MENGUATKAN PERAN MAHASISWA PASCASARJANA UNESA DALAM RISET DAN

  • Slides: 18
Download presentation
MENGUATKAN PERAN MAHASISWA PASCASARJANA UNESA DALAM RISET DAN PENGEMBANGAN Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan

MENGUATKAN PERAN MAHASISWA PASCASARJANA UNESA DALAM RISET DAN PENGEMBANGAN Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi

INSTRUKSI PRESIDEN NOMOR 9 TAHUN 2016

INSTRUKSI PRESIDEN NOMOR 9 TAHUN 2016

INSTRUKSI PRESIDEN NOMOR 9 TAHUN 2016

INSTRUKSI PRESIDEN NOMOR 9 TAHUN 2016

Tantangan Riset ke Depan q Tantangan ke depan semakin kompleks dinamika dan persaingan ekonomi

Tantangan Riset ke Depan q Tantangan ke depan semakin kompleks dinamika dan persaingan ekonomi dunia yang semakin terbuka. q Inovasi menjadi pilar penting menghadapi perubahan tatanan dunia baru persaingan antarbangsa tak terkendali. (Hanya bangsa yang memiliki kreativitas, produktivitas dan daya saing yang tinggi diyakini dapat meningkatkan kualitas kehidupan dan kesejahteraannya. q Strategi kebijakan pendidikan tinggi mesti direformulasi secara cepat, tepat dan relevan sesuai dengan tren perkembangan global. q Produk inovasi teknologi PT penetrasinya mesti lebih fokus bermuara ke industri agar bermanfaat bagi masyarakat, baik dirancang secara technology push, maupun market (demand) pull.

Revitalisa si LPTK Saat Ini 1. Belum semua LPTK terstandar (422 LPTK: Prodi A:

Revitalisa si LPTK Saat Ini 1. Belum semua LPTK terstandar (422 LPTK: Prodi A: 7%, B: 35%, C: 23%; belum terakreditasi 35%). 2. Over supply Sarjana Pendidikan. 3. Kurikulum berorientasi KKNI dan Capaian Pembelajaran. 4. Belum sempurnanya tata kelola 58% LPTK. 5. Bervariasinya kualitas dosen LPTK. 6. Belum terstandarnya sapras LPTK. 7. Sebagian besar LPTK belum memiliki sekolah lab/ sekolah mitra/ industri mitra. 8. 58% LPTK belum menerapkan sistem mutu. LPTK Ideal 2015 -2017 1. Standar Pendidikan Guru dan SNKG. 2. Sistem rekrutmen calon guru yang komprehensif (seleksi bakat, minat, dan kepribadian serta kuota). 3. Kurikulum berbasis CP dan berorientasi KKNI serta sistem pembelajaran yang berwawasan masa depan. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 2018 -2019 Tata Kelola Dosen Berkualitas Sapras sesuai Standar Sekolah Lab dan sekolah mitra/ industri mitra terstandar Sistem mutu khas LPTK Model pendampingan PISA dan TIMSS 1. GURU PROFESIONAL 2. Implementasi Standar Dikgu, SNKG dan Permen SN Dikti 44/2015 3. Batas Kelulusan UTN 76 sesuai PP 74/2008 (UKG 2015: 56. 96) 4. Peningkatan peringkat PISA dan TIMSS Indonesia 5

PROGRAM 2016 -2019 2016 2017 2018 2019 • Draft Standar Dikgu • Draft Kurikulum

PROGRAM 2016 -2019 2016 2017 2018 2019 • Draft Standar Dikgu • Draft Kurikulum Berorientasi KKNI • Konsep Sistem Rekrutmen berdasarkan minat dan bakat • Implementasi Standar Dikgu • Implementasi Kurikulum Berorientasi KKNI • PPG melalui tes minat dan bakat • Menerapkan General Education • Tata Kelola • Dosen berkualitas • Sarpras sesuai standar • Sekolah Lab dan Sekolah Mitra/Industri Mitra Terstandar • Sistem mutu khas LPTK • Model pendampingan PISA dan TIMMS • Guru Profesional menghasilkan generasi unggul • Target: Peringkat PISA dan TIMMS Indonesia Meningkat. 3. 000 PPG SM 3 T 10. 000 PPG Pra Jabatan Bersubsidi 3. 000 PPG-SM 3 T; 3. 500 PPG SMK; 1. 000 PPG Matematika; dan 2. 500 PPG SD dan Mapel. 25. 000 PPG dan Reguler 15. 000 PPG Dalam Jabatan untuk PPG Produktif SMK 6

