MI NE RA L MINERAL ANTAGONISM VITAMIN MINERAL

  • Slides: 27
Download presentation
MI NE RA L

MI NE RA L

MINERAL ANTAGONISM

MINERAL ANTAGONISM

VITAMIN MINERAL ANTAGONISM

VITAMIN MINERAL ANTAGONISM

FUNGSI pemeliharaan fungsi normal tubuh pengaturan kerja enzim memelihara keseimbangan asam basa memelihara kepekaan

FUNGSI pemeliharaan fungsi normal tubuh pengaturan kerja enzim memelihara keseimbangan asam basa memelihara kepekaan saraf

GOLONGAN makro ------ dibutuhkan > 100 mg/hr mikro ------ dibutuhkan < 100 mg/hr

GOLONGAN makro ------ dibutuhkan > 100 mg/hr mikro ------ dibutuhkan < 100 mg/hr

MAKRO MINERAL

MAKRO MINERAL

NATRIUM Kation utama dalam cairan ekstraseluler Fungsi : Menjaga keseimbangan cairan Menjaga cairan darah

NATRIUM Kation utama dalam cairan ekstraseluler Fungsi : Menjaga keseimbangan cairan Menjaga cairan darah tidak masuk dalam sel Menjaga keseimbangan asam basa Transmisi saraf dan kontraksi otot Absorbsi glukosa dan alat angkut zat gizi lain melalu dinding usus halus sebagai pompa Na Sumber : tersebar luas pada bahan makanan Utama : Na. Cl, MSG, Kecap, makanan yang diawetkan, makanan yang belum diolah (daging sapi, hati sapi, ginjal sapi, margarin dll)

KLOR (CL) anion utama ektraseluler merupakan 0, 15% berat badan konsentrasi tertinggi : otak,

KLOR (CL) anion utama ektraseluler merupakan 0, 15% berat badan konsentrasi tertinggi : otak, sumsung tulang belakang, lambung dan pancreas Fungsi : Menjaga keseimbang cairan dan elektrolit Bagian dari asam lambung untuk menjaga suasana asam pada lambung untuk kerja enzim – enzim lambung Menjaga keseimbangan asam basa bersama fosfor dan sulfur Membantu mengangkut CO 2 dalam plasma darah ke paru - paru

KALIUM (K) Kation utama dalam intraselular (95%) Fungsi : Bersama Na mengatur keseimbangan cairan

KALIUM (K) Kation utama dalam intraselular (95%) Fungsi : Bersama Na mengatur keseimbangan cairan dan asam basa Bersama kalsium Transmisi saraf dan kontraksi otot Dalam sel sebagai kofaktor reaksi biologi, tertutama metabolisme energi dan sintesis glikogen dan protein Pertumbuhan sel Perbandingan K : Na mengatur tekanan darah normal

KALSIUM Paling banyak dalam tubuh 99% pada jaringan keras tulang dan gigi Fungsi :

KALSIUM Paling banyak dalam tubuh 99% pada jaringan keras tulang dan gigi Fungsi : Mengatur fungsi sel (transmisi saraf, kontraksi otot, pengumpalan darah dan menjaga permeabe membran sel Mengatur kerja hormon dan factor pertumbuhan Pembentukan tulang dan gigi, Ca mempunya dua fungsi, yaitu sebagian integral struktur tulang dan bagi simpanan Mengatur pembekuan darah Katalisator reaksi Kontraksi otot sumber utama : susu dan hasil olahan (keju), ikan kering dll. Serealia, kacang – kacangan dan halis olahan, tahu dan tempe sayuran (tapi mengandung banyak zat penghambat penyerapan – serat, fitat dan oksalat)

FOSFOR (P) Kedua terbanyak dalam tubuh (1% BB) setelah Ca Bagian dari DNA dan

FOSFOR (P) Kedua terbanyak dalam tubuh (1% BB) setelah Ca Bagian dari DNA dan RNA Sebagai fosfolipid, fosfor merupakan komponen struktur dinding sel Fungsi : Kalsifikasi tulang dan gigi Mengatur pengalihan energi Absorbsi & transportasi zat gizi Mengatur keseimbangan asam basa Sumber : terdapat di dalam semua makanan, TU yang kaya protein

