai prosedur.
“PROSES PEMILIHAN LANGSUNG” 1. Kriteria Pemilihan/Seleksi Langsung Pasal 17 dan 22 dapat dilakukan untuk pekerjaan dengan nilai s. d Rp. 100 juta. 2. Lampiran I Bab I Huruf 3 : Proses Pemilihan Langsung tahapannya sebagai berikut: 1) Pengumuman prakualifikasi di papan pengumuman resmi. 2) Pendaftaran dan pengambilan dokumen prakualifikasi. 3) Evaluasi prakualifikasi dan pengumuman hasil prakualifikasi. 4) Undangan permintaan penawaran. 5) Pemasukkan dan pembukaan penawaran. 6) Evaluasi. 7) Penetapan pemenang. 8) Sanggahan dan Pengaduan. 8) SPPBJ dan tanda tangan kontrak. .
“Proses Penunjukan Langsung (PL)” Modus : 1) 2) Kriteria PL tidak sesuai dengan ketentuan; Proses PL tidak sesuai dengan ketentuan; Bukti/Tanda Penyimpangan : 1) 2) PL tidak sesui dengan kriteia yang ditetapkan ; Proses PL tidak sesuai prosedur.
PROSES PENUNJUKAN LANGSUNG Lampiran I Bab I Huruf A, angka 4 : Proses Penunjukan Langsung (PL) tahapannya sebagai berikut: 1) Undangan dan penyampaian dokumen PL. 2) Penjelasan dokumen PL. 3) Pemasukan, pembukaan dan evaluasi dokumen penawaran. 4) Penetapan PL. 5) Pengumuman hasil PL di papan pengumuman resmi. 6) Pengaduan. 7) SPPBJ dan tanda tangan kontrak
PROSES PEMILIHAN PENYEDIA BARANG/JASA “Tahap Pelaksanaan Kontrak” Modus : 1) Seluruh pelaksanaan pekerjaan dialihkan kepada pihak lain; 2) Pengalihan sebagian pekerjaan melalui sub kontraktor yang tidak ijin dan sesuai dengan kontrak; 3) Pembayaran tidak sesuai pretasi kerja dan tidak sesuai dengan kontrak; 4) Pembayaran tidak dipotong prosi uang muka yang telah dibayar; 5) PPK memperpanjang kontrak padahal keterlabatan pekerjaan karena kesalahan dari Penyedia Barang/Jasa; 6) PPK tidak memberikan sanksi denda kepada penyedia yang terlambat melaksanakan pekerjaaan akibat kesalahan penyedia barang/jasa; 7) PPK tidak memutus kontrak dan tidak memberikan sanksi kepada penyedia yang tidak mampu menyelesaiakan pekerjaan sesuai jadwal yang ditetapkan dalam kontrak; 8) Serah terima hasil pekerjaan tanpa dilakukan pengecekan spesifikasi dan jumlah barang/jasa apakah sudah sesuai dengan kontrak atau tidak.
C. PROSES PEMILIHAN PENYEDIA BARANG/JASA (LANJUTAN) “Tahap Penunjukan Langsung” Bukti/Tanda Penyimpangan : 1) Bukti lapangan yang mengerjakan ternyata bukan perusahaan yang ditunjuk sebagai pemenang lelang; 2) Tidak ada ijin dari PPK tentang pengalihan sebagai pekerjaan kepada pihak lain; 3) Kwitansi pembayaran tidak cocok dengan laporan pelaksanaan pekerjaan; 4) Tidak ada bukti pemotongan pembayaran untuk uang muka; 5) PPK tidak memberikan sanksi denda sebesar 1/00 per hari keterlambatan dari nilai kontrak; 6) Tidak ada pemutusan kontrak dan PPK tidak menyita jaminan pelaksanaan dan tidak memberikan sanksi denda sebesar 1/00 per hari keterlambatan dari nilai kontrak; 7) Berita acara serah terima hasil pekerjaan tidak sesuai dengan fakta dan tidak sesuai dengan kontrak.
D. PELAKSANA SWAKELOLA : MODUS : Proses pemilihan penyedia barang, peralatan dan tenaga ahli dalam kegiatan swakelola dilakukan melalui Penunjukan Langsung yang seharusnya melalui pelelangan/seleksi umum. BUKTI/TANDA PENYIMPANGAN : Tidak ada bukti pertangungjawaban proses pelelangan/seleksi umum untuk pengadaan barang/alat/jasa tenaga ahli dalam kegiatan swakelola
SEMOGA DAPAT BERMANFAAT SEMOGA BERMANFAAT
- Slides: 29