REFORMASI PENDIDIKAN GURU (2017) 2017 • 3. 000 PPGSM 3 T • 3. 500

REFORMASI PENDIDIKAN GURU (2017) 2017 • 3. 000 PPGSM 3 T • 3. 500 PPG SMK • 2. 500 PPG Umum • 1. 000 PPG Matematika 2018 • 3. 000 PPG-SM 3 T • 3. 500 PPG SMK • 2. 000 PPG Umum • 500 PPG Matematika • 1. 000 PPG IPA • 15. 000 PPG dalam Jabatan Kebijakan Permenristekdikti Standar Dikgu Sarjana Keguruan (Lulusan LPTK) UTN Permen Dikgu dan SNKG Uji Performansi Seleksi minat dan bakat SERTIFIKAT Kurikulum CP / KKNI PENDIDIK Di Asrama Workshop LPTK (1 Semester) PPG Penguatan Lapangan di Sekolah (1 Semester) S-1/D-4 Pendidikan / Non Pendidikan Pembentukan Kompetensi Pedagogik & Profesional dilandasi sikap sosial dan kepribadian Pendidikan Profesi yang memenuhi Standar Nasional Kompetensi Guru dan Standar Pendidikan Guru Profesional 1. Peningkatan kualitas mendidik 2. Peningkatan kualitas karakter guru dan kompetensi guru OUTCOMES • Peringkat PISA dan TIMSS Meningkat. 7

BANTUAN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN PROFESI GURU 2017 Kemristekdikti 10. 000 Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pra

BANTUAN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN PROFESI GURU 2017 Kemristekdikti 10. 000 Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pra Jabatan bersubsidi selama 2 (dua) semester terdiri dari: • 3. 000 PPG-SM 3 T @ Rp. 47. 5 juta/ mhs (beasiswa penuh) • 3. 500 PPG Produktif SMK @ Rp. 15 juta/ mhs (subsudi/ bantuan pendidikan) • 3. 500 PPG umum @ Rp. 15 juta/ mhs (subsidi/ bantuan pendidikan) Kemdikbud • 2. 500 PPG dalam Jabatan bersubsidi, melalui RPL : selama satu semester • 2. 500 PPG Produktif SMK @ Rp. 7. 5 juta/ mhs (subsidi/ bantuan pendidikan) Tahun 2017/ 2018 : Tersedianya 12. 500 guru profesional

Kerangka Berpikir Prestasi Siswa sekolah Kualitas Guru Indonesia Pengaruh Kualitas Guru pada Prestasi Siswa

Kerangka Berpikir Prestasi Siswa sekolah Kualitas Guru Indonesia Pengaruh Kualitas Guru pada Prestasi Siswa Kelemahan Pendidikan Guru di Indonesia Revitalisasi LPTK Elemen-elemen Utama Revitalisasi LPTK Indikator Keberhasilan Revitalisasi LPTK Program Revitalisasi LPTK Revitalisasi Pendidikan Vokasi Sumber: Ristekdikti, 2016

Kelemahan Pendidikan Guru Indonesia 3) Professional 1) Academic IQF 9 8 S 3 Sub-spesialis

Kelemahan Pendidikan Guru Indonesia 3) Professional 1) Academic IQF 9 8 S 3 Sub-spesialis S 3 (Terapan) S 2 Spesialis S 2 (Terapan) Profesi 7 6 S 1 Terapan • 5 4 3 2 1 2) Vocational • • Belum ada pendidikan guru profesional seperti yang dimandatkan oleh Undangundang no 12 tahun 2012 Belum ada jenjang profesi pada profesi guru Belum ada CPD yang dilakukan oleh lembaga profesi guru secara tersturuktur untuk mencapai jenjang profesi yang lebih tinggi SMA D III DI SMK/MAK 9 tahun pendidikan dasar (6+3) Pendidikan anak usia dini(1 -2) Sumber: Ristekdikti, 2016

ELEMEN-ELEMEN UTAMA REVITALISASI LPTK Kekuatan Kapasitas Kelembagaan dan SDM Kurikulum yang Khas dan Berwawasan

ELEMEN-ELEMEN UTAMA REVITALISASI LPTK Kekuatan Kapasitas Kelembagaan dan SDM Kurikulum yang Khas dan Berwawasan Masa Depan Dukungan Sarana dan Prasarana Sistem Manajemen Modern Sekolah Laboratorium & Sekolah Mitra Kejelasan Kelembagaan Pendidikan Profesi Guru LPT K Budaya Akademik sebagai penghasil guru profesional HASIL TEACHER EDUCATION SUMMIT, 2012 Sumber: Ristekdikti, 2016

Indikator Keberhasilan Revitalisasi LPTK • Jangka Pendek : nilai rata-rata lulusan pada uji kompetensi

Indikator Keberhasilan Revitalisasi LPTK • Jangka Pendek : nilai rata-rata lulusan pada uji kompetensi guru, prosentase lulusan tidak lulus uji kompetensi guru • Jangka Panjang: ranking dunia siswa Indonesia (TIMMS) Sumber: Ristekdikti, 2016

PROGRAM REVITALISASI LPTK 1. Pengembangan Sistem Perekrutan/Seleksi Calon Mahasiswa LPTK (S-1 dan PPG) 2.