MAGNESIUM Kation paling banyak kedua setelah Na dalam cairan interselular Fungsi : berperan penting

MAGNESIUM Kation paling banyak kedua setelah Na dalam cairan interselular Fungsi : berperan penting dalam > 300 sintem enzim magnesium sebagai katalisator reaksi – reaksi biologi termssu met, KH, lipid, protein, dan asam nukleat serta dalam sintesis, degradasi dan stabilitas bahan DNA dalam cairan ektraseluler magnesium berperan dalam transmisi saraf (Mg = mengendurkan saraf, Ca = menegangkan saraf), kontraksi otot (Mg = mengedorkan otot, Ca = mengencangkan otot), pembekuan darah (Mg = mencegah pembekuan darah, Ca = membekukan darah) Sumber : utama = sayuran hijau, serealia tumbuk, biji – bijian ddan kacang – kacangan. Daging, susu dan hasil olahannya juga sumber magnesium yang baik

SULFUR merupakan bagian zat gizi esensial ex. B 1, biotin, koenzim A, metionin dan

SULFUR merupakan bagian zat gizi esensial ex. B 1, biotin, koenzim A, metionin dan sistein. Utama terdapat dalam tulang rawan, kulit, rambut, dan kuku Sulfur diabsorbsi sebagai asam amino atau sebagai sulfat organik

MIKRO MINERAL

MIKRO MINERAL

BESI Mikro mineral yang paling banyak dalam tubuh manusia dan hewan FUNGSI : sebagai

BESI Mikro mineral yang paling banyak dalam tubuh manusia dan hewan FUNGSI : sebagai alat angkut O 2 dalam plasma darah dari paru – paru kejaringan, electron dalam sel. Sebagai bagian terpadu reaksi enzim dalam tubuh Metabolisme energi Kemampuan Belajar Sistem kekebalan

SENG Fungsi : bagian dari lebih 200 enzim Sintesis KH, protein, lipida dan asam

SENG Fungsi : bagian dari lebih 200 enzim Sintesis KH, protein, lipida dan asam nukleat Memelihara keseimbangan asam basa dengan cara mengangkut CO 2 dan mengeluarkan dari paru – paru Bagian dari enzim DNA dan RNA polymerase ------ sintesis DNA dan RNA Pengembangan fungsi reproduksi laki – laki dan pembentukan sperma Metabolisme tulang, transport O 2 dan pemunahan radikal bebas serta penggumpalan dari Sintesis Retinol Binding Protein (RBP) ----> alat angkut vitamin A Sumber : paling baik protein hewani ex. Daging, hati, kerang dan telur. Serealia, kacang – kacangan dll

IODIUM Fungsi : mengatur pertumbuhan dan perkembangan mengontrol kecepatan tiap sel penggunaan O 2

IODIUM Fungsi : mengatur pertumbuhan dan perkembangan mengontrol kecepatan tiap sel penggunaan O 2 --- mengontrol kecepatan pelepasan energi dari zat gizi sember energi Mengatur suhu tubuh, reproduksi, pembentukan sel darah merah, fungsi otot dan syaraf Mengubah karoten menjadi vitamin A Sintesi protein dan absorbsi KH dalam saluran cerna Sintesa kolesterol darah Sumber : garam

TEMBAGA Fungsi : utama adalah bagian dari enzim Mencegah anemia dengan cara : memantu

TEMBAGA Fungsi : utama adalah bagian dari enzim Mencegah anemia dengan cara : memantu absorbsi besi merangsang sintesi Hb Melepas simpanan besi feritrin dalam hati Bagian enzim seruloplasmin --- mengoksidasi besi Ferro menjadi Ferri Perubahan asal amini tirosin menjadi melanin (pigmen rambut dan kulit)--- kurang Cu dikaitkan dengan Albinisme Sumber : tiram, kerang, hati, ginjal, kacang – kacangan, unggas, biji – bijian, seralia dan coklat

MANGAN Fungsi : Bagian dari enzim yang membantu proses metabolisme, sinteis ureum, pembentukan jaringan

MANGAN Fungsi : Bagian dari enzim yang membantu proses metabolisme, sinteis ureum, pembentukan jaringan ikat dan tulang Pencegahan peroksidasi lipida oleh radikal bebas Pada hewan defisiensi Mn mengganggu metabolisme lemak , pertumbuhan, merusak system rangka tubuh, reproduksi dan sraf.

