MODEL IMMERSED DAN NETWORKED PENGERTIAN IMMERSED Adalah model

  • Slides: 14
Download presentation
MODEL IMMERSED DAN NETWORKED

MODEL IMMERSED DAN NETWORKED

PENGERTIAN IMMERSED Adalah model pembelajaran terpadu yang berpusat untuk memadukan kebutuhan para siswa/mahasiswa, dimana

PENGERTIAN IMMERSED Adalah model pembelajaran terpadu yang berpusat untuk memadukan kebutuhan para siswa/mahasiswa, dimana mereka akan melihat apa yang dipelajari nya dari minat dan pengalaman mereka sendiri. Setiap individu memadukan semua data, dari tiap bidang dan disiplin, dengan menyalurkan ide-ide melalui bidang yang sangat diminatinya. Pendekatan ini umumnya dilakukan oleh mahasiswa, baik mahasiswa S 1, S 2, maupun S 3.

KARAKTERISTIK IMMERSED v. Dirancang agar setiap individu dapat memadukan semua data dari beberapa bidang

KARAKTERISTIK IMMERSED v. Dirancang agar setiap individu dapat memadukan semua data dari beberapa bidang ilmu dan menghasilkan pemikiran sesuai bidang minatnya. v Pembelajaran immersed ini memerlukan kemampuan berpikir yang tinggi pada anak v Tipe ini tidak mengharuskan sebuah perancangan yang rumit. Tipe ini dapat berlangsung secara otomatis karena proses perpaduan terjadi secara internal dalam diri pelajar. v Akan tetapi sekali tipr ini dipakai, maka tim pengajar harus dapat memfasilitasi proses perpaduan dengan memperhitungkan materi pembelajaran yang luas.

PRINSIP IMMERSED 1. Prinsip Penggalian Tema ØTipe hendaknya tidak terlalu luas, namun dengan mudah

PRINSIP IMMERSED 1. Prinsip Penggalian Tema ØTipe hendaknya tidak terlalu luas, namun dengan mudah digunakan untuk memadukan beberapa mata pelajaran. ØTema harus bermakna, harus memberikan bekal bagi siswa untuk belajar selanjutnya, hars disesuaikan dengan tingkat perkembangan psikologis anak. ØTema yang dipilih hendaknya juga dipertimbangkan ketersediaan sumber beljar.

2. Prinsip penegelolaan KBM ØPrinsip evaluasi, yakni memberi kesempatan kepada siswa untuk melekukan evaluasi

2. Prinsip penegelolaan KBM ØPrinsip evaluasi, yakni memberi kesempatan kepada siswa untuk melekukan evaluasi sendiri ( self evaluation / self assessment ) disamping bentuk evaluasi lainnya. ØPrinsip reaksi, yakni dampak pengiring yang penting bagi perlaku secara sadar belum tertentu oleh guru dalam KBM. Karena itu guru dituntut agar mampu merencanakan pembelajaran sehingga tercapai secara tuntas tujuan-tujuan pembelajaran.

LANGKAH-LANGKAH IMMERSED 1. Tahap pelaksanaan : tahap ini meliputi skenario langkah-langkah pembelajaran. Tidak ada

LANGKAH-LANGKAH IMMERSED 1. Tahap pelaksanaan : tahap ini meliputi skenario langkah-langkah pembelajaran. Tidak ada model pembelajaran tunggal yang cocok untuk suatu topik dalam pembelajaran terpadu. 2. Tahap evaluasi : Tahap ini dapat berupa evaluasi proses pembelajaran dan evaluasi hasil pembelajaran. Memperhatikan prinsip evaluasi pembelajaran terpadu, antara lain menentukan jeni mata pelajaran yang di padukan, memilih kajian materi SK, KD, dan Indikator, menentukan sub yang dipadukan, menentukan langkah-langkah pembelajaran.

KELEBIHAN IMMERSED v. Siswa dapat memadukan semua data dari setiap bidang ilmu dan menghasilkan

KELEBIHAN IMMERSED v. Siswa dapat memadukan semua data dari setiap bidang ilmu dan menghasilkan pemikiran sesuai dengan meinatnya. v. Siswa mengembangkan konsep-konsep kunci secara terusmenerus sehingga terjadi proses internalisasi. v. Siswa dapat mengkaji, menkonseptualisasi, memperbaiki, serta mengasimilasi ide-ide secara terus-menerus sehingga memudahkan terjadinya proses transfer ide-ide bidang studi tersebut.

KELEMAHAN IMMERSED ØPenyaringan semua gagasan melalui cara pandang tunggal yang sempit dapat menimbulkan terlalu

KELEMAHAN IMMERSED ØPenyaringan semua gagasan melalui cara pandang tunggal yang sempit dapat menimbulkan terlalu prematur atau terlalu tajamnya sebuah fokus. ØDiperlukan pengalaman dan pengetahuan yang luas. Keadaan ini tentu kucup sulit dipenuhi oleh siswa pada jenjang pendidikan dasar. ØBerpotensi untuk mempersempit cakupan pemikiran siswa terhadap bidang studi tertentu.