PROGRAM REVITALISASI LPTK 1. Pengembangan Sistem Perekrutan/Seleksi Calon Mahasiswa LPTK (S-1 dan PPG) 2. “Sertifikasi” Kompetensi Dosen PPG 3. Pengembangan Sistem PPL PPG 4. Peningkatan kualitas microteaching/peerteaching Program PPG 5. Pengembangan Sistem Pendidikan Guru Berasrama, termasuk penambahan kapasitas asrama untuk 3000 mahasiswa per tahun 6. Pengembangan Tatakelola Kelembagaan Program PPG 7. Pengembangan Program Penugasan Dosen Ke Sekolah (PDS) 8. Peningkatan Kualitas Pembelajaran dan Sistem Evaluasi (PKP-SE) Pendidikan Akademik di LPTK 9. Pendirian program profesi guru reguler Sumber: Ristekdikti, 2016

Revitalisasi Pendidikan Vokasi Kebutuhan Guru Produktif di SMK (Jenis dan Jumlah nya) (Punya sertifikat

Revitalisasi Pendidikan Vokasi Kebutuhan Guru Produktif di SMK (Jenis dan Jumlah nya) (Punya sertifikat kompetensi) Asosiasi Penyelenggaran Pendidikan Guru* * Sudah terbentuk Lulusan Prodi Keguruan Pendidikan Profesi Guru Produktif (Biasiswa ikatan dinas) Organisasi Profesi Guru** * *Sedang dibentuk Lulusan Prodi Teknik dari Universitas atau Institut Teknologi Lulusan Politeknik **Organisasi profesi guru adalah perkumpulan yang berbadan hukum yang didirikan diurus oleh guru untuk mengembangkan profesionalitas guru. Sumber: Ristekdikti, 2016

Revitalisasi Pendidikan Tinggi Vokasi Indikator Keberhasilan • • Semua lulusan pendidikan vokasi mendapatkan pekerjaan

Revitalisasi Pendidikan Tinggi Vokasi Indikator Keberhasilan • • Semua lulusan pendidikan vokasi mendapatkan pekerjaan sesuai dengan keahliannya Semua lulusan pendidikan vokasi mempunyai sertifikat kompetensi Garis Besar Program • • • Penyediaan guru produktif untuk SMK, Revitalisasi 12 pilot project Poltek Negeri, Pengembangan Poltek Negeri mendukung KEK • • • Penyediaan guru produktif untuk SMK Meningkatkan jumlah Poltek, tidak menambah jumlah universitas Meningkatkan mutu lulusan Poltek sesuai dengan kebutuhan industri dengan jalan Menjadikan Poltek TUK dan bekerjasama dengan LSP Poltek harus bekerjasama dengan industri terkait Penerapan dual system Pembangunan teaching factory di Poltek Revitalisasi 14 Poltek Negeri Pengembangan Poltek Negeri mendukung 14 KEK Retooling dosen Poltek Negeri maupun swasta, termasuk sertfikasi dosen Poltek Mencari parter perguruan tinggi/lembaga donor asing untuk pengembangan Poltek Program Revitalisasi Vokasi • • Sumber: Ristekdikti, 2016

Keunggulan Unesa Keunggulan bidang Olahraga Keunggulan bidang Seni • • • Penciptaan atlet nasional

Keunggulan Unesa Keunggulan bidang Olahraga Keunggulan bidang Seni • • • Penciptaan atlet nasional dan internasional Penciptaan pelatih/juri nasional dan internasional Menjadi pusat training atlet nasional dan internasional Menciptakan jenis olahraga baru Dll. • • • Penciptaan seniman klas nasional dan internasional Penciptaan karya seni baru nasional dan internasional Menjadi pusat rujukan seniman nasional dan internasional Menciptakan laboratorium bisnis bidang seni Menciptakan gagasan pendidikan (kurikulum, metode, dll. ) bidang seni yang inovatif Dll. • • • Keunggulan bidang Disabilitas • • Pelayanan ABK secara efektif dan efisien Penciptaan bahan penunjang penanganan (terapis) ABK (nutrisi makanan, alat peraga, metode terapi, dll) Mengembangkan Teaching Factory Mengembangkan pendidikan (kurikulum, metode, bahan ajar, dll) bagi ABK Menjadi pusat rujukan bagi sekolah inklusi Dll.

Elemen revitalisasi Revitalisasi Unesa Keunggulan Unesa

Elemen revitalisasi Revitalisasi Unesa Keunggulan Unesa

Terima kasih

Terima kasih