Mengutip Tanpa Menjiplak RIZKY AULIA BRILIANTI S HUM
Mengutip Tanpa Menjiplak RIZKY AULIA BRILIANTI, S. HUM. , M. SI.
Mengutip & Menjiplak Apa bedanya?
PLAGIAT Pengertian plagiat menurut KBBI: pengambilan karangan (pendapat dan sebagainya) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan sendiri, misalnya menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri; jiplakan.
Anda Melakukan Plagiat Jika 1. Mengumpulkan tugas yang dibuat oleh orang lain & diakui sebagai tugasnya sendiri. 2. Menyalin kata-kata atau ide orang lain tanpa menyebutkan siapa penulis aslinya. 3. Tidak menggunakan tanda petik “…” pada kata-kata yang dikutip
Anda Melakukan Plagiat Jika 4. Menulis informasi yang tidak benar mengenai sumber yang dikutip. 5. Mengganti kata tetapi menyalin struktur kalimat dari sebuah tulisan tanpa menyebutkan sumbernya. 6. Menyalin terlalu banyak kata atau gagasan dari sumber lain sehingga mendominasi tulisan Anda walau sumber tetap disebutkan.
HUKUM PLAGIAT UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) Pasal 25 ayat 2: Jika karya ilmiah yang digunakan untuk mendapatkan gelar akademik, profesi, atau vokasi terbukti hasil jiplakan, maka gelarnya akan dicabut Pasal 70: lulusan yang terbukti menjiplak karya ilmiah orang lain diancam pidana penjara paling lama dua tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 200 juta. Permendiknas No. 17 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi.
HUKUM PLAGIAT 1. Tidak diberi nilai – tidak diluluskan 2. Dirundung di media sosial 3. Gelar dicabut 4. Ijazah dibatalkan 5. Ancaman pidana penjara
Cara Menghindari Plagiat 1. Mengutip 2. Memberi tanda pada bagian yang dikutip 3. Menyebutkan sumber acuan 4. Mengutip untuk mendukung/menguatkan gagasan pribadi v v Copy paste atau salin rekat Tidak memberi tanda pada bagian yang dikutip Tidak menyebutkan sumber Mengutip lebih dari 30% tulisan
1. MENGUTIP Kutipan Langsung Kutipan Tak Langsung Kutipan Langsung Pendek Kutipan Langsung Panjang Menggunakan kata-kata sendiri: 1. IKHTISAR 2. PARAFRASA
2. Memberi tanda pada bagian yang dikutip Kutipan langsung pendek ü Mengutip sesuai aslinya, tidak membuat perubahan apa pun. ü Yang dikutip tidak lebih dari 4 baris. ü Memakai tanda petik ganda pada bagian yang dikutip.
2. Memberi tanda pada bagian yang dikutip Kutipan langsung pendek ü Ditulis menyatu dalam paragraf. ü Titik tiga berspasi digunakan jika ada bagian dari kutipan yang dihilangkan karena dianggap tidak relevan dengan teks penulis. ü Sumber kutipan ditulis langsung pada teks dengan tanda kurung (nama, tahun, halaman jika dari buku atau nomor paragraf jika daring).
Contoh Kutipan Langsung Pendek Dapat dikatakan bahwa sebenarnya masyarakat kita sebagai penonton juga perlu disindir agar cerdas dalam mencerna isi berita. Sindiran inilah yang dilakukan oleh Lotif, “Justru itu kenyataannya. Bumbu itu lebih sedap ketimbang makanan pokoknya, ya nggak? ” (Rahadian, 2009: 104).
2. Memberi tanda pada bagian yang dikutip Kutipan langsung panjang üMengutip sesuai aslinya, tidak membuat perubahan apa pun. üYang dikutip lebih dari 4 baris/40 kata. üBuat blok kalimat yang dikutip tanpa tanda petik
2. Memberi tanda pada bagian yang dikutip Kutipan langsung panjang üUkuran font dan spasi sama dengan karya tulis TETAPI Ditulis menjorok/masuk 1 cm (5 spasi) dari batas margin kiri tulisan üOleh karena kalimat yang dikutip banyak/panjang, kalimat kutipan dipisahkan dari kalimat kita.
Contoh Kutipan Langsung Panjang Tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Siapa pun bisa sukses mencapai cita-citanya, tetapi memang ada beberapa hal utama yang harus dipenuhi. Salah satunya adalah pola pikir. Pola pikir itu sesuatu yang tidak sederhana. Cakupannya sangat luas. Orang kreatif itu umumnya sanggup menyulap atau mengubah hal-hal biasa menjadi luar biasa. Kita ngeliat ada balok kayu tergeletak di pinggir jalan, mungkin kita Cuma berpikir, “Oh, ada kayu!” Udah. Tapi orang Bali atau pematung pada umumnya akan berkata dalam hati, “Gila! Kayu ini bisa aku bikin patung bagus!” (Sudarmo, 2009: 4). Begitu pentingnya pola pikir menjadi modal awal seseorang untuk bisa mencapai cita-citanya.
Kutipan Tak Langsung Menuliskan pernyataan, pendapat, ide atau gagasan dari sumber lain dengan kata-kata sendiri terintegrasi dengan teks, jadi tidak diapit tanda petik atau dipisah penulisannya Sebutkan nama belakang penulis & tahun terbit Sebutkan buku/terbitan/situsnya (tambahan) (wajib)
Kutipan Tak Langsung Menuliskan pernyataan, pendapat, ide atau gagasan dari sumber lain dengan kata-kata sendiri caranya dengan membuat IKHTISAR PARAFRASA
IKHTISAR RINGKASAN gagasan dari sebuah tulisan. Menyingkat atau memadatkan informasi hingga tersisa ide-ide pokoknya saja. Menggunakan kata-kata sendiri dengan tidak merusak ide dan susunan asli. Menggunakan kata-kata sendiri
PARAFRASA ØMenuliskan kembali sumber acuan dengan kata-kata sendiri. ØMengubah atau mengungkapkan kembali dengan bahasa yang lebih sederhana. ØMengambil makna/maksud/inti dari teks acuan.
Kutipan Tak Langsung Kapan pun mendapat kabar tentang kematian seseorang, saya pasti langsung teringat lagu “Putih” milik band indie Efek Rumah Kaca. Lirik dalam lagu yang terdapat di album ketiga mereka, Sinestesia, yang ditulis oleh Cholil Mahmud dan Adrian Yunan (2015) menyebut bahwa kematian dalam kehidupan seorang manusia adalah sesuatu yang pasti. Apapun sebabnya, kapanpun terjadinya, kita sebagai manusia pasti mati. Sebagai penikmat lagu Efek Rumah Kaca yang bisa dikatakan sudah lumayan berumur, saya seperti diingatkan akan sebuah akhir dalam hidup ini.
Alamat Sumber Acuan Ditulis dalam Daftar Pustaka APA 2. MLA 3. Turabian 4. dll. 1.
Alamat Sumber Acuan CATAT: 1. Penulis 2. Judul Karya (judul buku & judul bab yang diambil) 3. Kota 4. Penerbit 5. Tahun terbit 6. Tanggal akses (sumber online)
Cara Menyusun Daftar Pustaka https: //manistebu. com/2014/04/beginilahmenyusun-daftar-pustaka/
1. Buat kutipan langsung pendek 2. Buat kutipan langsung panjang 3. Buat ikhtisar 4. Buat parafrasa 5. Jangan lupa tuliskan identitas kutipan 6. Buat Daftar Rujukannya
- Slides: 24