MERAMAL DAN MENGUKUR PERMINTAAN PASAR Highlight l Dalam































- Slides: 31
MERAMAL DAN MENGUKUR PERMINTAAN PASAR
Highlight l Dalam merencanakan pengelolaan usaha, langkah pertama yang harus dilakukan oleh seorang wirausahawan adalah menganalisis potensi pasar, berdasarkan jenis produk, jasa, minat dan daya beli konsumen. l Dengan menganalisis potensi pasar, Anda dapat memperkirakan daya serap konsumen terhadap produk/jasa yang hendak kita tawarkan l Hal ini sangat penting sebagai ukuran apakah sektor usaha yang akan kita masuki masih menjanjikan keuntungan atau tidak. Untuk itu Anda harus melakukan penelitian pasar
Ukuran Permintaan Pasar l l Pasar potensial ; Kumpulan konsumen yang memiliki tingkat minat yang cukup besar terhadap penawaran pasar, Pasar yang tersedia, kumpulan konsumen yang mempunyai minat, daya beli , kualifikasi , dan akses terhadap penawaran tersebut ( permintaan). Pasar sasaran, target market( ada kriteria yang lebih jelas) yang diputuskan perusahaan untuk dimasuki (ada pengaruh pesaing) Pasar terpenetrasi , kumpulan konsumen yang telah membeli produk
Permintaan Pasar l l Yang harus ditentukan pertama kali untuk mengevaluasi peluang pasar adalah menentukan total permintaan pasar Permintaan pasar untuk sebuah produk( target market) adalah total volume yang akan dibeli oleh kelompok pelanggan tertentu, di wilayah tertentu, pada periode waktu tertentu, lingkungan pemasaran tertentu dan dipapar oleh program pemasaran tertentu.
Teori Permintaan Pasar l l Permintaan pasar bukan menunjukan satu angka pasti tetapi fungsi yang dinyatakan dalam kondisi tertentu Kurva merepresentasikan perkiraan permintaan pasar yang diasosiasikan dengan berbagai tingkat pengeluaran pemasaran industri (agregat) Jarak antara minimum pasar (Q 1)dan potensi pasar (Q 2) memperlihatkan keseluruhan sensitivitas pasar terhadap permintaan. Semakin kecil jarak Q 1 dan Q 2 semakin tidak sensitiv artinya pasar sulit untuk diperluas dengan upaya marketing
Fungsi Permintaan Pasar
Istilah Pada teori fungsi pemasaran l l Indek Penetrasi Pasar ; Perbandingan antara tingkat permintaan pada saat ini atau tertentu dengan potensi pasar. Indek penetrasi pasar yang rendah menunjukan potensi pertumbuhan pasar yang tinggi. l l l Potensi Pasar; Batas yang didekati oleh permintaan pasar ketika pengeluaran pemasaran industri tidak terbatas Minimum Pasar; Permintaan pasar yang terjadi tanpa adanya pengeluaran Ramalan Pasar; satu tingkat pengeluaran industri yang diramalkan terjadi.
LINGKUNGAN PEMASARAN Lingkungan alam dan fisik Share holder Tekanan Sosial budaya Labor union Lingkungan industri Wildlife Sumber daya fisik Competitor Internal Enviroment ( Budaya, Su mberdaya, struktur) Governm ent Tekanan Politik. Hukum Tekanan Ekonomi Demografi Lingkungan sosial Customer Suplier Tekanan Teknologi Iklim
Lingkungan Pemasaran
Peramalan Permintaan Saat Ini Meramalkan permintaan saat ini : l l l Total Potensi Pasar ditentukan sederhana atau melalui teknik ratio rantai (bisa digunakan untuk wilayah) Potensi Pasar untuk suatu Wilayah l Metode Pembentukan Pasar , pasar dihitung perwilayah berdasarkan kategori tertentu misalnya Kecamatan. Kode pos, RT/RW, cocok untuk pasar bisnis l Metode Indeks Multifaktor, cocok untuk pasar konsumen dengan memberi bobot pada faktor tertentu Penjualan Industri dan Pangsa Pasar
Total Potensi Pasar Cara sederhana (cepat) total potensi penjualan buku l Total Potensi Pasar = Jumlah pembeli potensial x rata-rata pembelian x harga l Contoh : 100 jt pengguna buku x 3 x $20 = $ 6 milyar l l Yang cukup sulit menghitung untuk pasar produk perusahaan, Solusi dengan menggunakan teknik rasio rantai
Teknik rasio rantai l l l Permintaan Bir ringan merek bronz, diturunkan menjadi target penjualan ( di. Jawa barat) = Populasi x Pdpt per kapita x Rata 2 prosentase penghasilan perkapita untuk (makanan dan minuman) x Rata 2 yang dihabiskan untuk minuman dari makanan X rata 2 prosentase yang dihabiskan untuk minuman berakohol dari minuman x rata 2 prosentase untuk bir dari minuman beralkohol x rata 2 prosentase untuk bir bronz dari bir. 2 jt penduduk non muslim Jabar x Rp 30 jt x 30% x 40% x 10 % x 60% x 20% = 86, 4 milyar (target penjualan )