KROM Fungsi : dibutuhkan dalam metabolise karbohidrat dan lipid Krom bekerja sama dengan insulin

KROM Fungsi : dibutuhkan dalam metabolise karbohidrat dan lipid Krom bekerja sama dengan insulin dalam memudahkan masuknya glukosa kedalam sel – sel Sumber : Sumber terbaik adalah bahan pangan nabati dan hasil laut Kandungan Krom dalam tanaman tergantung jenis tanaman, kandungan Krom tanah dan

SELENIUM Fungsi : Memecah peroksida menjadi tidak toksik (peroksida ---- > radikal bebas) Bekerja

SELENIUM Fungsi : Memecah peroksida menjadi tidak toksik (peroksida ---- > radikal bebas) Bekerja sama dengan Vitamin E sebagi anti oksidan (Se = mencegah terbentuknya peroksida, Vitamin E = menghalangi bekerjanya radikal bebas) Potensi mencegah penyakit kanker dan penyakit degeneratif (karena Se mencegah pembentukan peroksida) Bagian kompleks asam amino RNA Sumber : sumber utama selenium adalah makanan laut, hati, dan ginjal. Daging dan unggas juga merupakan sumber Se yang baik Serealia, biji – bijian dan kacang – kacangan tergantung

FLUOR (F) Terdapat dalam tanah, air, tumbuh – tumbuhan dan hewan. Hanya sedikit pada

FLUOR (F) Terdapat dalam tanah, air, tumbuh – tumbuhan dan hewan. Hanya sedikit pada manusia Fungsi : mineralisasi tulang dan pengerasan email gigi (pada saat gigi dan tulang terbentuk, pertama terbentuk kristal hidroksiapatit yang terdiri atas Ca dan fospor. Kemudian Fluor menggantikan gugus hidroksi (OH) pada kristal tersebut menjadi Fluoroapatit (tulang dan gigi tahan dari kerusakan) dapat mencegah osteoporosis mencegah kaies gigi

 KOBAL (Co) dalam tubuh sebagian besar terikat pada vitamin B 12 fungsi :

KOBAL (Co) dalam tubuh sebagian besar terikat pada vitamin B 12 fungsi : merupakan komponen dari vitamin B 12 dan berperan dalam eberap enzim SILIKON (Si) Konsetrasi tertinggi pada epidermis dan jaringan ikat Berperan dalam memulai kalsifikasi tulang dan mempengaruhi sitesi kolagen Konsentrasi dalam plasma 0, 5 mikrogram/liter Sumber : utama nabati (biji – bijian dan sereal utuh), bir (silicon tinggi)

VANADIUM (VA) Vandium nama dewi Skandinavia yang artianya kecantikan, kemudaan dan kekemilauan Berperan dalam

VANADIUM (VA) Vandium nama dewi Skandinavia yang artianya kecantikan, kemudaan dan kekemilauan Berperan dalam fungsi enzim yang berkaitan dengan fosforilsi Diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang serta reproduksi normal Sumber yang baik adalah serealia dan hasil olahannya

 Sebutkan jenis-jenis & jelaskan pengertian serta fungsi semua vitamin larut lemak & larut

Sebutkan jenis-jenis & jelaskan pengertian serta fungsi semua vitamin larut lemak & larut air, mineral makro & mikro

 BUATLAH DOKUMENTASI 1 KALI MAKAN SECARA LENGKAP LAKUKAN ANALISIS ZAT GIZI MAKRO DAN

BUATLAH DOKUMENTASI 1 KALI MAKAN SECARA LENGKAP LAKUKAN ANALISIS ZAT GIZI MAKRO DAN MIKRONUTRIEN