Pengertian Model Networked. Model pembelajaran networked merupakan model pembelajaran yang berupa kerja sama antara

Pengertian Model Networked. Model pembelajaran networked merupakan model pembelajaran yang berupa kerja sama antara pendidik dengan peserta didik dalam mencari data, keterangan dan lain sebagainya yang berhubungan dengan mata pelajaran yang disukainya atau yang diminatinya, sehingga peserta didik secara tidak langsung mencari tahu hal tersebut dari berbagai sumber. Sumber dapat berupa saluran radio, TV, buku bacaan, internet, ataupun seseorang yang menurutnya di anggap ahli seperti orang tua, guru dll. Peserta didik memperluas wawasan belajarnya sendiri karena termotivasi belajar dan rasa ingin tahunya yang besar dalam dirinya.

Langkah-langkah dalam Mengembangkan Model Networked 1. Analisis Perkembangan Anak Usia Dini. 2. Tentukan konten

Langkah-langkah dalam Mengembangkan Model Networked 1. Analisis Perkembangan Anak Usia Dini. 2. Tentukan konten kurikulum berdasarkan perkembangan anak, dengan membuat Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Indikator dan Hasil Belajar. 3. Buat Rancangan kegiatan Mingguan (RKM). 4. Tentukan tema dan subtemanya, kaitkan dengan aspek-aspek perkembangan anak. 5. Kemudian tentukan indikator yang akan dikembangkan disetiap aspek kemampuan. 6. Desain model networked, lalu masukkan minat-minat anak sesuai dengan aspek perkembangan anak. 7. Hasil dari rancangan model networked dimasukkan dalam Rancangan Kegiatan Harian dengan berpijak pada tema dan subtema. 8. Tentukan media, fasilitas, strategi, pendekatan maupun metode langkah-langkah kegiatan dalam pelaksanaan, (Pembukaan, Kegiatan Inti, Penutup). 9. Lakukan evaluasi terhadap kegiatan tersebut dengan menggunakan RKH yang telah dibuat.

Kelebihan dan kekurangan model pembelajaran networked a. Kelebihan model pembelajaran networked Model networked merupakan

Kelebihan dan kekurangan model pembelajaran networked a. Kelebihan model pembelajaran networked Model networked merupakan model pemandu pembelajaran yang mengendalikan kemungkinan pengubahan konsepsi, bentuk pemecahan masaalah, maupun tuntutan bentuk keterampilan baru, setelah siswa mengadakan studi lapangan dalam situasi, kondisi maupun konteks yang berbeda. b. Kekurangan model pembelajaran networked Kekurangan model ini telah diketahui oleh orang yang telah mengembangkan berbagai macam minat demi kegiatan yang disukai anak. Sangat mudah terjadi bentrokan antara ide yang satu dengan ide yang lain. Model ini juga memungkinkan untuk memperoleh lebih dari yang kita pikirkan. Ide-ide tertentu tampak menarik dan bermanfaat, namun tiba-tiba jadi terlalu banyak.

Penerapan model pembelajaran networked Sedangkan seperti yang kita ketahui model jaringan kerja merupakan model

Penerapan model pembelajaran networked Sedangkan seperti yang kita ketahui model jaringan kerja merupakan model pembelajaran yang melibatkan pihak professional dalam membantu tugas pelajarannya yang lebih bersifat implementatif sehingga peserta didik dapat memperluas wawasan belajarnya. Model ini, seperti model yang tersamar, model jaringan sering memindahkan tanggung jawab integrasinya lebih berat kepada pelajar daripada seorang desainer pembelajarannya. Namun, itu adalah model yang sesuai untuk menyajikan motivasi kepada peserta didik. Tutor atau mentor sering menyarankan model jaringan untuk memperluas cakrawala para pelajar atau memberikan perspektif yang diperlukan.

Bentuk Model Networked Model networked terdengar seperti suatu conference call melalui tiga atau empat

Bentuk Model Networked Model networked terdengar seperti suatu conference call melalui tiga atau empat arah yang menyediakan berbagai kesempatan beresplorasi dan memberikan penjelasan. Walaupun bermacam ide ini mungkin tidak datang semua dalam satu waktu, anak terbuka terhadap berbagai mode input atau masukan yang majemuk ketika komponen-komponen divergen disaring dan dimulai agar sesuai dengan kebutuhan. Model ini tampak seperti jaringan berita yang terekam dalam gambar dan cerita dari seluruh dunia. Model ini seperti sinyal cahaya satelit di sana sini dan menerima sinyal dari manapun.

kesimpulan Pembelajaran model immersed (pembenaan) adalah suatu pembelajaran yang menggunakan pendekatan antar disipli ilmu,

kesimpulan Pembelajaran model immersed (pembenaan) adalah suatu pembelajaran yang menggunakan pendekatan antar disipli ilmu, dimana siswa dapat memadukan semua data dari setiap bidang ilmu dan menghasilkan pemikiran sesuai bidang minatnya untuk di terapkan dalam kehidupan sehari-hari Model networked merupakan model pembelajaran berupa kerjasama antara siswa dengan seorang ahli dalam mencari data, keterangan, atau lainnya sehubungan dengan mata pelajaran yang disukainya atau yang diminatinya sehingga siswa secara tidak langsung mencari dari berbagai sumber. Pembelajaran terpadu tipe immersed dan networked bisa diterapkan pada kurikulum 2013 dengan menerapkan beberapa langkah agar dapat dilaksanakan pada proses pembelajaran. Dan model pembelajarannya memiliki kekuarangan dan kelebihan.