MENENTUKAN VARIABEL PENELITIAN Pengertian dan Macam Variabel adalah
MENENTUKAN VARIABEL PENELITIAN
Pengertian dan Macam Variabel adalah suatu ciri, sifat, karakteristik atau keadaan yang melekat pada beberapa subjek, orang, atau barang yang dapat berbeda-beda intensitasnya, banyaknya atau kategorinya. Contoh; Ada 10 orang kepada mereka ditanya tentang usia berapa usia saat ini. Jawaban masing orang ternyata berbeda-beda maka ini disebut variabel. Variabel adalah sesuatu yang bervariasi pada beberapa subjek baik barang, orang, atau kasus.
Macam variabel Pada umumnya variabel ada dua yaitu variabel kuantitatif (yang dapat disebut dengan angka) dan variabel kualitatif (dalam bentuk kategoris). Variabel kategoris adalah variabel yang karakteristik tidak mungkin dalam bentuk angka misalnya agama yang dianut, islam, kristen dll.
Menurut jenisnya variabel antara lain: Variabel independent merupakan variabel yang mempengaruhi atau variabel yang dalam kasanah teori mandiri. Variabel dependent Variabel depenent merupakan variabel yang dalam penelitian dipengaruhi baik oleh variabel luar atau variabel independent. Variabel luar (konfonding) Variabel luar merupakan variabel yang dapat mempengaruhi baik variabel independent maupun variabel dependent.
Variabel dan Data Penelitian Variabel penelitian akan diterjemahkan menjadi data penelitian. Data penelitian merupakan hasil pengumpulan dari variabel penelitian. Variabel penelitian erat kaitannya dengan data penelitian. Kalau kita bicara tentang data penelitian kita tidak lepas dari variabel yang ada.
Variabel sebagai Objek Penelitian dapat berjalan jika dalam penelitian itu ada variabel penelitian dimana variabel itu yang akan dijadikan sebagai objek dari penelitian. Dengan kata lain prinsip yang dilakukan dalam penelitian salah satunya adalah mengumpulkan data -data yang dibentuk dari variabel penelitian.
CONTOH VARIABEL JUDUL : hubungan pengetahuan perawat tentang high alert medication dengan kesalahan pemberian elektrolit pekat di IGD dan ICU RS. . Variabel Independen Pengetahuan perawat 1. High alert medication 2. Insiden keselamatan pasien : kejadian tidak diharapkan Variabel Dependen Kesalahan pemberian elektrolit pekat
JUDUL : Hubungan pengetahuan ibu PUS tentang KB dengan motivasi penggunaan alat kontrasepsi di Desa Kranggan RT 09 RW 04 Wilayahy Kerja Puskesmas. . . . VARIABEL INDEPENDEN Pengetahuan Ibu PUS tentang KB VARIABEL DEPENDEN Motivasi ibu PUS untuk penggunaan alat kontrasepsi
HIPOTESIS Jawaban sementara terhadap suatu permasalahah yang paling dianggap benar H 0 : Pernyataan yang menyatakan tidak berpengaruh, tidak ada perbedaan, tidak ada interaksi dsb. H 1 : Pernyataan yang menyatakan berpengaruh, ada perbedaan, ada interaksi dsb. Peluang menerima H 0 (P) Jika P>0. 05 H 0 diterima, sebaliknya P≤ 0. 05 H 0 ditolak maka H 1 yang diterima
Contoh Judul : : hubungan pengetahuan perawat tentang high alert medication dengan kesalahan pemberian elektrolit pekat di IGD dan ICU RS. . Ho; Dengan demikian hipotesis nol dalam penelitian ini adalah : tidak ada hubungan pengetahuan perawat tentang high alert medication dengan kesalahan pemberian elektrolit pekat di IGD dan ICU RS Ha : ada hubungan pengetahuan perawat tentang high alert medication dengan kesalahan pemberian elektrolit pekat di IGD dan ICU RS
DEFINISI OPERASIONAL Definisi operasional adalah aspek penelitian yang memberikan informasi kepada kita tentang bagaimana caranya mengukur variabel. DEFINISI OPERASIONAL ( definisi si peneliti )
INSTRUMEN PENELITIAN Merupakan alat ukur dalam penelitian Aalat yang digunakan untuk mengukur fanomena (variabel) alam maupun sosial yang diamati. Langkah-langkah yang dilakukan: 1. Menentukan variabel penelitian 2. Menentukan indikator yang akan diukur 3. Penyusunan butir pertanyaan/pernyataan per indikator
CONTOH VARIBEL INDIKATOR PERTANYAAN KEKAYAAN Rumah 1. Jumlah rumah yang dimiliki 2. Dimana letak rumah 3. Berapa luas masing -masing rumah 4. Kualitas bangunan rumah dst Kendaraan Tampat belanja Pendidikan anak Jenis OR Jenis makanan yang
SKALA PENGUKURAN SKALA NOMINAL Skala yang bersifat kategoris Ex: Laki-laki (1) dan Perempuan (2) SKALA ORDINAL Skala yang menunjukkan urutan/peringkat Ex: Juara 1, 2 dan 3 pada sebuah lomba SKALA INTERVAL Skala yang menunjukkan besarnya sesuatu, memiliki interval yang sama dan tidak mempunyai nilai 0 absolut Ex: 1 2 3 4 5 SKALA RATIO Skala yang menunjukkan besarnya sesuatu, memiliki interval yang sama dan mempunyai nilai 0 absolut Ex; skor nilai ujian
Desain Pengukuran 1. 2. 3. 4. Skala Likert Skala Guttman Skala Semantic Deferensial Skala Rating
Skala Likert’s digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang tentang fenomena sosial. Contoh: Pelayanan rumah sakit ini sudah sesuai dengan apa yang saudara harapkan. a. Sangat setuju skor 5 b. Setuju skor 4 c. Tidak ada pendapat skor 3 d. Tidak setuju skor 2 e. Sangat tidak setuju skor 1
Skala Guttman akan memberikan respon yang tegas, yang terdiri dari dua alternatif. Misalnya : Ya Tidak Baik Pernah Punya Buruk Belum Pernah Tidak Punya
Skala Semamtik Deferensial Skala ini digunakan untuk mengukur sikap tidak dalam bentuk pilihan ganda atau checklist, tetapi tersusun dari sebuah garis kontinuem dimana nilai yang sangat negatif terletak disebelah kiri sedangkan nilai yang sangat positif terletak disebelah kanan. Contoh: Bagimana tanggapan saudara terhadap pelayanan dirumah sakit ini ? 1 SANGAT BURUK 2 3 4 5 SANGAT BAIK
skala rating Dalam skala rating data yang diperoleh adalah data kuantitatif kemudian peneliti baru mentranformasikan data kuantitatif tersebut menjadi data kualitatif. Contoh: Kenyaman ruang loby Bank CBA: 5 4 3 2 1 Kebersihan ruang parkir Bank CBA: 5 4 3 2 1
CONTOH
- Slides: 21