Potensi Pasar Wilayah Metode indeks multifaktor l l Contoh wilayah Jawa barat populasinya 22% dari populasi Indonesia, ini tidak bisa dikatakan sebagai potensi pasar wilayah bagi perusahaan obat, karena populasi bukan satu-satunya faktor penentu. Ada faktor lain misal penghasilan yang dibelanjakan orang Jawa barat 27 % dari penghasilan yang dibelanjakan (disposible income) di Indonesia dan penjualan ritel obat Jawa barat 32 % dari penjualan ritel obat di Indonesia masing diberi bobot
continued l l l Pembobotan 3 komponen utama sebagai penentu pengaruh pembentuk pasar untuk keputusan pembelian obat : 50% populasi, 30% disposible income, 20% penjulan ritel obat ( metoda statistik) Total potensi pasar wilayah penjulan obat= 0, 5 x 22% + 0, 3 x 27% + 0, 2 x 32% = 25, 5% dari total penduduk Indonesia 25, 5% dikalikan jumlah penduduk Jawa barat x perilaku frekuensi membeli obat per tahun x nilai pembelian ( target market obat di Jawa Barat dalam rupiah )
Metode pembentukan pasar Biasa digunakan untuk pasar bisnis l Contoh potensi pasar alat semprot cuci mobil ukuran besar dikota Bandung l Bisa dilihat ada berapa perusahaan cuci mobil disetiap kecamatan dikota Bandung l
Melihat pangsa pasar industri Grafik Market Share Data AISI 2011 vs 2012 Jan-Mei
Melihat pangsa pasar industri l Tujuan untuk melihat posisi persaingan perusahaan dan berapa besar kue perusahaan l Sampai bulan Mei tahun ini, data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukan penjualan sepeda motor di Indonesia sudah mencapai 3. 188. 023 unit tahun lalu 3. 412. 544 unit Mana yang pemimpin, mana yang penantang ? Mana yang lebih baik dari sisi strategi pemasaran ? l l
Peramalan Permintaan Masa Mendatang Meramalkan permintaan masa mendatang Survei Intensi Pembeli l Gabungan Pendapatan Tenaga Penjualan l Pendapat Ahli l Analisis Penjualan Masa Lalu l Metode Uji Pasar l
Purchase Probability Scale Do you intend to buy an automobile within the next 6 months? 0. 00 No 0. 20 Slight possibility 0. 40 Fair possibility 0. 60 Good possibility 0. 80 High possibility 1. 00 Certain 4 -19
Riset Pemasaran l l Definisi : perancangan, pengumpulan, analisis, dan pelaporan data sistematis serta temuan yang relevan terhadap situasi pemasaran tertentu yang dihadapi perusahaan Proses Riset Pemasaran :
Proses Riset Pemasaran – Langkah I ( Define the problem) Mendefinisikan masalah, alternatif keputusan dan tujuan riset l Definisi masalah tidak boleh terlalu luas maupun terlalu sempit l Sifat riset pemasaran : l Eksploratif : memperjelas masalah dan kemungkinan solusi/ide baru l Deskriptif : mengambarkan contoh menghitung permintaan l Kausal : menguji hubungan sebab-akibat l
Proses Riset Pemasaran – Langkah II ( Develop a reserch plan) Mengembangkan rencana riset l Untuk dapat mengembangkan rencana riset, perlu diambil keputusan mengenai : l Sumber data : primer/sekunder l Pendekatan riset : l l Observasi l Kelompok fokus l Survei l Data perilaku l Pengalaman
Proses Riset Pemasaran – Langkah II ( Develop a research plan ) l Instrumen Riset : l Kuisioner l Pengukuran kualitatif l Peralatan teknologi l Rencana Pengambilan Sample : l Unit pengambilan sample l Ukuran sample l Prosedur Pengambilan Sample ( probability atau non probability) l Metode kontak : surat, telepon, tatap muka, online
Proses Riset Pemasaran – Langkah III l l Mengumpulkan informasi : merupakan fase termahal dan paling cenderung mengandung kesalahan Masalah utama pengumpulan data : l l l Responden tidak ada ditempat Responden menolak bekerja sama Responden memberi jawaban tidak jujur atau bias Pewawancara mungkin bias atau tidak jujur Pengumpulan informasi secara internasional mempunyai halangan dalam tercapainya konsistensi
Proses Riset Pemasaran – Langkah IV l Menganalisis informasi : Mentabulasi data l Mengembangkan distribusi frekuensi l
Proses Riset Pemasaran – Langkah V l Mempresentasikan penemuan : - Proaktif menerjemahkan data/informasi menjadi pandangan dan rekomendasi Dengan cara yang dipahami dan mendorong
Proses Riset Pemasaran – Langkah VI l Mengambil keputusan
Pengukuran Produktivitas Pemasaran Pendekatan komplementer mengukur produktivitas pemasaran : 1. Ukuran pemasaran untuk menilai pengaruh pemasaran 2. Pemodelan bauran pemasaran untuk mengestimasi hubungan sebabakibat dan mengukur bagaimana kegiatan pemasaran mempengaruhi hasil
Contoh Ukuran Pemasaran
Peramalan Penjualan Perusahaan l Peramalan Penjualan Perusahaan ; tingkat penjualan perusahaan yang diharapkan berdasarkan rencana pemasaran yang terpilih pada lingkungan tertentu yang diasumsikan